Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Perimenopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Yelsa Yunia Vega; Juwita Desri Ayu; Iis Tri Utami; Sukarni Sukarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6923

Abstract

Masa perimenopasue ketidak nyamanan Hot Flashes adalah serangan panas pada tubuh dan wajah yang disebabkan karena berkurangnya hormone estrogen yang menyebabkan turunnya endofrin di hipotalamus, Hot Flashes menyumbang 15,8 juta orang dari seluruh menopasue diseluruh dunia. Di Puskesmas Keondong Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran diketahui sebanyak 37% wanita mengalami Hot Flashes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre Exsperimental, pendekatan pada penelitian ini menggunakan One Group Pre Test Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 ibu perimenopause dengan sampel sebanyak 52 responden. Menggunakan teknik sampling Purposive Sampling. Analisi penelitian ini menggunakan Uji Wilxocon Signed Rank Test. Hasil uji ststistic Nilai Asymp.Sig ( 2-tailed) 0,000 < nilai α (0,05) yang artinya Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Hot Flashes Pada Wanita Menoapuse di Wilayah Kerja Puskesmas Kedondong. Wanita perimenopause yang mengalami Hot Flashes untuk dapat melakukan Senam Aerobik Low Impact.
Pemberian Edukasi Keluarga Berencana Kepada Calon Akseptor KB sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Kesiapan dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi di Puskesmas Pringsewu Inayati, Desi; F, Nadia Ayu; Lerizza, Eib; Sugiyanti, Sugiyanti; Ristiyani, Feni; Sugiyarti, Sugiyarti; Amir, Ferizcka; Sulastri, Sulastri; Olivia, Hilda; Nisa, Zahrotun; Larasati, Indah; Maryuliana, Maryuliana; Utami, Iis Tri; Isnaini, Maulia; Dari, Wulan; Ifayanti, Hikmah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.9275

Abstract

Keluarga Berencana (KB) adalah suatu upaya yang dilakukan oleh individu atau pasangan suami istri untuk merencanakan jumlah, waktu, dan jarak kelahiran anak agar dapat mewujudkan keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera. Selain manfaat kesehatan, program Keluarga Berencana juga berperan penting dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan. Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini merupakan sebuah rangkaian tahapan yang disusun secara sistematis yang diawali dengan tahap persiapan, diantaranya observasi tempat pelaksanaan kegiatan, penawaran proposal kegiatan, konsultasi dengan kepala pekon, bidan desa, bidan coordinator dan dosen pembimbing, menentukan permasalahan, menentukan topik dan metode penyuluhan, persiapan surat menyurat, alat dan bahan yang diperlukan. Berdasarkan kajian informasi di Desa Sidoharjo ditemukan bahwa rendahnya pengetahuan mengenai KB. Pengaruh lingkungan, dan sosial media seharusnya dapat mempengaruhi Calon Akseptor KB dalam mengetahui informasi yang terkait dengan hal tersebut. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa edukasi KB memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan calon akseptor. Sebelum edukasi, sebagian calon akseptor masih memiliki keterbatasan informasi mengenai jenis, manfaat, dan cara kerja alat kontrasepsi, serta masih dipengaruhi oleh mitos dan informasi yang kurang tepat. Setelah diberikan edukasi melalui metode ceramah, diskusi, dan konseling, calon akseptor mampu memahami konsep dasar KB dan berbagai pilihan alat kontrasepsi yang tersedia. Hal ini sejalan dengan pendapat Notoatmodjo (2020) yang menyatakan bahwa pemberian pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku kesehatan yang lebih baik.
Perbandingan Aromaterapi Inhalasi Lemon dan Peppermint Terhadap Mual dan Muntah Ibu Hamil Trimester I di PMB Melinda Kabupaten Way Kanan Tahun 2024 Septiara Erfika Putri; Riona Sanjaya; Iis Tri Utami; Rini Wahyuni
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v1i4.881

Abstract

Nausea and vomiting during pregnancy, or morning sickness, are common conditions affecting approximately 70–80% of pregnant women, typically occurring between 5 and 12 weeks of gestation. Aromatherapy using lemon and peppermint essential oils is considered a complementary therapy for reducing these symptoms. In 2023, 76 cases (52.4%) of nausea and vomiting were recorded among first-trimester pregnant women at PMB Melinda. This study aimed to compare the effects of lemon and peppermint aromatherapy inhalation on nausea and vomiting in first-trimester pregnant women. Using a quantitative quasi-experimental design with a three-group pretest-posttest approach, the study involved 36 participants divided into three groups: 12 received lemon aromatherapy, 12 received peppermint aromatherapy, and 12 received vitamin B6 supplementation. Data were collected using the PUQI observation sheet and analyzed using univariate and bivariate methods with a paired sample t-test. The results showed that the mean nausea and vomiting score before lemon aromatherapy was 8.75, which decreased to 4.67 after the intervention. In the peppermint group, the mean score decreased from 8.08 to 3.83, while in the vitamin B6 group, it reduced from 8.75 to 6.42. Statistical analysis revealed that both lemon and peppermint aromatherapy significantly reduced nausea and vomiting (p = 0.000), while no significant difference was found between the two treatments (p = 0.756). The study concludes that both lemon and peppermint aromatherapy are effective non-pharmacological alternatives for managing nausea and vomiting during early pregnancy.  
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Daun Sirih (Piper betle L.) Sebagai Biolarvasida Alami Untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Pekon Bulurejo Iis Tri Utami; Krisna Yessa Ulfanni; Debi Istikomah; Arini Hamami Putri; Paul Fauria; Evi Rahayu; Elsa Putria; Andrean Mahendra; Annisa Nabila Inayah; Rico Santri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1490

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak pada genangan air di lingkungan rumah tangga. Upaya pengendalian vektor selama ini masih bergantung pada larvasida kimia yang berpotensi menimbulkan resistensi serta dampak lingkungan. Daun sirih (Piper betle L.) diketahui memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai biolarvasida alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Bulurejo dalam pemanfaatan daun sirih sebagai biolarvasida alami untuk pencegahan DBD. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan pembuatan larutan daun sirih, praktik aplikasi, dan evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengendalian vektor DBD secara mandiri. Pendekatan pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan DBD yang berkelanjutan.
Co-Authors Almufaridin, Anissa Syafitri Amir, Ferizcka Ana Astrilia Andrean Mahendra Andriyani, Dian Tuti Ani Kristianingsih Annisa Nabila Inayah Arini Hamami Putri Beniqna Maharani Besmaya Debi Istikomah Desi Inayati, Desi Elsa Putria Evi Rahayu F, Nadia Ayu Falina, Chrysa Fara, Yetty Dwi Fauziah, Nur Alfi Febrina, Hilda Handayani, Lisha Handayanti, Riyani Hellen Febrianti Hikmah Ifayanti Irmeita Atfa Jamaan, Taufik Jamaan Juwita Desri Ayu Komala Sari, Vitria Komalasari Komalasari Komalasari, Vitria Krisna Yessa Ulfanni Larasati, Indah Lerizza, Eib Lilis Susanti Marjayanti, Antik Maryuliana Maryuliana, Maryuliana Mas’amah, Mas’amah Maulia Isnaini Maya Renzy Meriyanti Mayasari, Ade Tyas Meri Handayani, Meri Meriska Septianingtyas Mohammad Hakimi Mutiara Salsabila Nila Qurniasih Nova Elok Mardliyana Nur Halimah Nurhartati Nurhartati Nurlaelah Al-Tadom nurul latifah Olivia, Hilda Paul Fauria Pratiwi, Chintya Valentin Putri Pratiwi, Tiara Pratiwi Primadevi, Inggit Primadevi Puspita, Pipit Yulia Putri, Novi Anggista Qurniasih, Nila Reki Meidha Anggraini Renidha Aptrianingsih Renika, Renika Rico Santri Rika Agustina Rika Agustina, Rika Rini Wahyuni Ristiyani, Feni Sanjaya, Riona Saprina, Okta Septiara Erfika Putri Septika Yani Veronica Silvera Andriyani Siti Julaikah Sugiyanti Sugiyanti Sugiyarti Sugiyarti, Sugiyarti Sukarni Sukarni Sulastri Sulastri Sulistiawati, Yuni Susanti, Yenni Susanti, Yenny wahyuni wahyuni Widiawati, Asih Wulan Dari, Wulan Yelsa Yunia Vega Yona Desni Sagita Yuningsih Yuningsih Yunita Anggriani Zahrotun Nisa, Zahrotun