p-Index From 2021 - 2026
6.457
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Channel : Jurnal Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Nomosleca Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL KOMUNIKATIO EQIEN - JURNAL EKONOMI DAN BISNIS Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara ABIDUMASY : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala International Journal of Science and Society (IJSOC) Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Proceeding of The International Conference on Economics and Business Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu komunikasi (JIPIK) Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan Dan Humaniora Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Deliberatio : Jurnal Mahasiswa Komunikasi Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Jurnal Spektrum Komunikasi RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Jurnal Cendekia Ilmiah International Journal of Social, Economic, and Business
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Interpersonal Pelatih dalam Meningkatkan Motivasi Member GYM untuk Mencapai Target Kebugaran: Studi Kualitatif di Fit Hub Manyar Kertoadjo Firman Agung Prasusanto; Farikha Rachmawati
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 11 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i11.9781

Abstract

This study focuses on the interpersonal communication strategies employed by trainers in motivating gym members to achieve their fitness goals at Fit Hub Manyar Kertoadjo, Surabaya. The background of this research highlights the importance of communication in the fitness industry, where the success of training programs is not only determined by technical aspects but also by the trainer’s ability to build effective interpersonal relationships with members. The objective of this study is to analyze the forms of interpersonal communication messages used by trainers and their influence on members’ motivation in pursuing fitness programs. This research adopts a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews and documentation as data collection techniques, involving experienced trainers and active members of Fit Hub Manyar Kertoadjo. The findings indicate that trainers apply both verbal and nonverbal communication strategies tailored to the characteristics of each member, utilize digital media such as WhatsApp and Instagram to maintain communication continuity, and implement the principles of openness, empathy, supportiveness, positivity, and equality. These strategies have proven effective in enhancing motivation, building self-confidence, and strengthening the emotional bond between trainers and members. Therefore, it can be concluded that effective interpersonal communication from trainers plays a significant role in maintaining members’ training consistency, increasing motivation, and accelerating the achievement of fitness goals. This research is expected to serve as a reference for the development of trainers’ communication skills to support the success of fitness programs in Indonesia.
Digitalisasi Branding dan Packaging sebagai Strategi Daya Saing UMKM HIPEMIKA Mojokerto Farikha Rachmawati; Dhelittya Finaliyani Putri; Reza Mehdi Fauzi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.2037

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian lokal, namun masih menghadapi kendala pada aspek branding dan packaging yang berakibat pada rendahnya daya saing produk di pasar modern maupun digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Mojokerto dalam penguatan branding dan desain kemasan melalui pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui workshop, diskusi, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Besar Kemasan Mojokerto dengan melibatkan 30 peserta UMKM yang seluruhnya bergerak di sektor kuliner. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan terkait strategi branding dan packaging, yang dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata pre-test sebesar 91 menjadi 97,33 pada post-test, serta hasil uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi 0,014 (<0,05) dan Kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam mempromosikan produk secara kreatif dan konsisten. Dengan demikian, pelatihan branding dan packaging ini terbukti memberikan dampak positif terhadap penguatan daya saing UMKM Mojokerto di era digital.
Analisis Resepsi Stuart Hall terhadap Edukasi MPASI di Instagram @drtanshotyen Esanora Ayu Arinda; Farikha Rachmawati
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/1qefr368

Abstract

Instagram menjadi ruang penting bagi ibu untuk memperoleh informasi pengasuhan dan kesehatan anak, termasuk edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI). Penelitian ini bertujuan menganalisis resepsi ibu terhadap pesan edukasi MPASI pada akun Instagram @drtanshotyen dengan menggunakan teori resepsi Stuart Hall. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui observasi terhadap sembilan konten Instagram @drtanshotyen dan wawancara mendalam dengan delapan ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan, aktif menggunakan Instagram, dan pernah mengakses konten MPASI akun tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga informan berada pada posisi dominant-hegemonic karena menerima pesan utama tentang real food, pembatasan ultra-processed food (UPF), dan evaluasi GTM secara kuat. Lima informan berada pada posisi negotiated karena menerima prinsip edukasi dr. Tan, tetapi menyesuaikannya dengan pekerjaan, waktu, respons anak, biaya, dukungan keluarga, dan saran dokter anak. Tidak ditemukan informan yang berada pada posisi oppositional penuh, meskipun tiga informan menunjukkan oposisi parsial terhadap pesan yang dianggap terlalu kaku. Temuan ini menunjukkan bahwa resepsi ibu tidak hanya dibentuk oleh kredibilitas dokter, tetapi juga oleh beban pengasuhan, budaya keluarga, algoritma platform, dan pengalaman anak. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian parenting digital dengan memperlihatkan ibu sebagai audiens aktif yang menyeleksi, membandingkan, dan menegosiasikan pesan kesehatan sebelum menerapkannya dalam praktik MPASI.
Transformation of the Indonesian National Police's Communication Strategy in Building a Public Narrative through Platform X Rahmat Edi Irawan; Farikha Rachmawati
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 13 No. 2 (2025): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/lontar.v13.i2.11503

Abstract

The acceleration of digital transformation has reshaped how institutions communicate with the public. To remain relevant, both governmental and private organizations must adapt to these shifts—so too must the Indonesian National Police (POLRI). Through the strategic use of social media, particularly Platform X (Twitter), POLRI seeks to cultivate closeness with a public that is increasingly critical, responsive, and participatory. This study investigates how POLRI has transformed its communication strategy to construct a coherent public narrative on Platform X. It focuses on three dimensions: the evolution of work models, new collaboration patterns between the Public Relations Division of POLRI and external digital partners, and the strategic management of hashtags as part of an integrated digital-communication approach. Employing a descriptive-qualitative method, data were collected through interviews with policy-level officials, field implementers, and external partners. The findings reveal a paradigm shift from one-way, hierarchical communication toward an open, two-way participatory dialogue that allows the public to offer feedback, criticism, and direct engagement. This shift is not merely technical but reflects an institutional reconfiguration of strategic communication practices within an algorithm-driven platform environment. By explicitly linking empirical findings with Strategic Communication Theory, this study contributes to the understanding of how public institutions negotiate legitimacy, authority, and visibility within platform-based communication ecosystems. The study concludes that the success of POLRI’s online communication rests not only on message quality but also on institutional synergy, adaptability to algorithmic change, and the capacity to maintain meaningful dialogue with citizens. Strategic communication, when integrated with digital innovation, enables the institution to strengthen trust and legitimacy in the era of participatory media. This study recommends that POLRI enhance its strategic digital communication capacity through algorithm literacy, data-driven engagement, sustained collaboration with external partners, and the development of ethical guidelines to strengthen public trust and institutional legitimacy in digital platforms.
Negotiating the Self during Delayed Graduation: An Intrapersonal Communication Perspective Egidia Putri Sembiring Maha; Farikha Rachmawati
International Journal of Social, Economic, and Business Vol. 2 No. 3 (2026): March 2026
Publisher : Lavish Opulent Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65688/ijseb.v2i3.151

Abstract

Delayed graduation among final-year students is not only an academic issue but also an internal experience that shapes how students understand themselves, manage pressure, and respond to their study completion process. This study aims to analyze the intrapersonal communication process of final-year students who experience delayed graduation at UPN Veteran Jawa Timur. This research applies a qualitative descriptive approach by using in-depth interviews with eight final-year students who had exceeded the ideal study period. The data were analyzed through reduction, data display, and conclusion drawing by focusing on the stages of intrapersonal communication, namely sensation, perception, memory, and thinking. The findings show that delayed graduation functions as a stimulus that triggers various emotional responses, including regret, anxiety, pessimism, sadness, and self-blame. These sensations develop into different self-perceptions, ranging from negative self-evaluation to reflective acceptance and stable self-perception when students attribute their delay to external factors. Memory also plays an important role in shaping students’ self-interpretation, as they connect current delays with past academic decisions, personal experiences, family responsibilities, psychological conditions, and institutional systems. The thinking process is mainly reflected through self-talk, which functions as a means of calming the self, strengthening motivation, expressing emotions, and directing future actions. This study concludes that intrapersonal communication among delayed final-year students is dynamic, subjective, and recursive. The implication of this study highlights the importance of academic and psychological support systems that consider students’ internal meaning-making processes, not only their academic progress.
Manajemen krisis PT Pertamina dalam kasus bensin oplosan pada konten @pertamina di Instagram Aldino Fajar Juniastra; Farikha Rachmawati
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 12 No 1 (2026): April 2026 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v12i1.43553

Abstract

Abstract The alleged fuel adulteration case involving PT Pertamina (Persero) in 2025 developed into a reputational crisis that significantly affected public trust, particularly within social media spaces. The massive negative media coverage and the dominance of public sentiment on Instagram required the company to implement appropriate and responsive crisis management strategies. This study aims to analyze how PT Pertamina managed the fuel adulteration case through content published on its official Instagram account, @pertamina. The research employs a qualitative approach using qualitative content analysis to examine crisis communication messages disseminated during the crisis period from February 28 to May 28, 2025.”. The analytical framework is based on Situational Crisis Communication Theory (SCCT) to identify the crisis response. The findings indicate that PT Pertamina utilized Instagram as its primary crisis communication channel by emphasizing apology strategies, clarification efforts, and image and reputation recovery initiatives. The study concludes that Pertamina’s crisis management pattern began with apologia, followed by diminish strategies, and concluded with bolstering, with bolstering emerging as the dominant strategy throughout the crisis period. This research is expected to contribute academically to the study of crisis management in state-owned enterprises and serve as a practical evaluation for companies in formulating social media–based crisis communication strategies. Keyword: Pertamina; crisis; crisis management; fuel adulteration; Instagram. Abstrak Kasus dugaan pengoplosan bensin yang melibatkan PT Pertamina (Persero) pada tahun 2025 berkembang menjadi krisis reputasi yang berdampak signifikan terhadap kepercayaan publik, khususnya di ruang media sosial. Pemberitaan negatif yang masif serta munculnya sentimen publik yang dominan di Instagram menuntut perusahaan untuk menerapkan strategi manajemen krisis yang tepat dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen krisis PT Pertamina dalam menangani kasus bensin oplosan melalui unggahan konten pada akun Instagram resmi @pertamina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi kualitatif terhadap konten komunikasi krisis yang dipublikasikan selama periode krisis 28 Februari – 28 Mei 2025. Kerangka analisis dalam penelitian ini mengacu pada Situational Crisis Communication Theory (SCCT) guna mengidentifikasi strategi respons krisis yang dilakukan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina memanfaatkan Instagram sebagai kanal utama komunikasi krisis dengan menekankan strategi permintaan maaf, klarifikasi, serta upaya perbaikan citra dan reputasinya di masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah pola yang dilakukan Pertamina adalah dengan menggunakan apology, diminish, dan diakhiri dengan bolstering, Pertamina menggunakan strategi dominasi bolstering yang banyak digunakan dalam masa periode krisis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam kajian manajemen krisis korporasi BUMN serta menjadi bahan evaluasi praktis bagi perusahaan dalam menyusun strategi komunikasi krisis berbasis media sosial. Kata-kata kunci: Pertamina; krisis; manajemen krisis; bensin oplosan; instagram.
PERSONAL BRANDING GIBRAN RAKABUMING RAKA SEBAGAI WAKIL PRESIDEN MELALUI INSTAGRAM (ANALISIS ISI AKUN INSTAGRAM @GIBRAN_RAKABUMING) Andara Carisma, Agininda; Rachmawati , Farikha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62102

Abstract

Gibran is a public official who has remained active on Instagram since assuming the role of Vice President. He utilizes social media to facilitate two-way communication with the public, leveraging his distinctive traits to cultivate an image that subsequently aids his political communication efforts. This study aims to analyze Gibran Rakabuming Raka’s personal branding as Vice President through Instagram. It employs a descriptive research design with a qualitative approach and utilizes content analysis as the research method. The findings indicate that, based on Montoya and Vandehey’s (2008) eight concepts of personal branding, the brand image established on his Instagram account (@gibran_rakabuming) leans most heavily toward the concepts of distinctiveness and personality. Gibran demonstrates a strong ability to build relationships with his followers on the platform.
Co-Authors Adesyafira, Bellananda Charisma Ahimsa Adi Wibowo Ahimsa Adi Wibowo Ahnaf, Muhammad Aldino Fajar Juniastra Alfarenza M, Achmad Gaudi Alma Andriyani Alma Andriyani An Toni Andara Carisma, Agininda Andriani, Rina Anita, Dinda Rizki Annisa Rizki Ananda Argya Darma Herdiyanto, Rafi Arianto, Irwan Dwi Atjih Sukaesih Berta Melati Awinda Cholis Damaling, Havelyne Octaviana Daniel Anugerah Daniel Anugerah Dhelittya Finaliyani Putri Dian Hutami Rahmawati DR. CATUR MSI SURATNOAJI Dyva Claretta Egidia Putri Sembiring Maha Esanora Ayu Arinda Fadillah, Rizqi Fahmi Finaliyani Putri , Dhelittya Firman Agung Prasusanto Fitrinda, Tarrisya Durroh Galih Ayu Palupi Gucci, Mayang Sari Hanif, M Naja Iqbal Hanna Nurhaqiqi Ihsan At-Thariq, Muhammad Isni Tri Lestari Isni Tri Lestari Jala Saputri, Renza Nadya Kristiandari, Arinda Kurniawan, Ananda Dwi Rakhmat Kusuma Wardani, Amalia Dwi Kusuma, Ade Machmuda, Insania Mandasari, Virginia Mizan Sa'roni Mufidah Hudaya, Nabilah Mukminal, Ananda Nadifa Aprilia Nadifa Aprilia Nadjandra Alya Jasmin Nurimansyah, Rafi Pamungkas, Andhika Ressa Panuntun, Claudya Sekar Putra, Kharisma Junianto Putri Nur Pradani, Siska Putri, Ester Permata Qulub, Siva ul Rachmat Kriyantono Rahmat Edi Irawan Rahmawati, Dea Reza Mehdi Fauzi Septia Rahmatul Jannah Setiyoso, Budiman Surya, Arista Chandrika Syalomita Nadia Putri Syalomita Nadia Putri Tanisya Farah Tanisya Farah Ulhaq Bintoro, Muhammad Dafa Vincentia Stephani Windri Saifuddin Windri Saifudin Wisnu Batara Nursulistyo Adhy