Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SOSIAL MEDIA TERHADAP BRAND AWARENESS AMARIS HOTEL Sofiani Sofiani
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 14, No 2 (2020): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media has became one of the marketing strategies by most of the companies to deliver their brands, products and services to customer. Apart from the advantages of the use of social media for companies, it is becoming difficult for companies to raise awareness for their brand because of the competition. The aim of this research is to determine the impact of social media on brand awareness of Amaris Hotel. The results of this research obtained from questionnaires that had been distributed to the respondents in Jakarta and processed with correlation method. The results shows that social media gives quite big and positive impact on building and establishing brand awareness of AYANA Amaris Hotel for 41,5%, and Instagram gives the biggest impact on brand awareness of Amaris Hotel. The level of brand awareness of Amaris Hotel has reached the highest level, Top of Mind level.Keywords: Social Media, Brand Awareness, Marketing, Amaris Hotel
KARAKTERISTIK PRODUK KOPI DI CAFE LIM KOK TONG PLUIT TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN Kevin Hadrian; Sofiani Sofiani
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 16, No 1 (2022): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee is one of the most popular drinks in Indonesia. Coffee is currently sold not only as a product, but also as part of a lifestyle along with the development of many coffee shops or coffee shops. Along with the development of business businesses engaged in food and beverages, especially coffee, many companies are trying and competing to set up various and varied businesses. Currently, the food and beverages business is a type of business that is flourishing from simple variants with various attractive and unique views of a variety of different prices according to the level of product characteristics. This study aims to determine the characteristics of coffee products at Cafe Lim Kok Tong Pluit towards customer loyalty. The results of the research in the t test show that the variable X (product characteristics) individually or partially and significantly has a significant influence. on the variable Y (customer loyalty), so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted. The results of the research in the f test show that the significance value 0.000 <0.05, so this shows that the product characteristic variables simultaneously influence customer loyalty.Keywords: Product Characteristics; Coffee; Customer Loyalty
PENGARUH ALUN-ALUN KOTA DEPOK TERHADAP PERKEMBANGAN PARIWISATA KOTA DEPOK Sofiani Sofiani; Vivian Octariana
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 9: Februari 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i9.394

Abstract

Proses pembangunan di berbagai sektor pasti akan disertai dengan timbulnya dampak, baik berupa dampak positif maupun dampak negatif. Begitu pula dalam pembangunan pariwisata, setiap kegiatan pembangunan kepariwisataan yang dilakukan pasti menimbulkan dampak baik positif maupun negatif, Spillane berpendapat (1991). Kota Depok memiliki potensi wisata yang sangat baik untuk dikembangkan. Depok memiliki empat potensi wisata yaitu wisata alam, wisata buatan, wisata budaya dan wisata pendidikan. Pemerintah Kota Depok mulai mengembangkan potensi wisata buatan dengan membangun Alun-alun Kota Depok. Alun-alun Kota Depok yang baru diresmikan pada tahun 2019 yang berdampak sangat baik bagi perkembangan wisata di Kota Depok. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian mengenai analisis dampak pembangunan Alun-alun Kota Depok terhadap kepuasan masyarakat dan perkembangan wisata di Kota Depok. Pengaruh terhadap kemacetan lalu lintas. Peningkatan volume kendaraan seiring banyaknya wisatawan. Pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi pembangunan Alun-alun mendorong pemberdayaan masyarakat yang jika di mata rantai dari pembangunan alun-alun berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Pengaruh terhadap masyarakat (ruang publik) yang terkait dengan keberadaan Alun-alun, khususnya bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, di pinggiran kota sangatlah penting untuk dikembangkan, karena masyarakat bisa mengaktualisasikan diri dengan keberadaan Alun-alun tersebut.
THE INFLUENCE OF FACILITIES ON CUSTOMER SATISFACTION IN SHANTUNG 77 KUOTIE KELAPA GADING Sofiani Sofiani
Journal FAME: Journal Food and Beverage, Product and Services, Accomodation Industry, Entertainment Services Vol 4, No 2 (2021): JOURNAL FAME Journal Food and Beverage, Product and Services, Accommodation Indu
Publisher : Akademi Pariwisata Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/fame.v4i2.3083

Abstract

The city of Jakarta is one that has a wide variety of culinary and food products for sale, very tight competitors among food entrepreneurs vying for greater consumer trust. One of the things contained in consumer trust is a facility that can meet customer satisfaction at a place to eat. This study aims to determine the effect of facilities on customer satisfaction in Shantung 77 Kuotie Kelapa GadingThe results showed that in the t test, it was known that the sig value for the effect of Facilities (X) on Customer Satisfaction (Y) can be concluded that the Facility variable is rejected, which means that there is a significant influence of facilities on customer satisfaction. Suggestions for Shantung 77 Kuotie Kelapa Gading to improve facilities so that there are no complaints from customers and make customers at Shantung 77 Kuotie Kelapa Gading satisfied with the existing facilities and location. For Shantung 77 Kuotie Mangga Besar to always maintain existing facilities so that there are no complaints from customers.
Pelatihan Kewirausahaan Bidang Pariwisata di Desa Cadas Ngampar Sentul Imam Ardiansyah; Sofiani Sofiani; Yudhiet Fajar Dewantara; Stephanie Rosanto; Vivian Octariana; Muhammad Sutiyadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.4687

Abstract

ABSTRAK Penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah  Indonesia berdampak besar terhadap penurunan kegiatan ekonomi di masyarakat.Hal tersebut memberikan pengaruh kepada sejumlah pengusaha terpaksa membuat keputusan dengan menutup usahanya dan sebagian karyawannya dirumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja karena beban operasional yang tetap berjalan, seperti biaya sewa tempat, listrik, maupun gaji karyawan sementara tidak ada pemasukan. Bagi pengusaha yang memiliki modal yang besar, kemungkinan masih bisa bertahan untuk beberapa waktu ke depan. Namun lain halnya bila pengusaha yang memiliki modal yang relatif kecil atau pas-pasan. Tentu menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah untuk bertahan. UMKM merupakan salah satu sector yang terimbas dari adanya Pemabatasan tersebut. Oleh karena itu, Universitas Bunda Mulia melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, membantu para penggiat UMKM di Desa Cadas Ngampar untuk dapat bangkit dan berinovasi dalam menjalankan usahanya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih kemampuan berwirausaha masyarakat di desa cadas ngampar.  Beberapa paparan materi yang disampaikan dalam PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas UMKM warga lokal dan meningkatkan lagi perekonomian di Desa Cadas Ngampar. Setelah melakukan penyuluhan dengan pemaparan materi dari masing-masing dosen maka hasil yang di dapatkan berdasarkan intensitas tanya jawab yang muncul, kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan peserta dalam kewirausahaan, dapat mengetahui manfaat-manfaat dari materi yang disampaikan, dan adanya tambahan motivasi dalam berwirausaha. Kata Kunci: Kewirausahaan, Pemasaran, Higiene dan Sanitasi ABSTRACTThe implementation of the Large-Scale Social Restriction (PSBB) policy by the Indonesian government has had a major impact on the decline in economic activity in the community. This has affected a number of entrepreneurs who were forced to make decisions by closing their businesses and some of their employees being laid off or terminating their employment due to ongoing operational expenses, such as the cost of renting a place, electricity, or employee salary while there is no income. For entrepreneurs who have a large capital, chances are they can survive for some time to come. However, it is different if the entrepreneur has a relatively small or mediocre capital. Of course, being homework that is not easy to survive. MSMEs are one of the sectors affected by these restrictions. Therefore, Universitas Bunda Mulia through this Community Service (PKM) program, helps MSME activists in Cadas Ngampar Village to be able to rise and innovate in running their business. The purpose of this community service activity is to train community entrepreneurship skills in the village of rock ngampar. Some of the material presentations presented in this PKM are expected to improve the quality of local MSMEs and improve the economy in Cadas Ngampar Village. After conducting counseling with material presentation from each lecturer, the results obtained were based on the intensity of the questions and answers that emerged, this service activity was an increase in the knowledge and understanding, and skills of participants in entrepreneurship, being able to find out the benefits of the material presented, and additional motivation in entrepreneurship. Keywords: Entrepreneurship, Marketing, Hygiene and SanitationABSTRAK Penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah  Indonesia berdampak besar terhadap penurunan kegiatan ekonomi di masyarakat.Hal tersebut memberikan pengaruh kepada sejumlah pengusaha terpaksa membuat keputusan dengan menutup usahanya dan sebagian karyawannya dirumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja karena beban operasional yang tetap berjalan, seperti biaya sewa tempat, listrik, maupun gaji karyawan sementara tidak ada pemasukan. Bagi pengusaha yang memiliki modal yang besar, kemungkinan masih bisa bertahan untuk beberapa waktu ke depan. Namun lain halnya bila pengusaha yang memiliki modal yang relatif kecil atau pas-pasan. Tentu menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah untuk bertahan. UMKM merupakan salah satu sector yang terimbas dari adanya Pemabatasan tersebut. Oleh karena itu, Universitas Bunda Mulia melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini, membantu para penggiat UMKM di Desa Cadas Ngampar untuk dapat bangkit dan berinovasi dalam menjalankan usahanya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih kemampuan berwirausaha masyarakat di desa cadas ngampar.  Beberapa paparan materi yang disampaikan dalam PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas UMKM warga lokal dan meningkatkan lagi perekonomian di Desa Cadas Ngampar. Setelah melakukan penyuluhan dengan pemaparan materi dari masing-masing dosen maka hasil yang di dapatkan berdasarkan intensitas tanya jawab yang muncul, kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan peserta dalam kewirausahaan, dapat mengetahui manfaat-manfaat dari materi yang disampaikan, dan adanya tambahan motivasi dalam berwirausaha. Kata Kunci: Kewirausahaan, Pemasaran, Higiene dan Sanitasi ABSTRACTThe implementation of the Large-Scale Social Restriction (PSBB) policy by the Indonesian government has had a major impact on the decline in economic activity in the community. This has affected a number of entrepreneurs who were forced to make decisions by closing their businesses and some of their employees being laid off or terminating their employment due to ongoing operational expenses, such as the cost of renting a place, electricity, or employee salary while there is no income. For entrepreneurs who have large capital, chances are they can survive for some time to come. However, it is different if the entrepreneur has a relatively small or mediocre capital. Of course, being a homework that is not easy to survive. MSMEs are one of the sectors affected by these restrictions. Therefore, Universitas Bunda Mulia through this Community Service (PKM) program, helps MSME activists in Cadas Ngampar Village to be able to rise and innovate in running their business. The purpose of this community service activity is to train community entrepreneurship skills in the village of rock ngampar. Some of the material presentations presented in this PKM are expected to improve the quality of local MSMEs and improve the economy in Cadas Ngampar Village. After conducting counseling with material presentation from each lecturer, the results obtained were based on the intensity of the questions and answers that emerged, this service activity was an increase in the knowledge and understanding and skills of participants in entrepreneurship, being able to find out the benefits of the material presented, and additional motivation in entrepreneurship. Keywords: Entrepreneurship, Marketing, Hygiene and Sanitation
Strategi Pemulihan Pariwisata Kota Seribu Klenteng, Kota Singkawang di Masa Pandemi COVID-19: Strategi Pemulihan Pariwisata Kota Seribu Klenteng, Kota Singkawang di Masa Pandemi COVID-19 Stephanie Rosanto; Sofiani Sofiani
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v5i3.51400

Abstract

Various tourist attractions in Indonesia were closed due to the impact of the COVID-19 pandemic and caused a drastic reduction in tourists visiting Indonesia. Tourism supporting sectors. Singkawang City is one of 14 regencies or cities in West Kalimantan Province which is 145 km north of Pontianak City. Judging from the type of data, this study uses a mixed-method approach, namely research that combines two approaches, namely quantitative and qualitative. The strategy carried out by the mayor of Singkawang in the development of regional tourism, which includes the provision of tourism facilities and infrastructure, regional tourist attractions, increasing community participation and increasing the participation of the private sector. Local governments must make various efforts in the development of facilities and infrastructure. The focus on developing tourist attractions in Singkawang is done by developing tourist objects in the area, natural tourism in the Singkawang area. gold then now this lake is improving by increasing the accessibility provided by the government making this lake attractive. The participation of the private sector in the Singkawang city area is very good where this year the government, namely the mayor of Singkawang, has received assistance for the development of the area around the Serantangan lake by investors. Community Participation In developing regional tourism objects in Nganjuk Regency, it is very important that the active role of the surrounding community is needed.
PENGARUH PROMOSI ONLINE TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG KE SEA WORLD ANCOL Tiffany Sudarmawan; Sofiani Sofiani
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v17i1.189

Abstract

Pengguna media sosial di Indonesia sangat banyak hal ini menjadikan media social seperti Instagram menjadi salah satu tempat untuk melakukan promosi atau yang dikenal dengan promosi online. Sea World Ancol merupakan destinasi wisata yang menampilkan banyak biota-biota air baik itu air laut maupun air tawar yang dapat kita lihat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Dan sampel diambil menggunakan metode Purposive Sampling (Judgemental) dimana sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu, dengan jumlah populasi 296.000 yang berasal dari jumlah followers Instagram Sea World Ancol dan jumlah sampel yang diambil adalah 270 sampel. Hasil penelitian membuktikan hipotesis, dimana promosi online sendiri memberikan pengaruh sebesar 34,1% terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Sea World Ancol hal ini berdasarkan hasil uji koefisien determinasi.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosi online memberikan pengaruh terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Sea World Ancol, untuk saran diharapkan pihak Sea World Ancol dapat lebih aktif lagi dalam mempromosikan Sea World Ancol melalui sosial media, terutama saat ini semakin banyak masyarakat yang menggunakannya sehari-hari sehingga jika promosi dilakukan dengan benar maka wisatawan akan tertarik untuk datang berkunjung serta melakukan kunjungan kembali ke Sea World Ancol.
PENGARUH MARKETING COMMUNICATION TERHADAP BRAND AWARENESS DI DISCOVERY KARTIKA PLAZA HOTEL BALI Erika Nursalim Sofiani
Jurnal Hospitality dan Pariwisata Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Hospitality dan Pariwisata
Publisher : Program Studi Hospitality dan Pariwisata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jhp.v9i1.3944

Abstract

Perkembangan dan kemajuan teknologi dalam dunia pariwisata melahirkan banyaknya infrastruktur tempat menginap. Perusahaan dengan brand yang kuat mampu menjadikan produk yang dijual menjadi pilihan utama seseorang, seperti yang dilakukan oleh Discovery Kartika Plaza Hotel Bali dalam membangun hal tersebut melalui kegiatan komunikasi pemasarannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara Marketing Communication terhadap Brand Awareness di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling jenis purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan uji instrumen, uji asumsi klasik dan uji hipotesis secara parsial dan simultan. Jumlah sampel yang didapatkan adalah sebesar 396 responden pengunjung Discovery Kartika Plaza Hotel Bali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Marketing Communication yang terdiri dari dimensi Advertising, Sales Promotion, Event and Experience, Public Relation and Publicity, Direct Marketing, Interactive Marketing, Word of Mouth, dan Personal Selling secara simultan berpengaruh terhadap Brand Awareness di Discovery Kartika Plaza Hotel Bali. Sedangkan secara parsial, hanya dimensi Direct Marketing dan Word of Mouth yang berpegaruh terhadap Brand Awareness. Kemudian, Discovery Kartika Plaza Hotel Bali berada ditingkatkan brand recognition dengan jumlah rata-rata tertinggi sebesar 79,59%. Bagi pihak manajemen hotel disarankan untuk memperbanyak iklan pada media online maupun offline, mengadakan promosi serta kegiatan acara di lingkungan hotel agar masyarakat lokal maupun luar Bali dapat lebih mengenal Discovery Kartika Plaza Hotel.
PENGARUH PROMOSI MELALUI IKLAN DAN DISKON TERHADAP MINAT STAYCATION DENGAN DIMODERASI OLEH PERSEPSI RISIKO FINANSIAL DI MASA PANDEMI COVID-19 Sofiani; Dessy Natalia; Sally Suwandi
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.58050

Abstract

Penyebaran secara global dari Coronavirus atau yang dikenal juga dengan nama SARS-CoV-2 membuat World Health Organization (WHO) menetapkan status pandemi untuk Covid-19. Situasi pandemi Covid-19 telah mendorong banyak negara di dunia melakukan berbagai langkah untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Ini termasuk memberlakukan jam malam, menutup perbatasan, dan membatasi pergerakan penduduk. Hal-hal tersebut mengakibatkan permasalahan yang mengarah ke resesi ekonomi. Industri perhotelan beralih ke program Staycation Offers sebagai solusi untuk meningkatkan okupansi. Banyak hotel menawarkan penawaran khusus pada paket staycation untuk menarik tamu lokal ke hotel. Kegiatan promosi seperti memasang iklan dan menawarkan potongan harga kamar adalah bagaimana industri perhotelan tetap beroperasi selama pandemi Covid-19, dengan meningkatnya risiko finansial, terutama akibat dampak ekonomi dari pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh promosi melalui iklan dan diskon terhadap minat staycation dengan dimoderasi oleh persepsi risiko finansial di masa Pandemi Covid-19. Tahapan metode pada penelitian ini yaitu dengan merancang konsep penelitian terlebih dulu, kemudian menentukan konsep penelitian, melaksanakan proses penelitian sesuai proposal peneliti, setelah data diperoleh lalu dilakukan pengecekan validitas dan reliabilitas data, selanjutnya mengolah data tersebut, dari hasilnya dilakukan analisa hasil penelitian, dan terakhir menyiapkan artikel publikasi penelitian. Hasil penenlitian menunjukan Promosi melalui Iklan dan diskon memiliki pengaruh terhadap yang kuat dalam menentukan minat staycation para tamu di masa pandemic, tetapi setelah di pengaruhi oleh risiko finasial yang mungkin terjadi membuat kekuatan dari iklan dan diskon yang baik menjadi melemah dan para tamu memilih lebih berhati-hati dalam bertransaksi yang mampu mempengaruhi risiko finansial.   
Pelatihan Pengelolaan Dan Pelayanan Pada Homestay Di Desa Tanjung Jaya Pandeglang Ika Suryono Djunaid; Sofiani Sofiani; Stephanie Rosanto; Vishnuvardhana S Soeprapto; Dessy Natalia
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 2 (2023): April 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i2.1949

Abstract

Abstract: Tanjung Jaya Village is an educational tourism village located in the Tanjung Lesung destination, Pandeglang Regency, Indonesia. Tanjung Jaya Village, surrounded by beautiful beaches and hills, is the choice of a fun and relaxed tourist village for both domestic and foreign tourists. However, the people of Tanjung Jaya Village do not yet understand the basics of hospitality and tourism in implementing homestays. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of Basic Knowledge related to the development of Community Based Tourism-based Tourism Villages in homestay management and Homestay Management and Service Systems. The method used here is in the form of training, while the stages start from preparation, implementation, and evaluation in the form of feedback from participants. The results of the questionnaire from the Educative category (Useful Community Service Activities and answering Participants' needs) averaged 81%, Objective (Material delivered according to conditions and problems faced by participants) averaged 86% Accountable (Material delivered clearly and understandable by the participants) the average is 82%, Transparent (Participants are actively involved in the implementation of activities) the average is 87%. Keywords: Homestay, Training, Tanjung Jaya Abstrak: Desa Tanjung Jaya merupakan salah satu desa wisata edukasi yang terletak di destinasi Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Indonesia. Desa Tanjung Jaya, dikelilingi oleh pantai dan perbukitan yang indah, merupakan pilihan desa wisata yang menyenangkan dan santai bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun masyarakat Desa Tanjung Jaya belum memahaminya dasar-dasar hospitality dan pariwisata dalam pelaksanaan homestay. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman Pengetahuan Dasar terkait pengembangan Desa Wisata berbasis Community Based Tourism dalam pengelolaan homestay dan Sistem Pelayanan dan Manajemen Homestay. Metode yang digunakan disini adalah dalam bentuk pelatihan, adapaun tahapannya dimulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi berupa uman balik dari peserta. Hasil kuesioner dari katagori Edukatif (Kegiatan Abdimas bermanfaat dan menjawab kebutuhan Peserta) rata-rata adalah sebesar 81% , Objektif (Materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi dan masalah yang dihadapi peserta) rata-rata adalah sebesar 86% Akuntabel (Materi disampaikan dengan jelas dan dapat dipahami oleh peserta) sebesar  rata-rata adalah sebesar 82%, Transparan (Peserta dilibatkan secara aktif dalam pelaksanaan kegiatan) rata-rata adalah sebesar 87%. Kata kunci: Homestay, Pelatihan, Tanjung Jaya