Claim Missing Document
Check
Articles

Metode Peramalan moving Average, 1000 ANALISIS PERBANDINGAN PERAMALAN PERMINTAAN PELUMAS PT XYZ DENGAN METODE MOVING AVERAGE, EXPONENTIAL SMOOTHING DAN NAIVE METHOD Destia Anisya Ramdani; Fahriza Nurul Azizah
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2020 No 1 (2020): Seminar Nasional Official Statistics 2020
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.224 KB) | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2020i1.576

Abstract

Pelumas merupakan produk dari PT XYZ yang digunakan untuk kendaraan dan mesin-mesin industri. Peramalan umumnya dilakukan untuk meramalkan jumlah produksi di masa mendatang dengan menggunakan data historis atau data-data pada permintaan sebelumnya terhadap produk perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk menguji enam metode peramalan agar dapat mengetahui metode mana yang tepat untuk diterapkan pada PT XYZ. Peramalan pada PT XYZ ini menggunakan data historis permintaan tahun 2019 dari bulan januari hingga bulan desember yang telah merepresentasikan pola permintaan setiap tahun di PT XYZ. Data ini digunakan untuk meramalkan setahun kedepan.Penelitian kali ini akan membandingkan enam metode peramalan diantaranya metode moving average 3 bulanan, moving average 5 bulanan, exponential smoothing dengan α=0,1, exponential smoothing dengan α=0,5, exponential smoothing dengan α=0,9 dan naive method. Untuk bahan perbandingan dari keenam metode yang telah disebutkan maka diberikan peramalan yaitu dengan metode penyimpangan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Square Error (MSE), Root Mean Square Error (RMSE), dan Absolute Presentage Error (MAPE).Hasil penelitian ini menunjukkan metode peramalan exponential smoothing dengan α=0,9 dengan nilai penyimpangan MAD 2.364,50, MSE 12.448.875,06, RMSE 3.528,30 dan MAPE 0,60 dapat dikatakan metode yang lebih optimal untuk diterapkan di PT XYZ karena memiliki nilai penyimpangan paling rendah dari metode moving average 3 bulanan, moving average 5 bulanan, exponential smoothing dengan α=0,1, exponential smoothing dengan α=0,5 dan naive method.Sehingga PT XYZ untuk menentukan tingkat permintaan konsumen dapat menggunakan metode exponential smoothing dengan α=0,9, karena setelah dilakukan perbandingan dari hasil penyimpangan setiap metode dan telah terbukti bahwasannya metode exponential smoothing dengan α=0,9 memiliki nilai penyimpangan MAD 2.364,60, MSE 12.448.875,06, RMSE 3.528,30 dan MAPE 0,60 yang artinya merupakan nilai penyimpangan terkecil dari metode moving average 3 bulanan, moving average 5 bulanan, exponential smoothing dengan α=0,1, exponential smoothing dengan α=0,5, dan naive method.
Analisis Lintasan Produksi Menggunakan Metode Moodie Young Dan Metode Theory of Constraint Pada Produk Steel Door Di PT. Anugrah Damai Mandiri Rajes Nasrullah; Fahriza Nurul Azizah; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5079

Abstract

Penelitian in bertu­juan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya masalah bottleneck dengan penerapan metode Theory of Constraint (TOC) dan melakukan perbaikan keseimbangan lintasan menggunakan metode Moodie Young dalam proses produksi steel door di PT. Anugrah Damai Mandiri. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara dan diperoleh dari dokumen perusahaan berupa data alur proses produksi, kapasitas harian, rating factor, allowance, waktu elemen kerja, data waktu perpindahan, jumlah pekerja, waktu kerja karyawan, dan waktu istirahat karyawan. Hasil analisis menggunakan Theory Of Consraint (TOC) menunjukkan terdapat kendala pada mesin yaitu CNC bending pada stasiun kerja bending dan dari segi sistem manajemen operasional terdapat kendala. Hal ini dibuktikan dengan tidak terdapat Standard Operating Procedure (SOP) yang diterapkan perusahaan. Terdapat 2 workstation yang mengalami bottleneck  adalah di workstation bending dan painting. Diperoleh nilai balance delay sebesar 44,26% dan nilai efisiensi pada proses produksi steel door sebesar 55,73%. Dengan melakukan pengurangan jumlah work center dari 7 menjadi 6 work center dan adanya pemindahan elemen kerja 2 ke work center 1 serta nilai smoothing index sebesar 55,45.
Minimasi Setup Time Mesin Jahit Pada CV Karjum Jaya Mandiri Dengan Metode SMED Dhiyasani Putra Hendarto; Fahriza Nurul Azizah; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5722

Abstract

CV Karjum Jaya Mandiri adalah perusahaan yang memproduksi berbagai jenis dan ukuran karung sesuai dengan pesanan pelanggan. Dengan beragamnya permintaan pelanggan dapat menimbulkan pemborosan. Salah satu pemborosan yang terjadi yaitu lamanya waktu setup mesin. Perusahaan harus bisa meningkatkan produktivitas agar tidak terjadinya keterlambatan proses produksi. Lean manufacturing yang didalamnya terdapat lean tools yang memiliki peran khusus merupakan salah satu teknik yang dapat dimanfaatkan untuk mengeliminasi pemborosan. Lean tools yang bisa diaplikasikan untuk mengurangi waktu setup mesin adalah Single Minute Exchange of Dies (SMED). Waktu setup mesin sebelum di lakukannya metode SMED adalah 27,59 menit dan setelah dilakukan metode SMED berkurang menjadi 17,55 menit yang dimana persentase penurunannya sebesar 36,38%. Temuan penelitian ini diharap dapat membantu meningkatkan output, memuaskan pelanggan, dan memaksimalkan keuntungan.
Pengendalian Persediaan dan Urutan Prioritas Bahan pada Proses Produksi Flexible Packaging di PT XYZ Berdasarkan Kualifikasi Analisis ABC Ardhini Rhisnu Fadylla; Fahriza Nurul Azizah
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5149

Abstract

Persediaan merupakan bahan yang ditempatkan pada suatu tempat penyimpanan yang ditujuan untuk beberapa kepentingan. PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang packaging. Dalam penentuan stok persediaan, perusahaan masih memakai dugaan yang terkadang tidak tepat sehingga menyebabkan kurang atau lebihnya bahan untuk produksi. Terdapat 3 metode dalam inventory control yang biasa digunakan yaitu metode safety stock, reorder point, dan analisis ABC. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat prioritas barang, lebih tepatnya bahan penunjang yang digunakan dalam proses produksi PT XYZ berdasarkan analisis ABC, serta membuat saran dan usulan nilai safety stock dan reorder point yang efisien dan optimal pada inventory dalam pengadaan bahan penunjang. Hasil yang didapatkan setelah melakukan pengolahan data adalah dengan analisis ABC dapat mengkategorikan material bahan penunjang terdapat total 12 jenis insert terbagi ke dalam 3 kelas klasifikasi. Pada kelas A terdapat 4 insert, pada kelas B terdapat 4 insert, pada kelas C terdapat 4 insert. Hasil perhitungan safety stock yang telah dilakukan, Label KPL Yupo 70/80 memerlukan persediaan pengaman paling banyak yaitu sebesar 6.869 pcs. Reorder point terbesar pada material Bahan Penunjang yaitu insert jenis Label KPL Yupo 70/80 yaitu sebesar 12.161 pcs.
Implementasi Metode 5S Pada Bengkel Tanker Truck (Studi Kasus: CV. XYZ) Rama Raka Madani; Fahriza Nurul Azizah
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5632

Abstract

Abstract CV. XYZ is a service company engaged in the repair of fuel tanker trucks. There are several types of services provided by CV. XYZ includes Corrective Maintenance and Preventive Maintenance. From the results of observations made in the field, there were several CV XYZ Warehouse units found that the 5S culture was minimally implemented so there was a need for evaluation and improvement for better working environment conditions. In this study the aim was to provide solutions and suggestions, direct examples and evaluations to the working environment conditions at CV XYZ so that it becomes an effective and efficient work environment, especially in the maintenance section. The application of the 5S culture or concept can be used on an ongoing basis. evaluate the failures that arise in the company. 5S is a method of implementing a work attitude that emphasizes managing the physical conditions of an organized workplace. The 5S process is one of the fundamental components with a broader form of application but in its implementation it has not taken place optimally.AbstrakCV. XYZ merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang perbaikan truk tangki bahan bakar minyak. Terdapat beberapa jenis pelayanan yang disediakan oleh CV. XYZ diantaranya adalah Corrective Maintenance dan Preventive Maintenance. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di lapangan maka terdapat beberapa pada unit Gudang CV XYZ ditemukan bahwa budaya 5S sangat minim diterapkan sehingga perlu adanya evaluasi dan peningkatan untuk kondisi lingkungan kerja lebih baik, Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan solusi dan saran, contoh langsung serta evaluasi terhadap kondisi lingkungan kerja di CV XYZ agar menjadi lingkungan kerja yang efektif dan efisien terlebih pada bagian maintenance. Penerapan budaya atau konsep 5S ini dapat dipergunakan secara berkelanjutan. mengevaluasi kegagalan yang timbul di perusahaan. 5S merupakan suatu metode penerapan sikap kerja yang menekankan pada pengelolaan kondisi fisik tempat kerja yang terorganisir. Proses 5S menjadi salah satu komponen fundamental dengan bentuk penerapan yang lebih luas akan tetapi dalam pelaksanaannya belum berlangsung secara maksimal
Analisis Kerusakan Mesin Pada Mobil Tangki Bahan Bakar Minyak dengan Metode FMEA (Studi Kasus: CV Amanda Jaya) Ramadhan Nurfarizi; Fahriza Nurul Azizah; Sukanta Sukanta
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5681

Abstract

CV Amanda Jaya adalah perusahaan bisnis di bidang jasa perawatan mobil tangki bahan bakar. Perusahaan ini dituntut untuk selalu menjaga kondisi mobil tangki BBM milik PT Pertamina Patra Niaga agar selalu dalam kondisi prima sehingga proses pendistribusian BBM ke masyarakat dapat berjalan lancar. Penelitian ini membahas mengenai kegagalan pemeliharaan unit mobil tangki milik PT Pertamina Patra Niaga yang menyebabkan penurunan kinerja dan produktivitas perusahaan menjadi tidak optimum. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi kerusakan atau kegagalan yang pada mobil tangki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Failure Mode Effect Analysis, kegagalan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dianalisis untuk diprioritaskan pengendaliannya. Hasil dari penelitian menghasilkan Risk Priority Number dari hasil rekapitulasi antara nilai peringkat tingkat keparahan, kejadian, dan deteksi. berdasarkan analisa menggunakan metode FMEA bahwa RPN tertinggi pada penelitian ini adalah spare part Chamber dengan skor 320. Faktor penyebab kegagalan spare part ini adalah karet chamber yang sobekKata Kunci: FMEA, RPN, Maintenance.
Perbandingan Efektivitas Metode EOQ dan JIT dalam Pengelolaan Persediaan pada PT XYZ Esha Putri Meilani; Fahriza Nurul Azizah
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/string.v7i3.14585

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company engaged in bodywork sector. Every company surely expects high profit. One of the ways to achieve the goal is by minimizing the expenses. Economic Order Quantity (EOQ) and Just In Time (JIT) methods are commonly used methods to save inventory costs. This study aims to compare which method is more effective and efficient in reducing inventory costs at the company. The results of the study show that the JIT method can reduce inventory costs by 91.14% for plate with 2mm 4x8 standard and 93.62% for plate with 3mm 4x8 standard, while the EOQ method can reduce inventory costs by 33.45% for both types of the raw materials. Based on the results above, it can be concluded that JIT method is more effective than EOQ method in reducing inventory costs in the company.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK SPANDUK MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (STUDI KASUS PADA CV. DIGITAL PRINTING) Azizah, Fahriza Nurul; Fernanda, Alif; Husein, Doni All Sadam; Amani, Aliyya Rizqi; Santana, Dira; Edison, Fauzan Hilimi
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 10 No 2 (2022): Inaque Agustus 2022
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.921 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v10i2.7150

Abstract

Di dalam suatu perusahaan dituntut untuk berusaha dalam memberikan kepuasan terhadap pelanggan. Salah satu faktor utamanya yaitu menjaga standar kualitas produksi serta mengurangi tingkat kecacatan pada produk yang biasa disebut penggendalian kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengendalian kualitas pada salah satu CV di Karawang yang bergerak dibidang percetakan dengan menerapkan metode Six Sigma yang didalamnya terdapat pengguanan peta kendali P serta alat pendukung penelitian seperti Digaram Fishbone dan Diagram Pareto. Fokus penelitian ini yaitu pada proses percetakan spanduk di CV. Digital Printing. Hasil yang diperoleh untuk tingkat DPMO dan nilai sigma dari produk spanduk sebesar 65059.43 dan 3,01, serta mengetahui tingkat kecacatan yang paling tinggi, yaitu missing font pada produk spanduk. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya cacat yaitu mesin, manusia, metode dan lingkungan. Berdasarkan penelitian ini, diperoleh beberapa rekomendasi dengan cara menerapkan rencana perbaikan pada masing-masing faktor penyebab cacat produksi.
ANALISIS KECACATAN BAN VULKANISIR DENGAN PENGENDALIAN KUALITAS METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) PADA CV.ARM Chairunisa Az Zahra Arifin; Fahriza Nurul Azizah
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v6i1.11440

Abstract

Kualitas merupakan karakteristik, sifat atau nilai yang melekat pada suatu produk. CV.ARM merupakan perusahaan yang bergerak di bidang proses vulkanisir ban, produk yang populer dalam industri otomotif karena keunggulannya dalam hal biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan ban baru. CV.ARM memiliki kegagalan produk untuk dipasarkan karena kualitas ban yang dihasilkan di bawah standar optimal yang dapat mengurangi kualitas pemakaian. Ban vulkanisir yang dihasilkan memiliki cacat reparasi lapisan, ban kembung, keretakan dan kebocoran. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab cacat pada produk, dengan objek penilitian selama satu tahun berupa jumlah produk cacat dan jumlah produksi. Analisis pengendalian kualitas memanfaatkan teknik statistik seperti checksheet, histogram, diagram pareto, analisis diagram kontrol (p-chart), dan diagram tulang ikan. Dari 16730 total produksi, terdapat 497 produk cacat, hasil analisis p-chart menunjukkan bahwa proporsi tersebut masih dalam batas kendali. Dengan memperhatikan aspek-aspek pengendalian kualitas 4M maka dapat dilakukan perbaikan yang meliputi manusia, metode, material dan mesin.Kata Kunci:  SQC, Peta Kendali, Kualitas, Produk Cacat, Ban Vulkanisir
Perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Mengetahui Efektivitas Mesin Produksi di PT. Z Marcello Aprialdo; Fahriza Nurul Azizah
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 7 No. 2 (2023): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v7i2.954

Abstract

PT. Z is a company that produces all packaging needs. The problems that exist in the production process are frequent occurrence of breakdowns on machines which result in decreased productivity. This study aims to calculate the Overall Equipment Effectiveness (OEE) value, analyze the six big losses factors, and analyze the root causes of problems from the Imprabox Matt Floor production process. From the results of the calculations that have been done, it is found that the OEE value of the Marking Process is 85.2%, Material Cutting is 68.2%, Material Printing is 75.8%, Printing is 47.9%, Welding Process is 36.6%, Assembly is 74.9% , Process Screw 81.3%. Only the marking process meets World Class OEE with an OEE value of 85.2%, and the smallest OEE value of all production processes is found in the welding process with an OEE value of 36.6%. The results of the Six Big Losses analysis and the root causes of the problem found that the lack of understanding of employees in operating machines is one of the main causes of the low OEE score. From these problems, proposed improvements in an effort to increase OEE are by conducting operator training, scheduling preventive maintenance, making machine checksheets, standardizing the welding process, and checking the machine periodically. Keywords: Cause and Effect Diagrams, OEE, Productivity, Six Big Losses