Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS X-R CHART KASUS PENGENDALIAN KUALITAS DI PRODUKSI KONVEKSI ASILLA COLLECTION Edi Kurniawan; Fahriza Nurul Azizah; Ahmad Zidane; Alya Rahma Fitriana; Amanda Nur Fathimah; Fathul Arifin
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 13 No 2 (2023): Inovatif Vol. 13 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v13i2.4794

Abstract

Minimasi Setup Time Mesin Jahit Pada CV Karjum Jaya Mandiri Dengan Metode SMED Dhiyasani Putra Hendarto; Fahriza Nurul Azizah; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5722

Abstract

CV Karjum Jaya Mandiri adalah perusahaan yang memproduksi berbagai jenis dan ukuran karung sesuai dengan pesanan pelanggan. Dengan beragamnya permintaan pelanggan dapat menimbulkan pemborosan. Salah satu pemborosan yang terjadi yaitu lamanya waktu setup mesin. Perusahaan harus bisa meningkatkan produktivitas agar tidak terjadinya keterlambatan proses produksi. Lean manufacturing yang didalamnya terdapat lean tools yang memiliki peran khusus merupakan salah satu teknik yang dapat dimanfaatkan untuk mengeliminasi pemborosan. Lean tools yang bisa diaplikasikan untuk mengurangi waktu setup mesin adalah Single Minute Exchange of Dies (SMED). Waktu setup mesin sebelum di lakukannya metode SMED adalah 27,59 menit dan setelah dilakukan metode SMED berkurang menjadi 17,55 menit yang dimana persentase penurunannya sebesar 36,38%. Temuan penelitian ini diharap dapat membantu meningkatkan output, memuaskan pelanggan, dan memaksimalkan keuntungan.
Analisis Lintasan Produksi Menggunakan Metode Moodie Young Dan Metode Theory of Constraint Pada Produk Steel Door Di PT. Anugrah Damai Mandiri Rajes Nasrullah; Fahriza Nurul Azizah; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5079

Abstract

Penelitian in bertu­juan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya masalah bottleneck dengan penerapan metode Theory of Constraint (TOC) dan melakukan perbaikan keseimbangan lintasan menggunakan metode Moodie Young dalam proses produksi steel door di PT. Anugrah Damai Mandiri. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara dan diperoleh dari dokumen perusahaan berupa data alur proses produksi, kapasitas harian, rating factor, allowance, waktu elemen kerja, data waktu perpindahan, jumlah pekerja, waktu kerja karyawan, dan waktu istirahat karyawan. Hasil analisis menggunakan Theory Of Consraint (TOC) menunjukkan terdapat kendala pada mesin yaitu CNC bending pada stasiun kerja bending dan dari segi sistem manajemen operasional terdapat kendala. Hal ini dibuktikan dengan tidak terdapat Standard Operating Procedure (SOP) yang diterapkan perusahaan. Terdapat 2 workstation yang mengalami bottleneck  adalah di workstation bending dan painting. Diperoleh nilai balance delay sebesar 44,26% dan nilai efisiensi pada proses produksi steel door sebesar 55,73%. Dengan melakukan pengurangan jumlah work center dari 7 menjadi 6 work center dan adanya pemindahan elemen kerja 2 ke work center 1 serta nilai smoothing index sebesar 55,45.
Pengendalian Persediaan dan Urutan Prioritas Bahan pada Proses Produksi Flexible Packaging di PT XYZ Berdasarkan Kualifikasi Analisis ABC Ardhini Rhisnu Fadylla; Fahriza Nurul Azizah
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5149

Abstract

Persediaan merupakan bahan yang ditempatkan pada suatu tempat penyimpanan yang ditujuan untuk beberapa kepentingan. PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang packaging. Dalam penentuan stok persediaan, perusahaan masih memakai dugaan yang terkadang tidak tepat sehingga menyebabkan kurang atau lebihnya bahan untuk produksi. Terdapat 3 metode dalam inventory control yang biasa digunakan yaitu metode safety stock, reorder point, dan analisis ABC. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat prioritas barang, lebih tepatnya bahan penunjang yang digunakan dalam proses produksi PT XYZ berdasarkan analisis ABC, serta membuat saran dan usulan nilai safety stock dan reorder point yang efisien dan optimal pada inventory dalam pengadaan bahan penunjang. Hasil yang didapatkan setelah melakukan pengolahan data adalah dengan analisis ABC dapat mengkategorikan material bahan penunjang terdapat total 12 jenis insert terbagi ke dalam 3 kelas klasifikasi. Pada kelas A terdapat 4 insert, pada kelas B terdapat 4 insert, pada kelas C terdapat 4 insert. Hasil perhitungan safety stock yang telah dilakukan, Label KPL Yupo 70/80 memerlukan persediaan pengaman paling banyak yaitu sebesar 6.869 pcs. Reorder point terbesar pada material Bahan Penunjang yaitu insert jenis Label KPL Yupo 70/80 yaitu sebesar 12.161 pcs.
Implementasi Metode 5S Pada Bengkel Tanker Truck (Studi Kasus: CV. XYZ) Rama Raka Madani; Fahriza Nurul Azizah
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5632

Abstract

Abstract CV. XYZ is a service company engaged in the repair of fuel tanker trucks. There are several types of services provided by CV. XYZ includes Corrective Maintenance and Preventive Maintenance. From the results of observations made in the field, there were several CV XYZ Warehouse units found that the 5S culture was minimally implemented so there was a need for evaluation and improvement for better working environment conditions. In this study the aim was to provide solutions and suggestions, direct examples and evaluations to the working environment conditions at CV XYZ so that it becomes an effective and efficient work environment, especially in the maintenance section. The application of the 5S culture or concept can be used on an ongoing basis. evaluate the failures that arise in the company. 5S is a method of implementing a work attitude that emphasizes managing the physical conditions of an organized workplace. The 5S process is one of the fundamental components with a broader form of application but in its implementation it has not taken place optimally.AbstrakCV. XYZ merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang perbaikan truk tangki bahan bakar minyak. Terdapat beberapa jenis pelayanan yang disediakan oleh CV. XYZ diantaranya adalah Corrective Maintenance dan Preventive Maintenance. Dari hasil pengamatan yang dilakukan di lapangan maka terdapat beberapa pada unit Gudang CV XYZ ditemukan bahwa budaya 5S sangat minim diterapkan sehingga perlu adanya evaluasi dan peningkatan untuk kondisi lingkungan kerja lebih baik, Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan solusi dan saran, contoh langsung serta evaluasi terhadap kondisi lingkungan kerja di CV XYZ agar menjadi lingkungan kerja yang efektif dan efisien terlebih pada bagian maintenance. Penerapan budaya atau konsep 5S ini dapat dipergunakan secara berkelanjutan. mengevaluasi kegagalan yang timbul di perusahaan. 5S merupakan suatu metode penerapan sikap kerja yang menekankan pada pengelolaan kondisi fisik tempat kerja yang terorganisir. Proses 5S menjadi salah satu komponen fundamental dengan bentuk penerapan yang lebih luas akan tetapi dalam pelaksanaannya belum berlangsung secara maksimal
Analisis Kerusakan Mesin Pada Mobil Tangki Bahan Bakar Minyak dengan Metode FMEA (Studi Kasus: CV Amanda Jaya) Ramadhan Nurfarizi; Fahriza Nurul Azizah; Sukanta Sukanta
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5681

Abstract

CV Amanda Jaya adalah perusahaan bisnis di bidang jasa perawatan mobil tangki bahan bakar. Perusahaan ini dituntut untuk selalu menjaga kondisi mobil tangki BBM milik PT Pertamina Patra Niaga agar selalu dalam kondisi prima sehingga proses pendistribusian BBM ke masyarakat dapat berjalan lancar. Penelitian ini membahas mengenai kegagalan pemeliharaan unit mobil tangki milik PT Pertamina Patra Niaga yang menyebabkan penurunan kinerja dan produktivitas perusahaan menjadi tidak optimum. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi kerusakan atau kegagalan yang pada mobil tangki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Failure Mode Effect Analysis, kegagalan yang terjadi dapat diidentifikasi dan dianalisis untuk diprioritaskan pengendaliannya. Hasil dari penelitian menghasilkan Risk Priority Number dari hasil rekapitulasi antara nilai peringkat tingkat keparahan, kejadian, dan deteksi. berdasarkan analisa menggunakan metode FMEA bahwa RPN tertinggi pada penelitian ini adalah spare part Chamber dengan skor 320. Faktor penyebab kegagalan spare part ini adalah karet chamber yang sobekKata Kunci: FMEA, RPN, Maintenance.
Analisis Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Statistical Process Control (SPC) Pada Part Lever Comp Throttle Di PT.OMI Dira Santana; Azizah, Fahriza Nurul
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 1 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i1.1179

Abstract

PT. OMI is a company that operates in the automotive industry in the Karawang area, the goods it produces are very varied and have quite a lot of customers. To increase customer trust, customer satisfaction is the most important thing, with the aim of knowing the process and quality results of a product by using a p-control chart and knowing the various types of defects that occur in the product. The research uses data collection methods in the form of production data as well as product defect data produced and data processing using p control charts and Minitab software to analyze the causes of types of defects and provide suggestions for companies. The results of production quality control in 2022 samples were obtained CL (Middle limit) is 0.0077%, LCL (Lower limit) is 0.0074% and UCL (Upper limit) is 0.0080%. From the analysis, there are 3 types of defects, namely color defects at 48%, chip defects at 40%, and finally burry defects at 12%. Problems occur due to several causes such as human factors, machines, methods, and materials. To solve these problems, a fishbone diagram was created. Product control at PT OMI is under controlled conditions. Keywords: Control Chart, Defect, Quality
Penerapan Konsep Line Balancing Menggunakan Metode Ranked Position Weight Pada Proses Produksi Pakan Ternak PT. XYZ Fachriean Rangkuti, Muhammad Farrel; Azizah, Fahriza Nurul; Wahyudin, Wahyudin
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 1 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i1.1207

Abstract

Kelancaran proses produksi selalu menjadi pengaruh besar dalam suatu industri untuk mendapatkan keuntungan maksimal dan mengefisiensikan waktu. Terjadinya bottleneck (Penyumbatan) pada lini produksi dapat menyebabkan delay dan idle time yang mengakibatkan proses produksi tidak maksimal secara kuantitatif maupun kualitas. Penerapan konsep penyeimbangan lini dapat memberikan keuntungan seperti keseimbangan tugas dan mengefesiensikan waktu produksi dan meminimalisasi waktu menganggur (idle time). Hal tersebut belum diterapkan pada PT.XYZ, dan belum diketahui apakah kegiatan produksi tersebut lancar maupun efisien. Dilakukan pendekatan dengan studi literatur dan lapangan dalam pengumpulan data dan melakukan pengolahan data dengan metode Rangked Position Weight (RPW). Dari pengolahan tersebut didapatkan hasil sebelum penggunaan RPW sebanyak 14 operasi dan 6 stasiun kerja, namun setelah menggunakan metode RPW meningkat sebesar 83,61%, balance delay menurun sebesar 16,40%. smoothing index menurun menjadi 1004,05%, dan stasiun kerja setelah menggunakan RPW menjadi 4 stasiun kerja dengan nilai efisiensi lebih tinggi. Dengan penerapan RPW dalam konsep line balancing dapat mengoptimalkan dan mengefisienkan lini produksi pada SB12 SPR PLT bagi PT.XYZ.
Analisis Mesin CNC Milling dengan Metode Overall Equipment Effectiveness dalam Mendeteksi Six Big Losses di PT. A Eshardiansyah, Muhammad Carvin; Azizah, Fahriza Nurul; Wahyudin, Wahyudin
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i2.1249

Abstract

PT. A is a company engaged in the manufacturing industry with products produced in the form of (dies, jigs, and parts manufacturing). During the activity, the CNC milling machine Milltex Vex 580b experienced engine damage which resulted in the machine working unproductively and affecting the level of effectiveness of the CNC milling machine Milltex Vex 580b. Overall Equipment Effectiveness (OEE) is a method consisting of availability level, quality level, and performance level as a measurement of optimal machine performance tool productivity to maintain the effectiveness of a machine. To eliminate losses using Six Big Losses which are six big losses that can affect the level of machine effectiveness, the average OEE result is 69% where this result is still below world-class standards. This is due to losses caused by a reduction in loss speed of 42%. By analyzing the fishbone diagram (consequences) of this method, it can be concluded that the cause of the low effectiveness value in machine performance is due to the level of availability which is influenced by the reduction in loss speed.           Keywords: Effectiveness, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses
Perbaikan conveyor sortir cullet menggunakan metode quality control circle (QCC) pada PT XYZ Fadhli Syadzali Kusuma; Fahriza Nurul Azizah
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 5 No 1 (2024): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v5i1.1127

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan kaca. Perusahaan tersebut terus berupaya meningkatkan produktivitasnya untuk tetap kompetitif dengan menyediakan produk berkualitas dan layanan yang tepat waktu kepada pelanggan. Penilaian kinerja mesin produksi juga menjadi landasan dalam menetapkan target produksi, namun tantangannya adalah manajemen yang efisien terhadap mesin-mesin yang sudah menua dan mesin belum otomatis yang dimiliki oleh perusahaan sehingga diperlukan penanganan terprogram dengan baik. Seperti mesin conveyor sortir cullet, mesin yang berfungsi untuk menyortir cullet, agar benda-benda non-cullet tidak tercampur oleh bahan baku cullet. Penelitian ini menggunakan metode quality control circle (QCC) dengan tujuan untuk mengurangi frekuensi trouble pada mesin dan meningkatkan produktivitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Sasaran yang dicapai dalam pelaksanaan quality control circle adalah didapat manfaat potensial dan masalah potensial berdasarkan faktor quality, delivery, safety, dan Morale; Penyebab terjadinya masalah pada equipment conveyor sortir cullet adalah belt kurang lebar, roll macet, bearing macet, juster macet, dan licin; Alternatif solusi dan rencana perbaikan dalam menyelesaikan masalah pada equipment conveyor sortir cullet adalah Membuat frame baru I unit, Merubah bearing roller menjadi pillow block, Merubah dari posisi sudut ke plate roller, merubah posisi juster di dalam menjadi posisi diluar, Tambahkan alat petunjuk, dan menyiapkan alat kebersihan