Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK TERAPI MINI GAMES UNTUK KOGNITIF LANSIA Fadillah, Andrian; Arselina, A; Setiani, Eri; Riduansyah, Muhammad; Ani, Ni Kadek; Tasalim, Rian; Mahmudah, Rifa'atul; Stephanie Victoria, Sheilla
Batik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Batik-MU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/batikmu.v4i1.1741

Abstract

Menjadi tua adalah proses alamiah yang terjadi sejak permulaan kehidupan dan telah melalui tiga tahap kehidupan yaitu anak, dewasa dan lansia. Saat memasuki masa tua, seseorang akan mengalami perubahan-perubahan diantaranya terjadi perubahan pada fisik, perubahan pada kognitif, perubahan pada spiritual dan psikososial. Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan fungsi kognitif pada Lansia baik melalui metode farmakologi ataupun non farmakologi. Banyak terapi yang dapat di lakukan untuk meningkatkan kognitif dan fisik lansia seperti terapi aktivitas kelompok bermain mini games, Terapi bermain diharapkan akan berpartisipasi aktif dalam perilaku bermain dengan meyakini kekuatan terapeutik bermain, dan terdiri dari pendekatan terpadu yang melibatkan aktivitas seperti musik, karya seni, bahasa atau sastra, latihan fisik, permainan kognitif, ruang tamu, dan permainan tradisional. Metode pemecahan masalah yang diterapkan adalah dengan mengadakan kegiatan Terapi Aktivitas Kelompok yang di sebut dengan Terapi Mini Games untuk Kognitif Lansia di PPRSLU Budi Sejahtera, kegaiatan ini di laksanakan selama 1 hari pada hari Kamis 30 November 2023 di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru. Hasil menunjukkan bahwa Penerapan terapi aktivitas kelompok bermain mini games ini meningkatkan kemampuan kognitif, yang dibuktikan dengan hasil dari MMSE yang menunjukkan fungsi kognitif lansia meningkat.
Pengaruh Gadget Terhadap Pola Tidur Mahasiswa: Literature Review Maulana, Ahmad; Rahman, Subhannur; Riduansyah, Muhammad
Link Journal of Mental Health Vol 2 No 2 (2025): October : Journal of Mental Health
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljmh.v2i1.74

Abstract

Latar Belakang: Dampak pembelajaran pada masa pendemi Covid 19 yaitu sebagian mata kuliah diberikan via online kepada mahasiswa. Hal ini mengharuskan seluruh mahasiswa tidak lepas dari Gadget. Kebiasan tidur yang terlalu larut disebabkan mahasiswa harus membuka gadget untuk mengerjakan tugas yang menyebabkan gangguan pola tidur seperti bangun pada malam hari. Tujuan: Mengetahui pengaruh gadget terhadap pola tidur mahasiswa yag dianalisa dengan mereview literature. Metode: Jenis penelitian ini yaitu studi literatur. Pencarian literatur menggunakan platform google cendekia/scholar, DOAJ, e-Perpusnas, dan portal garuda dengan mencari judul serta abstrak sesuai dengan kata kunci. Adapun kata kunci yaitu gadget, pola tidur, mahasiswa. Jurnal diproses berdasarkan tahun terbit yaitu 2016-2020. Analisis data menggunakan analisis tematik yang melibatkan proses pengolahan dan interpretasi informasi yang diperoleh dari berbagai sumber literatur untuk mengidentifikasi pola, tren, kesenjangan, dan kontradiksi dalam penelitian yang ada. Hasil: Dari 9 artikel terpilih didapatkan sintesis adanya pengaruh gadget terhadap pola tidur mahasiswa sehingga mengakibatkan mengantuk atau ketiduran saat kuliah, kurang fokus, serta sulit berkonsentrasi dalam belajar. Simpulan: Gadget berdampak negatif terhadap pola tidur mahasiswa, maka mahasiswa perlu diberikan edukasi mengenai penggunaan gadget yang sehat, pengaturan Waktu Belajar dan Istirahat yang dapat dilakukan melalui penyuluhan Kesehatan oleh Dosen atau Tim Akademik.
Hubungan Pelaksanaan Sistem Rujukan BPJS dengan Tingkat Kepuasaan Keluarga pada Pasien P3 Febriana, Eka; Riduansyah, Muhammad; Manto, Onieqie Ayu Dhea
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7144

Abstract

Sistem rujukan antar pelayanan kesehatan yang berbeda tingkatan dapat dilakukan dari tingkat pelayanan yang lebih rendah ke tingkat pelayanan yang lebih tinggi. Pasien merasa puas apabila pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapannya bahkan lebih dari diharapkannya. Mengetahui hubungan pelaksanaan sistem rujukan BPJS dengan tingkat kepuasaan keluarga pada pasien P3 di IGD UPT RSUD X. Jenis penelitian Cross sectional pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di IGD tanggal 16-28 Juni 2025. Sample adalah keluarga pasien triase P3 yang jumlah 36 dengan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen cheklis pasien BPJS dan kuesioner kepuasaan yang diadopsi dari survey pasien RSUD X di Unit Pelayanan IGD. Analisis menggunakan uji kolerasi Sperman rank. Sistem Rujukan pada P3 yang tertinggi yaitu puskesmas sebanyak 32 responden (88,9%), Tingkat kepuasaan menunjukkan hasil Tingkat Kepuasaan Keluarga pada Pasien P3 yang tertinggi yaitu puas sebanyak 23 responden (63,9%) dan tidak puas 13 responden (36,1%). Uji spearman rank antara Sistem Rujukan BPJS dengan Tingkat Kepuasaan Keluarga pada Pasien P3 di IGD UPT RSUD X, didpatkan signifikan 0,004 < 0, sehingga Ha di terima H0 di tolak berarti ada hubungan kearah yang positif dengan nilai 0,470 menunjukkan hubungan cukup tinggi. Sistem rujukan yang baik akan meningkatkan kepuasaan keluarga dalam penggunaan faskes pada pasien P3 di IGD UPT RSUD X.
The Correlation of Age and Knowledge on Behavior to Take the Supplement during The COVID 19 Pandemic (Study Case: in Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas) Hawini, Laudia; Yuwindry, Iwan; Riduansyah, Muhammad
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 10 No. 2 (2023): October
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v10i2.3619

Abstract

Changes in people's lifestyles and consumption patterns during the COVID-19 pandemic led to an increase in the use of supplements. Supplements are basically taken to supplement nutrition, not to replace it. Age is known to have an effect on knowledge and behavior of supplement consumption. Researchers want to know the relationship between age and level of knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic. The research design used was cross sectional with analytical observational research. The population and sample are people who use supplements in the Selat District of Kapuas Regency in November 2020-July 2021, totaling 44 people. This study aims to determine the relationship between age and knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic in the Selat District, Kapuas Regency. Based on data analysis, it was found that there was no relationship between age and knowledge (p=0.264 > 0.05) and there was no relationship between age and behavior (p=0.538 > 0.05). So it can be concluded that age has no effect on knowledge and behavior of using supplements during the Covid 19 pandemic in the Straits District of Kapuas Regency.
The Relationship of Triage Selection with Length of Stay on Pulmonary TB Patients Wineiniati, Noni; Riduansyah, Muhammad; Santoso, Bagus Rahmat
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4393

Abstract

Pulmonary TB is a contagious infectious disease that can cause morbidity and death and Indonesia is in second place with the most TB cases (9.2%) globally, so it requires quality services in hospitals. The quality of service for TB patients in the ER with a triage system can be measured through indicators of length of stay. Objective to analyze the relationship between triage selection and length of stay for pulmonary TB patients in the emergency room at Sultan Suriansyah Hospital, Banjarmasin. Quantitative research with analytical survey design and cross sectional approach on 47 respondents selected using purposive sampling technique. Data was taken using observation techniques and analyzed using the chi square test. The majority of respondents were categorized as yellow triage with a total of 23 out of 47 people (48.9%) and were treated for ≥6 hours with a total of 33 out of 47 people (70.2%). The chi square test results show a p value of 0.000 < α 0.05 so that Ha is accepted, which means there is a relationship between triage selection and length of stay for pulmonary TB patients in the emergency room at Sultan Suriansyah Hospital, Banjarmasin. Yellow triage patients have a length of stay that exceeds the average so that the patient's family is expected to be able to understand and hand over nursing actions to professional health workers so that the care provided can run smoothly.
Hubungan length of stay dengan resiko dekubitus Riduansyah, Muhammad; Wineiniati, Noni; Mahmudah, Rifa’atul
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yw8yec77

Abstract

Latar Belakang: Length of stay adalah indikator mutu dan efisiensi pelayanan rumah sakit. Semakin lama pasien dirawat semakin meningkat pula risiko komplikasi, terutama dekubitus, yang dapat memperburuk kondisi pasien dan meningkatkan biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara length of stay dan risiko dekubitus pada pasien rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain survei analitik pendekatan cross sectional pada 62 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengisian kuesioner menggunakan Braden Scale, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Sebagian besar responden memiliki lama rawat lebih dari rata-rata yaitu 54,8%. Sebagian besar berada pada kategori risiko dekubitus ringan sebanyak 56,5%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara Length of stay dengan risiko dekubitus di Ruang Seruni RSUD Ulin Banjarmasin.Kesimpulan: Semakin lama pasien dirawat, semakin tinggi risiko terjadinya dekubitus. Diharapkan tenaga keperawatan melakukan skrining risiko dekubitus sejak awal menggunakan Braden Scale dan melakukan pencegahan melalui reposisi, penggunaan matras antidekubitus, serta pemenuhan nutrisi.
Kunyit Aman Anti-Pembengkakan (KUMAN) sebagai Alternatif Lokal Dalam Mengatasi Pembengkakan Akibat Dislokasi Di Kelurahan Sungai Jingah Riduansyah, Muhammad; Tasalim, Rian; Nastasya, Difa; Yamani, Namira Talitha; Arsha, Nahda Mutiara; Fitriyani, Dhea Nur; Azura, Muhammad Syawal; Elsa, Angelina; Stevani, Meyrillyn
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i1.884

Abstract

Pembengkakan akibat dislokasi kerap ditangani secara tidak tepat karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai tanda, risiko, dan penanganan awal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) “Kunyit Aman Anti Pembengkakan (KUMAN)” dilaksanakan untuk meningkatkan literasi kesehatan melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan kunyit sebagai terapi komplementer antiinflamasi. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Sungai Jingah melalui metode penyuluhan dan demonstrasi. Peserta diberikan materi mengenai proses terjadinya pembengkakan, cara kerja kunyit sebagai antiinflamasi, serta langkah praktis pembuatan balur kunyit. Pre-test dan post-tes diberikan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat menjadi lebih memahami mekanisme pembengkakan akibat dislokasi, langkah penanganan awal yang aman, serta manfaat kunyit sebagai agen antiinflamasi alami. Sesi praktik membantu peserta menguasai cara meracik balur kunyit dengan bahan sederhana, terlihat dari keaktifan dan kemampuan mereka menjelaskan kembali prosedur secara mandiri. Secara keseluruhan, PKM KUMAN efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat di Kelurahan Sungai Jingah dalam menangani pembengkakan ringan. Pendekatan edukasi yang interaktif dan aplikatif berperan penting dalam mempermudah peserta memahami serta menerapkan informasi kesehatan dalam kehidupan sehari-hari
Efektifitas perawatan neuroprotektif pada peningkatan status hemodinamik dengan pasien intracerebral hemorrhagic Noorhaliza, Noorhaliza; Riduansyah, Muhammad; Gaghauna, Eirene E.M
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/w8b44g24

Abstract

Latar Belakang: Intracerebral Hemorrhage dikenal sebagai perdarahan yang terjadi di dalam otak akibat pecahnya pembuluh darah. Hal ini menimbulkan gangguan neurologis secara tiba-tiba disertai dengan sakit kepala yang hebat, yang dapat terjadi peningkatan TIK. Maka penelitian ini penting dilakukan dengan tujuan menganalisis efektifitas peningkatan status hemodinamik sebelum dan sesudah dilakukan perawatan neuroprotektif pada pasien dengan Intracerebral Hemorrhage di ruang ICU RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: One group pretest-posttest design. Teknik accidental sampling dengan jumlah 10 responden, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang dilakukan 2 kali sebelum dan sesudah dilakukan perawatan dan diobservasi selama 30 menit.Hasil: Hasil uji paired sample T-test menunjukan nilai Tekanan darah sistolik menurun (p value 0,000), diastolik (p value 0,004), dan MAP (p value 0,000). Frekuensi nadi (p value 0,000). Frekuensi napas (p value 0,000) dan saturasi oksigen (p value 0,003).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa perawatan neuroprotektif efektif meningkatkan status hemodinamik pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU dengan adanya pemantauan status hemodinamik secara optimal, diharapkan dapat mencegah komplikasi serta menunjang proses pemulihan pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU.
Pengaruh elevasi kepala terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien post operasi kraniotomi Arisma, Alda Nur; Riduansyah, Muhammad; Wijaksono, Muhammad Arief
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1453

Abstract

Pasien pascaoperasi kraniotomi berisiko mengalami hipoksia yang dapat memperburuk kondisi neurologis. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah elevasi kepala 30°. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh elevasi kepala terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien pascaoperasi kraniotomi di ruang bedah RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest pada 10 responden yang dipilih secara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi dan pulse oximetry, serta dianalisis dengan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil menunjukkan peningkatan rerata saturasi oksigen dari 93,90 menjadi 97,40 dengan nilai p = 0,002 (p < 0,05). Disimpulkan bahwa elevasi kepala 30° berpengaruh signifikan terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien pascaoperasi kraniotomi.
Evaluation of Lifetime and Sulfur adsorption on Zinc Oxide (ZnO) at Desulfurizer of Fertilizer Industry Rizki, Fadhilah; Ramadhanty, Rizky Vasya; Cundari, Lia; Anggraini, Dwi; Riduansyah, Muhammad
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 11, No 1 (2026): EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v11i1.7726

Abstract

Fertilizer Industry has an ammonia unit to produce ammonia as the main raw material for urea production. The sulfur removal process occurs in the desulfurizer in the feed treating section to minimize ammonia production failure due to the toxic nature of sulfur for the catalyst in the reforming section. When the adsorbent is saturated in one of the desulfurizers, the desulfurizer position will be swapped and replaced with a new ZnO adsorbent. Lifetime evaluation of the adsorbent as well as analysis of the adsorption characteristics of the 108-DB desulfurizer were conducted to determine the adsorption performance by the adsorbent. Zinc Oxide (ZnO) adsorbent as of August 23, 2022 desulfurizer is still suitable for use and it is necessary to replace the new ZnO adsorbent when the fertilizer industry is Turn Around schedule, it is carried out in July 2023 in accordance with the design lifetime data of 3-4 years. The sulfur adsorption process of PUSRI-IIB feed treating section by ZnO adsorbent in desulfurizer follows the second-order kinetics model with the adsorption rate constant (k) value obtained as -0.3339 (month-1). The adsorption isotherm that takes place follows the Langmuir isotherm model and belongs to the type of chemical adsorption (chemisorption) with the maximum adsorption capacity (qe) and Langmuir adsorption constant (KL) values of 0.0629 mg/g.hr and 3.283977 L/mg, respectively.
Co-Authors Abdurrauf, Abdurrauf Ahmad MAULANA Ahmad Syahlani, Ahmad Ananda, Tasya Tria Ananda Anggraini, Fitria Ani, Ni Kadek Anisa, Serli Annisa Annisa Arisma, Alda Nur Arselina, A Arsha, Nahda Mutiara Asmadianoor, Asmadianoor Azura, Muhammad Syawal Bagus Rahmat Santoso, Bagus Rahmat Cundari, Lia Dwi Anggraini Eirene Eunike Meidiana Gaghauna, Eirene Eunike Meidiana Elsa, Angelina Fadillah, Andrian Fatmawati, Fatmawati FEBRIANA, EKA Fitria, Henni Fitriani, Lia Fitriyani, Dhea Nur Hawini, Laudia Hidayah, Laila Hidayati, Alfina Irawan, Angga Jannaty, Noor Baity Kartika, Wanti Khairun Nisa Latifah, Hj Lauzia, Ridha Risalda Leluni, Adelia Lestari, Agnes Tadika Lestari, Lina Rahma M. Sobirin Mohtar MAHMUDAH, RIFA'ATUL Mahmudah, Rifa’atul Mahmudianti, Noor Manto, Onieqe Ayu Dhea Manto, Onieqie Ayu Dhea Mariam Mariam, Mariam Mariani Mariani Meka, Aderia Dang Melanda, Nila Mohammad Basit, Mohammad Mohtar, M. Sobirin Muhammad Arief Wicaksono Muhammad Zulfadhilah Muliadi, Darmah Muna, Ariatul Nabila, Azzahra Nada, Yasyiefa Nastasya, Difa Nazmi, Nurlina Noorhaliza, Noorhaliza Nur Fitriana Olpah, Munirah Padliannor, Hifzhi Panca Putria, Evita Pitriya, Aima Pratiwi, Anjar Padmi Putri, Alvionita Rahayu, Agustinur Rahim, Aulia Rahmadaniah, Dina Rahmah, Naili Rahmi, Aisya Ramadhanty, Rizky Vasya Ramadini, Resty Aulia Rizki, Fadhilah Salshabela, Daviena Sarinda, Sarinda Setiani, Eri Sianipar, Lidya Siti Rahmah Stephanie Victoria, Sheilla Stevani, Meyrillyn Subhannur Rahman, Subhannur Syahrani, Riduan Tasalim, Rian Ulfah, Noorhidayah Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Wijaksono, M. Arief Wijaksono, Muhammad Arief Wikklin, Monica Wineiniati, Noni Yamani, Namira Talitha Yuniarti, Ainun Yuwindry, Iwan