Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN DERADIKALISASI DALAM AJARAN ISLAM TERHADAP POLITIK HUKUM ISLAM Safitri, Yuli; Fachrurrozy, Muhammad; Harahap, Elly Warnisyah
Jurnal Academia Praja Vol 7 No 2 (2024): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v7i2.1980

Abstract

Deradikalisasi dari perspektif hukum Islam merupakan proses penting dalam mengatasi ekstremisme dan radikalisasi dalam masyarakat. Banyak masyarakat yang fanatik terhadap ajaran agama dengan menganggapnya sebagai pemahaman yang paling benar dan menegasikan pemahaman yang lainnya bahkan cenderung mengkafirkannya. Mengingat perilaku lahir karena dipe- ngaruhi oleh pandangan dunia (world-view) yang dianut seseorang, maka upaya deradikalisasi pemahaman ajaran Islam harus dimulai dengan merubah paradigma berfikir yang dianut. Maka itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman deradikalisasi dalam ajaran Islam yang harus masyarakat pelajari dalam menghindari pemikiran ekstremisme dan radikalisme berdasarkan perspektif Hukum Islam. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berdasarkan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa deradikalisasi berdasarkan perspektif hukum Islam mengedepankan pendekatan yang holistik, inklusif, dan berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. Hal ini melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam upaya untuk meredakan ketegangan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, dan menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan adil bagi seluruh individu.
Dalil-dalil Moderasi Beragama Azis, Abdul; Harahap, Elly Warnisyah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2236

Abstract

Moderasi dalam praktik keagamaan mencakup pemahaman dan pelaksanaan ibadah yang seimbang tanpa ekstremisme atau kelebihan. Fokus artikel ini adalah untuk menelusuri apakah Al-Quran dan Hadis, sebagai kitab suci umat Islam, memiliki kemungkinan mendorong tindakan kekerasan dan teror terutama terhadap pemeluk agama lain. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode tafsir maudhu’i, yaitu memilih topik tertentu, menyoroti beberapa ayat Al-Quran dan Hadis yang berkaitan dengan moderasi keagamaan, serta mengaitkannya dengan konteks-konteks yang relevan terhadap permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian menegaskan bahwa Al-Quran dan Hadis tidak mendorong umat Islam untuk bertindak secara kekerasan, ekstrem, atau melampaui batas dalam menjalankan agama. Al-Quran dan Hadis justru menekankan bahwa pemahaman dan praktik agama seharusnya melalui jalan tengah yang menampilkan sifat-sifat ramah, lembut, dan penuh kasih sayang. Keseimbangan dianggap sebagai aspek yang sangat penting, sejalan dengan harmoni kehidupan dalam hukum alam. Ketidakseimbangan di dalamnya bisa membawa kehancuran bagi dunia ini.
Analisis Perilaku Politik, Budaya Masyarakat dan Agama di Indonesia Safitri, Yuli; Efendi pane, Anwar; Harahap, Elly Warnisyah
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.392

Abstract

Indonesia adalah negara dengan memiliki berbagai macam etnis dan agama. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar, Indonesia memiliki ragam agama, budaya, dan perilaku politik yang berbeda-beda. Sistem politik di Indonesia tentunya tidak lepas dari pembenahan. Selain itu, Indonesia adalah negara yang mayoritasnya Bergama dan percaya akan nilai-nilai kemanusian, seperti kebebasan dan keadilan sosial. Bukan hanya perilaku politik, dan agama saja, Indonesia kaya akan budaya masyarakat yang humanisme. Maka dari itu, peneliti bertujuan untuk menganalisis perilaku politik, budaya masyarakat, dan agama di Indonesia untuk memberikan pengetahuan seputar keragaman Indonesia untuk para akademisi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka library research. Hasil penelitian ini menunjukan perilaku politik di Indonesia tidak terlepas dari agama yang mengatur moral dan perilaku seseorang. Begitu juga dengan budaya masyarakat Indonesia juga mempengaruhi perilaku politik masyarakat Indonesia. Sebab, Dengan cakupan pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan lainnya yang ada pada budaya masing- masing seseorang dapat menentukan pilihan politiknya.
Istikmal al Turuq al-Taqldiyya: Dirasa Tajribiyya li-Turuq al-Tawhid fi Ta'allum al-Qur'an al-Karim fi al-Manzil Tahfiz al-Qur'an al-Hajj Sanardi Wahyu, Muhammad; Harahap, Elly Warnisyah
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/iq.v7i01.1738

Abstract

This article aims to make a new contribution in learning to read the al-Qur’an from generally known methods, namely the Iqra, Baghdadi and Albarqy methods, that each of these methods has its uniqueness, advantages and disadvantages. Therefore, methods are needed to complement each other. What are the steps in applying the method that can be understood easily, clearly and holistically. To answer this, the research method used is an experimental study by identifying each uniqueness, weakness and superiority of existing methods, then analyzing and applying them in several class categories, namely the mubtadi class, mutawassith and tahfidz classes, analyzed descriptively-analytically to draw a conclusion. The experimental study was implemented during January-December 2023. A conclusion was drawn that the unification method applied in H. Sunardi's RTQ (Rumah Tahfidz al-Qur’an) showed adaptation and new contributions by combining the three existing methods. This research confirmed that the unification method succeeded in making it easier for students to introduce the original names of letters, pronounce letter pronunciations and memorize them. gain a deep understanding of recitation, facilitate reading so that teachers can apply it by looking at the cognitive needs of students.
Moderasi Beragama dalam Islam Harahap, Elly Warnisyah; Sufriyansyah; Wedi Samsudi
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 7 No. 2 (2023): 7 Nomor 2 Desember 2023
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a country that has cultural, ethnic and religious diversity. In such a multi-dimensional society, tensions and conflicts often occur between ethnic, religious, racial and cultural groups (SARA) which have an impact on the harmony of life. This research aims to see how the concept and practice of religious moderation from an Islamic perspective can be applied in a pluralistic Indonesian society. This type of research is qualitative research using the literature review method. The conclusion of this study is that an attitude of religious moderation takes the form of recognizing the existence of other parties, having a tolerant attitude, respecting differences of opinion and not imposing personal will. In Islam, the values ​​of religious moderation are known as the concept of tawasuth (moderation), which includes several pillars, namely tasamuh (tolerance), tawazun (balance) and i'tidal (justice and equality). Alquran reminds Muslims not to overdo their religion or be extreme (ghuluw).
IMPLEMENTASI HADIS AQIQAH DI MASYARAKAT DUSUN 1 SUKAMULIA DESA TEGAL SARI KEC. DOLOK MASIHUL Andini, Putri; Harahap, Elly Warnisyah
Universum Vol. 18 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v18i1.2223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi hadis-hadis aqiqah pada masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari Kec. Dolok Masihul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskrptif untuk memaparkan dan menggambarkan objek yang diteliti. Peneliti menggunakan prosedur wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa praktik aqiqah yang berlaku pada masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari Kec. Dolok Masihul sudah sesuai dengan hadis Rasulullah. Akan tetapi, dalam waktu pelaksanaannya masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari tidak mempraktikkan hal tersebut sebagaimana yang disebutkan secara tekstual dalam hadis. Dalam mengimplementasikan hadis-hadis aqiqah masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari memahami esensi aqiqah sebagai bentuk kesyukuran bukan penyembelihan hewan sebagaimana yang telah disebutkan dalam berbagai hadis
Spiritualitas Islam sebagai Landasan Regulasi Hukum Ekonomi Syariah; Studi Integratif Teori dan Praktik Harahap, Elly Warnisyah; Latifah, Siti
Al - Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 9 No 2 (2024): Al-Muamalat: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v9i1.10722

Abstract

This article aims to explore Islamic spirituality as the fundamental basis for the formulation of Sharia economic law regulations, adopting an approach that integrates theory and practice. This research is categorized as library research with a qualitative approach and utilizes descriptive analysis. Primary data were sourced from scientific journals published in the last ten years, while secondary data were obtained from books and related digital references. Data validity was ensured through triangulation, with the analysis process conducted inductively, moving from general data to specific conclusions. The study concludes that Islamic spirituality plays a central role in shaping the ethical values underpinning Sharia economic law regulations. This spiritual dimension not only guides economic actors to balance material and non-material interests but also ensures the sustainability of divine values in modern economic practices. The integration of theory and practice through this approach produces a regulatory framework that is not only normative but also practical in its application.
The Wasathiyyah Political Movements of Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah in North Sumatra Post-1998 Reform Era Jailani, Muhammad; Katimin, Katimin; Warjio, Warjio; Harahap, Elly Warnisyah; Adenan, Adenan
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol 7 No 2 (2024): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/muharrik.v7i2.5923

Abstract

The rise of religious-based organizations, especially Islam after the 1998 reformation, led to a contestation between radical and moderate (wasathiyyah) streams. Organizations within the wasathiyyah group also experienced conflict. This study is an exploration of the wasathiyyah political movement carried out by Nahdlatul Ulama and Muhammadiyah in North Sumatra to explore the ontology of the wasathiyyah political movement of the organization, the construction of the movement, and the practice of the wasathiyyah political movement of NU and Muhammadiyah. This comparative qualitative study found that 1) Muhammadiyah's Wasathiyyah is based on the thoughts of KH. Ahmad Dahlan in 7 philosophies of life which are summarized into the nature of religion, renewal-purification (tajdid), education, and social charity, the theological basis of Al-Ma'un and openness is central to the Muhammadiyah's approach, while Nahdlatul Ulama (NU) adopts the term Ahlussunnah Wal Jamaah, characterized by tawasut}, I'tidal, tawa>zzun, and tasa>muh. The construction of NU's wasathiyyah political movement is rooted in moral and value-based principles, focusing on cultural politics and actively influencing electoral processes through non-formal organizational channels. On the other hand, Muhammadiyah places emphasis on cultural politics, modernizing education, health, and social work, alongside charitable efforts and tajdid to purify Islamic teachings in line with the Qur'an and Sunnah. In the context of North Sumatra, NU's wasathiyyah political movement actively engages in electoral politics and strives to enhance religious understanding internally and externally through educational and religious activities, while maintaining religious traditions based on the teachings of Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Conversely, Muhammadiyah prioritizes the renewal and purification of Islamic teachings, with a focus on education, health, and charitable efforts for its members and externally.
Students' Perception of Islamic Political Thought Towards Political Participation of New Voters in the 2024 Election Nafiahdi, Insan Putra; Harahap, Elly Warnisyah
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Sharia Economics Department Universitas KH. Abdul Chalim, Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5830

Abstract

Indonesia's 2024 general election is a watershed moment in the country's political history, with a large number of first-time voters participating. This research aims to determine the factors that influence the participation of first-time voters in elections, including political awareness, access to information, social environment, motivation, and trust in the electoral system. This research uses a qualitative approach, distributing questionnaires to collect data from novice voters in the Islamic Political Thought Study Program. The findings show that political awareness, access to information, and social environment are significant factors influencing first-time voter participation. Apart from that, motivation and trust in the electoral system also play an important role in determining their decision to participate in the election. This study shows. to encourage the participation of first-time voters in the 2024 election and the findings of this research have significant results for the 2024 election among students of Islamic political thought.
IMPLEMENTASI HADIS AQIQAH DI MASYARAKAT DUSUN 1 SUKAMULIA DESA TEGAL SARI KEC. DOLOK MASIHUL Andini, Putri; Harahap, Elly Warnisyah
Universum Vol. 18 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPM IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v18i1.2223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi hadis-hadis aqiqah pada masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari Kec. Dolok Masihul. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskrptif untuk memaparkan dan menggambarkan objek yang diteliti. Peneliti menggunakan prosedur wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa praktik aqiqah yang berlaku pada masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari Kec. Dolok Masihul sudah sesuai dengan hadis Rasulullah. Akan tetapi, dalam waktu pelaksanaannya masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari tidak mempraktikkan hal tersebut sebagaimana yang disebutkan secara tekstual dalam hadis. Dalam mengimplementasikan hadis-hadis aqiqah masyarakat dusun 1 Sukamulia desa Tegal Sari memahami esensi aqiqah sebagai bentuk kesyukuran bukan penyembelihan hewan sebagaimana yang telah disebutkan dalam berbagai hadis