Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDEKATAN LOCATION QUESTION,SHIFT SHARE DAN TIPOLOGI KLASSEN TERHADAP POTENSI SEKTOR EKONOMI DI KABUPATEN BONE Sahiruddin
Jurnal Asy-Syarikah: Jurnal Lembaga Keuangan, Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 2 No 1 (2020): Asy-Syarikah Volume 2 Nomor 1 Maret Tahun 2020
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.078 KB) | DOI: 10.47435/asy-syarikah.v2i1.313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor ekonomi yang menjadi sektor basis dan non basis, perubahan atau pergeseran sektor perekonomian, serta mengetahui klasifikasi pertumbuhan sektor perekonomian Kabupaten Bone. Populasi dalam penelitian adalah data PDRB Kabupaten Bone dan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2011-2015, yang sekaligus sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Dokumentasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan Analisis Location Qoutient (LQ), Shift Share dan Tipologi Klassen. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Location Quotient sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pengadaan Listrik dan Gas, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial, merupakan sektor basis. Analisis Shift Share (SS) menunjukkan bahwa sektor yang merupakan sektor kompetitif adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Pengadaan Listrik dan Gas, Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, Transportasi dan Pergudangan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Jasa Keuangan dan Asuransi, Jasa Perusahaan, Jasa Pendidikan dan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial. Sedangkan analisis Tipology Klassen (TK) menunjukkan sektor yang maju dan tumbuh pesat adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Hasil analisis per sektor berdasarkan ketiga alat analisis menunjukkan bahwa sektor yang merupakan sektor unggulan di Kabupaten Bone dengan kriteria sektor maju dan tumbuh pesat, sektor basis dan kompetitif adalah sektor pertanian, kehutanan dan Perikanan.
THE INFLUENCE OF PROBLEM SOLVING TYPE TEACHER TEACHING VARIATIONS ON LEARNING OUTCOMES OF CLASS XI IPS STUDENTS OF STATE 16 BONE Samsidar; Haeril; Sahiruddin
SMART: Journal of Multidisciplinary Educational Vol. 1 No. 3 (2024): February: Smart: Journal of Multidisciplinary Educational
Publisher : CV. Fahr Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61677/smart.v1i2.150

Abstract

This research aims to determine the effect of teacher teaching variations in the type of problem solving on the learning outcomes of Class XI IPS students at SMA Negeri 16 Bone. This research is a post facto research. The variables of this research are student learning outcomes, Teacher Teaching Variations Type Problem Solving. The population in this study was 32 students of class XI IPS 1 SMA Negeri 16 Bone. The data collection technique uses a questionnaire. The analysis method uses the Rehabilitation Test, Reliability Test, and t Test. From the results of the research, it was concluded that, the learning outcomes of class and H1 is accepted. Indicators of the criteria for completeness of student learning outcomes determined by researchers, it can be concluded that learning outcomes after implementing the Problem Solving learning model have increased compared to during the Pre Test, which means that they have met the criteria for completeness of learning outcomes, namely 84.375% ≥ 70%.
Sociocultural Learning Model for Empowering Sustainable Development Education in Islamic Boarding Schools through Local Cultural Contexts Mgs. Muhammad Farouq; Rachmat Kriyantono; Muhammad Lukman Hakim; Sahiruddin
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL, POLICY AND LAW Vol. 5 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIAL, POLICY AND LAW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8888/ijospl.v5i1.167

Abstract

Sustainable development has become an important concern for educational institutions around the world, with a growing emphasis on the integration of socio-cultural perspectives into the curriculum. This paper presents a critical analysis of the role of socio-cultural education in promoting education for sustainable development (ESD) within pesantren settings. It explores the key issues and challenges surrounding the incorporation of socio-cultural elements based on local wisdom. This research is entitled "Sociocultural Learning Model for Empowering Sustainable Development Education in Islamic Boarding Schools through Local Cultural Contexts: Case Study at IGM Al-Ihsaniyah Islamic Boarding School Palembang". The main focus of this research is to analyze the implementation and find a suitable model for ESD-based Sociocultural Learning. This research uses a qualitative method with an intrinsic case study, exploring in depth how the concept of ESD is implemented in the pesantren environment. The informants in this study consisted of 5 people who were residents of the pesantren. The results showed that the integration of ESD in the pesantren curriculum has great potential to strengthen character values, independence, and environmental awareness among students. The main supporting factors in this implementation are the support from the pesantren leadership, active participation from the pesantren environment, and the availability of adequate facilities and infrastructure. However, the study also found a number of barriers such as the limited understanding and awareness of educators regarding the concept of ESD, as well as the lack of resources and policy support that supports the implementation of ESD. These findings have implications for the importance of developing a Sociocultural learning model that is more comprehensive and adaptive to local needs in responding to the challenges of the Sustainable Development Goals (SDGs).
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN TIK DI SMK PELITA MADANI Salman Alfarisi Salimu; Pratama, Rendy Yudha; Ardhy, Ferly; Yudha Prawira, Tresna; Sahiruddin
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/diteksi.v2i1.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media dan mengimplementasi media pembelajaran interaktif yang telah dikembangkan dengan menggunakan software adobe animate serta mengetahui respons guru dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian dan pengembangan (R&D) yang menggunakan model MDLC (Multimedia Development life cycle). Penelitian ini dilakukan di SMK Pelita Madani dengan 25 peserta didik. Berdasarkan tahapan yang telah dilalui menghasilkan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran berbasis discovery learning dengan menggunakan adobe animate, dengan memperoleh koefisien uji ahli media dan ahli isi sebesar 1.00 dengan kriteria “Sangat Valid”, kemudian pada uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 86,00% dengan kualifikasi “Baik”, uji coba kelompok kecil memperoleh presentase 81,41% dengan kualifikasi “Baik”, pada uji coba lapangan memperoleh presentase 82,53% dengan kualifikasi “Baik”, Hasil uji efektivitas dengan perhitungan N-gain memperoleh nilai 0,89 dengan kriteria Efektif, selanjutnya uji respon peserta didik pesentase sebesar 69,2% kategori ”Sangat Positif” kriteria “Sangat Praktis”, uji respon pendidik memperoleh persentase sebesar 65% kategori ”Sangat Positif” kriteria “Sangat Praktis”.
Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Siswa: Penelitian Irsandy Isnar; Sahiruddin; Haeril
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1443

Abstract

This research is a field research with a quantitative approach method that aims to determine the effect of the school environment on student character building. The population of this study were seventh grade students of MTs Yapit Taretta as many as 43 students with a full sampling sample. Data collection techniques in this study are observation, questionnaire (questionnaire) and documentation directly to the research location. Data analysis techniques using Descriptive Analysis. The data was processed with a validity test in the form of a questionnaire and reliability test. Then to answer the research hypothesis using simple linear regression formula and t test (partial). The results showed that the school environment affects the character building of MTs Yapit Taretta students. This means that the hypothesis H1 is accepted, because the value of t count> t table or 4.528> 1.6811 sig value of 0.001 <0.05.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Stad (Student Team Achievement Devisions) Terhadap Hasil Belajar Siswa: Penelitian Juhardi; Sandi; Sahiruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD (Student Team Achievement Divisions) terhadap hasil belajar siswa. Model pembelajaran STAD merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang melibatkan kerjasama antar siswa dalam kelompok kecil yang heterogen. Melalui model ini, siswa diajak untuk saling membantu dalam memahami materi, mengerjakan tugas bersama, serta berbagi pengetahuan untuk mencapai tujuan belajar yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STAD dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Pengambilan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang terdiri dari soal pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan pada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil uji statistik t-test menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest siswa di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata di kelas kontrol. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran STAD efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning tipe STAD memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran STAD sebagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan
EXAMINING THE MOTIVATION TO READ AND ITS RELATIONSHIP WITH SECOND LANGUAGE READING PROFICIENCY IN AN INDONESIAN EFL TERTIARY CONTEXT Miftahul Jannah; Sahiruddin; Roosi Rusmawati
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 5 No. 2 (2022): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v5i2.559

Abstract

The purpose of this research is to investigate and describe the intrinsic and extrinsic motivations of tertiary-level EFL students in Indonesia toward reading English. Researchers used quantitative design in conducting this study. There were 77 students from English department at Universitas Brawijaya who voluntarily participate in this study, selected through convenience sampling. The quantitative method was applied by asking students to fill out a questionnaire adapted from Wigfield and Guthrie's Motivation for Reading Questionnaire (MRQ) (1997). Besides that, students’ self-assessment reading report used to measure students’ reading proficiency. In addition, The correlation between students' motivation to read and their reading proficiency was also investigated in this study. The data collected were analyzed using the SPSS program with descriptive statistics to answer research question 1 and Pearson correlation analysis to answer research question 2. The results indicated that students are relative highly extrinsic motivated in reading English. Meanwhile, both intrinsic and extrinsic motivation were found to have a significant correlation with students reading. In addition, it was also found that intrinsic motivation has the strongest correlation, and extrinsic motivation displayed lower correlation with reading proficiency. Based on these findings, lecturers are expected to increase students' intrinsic motivation to read.
THE PERSPECTIVES OF EFL STUDENTS ON THE TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) OF THEIR TEACHERS Putri Ika Ayundha Ningtyas; Sahiruddin; Putu Dian Danayanti Degeng
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 6 No. 1 (2023): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v6i1.601

Abstract

The objective of this current research was examining EFL students' point of views on their teachers' TPACK (technological pedagogical content knowledge). A growing body of research had been conducted to investigate instructors' TPACK. However, few research have addressed the evaluation of TPACK from the perspective of EFL students. The students’ view offers a relatively objective perspective of instructors' TPACK to provide valuable feedback for further evaluation on their classroom practice. A survey method was employed by administered a TPACK student-based questionnaire adapted from Tseng (2014). The respondents were English education department students who had experience studying with technology, especially e-learning in the midst of pandemic. The findings showed that EFL students typically thought their teachers were knowledgeable about certain aspects of TPACK. Nevertheless, it was discovered that CK instructors were regarded as the greatest aspect of TPACK, whereas TK domain was thought to be the least important aspect. The results suggested that EFL teachers may need further TPACK training to attain the competency needed to properly incorporate technology more successfully in English lessons.
Analisis Usability Website Program Studi PTI Unimuda Sorong Menggunakan Metode System Usability Scale untuk Meningkatkan Kunjungan Mahasiswa Stephani Rombo , Lidya; Firman; Sahiruddin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 11 (2025): JPTI - November 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1167

Abstract

Tingkat kunjungan mahasiswa ke website Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) UNIMUDA Sorong masih tergolong rendah, dengan hanya 53,8% mahasiswa yang telah mengaksesnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kunjungan yang rendah dan mengevaluasi tingkat kegunaan situs web menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan survei berbasis kuesioner yang melibatkan 78 mahasiswa PTI yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan IBM SPSS 29 dengan uji validitas, reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa lebih suka mencari informasi melalui media sosial 69,2% dan portal akademik universitas 50%. Faktor utama yang menyebabkan frekuensi kunjungan yang rendah adalah kemudahan akses ke informasi dari platform lain 56,4%, kurangnya promosi situs web 48,7%, dan jarang pembaruan konten 30,8%. Evaluasi kegunaan melalui metode SUS menghasilkan skor rata-rata 66,03, yang diklasifikasikan sebagai moderat mendekati ambang batas yang dapat diterima. Masalah utama termasuk antarmuka yang tidak menarik, navigasi yang tidak intuitif, dan pembaruan konten yang terbatas. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan desain visual, penyempurnaan struktur navigasi, dan pembaruan konten rutin sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Dampak dari perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pengguna, serta mendorong mahasiswa untuk lebih aktif menggunakan website sebagai sumber informasi akademik.
Pelatihan Pemanfaatan AI Dalam Pendidikan di Desa Waempubbu Reski; Rahman, Jumalil; Sahiruddin; Muh. Aidil Syafaid; Hilda Fitriani; Rika Mahardika; A.Putri Nanda Rukmana; Arfini Nurna; Wahyu Maulana; Henrik Saputra
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1731

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam pendidikan telah menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung kompetensi pembelajaran abad ke-21. Namun, guru di daerah pedesaan kerap menghadapi tantangan signifikan dalam mengakses dan memanfaatkan AI akibat keterbatasan literasi digital dan infrastruktur. Program pengabdian masyarakat ini, yang dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bone di Desa Waempubbu, bertujuan meningkatkan literasi digital dan kompetensi praktis guru dalam memanfaatkan tools AI yang mudah diakses untuk perancangan bahan ajar dan peningkatan keterlibatan kelas. Dengan pendekatan partisipatif, program ini melibatkan 15 guru jenjang SD–SMA dan terdiri atas empat tahap: (1) asesmen kebutuhan melalui wawancara semi-terstruktur dan kuesioner awal, (2) pengenalan tools AI berambang rendah (mis. ChatGPT, Canva Magic Studio, Quizizz), (3) pelatihan praktis pembuatan RPP dan penilaian berbantuan AI, serta (4) praktik terbimbing dengan umpan balik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada efikasi diri dan kemampuan teknis guru mampu menggunakan AI secara mandiri untuk merancang bahan ajar interaktif, sementara tanggapan kualitatif mengungkap peningkatan motivasi siswa dan variasi metode mengajar. Tantangan utama mencakup akses internet tidak stabil dan tingkat literasi