Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Komunikasi dan Kepemimpinan dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Tim Kase, Cindy Anita; Ngelung, Martini Enga; Wellem, Tamariska P. P.; Takaeb, Afrona E. L.; Nayoan, Christina R.
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.466

Abstract

Dalam era globalisasi yang kompetitif, efektivitas kerja tim menjadi aspek penting bagi keberhasilan organisasi, termasuk dalam lingkungan organisasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi dan kepemimpinan berperan dalam meningkatkan efektivitas tim. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif, baik transformasional maupun transaksional, mampu membangun hubungan kerja yang positif, memotivasi anggota, dan mendorong pencapaian tujuan bersama. Di sisi lain, komunikasi yang terbuka dan inklusif berkontribusi besar dalam mengurangi kesalahpahaman serta meningkatkan kolaborasi tim. Tantangan yang dihadapi antara lain resistensi terhadap perubahan dan ketidakjelasan visi, yang dapat diatasi melalui pelatihan kepemimpinan, budaya komunikasi yang sehat, serta evaluasi rutin. Artikel ini menyimpulkan bahwa sinergi antara komunikasi efektif dan kepemimpinan adaptif sangat menentukan kesuksesan kerja tim
Edukasi Pentingnya Aktivitas Fisik Menggunakan Bookmark Sebagai Media Promosi Kesehatan di Komunitas Pemuda Pemudi JABELKAMB GEREJA GMIT BAIT’EL Kampung Baru Penfui Bunga, Paulina Winarastuti; Audrey, Yoan Stephany; Talitha, Yulen; Bengu, Marsela Larajita; Takaeb, Afrona E. L.; Marni, Marni; Hinga, Indriati Andolita Tedju
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 8 (2025): Juni
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/e0te7004

Abstract

Aktivitas fisik penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. gaya hidup sedentari yang meningkat di kalangan remaja termasuk di komunitas gereja, berisiko menurunkan kebugaran. Dalam iman Kristen, tubuh dipandang sebagai Bait Roh Kudus, sehingga menjaga kesehatan fisik juga bernilai rohani. Kegiatan edukasi dilakukan pada tanggal 25 Mei 2025 di Gereja GMIT Bait El Kampung Baru Penfui kepada 30 pemuda/i JABELKAMB. Edukasi dirancang melalui survei lokasi, koordinasi dengan pihak gereja, pengajuan surat izin dan penyusunan media bookmark yang berisi manfaat aktivitas fisik, rekomendasi aktivitas fisik dan kutipan Alkitab. Edukasi mencakup pre-test, pembagian bookmark, penyampaian materi serta tantangan 7 hari gerak sehat, dan post-test. Hasil menunjukkan mayoritas peserta berusia 16-20 tahun dan 63% perempuan. Sebelum edukasi, 60% partisipan memiliki pengetahuan kurang, namun setelah edukasi, 93,3% meningkat ke kategori baik. Edukasi sederhana dengan pendekatan spiritual melalui media bookmark efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya aktivitas fisik di kalangan pemuda gereja.
PENGALAMAN PEREMPUAN SIFON DALAM PERANNYA SEBAGAI PELAYAN SIFON DI SALAH SATU DESA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Aton, Albertha Gitania Surya Bui; Takaeb, Afrona E. L.; Bunga, Eryc Z. Haba; Marni, Marni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46864

Abstract

Ritual sifon adalah budaya berhubungan seksual antara laki-laki yang baru disunat dengan perempuan yang bertugas melayaninya yang disebut Bife Banu (perempuan sifon). Perilaku seksual berisiko perempuan sifon membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit menular seksual. Penelitian ini mengkaji pengalaman perempuan sifon, khususnya alasan menerima peran tersebut, persepsi manfaat dan risiko penyakit menular seksual di salah satu desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan jenis analisis tematik. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu perempuan sifon, dan informan pendukung yaitu tukang sunat, keluarga perempuan sifon, dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian memperoleh beberapa tema yaitu 1) Tukang sunat memfasilitasi praktik sifon seperti menyiapkan perempuan sifon, tempat dan waktu, demi menjaga kepercayaan pasien agar jasa sunatnya tetap digunakan pasien selanjutnya; (2) Kebutuhan ekonomi dan tekanan hidup perempuan sifon dimanfaatkan oleh tukang sunat untuk menjadikannya perempuan sifon; (3) Perempuan sifon merasa aman dari penularan penyakit menular seksual karena pasien yang dilayani kebanyakan adalah para remaja; (4) Imbalan berupa uang dan dukungan tukang sunat menjadi motivasi bagi perempuan sifon untuk terus menjalani perannya sebagai pelayan sifon; (5) Peran perempuan sifon menimbulkan stigma sosial yang mengakibatkan pengucilan dari masyarakat.  
STUDI KUALITATIF KELENGKAPAN KUNJUNGAN ANC PADA IBU REMAJA DI PUSKESMAS OESAPA KOTA KUPANG Bulan, Olga Sragen; Takaeb, Afrona E. L.; Bunga, Eryc Z. Haba; Weraman, Pius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47247

Abstract

Kematian ibu masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Kota Kupang, tahun 2023 tercatat tiga kasus kematian ibu, dua diantaranya terjadi di Puskesmas Oesapa. Untuk mencegah kematian, pemeriksaan ANC sangat penting dilakukan untuk mengatasi kehamilan risiko tinggi bagi pasangan usia subur dalam hal ini ibu hamil usia <20 tahun dan >35 tahun. Namun, belum semua ibu hamil melakukan ANC secara teratur, berdasarkan standar yang ditetapkan minimal empat kali (K4) kunjungan paling rendah dilakukan oleh ibu remaja. Penelitian ini bertujuan mengkaji kelengkapan kunjungan ANC pada ibu remaja di wilayah kerja Puskesmas Oesapa, Kota Kupang. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini meliputi ibu remaja berjumlah lima orang dan informan pendukung sebanyak dua orang tenaga kesehatan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian ditemukan bahwa umumnya ibu remaja belum menikah secara sah dan berumur <20 tahun dengan pekerjaan sebagai mahasiswi dan ibu rumah tangga, umumnya ibu remaja masih belum rutin dan tepat waktu melakukan kunjungan ANC dikarenakan belum memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman terkait tanda awal kehamilan, malu, takut akibat kehamilan akibat perilaku seksual pranikah. Kelengkapan kunjungan ANC ibu remaja berupa dukungan instrumental, informasional dan emosional dari keluarga, suami dan tenaga kesehatan yang membuat ibu remaja merasa mendapatkan support system dan perasaan nyaman. Faktor yang menghambat keteraturan ANC, yakni gangguan psikososial dan konflik dalam keluarga akibat perilaku seks pranikah remaja. Dapat disimpulkan, perilaku kesehatan ibu remaja dalam melakukan kunjungan ANC ibu remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang memberikan dampak baik dan buruk terhadap kesehatan ibu remaja.
HUBUNGAN PERILAKU IBU DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MELOLO KABUPATEN SUMBA TIMUR Kitu, Zadrak Ridolof; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J. N.; Takaeb, Afrona E. L.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47794

Abstract

Penggunaan kontrasepsi IUD sebagai metode kontrasepsi jangka panjang masih tergolong rendah di Kabupaten Sumba Timur, meskipun metode ini memiliki efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dengan penggunaan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Melolo, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan metode analytic survey. Jumlah sampel sebanyak 90 Wanita Usia Subur (WUS) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan aksional sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square dan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,001), sikap (p = 0,000), akses layanan kesehatan (p = 0,001), serta informasi dan edukasi (p = 0,001) dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), serta pemerintah memperluas akses dan layanan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Melolo. Kata kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Edukasi
Pemanfaatan Media Promosi Kesehatan untuk Mengurangi Stigma Negatif terhadap Penyintas Covid-19 Riwu, Rut Rosina; Takaeb, Afrona E. L.; Boeky, Daniela L. A.; Folamauk, Conrad L. H.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.6053

Abstract

Abstrak COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh coronavirus yang baru ditemukan pada tahun 2019 di Wuhan, Tiongkok. COVID-19 kini menjadi sebuah pandemi yang mengancam seluruh dunia. Tidak sedikit masyarakat yang menciptakan stigma terkait penyakit ini, sehingga para penyintas Covid-19 biasanya ditakuti dan sangat dijauhi oleh masyarakat yang belum benar-benar memahami tentang penyakit ini. Tujuan PkM ini adalah untuk mengurangi stigma negatif terhadap para penyintas Covid-19 dengan memanfaatkan media promosi kesehatan berupa video, poster, dan stiker yang dipasang pada empat gereja yang tersebar di Kota Kupang, yaitu GMIT Pohonitas Manulai II, GMIT Kota Kupang, GMIT Paulus, dan GMIT Ararat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pembuatan, pemasangan, penayangan, dan penyebarluasan media promosi kesehatan tersebut. Media visual dan audio visual tersebut dipasang dan ditayangkan pada lokasi target, yaitu empat tempat ibadah (gereja) yaitu GMIT Pohonitas Manulai II, GMIT Kota Kupang, GMIT Paulus, dan GMIT Ararat. Kegiatan ini dapat dijalankan dengan baik, namun mengalami kendala karena kegiatan dilaksanakan pada saat keadaan pandemi Covid-19 di Kota Kupang mencapai PPKM level empat, sehingga tempat-tempat kebaktian ditutup untuk sementara waktu. Untuk itu kegiatan dapat dilakukan ketika tempat kebaktian kembali dibuka. Berdasarkan hasil observasi, dengan respon positif gereja menerima semua media promosi kesehatan yang diberikan. Kata kunci: Covid-19, stigma negatif, penyintas, promosi kesehatan, media. Abstract COVID-19 is an infectious disease caused by a new coronavirus that was discovered in 2019 in Wuhan, China. COVID-19 is now a pandemic that threatens the whole world. Not a few people have created a stigma related to this disease, so Covid-19 survivors are usually feared and very shunned by people who don't understand this disease. This acitivity aimed to reduce the negative stigma towards Covid-19 survivors by utilizing health promotion media i.e. videos, posters, and stickers for four churches in Kupang City, i.e. GMIT Pohonitas Manulai II, GMIT Kota Kupang, GMIT Paulus, and GMIT Ararat. This activity is carried out by creating, setting, broadcasting, and disseminating the health promotion media. The visual and audiovisual media were posted and broadcast at the target locations (four churches). This activity can be carried out well but has encountered problems because the activity was carried out when the Covid-19 pandemic in Kupang City reached PPKM level four, so the church were temporarily closed. For this reason, activities can be carried out when the church is re-opened. Based on the results of observations, with a positive response, the church accepted all the health promotion media provided.
Edukasi Penggunaan Masker dan CTPS dalam Pencegahan Covid-19 di Panti Asuhan RAI Tedju Hinga, Indriati A.; Radja Riwu, Yuliana; Aipipidely, Diana; Takaeb, Afrona E. L.; Purnawan, Purnawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.6057

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 telah mengubah pendekatan pengobatan ke arah pencegahan untuk mengurangi faktor risiko, penekan kasus morbiditas dan mortalitas. Vaksinasi hanya salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas di masyarakat. Upaya pencegahan penularan sangat diperlukan untuk melindungi populasi yang rentan seperti panti asuhan. Kendala yang dihadapi mitra adalah penerapan cuci tangan dan penggunaan masker belum dilakukan secara benar, keterbatasan masker dan fasilitas hygiene perorangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu memberikan edukasi penggunaan masker dan cuci tangan pakai sabun (CTPS) serta penyediaan masker dan fasilitas cuci tangan di Panti Asuhan Rumah Anak Iman (RAI) Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan simulasi penggunaan masker dan CTPS. Peserta PKM terdiri dari 3 orang pengasuh dan 27 anak asuh yang hadir dan berpartisipasi aktif selama kegiatan. Hasil post test setelah kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan (praktek) sebesar 38% dari 62% hasil pre test pada awal kegiatan. Pada akhir kegiatan keseluruhan peserta sudah dapat mempraktekkan 7 langkah CTPS dengan benar dan mempunyai pemahaman yang benar tentang cara menggunakan dan menbersihkan masker kain agar tetap aman dan efektif digunakan. PKM ini sangat bermanfaat untuk mencegah penularan Covid-19 pada kelompok risiko serta menggerakan partisipasi masyarakat dalam upaya promosi dan preventif Covid-19. Abstract Nowdays, health service of Pandemi Covid 19 has put more attention to reducing of risk factors causing increasing of morbidity and mortality. Vaccination is only one of the efforts to increase immunity in the community. Efforts to prevent transmission are needed to protect vulnerable populations such as orphanages. Constraints faced by partners are the application of hand washing and the use of masks that have not been carried out properly, the limitations of masks and personal hygiene facilities. The purpose of community service were activities to provide education on the use of masks and hand washing with soap as well as the provision of masks and hand washing facilities at the Rumah Anak Iman (RAI) Orphanageo Kupang City. The method use was counseling and simulation of the use of masks and hand washing with soap. The activity participants consisted of 3 caregivers and 27 foster children who were present and actively participated during the activity. The post test results after the activity showed an increase in knowledge and skills (practice) by 38% from 62% of the pretest results at the beginning of the activity. At the end of the activity, all participants were able to practice the seven steps of hand washing with soap correctly and have the correct understanding of how to use and clean cloth mask to make it reusable. This activity is very useful to prevent the transmission of Covid-19 in risk groups and to mobilize community participation in the promotion and prevention of Covid-19.