Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK TERAPI MINI GAMES UNTUK KOGNITIF LANSIA Fadillah, Andrian; Arselina, A; Setiani, Eri; Riduansyah, Muhammad; Ani, Ni Kadek; Tasalim, Rian; Mahmudah, Rifa'atul; Stephanie Victoria, Sheilla
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1741

Abstract

Menjadi tua adalah proses alamiah yang terjadi sejak permulaan kehidupan dan telah melalui tiga tahap kehidupan yaitu anak, dewasa dan lansia. Saat memasuki masa tua, seseorang akan mengalami perubahan-perubahan diantaranya terjadi perubahan pada fisik, perubahan pada kognitif, perubahan pada spiritual dan psikososial. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan fungsi kognitif pada Lansia baik melalui metode farmakologi ataupun non farmakologi. Banyak terapi yang dapat di lakukan untuk meningkatkan kognitif dan fisik lansia seperti terapi aktivitas kelompok bermain mini games, Terapi bermain diharapkan akan berpartisipasi aktif dalam perilaku bermain dengan meyakini kekuatan terapeutik bermain, dan terdiri dari pendekatan terpadu yang melibatkan aktivitas seperti musik, karya seni, bahasa atau sastra, latihan fisik, permainan kognitif, ruang tamu, dan permainan tradisional. Metode pemecahan masalah yang diterapkan adalah dengan mengadakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok yang di sebut dengan Terapi Mini Games untuk Kognitif Lansia di PPRSLU Budi Sejahtera, kegaiatan ini di laksanakan selama 1 hari pada hari Kamis 30 November 2023 di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru. Hasil menunjukkan bahwa Penerapan terapi aktivitas kelompok bermain mini games ini meningkatkan kemampuan kognitif, yang dibuktikan dengan hasil dari MMSE yang menunjukkan fungsi kognitif lansia meningkat.
Pengaruh Gadget Terhadap Pola Tidur Mahasiswa: Literature Review Maulana, Ahmad; Rahman, Subhannur; Riduansyah, Muhammad
Link Journal of Mental Health Vol 2 No 1 (2025): October : Journal of Mental Health
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljmh.v2i1.74

Abstract

Latar Belakang: Dampak pembelajaran pada masa pendemi Covid 19 yaitu sebagian mata kuliah diberikan via online kepada mahasiswa. Hal ini mengharuskan seluruh mahasiswa tidak lepas dari Gadget. Kebiasan tidur yang terlalu larut disebabkan mahasiswa harus membuka gadget untuk mengerjakan tugas yang menyebabkan gangguan pola tidur seperti bangun pada malam hari. Tujuan: Mengetahui pengaruh gadget terhadap pola tidur mahasiswa yag dianalisa dengan mereview literature. Metode: Jenis penelitian ini yaitu studi literatur. Pencarian literatur menggunakan platform google cendekia/scholar, DOAJ, e-Perpusnas, dan portal garuda dengan mencari judul serta abstrak sesuai dengan kata kunci. Adapun kata kunci yaitu gadget, pola tidur, mahasiswa. Jurnal diproses berdasarkan tahun terbit yaitu 2016-2020. Analisis data menggunakan analisis tematik yang melibatkan proses pengolahan dan interpretasi informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literatur untuk mengidentifikasi pola, tren, kesenjangan, dan kontradiksi dalam penelitian yang ada. Hasil: Dari 9 artikel terpilih didapatkan sintesis adanya pengaruh gadget terhadap pola tidur mahasiswa sehingga mengakibatkan mengantuk atau ketiduran saat kuliah, kurang fokus, serta sulit berkonsentrasi dalam belajar. Simpulan: Gadget berdampak negatif terhadap pola tidur mahasiswa, maka mahasiswa perlu diberikan edukasi mengenai penggunaan gadget yang sehat, pengaturan Waktu Belajar dan Istirahat yang dapat dilakukan melalui penyuluhan Kesehatan oleh Dosen atau Tim Akademik.
Hubungan Pelaksanaan Sistem Rujukan BPJS dengan Tingkat Kepuasaan Keluarga pada Pasien P3 Febriana, Eka; Riduansyah, Muhammad; Manto, Onieqie Ayu Dhea
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7144

Abstract

Sistem rujukan antar pelayanan kesehatan yang berbeda tingkatan dapat dilakukan dari tingkat pelayanan yang lebih rendah ke tingkat pelayanan yang lebih tinggi. Pasien merasa puas apabila pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapannya bahkan lebih dari diharapkannya. Mengetahui hubungan pelaksanaan sistem rujukan BPJS dengan tingkat kepuasaan keluarga pada pasien P3 di IGD UPT RSUD X. Jenis penelitian Cross sectional pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di IGD tanggal 16-28 Juni 2025. Sample adalah keluarga pasien triase P3 yang jumlah 36 dengan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen cheklis pasien BPJS dan kuesioner kepuasaan yang diadopsi dari survey pasien RSUD X di Unit Pelayanan IGD. Analisis menggunakan uji kolerasi Sperman rank. Sistem Rujukan pada P3 yang tertinggi yaitu puskesmas sebanyak 32 responden (88,9%), Tingkat kepuasaan menunjukkan hasil Tingkat Kepuasaan Keluarga pada Pasien P3 yang tertinggi yaitu puas sebanyak 23 responden (63,9%) dan tidak puas 13 responden (36,1%). Uji spearman rank antara Sistem Rujukan BPJS dengan Tingkat Kepuasaan Keluarga pada Pasien P3 di IGD UPT RSUD X, didpatkan signifikan 0,004 < 0, sehingga Ha di terima H0 di tolak berarti ada hubungan kearah yang positif dengan nilai 0,470 menunjukkan hubungan cukup tinggi. Sistem rujukan yang baik akan meningkatkan kepuasaan keluarga dalam penggunaan faskes pada pasien P3 di IGD UPT RSUD X.
The Correlation of Age and Knowledge on Behavior to Take the Supplement during The COVID 19 Pandemic (Study Case: in Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas) Hawini, Laudia; Yuwindry, Iwan; Riduansyah, Muhammad
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 10 No. 2 (2023): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v10i2.3619

Abstract

Changes in people's lifestyles and consumption patterns during the COVID-19 pandemic led to an increase in the use of supplements. Supplements are basically taken to supplement nutrition, not to replace it. Age is known to have an effect on knowledge and behavior of supplement consumption. Researchers want to know the relationship between age and level of knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic. The research design used was cross sectional with analytical observational research. The population and sample are people who use supplements in the Selat District of Kapuas Regency in November 2020-July 2021, totaling 44 people. This study aims to determine the relationship between age and knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic in the Selat District, Kapuas Regency. Based on data analysis, it was found that there was no relationship between age and knowledge (p=0.264 > 0.05) and there was no relationship between age and behavior (p=0.538 > 0.05). So it can be concluded that age has no effect on knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic in the Straits District of Kapuas Regency.
The Relationship of Triage Selection with Length of Stay on Pulmonary TB Patients Wineiniati, Noni; Riduansyah, Muhammad; Santoso, Bagus Rahmat
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4393

Abstract

Pulmonary TB is a contagious infectious disease that can cause morbidity and death and Indonesia is in second place with the most TB cases (9.2%) globally, so it requires quality services in hospitals. The quality of service for TB patients in the ER with a triage system can be measured through indicators of length of stay. Objective to analyze the relationship between triage selection and length of stay for pulmonary TB patients in the emergency room at Sultan Suriansyah Hospital, Banjarmasin. Quantitative research with analytical survey design and cross sectional approach on 47 respondents selected using purposive sampling technique. Data was taken using observation techniques and analyzed using the chi square test. The majority of respondents were categorized as yellow triage with a total of 23 out of 47 people (48.9%) and were treated for ≥6 hours with a total of 33 out of 47 people (70.2%). The chi square test results show a p value of 0.000 < α 0.05 so that Ha is accepted, which means there is a relationship between triage selection and length of stay for pulmonary TB patients in the emergency room at Sultan Suriansyah Hospital, Banjarmasin. Yellow triage patients have a length of stay that exceeds the average so that the patient's family is expected to be able to understand and hand over nursing actions to professional health workers so that the care provided can run smoothly.
Gambaran Pengetahuan Perawat Dalam Penerapan Miring Kanan Miring Kiri Terhadap Pressure Ulcer Pada Pasien Penurunan Kesadaran di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin Herliani, Veronica; Riduansyah, Muhammad
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12825

Abstract

ABSTRACT Pressure ulcer is local injury to the skin and/or underlying system, usually occurs over bone protrusion as a result of pressure or friction. The number of pressure ulcer incidence in Indonesia on patients treated in the ICU reaches 33%. One way to prevent pressure ulcer is to adjust positions such as right tilt and left tilt. In preventing pressure ulcer, nurses' knowledge is needed. To know the description of nurses' knowledge in applying right tilt and left tilt to pressure ulcer in patients with degression of consciousness in the ICU at Dr. Hospital. H.M. Ansari Saleh Banjarmasin. This research used quantitative method and used descriptive design. The total sample was 30 people with a total sampling technique. The research instrument used a questionnaire. The results obtained the knowledge level of nurses using SPSS on 30 respondents in the ICU of RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin were 14 nurses had good knowledge (46.7%), 11 nurses had sufficient knowledge (36.7%), 5 nurses had poor knowledge (16.7%). After conducting research related to the description of nurses' knowledge in applying the right tilt left tilt to pressure ulcer in patients with degression of consciousness in the ICU Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin, there were nurses who had good knowledge (46.7%), sufficient (36.7%), poor (16.7%). Keywords: Knowledge, Nurse, Pressure Ulcer, Right Tilt Left Tilt  ABSTRAK Pressure ulcer/luka tekan merupakan cedera lokal pada kulit dan atau jaringan yang ada dibawahnya, biasanya terjadi di atas penonjolan tulang sebagai akibat dari tekanan atau suatu gesekan. Angka kejadian luka tekan di Indonesia pada pasien yang dirawat di ICU mencapai 33%. Salah satu mencegah terjadinya  pressure ulcer dengan mengatur posisi seperti miring kanan dan miring kiri. Dalam pencegahan pressure ulcer pengetahuan perawat sangat dibutuhkan. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat dalam penerapan miring kanan miring kiri terhadap pressure ulcer pada pasien penurunan kesadaran di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil yang didapatkan tingkat pengetahuan perawat menggunakan spss pada 30 responden di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin bahwa 14 orang perawat memiliki pengetahuan yang baik (46,7%), 11 orang perawat memiliki pengetahuan yang cukup (36,7%), 5 orang perawat memiliki pengetahuan yang kurang (16,7%). Setelah dilakukan penelitian terkait gambaran pengetahuan perawat dalam penerapan miring kanan miring kiri terhadap pressure ulcer pada pasien penurunan kesadaran di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin terdapat perawat yang memiliki pengetahuan yang baik (46,7%), cukup (36,7%), kurang (16,7%). Kata Kunci: Miring Kanan Miring Kiri, Pengetahuan, Perawat, Pressure ulcer