Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PESANTREN SEBAGAI PREFENSI PENDIDIKAN KARAKTER: KRITIK TERHADAP KEBIJAKAN PENGIRIMAN SISWA KE BARAK DALAM PERSPEKTIF ETIKA PENDIDIKAN Ulum, Khoirul
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/civitas.v11i2.7813

Abstract

Dunia pendidikan saat ini sedang diguncang oleh kebijakan pengiriman siswa nakal ke barak militer sebagai solusi pendidikan karakter humanis. Kebijakan ini didasarkan pada asumsi bahwa pendekatan militer efektif dalam membentuk disiplin dan ketertiban siswa. Namun, kebijakan ini menimbulkan pertanyaan komprehensif dari perspektif etika pendidikan. Terutama terkait dengan penghormatan terhadap martabat manusia dan metode pembelajaran yang membebaskan. Penelitian ini tentunya bertujuan untuk mengkaji dan mengkritik pendidikan di barak dalam membangun karakter dan menawarkan sistem pendidikan pesantren sebagai preferensi humanis yang lebih etis dan konstruktif. Seperti peneliti lainnya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi dokumen sebagai sumber utama. Serta analisis kritis terhadap praktik pendidikan di barak militer dan pondok pesantren. Kemudian peneliti mengeksplorasi secara konseptual dan normatif, terkait dengan kebijakan penyertaan siswa ke barak dengan membandingkan nilai-nilai pendidikan humanis yang dibangun dalam sistem pondok pesantren. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan di barak cenderung menggunakan tekanan struktural dan pemaksaan melalui mekanisme tekanan fisik yang berdampak pada psikologi anak, dan berpotensi melanggar prinsip kebebasan dan penghormatan terhadap siswa sebagai mata pelajaran pembelajaran. Sebaliknya, sistem pondok pesantren menawarkan pendekatan relasional, spiritual, dan transformatif yang lebih sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan humanis. Oleh karena itu, pondok pesantren dapat dijadikan preferensi alternatif dalam menyekolahkan siswa yang bermasalah daripada ke barak yang cenderung lebih memaksa pendidikan.
Sabar Dalam Al-Qur'an: Kajian Tafsir Maudhu'i Ulum, Khoirul; Roziqin, Ahmad Khoirur
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 4 No 1 (2021): Januari
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v4i1.106

Abstract

Selama empat belas abad ini, khazanah intelektual Islam telah diperkaya dengan berbagai macam perspektif dan pendekatan dalam menafsirkan al-Quran. Di antaranya adalah dengan menggunakan metode tematik. Metode tafsir tematik adalah menetapkan topik atau masalah yang akan dibahas kemudian menghimpun ayat-ayat yang mempunyai pengertian yang sama dengan topik dan dilengkapi dengan hadis-hadis yang relevan dengan pokok bahasan dan yang perlu dicatat topik yang dibahas diusahakan pada persoalan yang langsung menyentuh kepentingan msyarakat agar Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup dapat memberi jawaban terhadap problem masyarakat itu. Secara bahasa “صَبَرَ” dapat berarti tabah hati, manahan, menanggung, mencegah, sedangkan secara istilah sabar dapat berarti mencegah dalam kesempitan, memlihara diri dari kehendak akal dan syara’ dan dari hal yang menuntut untuk memeliharanya. Adapun term-term lain yang identik dengan “صَبْر” Sabar adalah Iffah (عِفَّة), Hilm (حِلْم), Qana’ah (قَنَعَةُ), dan Zuhud.Terkait sabar dalam al Qur’an, ditemukan beberpa konsep bahwa sabar dalam beberapa hal, yaitu; sabar dalam ketaatan, sabar dalam menghadapi kemaksiatan, sabar dalam mengingat perbuatan dosa dan sabar dalam meghadapi kesulitan.
Interaksi Dan Resepsi Masyarakat Bondowoso Terhadap Al Qur’an Ulum, Khoirul; Roziqin, Ahmad Khoirur
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 7 No 2 (2024): Juni
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/albayan.v7i2.849

Abstract

Studi mengenai Living Qur’an merupakan studi al-Qur’an yang tidak hanya bertumpu pada eksistensi tekstualnya, melainkan studi tentang fenomena sosial yang lahir terkait dengan kehadiran al-Qur’an dalam wilayah geografi tertentu dan mungkin masa tertentu pula. Kajian living al-Qur’an semakin menarik seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat Islam terhadap ajaran agamanya. Kita banyak menjumpai kegiatan-kegiatan keagamaan, baik di tempat-tempat tertentu seperti masjid maupun di media cetak dan elektronik. Penelitian ini mengangkat tema “Pembacaan dan Pemaknaan Al-Qur'an (Studi Masyarakat Bondowoso). Sebagai upaya dan aplikasi kajian living al-Qur’an. Lokasi yang menjadi focus kajian adalah di Kabupaten Bondowoso. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research) sekaligus. Sumber utama penelitian ini adalah ayat-ayat al-Qur’an yang hidup dalam masyarakat berupa fenomena prilaku maupun respons lainnya sebagai pemaknaan terhadap ayat tersebut. Sedangkan sumber sekundernya dapat berupa literatur- literatur pendukung sumber primer. Berdasarkan kajian mengenai Interaksi dan Resepsi Masyarakat Bondowoso terhadap Al-Qur'an, maka terdapat beberapa kesimpulan bahwa interaksi dibagi menjadi dua moment, yaitu rutinan dan moment insidental menyesuaikan hajat (kebutuhan). Pelaksanaan tersebut terdiri dari berbagai bentuk dan model-model ritual pembacaan al-Qur’an meliputi: (1). Khataman al-Qur’an. (2). Yasinan. (3). Tahlilan. Sedangkan resepsi dari interaksi tersebut terdapat tiga makna. Diantaranya; sebagai kitab bacaan mulia, obat hati dan sarana perlindungan dari bahaya siksa di hari akhir. Tiga makna tersebut, tidak mesti berjalan secara bersamaan, dan terkadang mempunyai makna bersamaan sekaligus.
Strategi Pemerintah Kota Probolinggo Dalam Upaya Penataan Dan Penertiban Pedagang Kaki Lima Ulfa, Nourma; Fian, Syarla; Hidayatullah, Rizky; Amrullah, Januar; Putri, Adinda; Ulum, Khoirul; Samsih, Badrus; Astono, Tidar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi Pemerintah Probolinggo dalam menata Pemerintah Kota Probolinggo dalam menata dan mengelola para Pedagang yang berada di Jalan Suroyo Kota Probolinggo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, hasil berupa narasi yang didapat dari hasil observasi, wawancara serta dokumentasi, tanpa menggunakan data statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi yang dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo bertujuan untuk menciptakan ketertiban di kawasan Jalan Suroyo, yang merupakan wilayah dengan penegakan hukum dan lalu lintas yang tertib. Setiap individu, termasuk Pedagang Kaki Lima (PKL) diharapkan mematuhi aturan yang berlaku. Adapun respon PKL terhadap kebijakan ini cukup positif, sebagaimana terlihat dari adanya komitmen bersama yang dituangkan dalam Deklarasi Pedagang Sentra Angkringan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya Pemerintah Kota Probolinggo dalam menata dan mengelola ketertiban PKL di Jalan Suroyo dinilai cukup berhasil.  
Employer Branding Through Digital Human Resourches Management Herawati, Niken; Warpindyastuti, Lady Diana; Aris Hidayat; Addin, Syahrial; Azizah, Ayu; Ulum, Khoirul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18905

Abstract

Information and communication technology development has driven significant transformation in various aspects of human resource management, now known as Digital Human Resource Management (Digital HRM). Digital HRM refers to using digital technology to support and enhance key HR functions such as recruitment, training, performance management and employee relations. This transformation not only improves operational efficiency, but also enables a more strategic and data-driven approach to HR decision-making. This article discusses the basic concepts of Digital HRM, the benefits and challenges of its implementation, and its impact on the role of HR in the digital era. The findings show that HR digitalization provides opportunities for innovation in HR management, but also requires organizational readiness in terms of infrastructure, digital competencies, and changes in work culture. Thus, Digital HRM is a key element in creating an adaptive and highly competitive organization amidst the dynamics of the modern business environment.
Implementasi Aplikasi SIMADU Dapat Meningkatkan Pengembangan Usaha Mikro Studi Kasus Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan, Dan Perindustrian Kabupaten Probolinggo Supriyanto, Supriyanto; Yunus, Eko Yudianto; Ulum, Khoirul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20762

Abstract

UMKM di Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, namun masih menghadapi kendala dalam akses modal, promosi, dan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi SIMADU (Sistem Manajemen Pengembangan UMKM Terpadu) dalam mendukung pengembangan pelaku usaha mikro. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Probolinggo, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi berperan penting dalam keberhasilan implementasi SIMADU. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan dana sosialisasi dan jaringan internet yang belum merata, dukungan kebijakan pemerintah dan tingginya penggunaan teknologi digital menjadi faktor pendorong utama. Kesimpulannya, SIMADU mampu meningkatkan akses informasi dan pasar bagi pelaku UMKM, serta menjadi inovasi digital yang relevan untuk mempercepat pemberdayaan usaha mikro di daerah.
Penindakan Terhadap Anak yang Melalaikan Shalat Dalam Perspektif Hukum Islam dan Pasal 76C Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Ulum, Khoirul; Ariesta, Wiwin; Sukron, Ahmad
Yurijaya : Jurnal Ilmiah Hukum Vol. 5 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/yurijaya.v5i3.111

Abstract

Seorang anak yang melalaikan shalat, secara hukum islam perlu diadakan penindakan berupa pemukulan. Bentuk penindakan harus didasari alasan mendidik terhadap anak, dengan didasari beberapa prinsip, antara lain prinsip keTuhanan, prinsip Amar ma’ruf nahi munkar, prinsip perlindungan hak, prinsip keselamatan dan prinsip keamanan. Penindakan yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak yang melalaikan shalat harus dilakukan sesuai dengan sebagaimana mestinya dan tidak melebihi serta melanggar batas-batas yang telah ditetapkan oleh syari’at yaitu a) memukul dilakukan berselang-seling b) ada jeda antara dua pukulan c) dalam memukul tidak boleh mengangkat siku terlalu tinggi d) tidak boleh memukul dalam keadaan marah e) anak tidak boleh dipukul kecuali telah berumur 10 tahun. Orang tua harus mempertanggungjawabkan perbuatannya bilamana  berlebihan dalam  memberikan penindakan terhadap anak
Implementasi Perda Kota Probolinggo No 189 Tahun 2019 Dalam Pelestarian Kesenian Jaran Bhodag Dari Prespektif Culture Value Sucahyo, Imam; Putri, Vero Maharani; Pamungkas, Prayogo Bayu; Prasetyo, Adi; Septiawan, Indra; Ulum, Khoirul
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i2.4785

Abstract

traditional arts, particularlyDot Some people and kids are starting to lose interest in and abandontraditional dances. Traditional dance formsmight disappear if no one is interested in them. Because children arebecoming more interested in learning modern dances now that there areso many of them. Jaran Bhodag Dance is one of the folk dances. TheJaran Bhodag dance is a typical dance from the city of Probolinggo thatstill exists and participates in competitions or events about the JaranBhodag dance in the middle of modern times. This phenomenon serves asthe foundation for this study's formulation of the issue, which is todetermine how the Sawunggaling Ethnic Collaboration Studio hasmanaged to keep the Jaran Bhodag dance alive up to this point and whatchallenges it hasencountered. The study is being conducted at the Sawunggaling EthnicCollaboration Studio in Probolinggo, East Java. Descriptive with aqualitative approach is the research methodology used. using interviewsand observation, two methods for gathering data. The study's findingsrevealed that the sawuggaling ethnic collaboration studio has a strategyto uphold the shared values that are ingrained in society, theorganization's mission, or the local environment. These values have theirroots in customs, traditions, and symbols, and have distinct qualities thatcan be used as a guide for behavior and reactions to what will occur oris occurring. The Sawunggaling Ethnic Collaboration Studio's tacticsinclude teaching techniques, advertising, and competitions orperformances. The Sawunggaling Ethnic Collaboration Studioencounters challenges, which can be categorized as internal challengeslike staffing shortages and space issues, and external challenges like theentry of other cultures and the availability of a wide range ofcontemporary dance. The existence of Jaran Bhodag Dance Arts andcultural values, which cannot be separated from norms and ways ofacting that influence attitudes and reactions to events and variousexamples of social phenomena in a cultural context, can be strengthenedby supporting factors such as parental participation, numerous events,and activities. The research problem faced is the difficulty of finding anidea that is truly valid about the history of the Jaran Bhodag because ofdifferences in opinion from each source, some of whom work as artists
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BLOCKLY DAN GOOGLE SITES PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS VIID DI SMP NEGERI 7 MALANG Ulum, Khoirul; Irianto, Wahyu Sakti Gunawan; Wardhana, Nyoman Dedi Kusuma; Hasriani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.25840

Abstract

This study aims to improve students' interest and learning outcomes in Informatics subjects through the implementation of project-based learning with Blockly and Google Sites. The subjects of the study were students of class VIID of SMP Negeri 7 Malang. The research method used was classroom action research (CAR) with two cycles, each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The results of this study indicate that the implementation of project-based learning through Blockly and Google Sites can improve students' interest in learning, as indicated by an increase in active participation, enthusiasm, and motivation of students during the learning process. In addition, student learning outcomes also showed a significant increase, marked by an increase in the average final test score in each cycle. This study is based on constructivism theory, which highlights the importance of students' roles in the educational process, as well as previous research that has shown the effectiveness of project-based learning methods in improving students' skills and understanding. Therefore, the use of project-based learning methods involving technology such as Blockly and Google Sites can be considered an effective alternative to improve the quality of education in Informatics.