Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Poster Infografis Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP IT Tadzkia Langsa Nabillah, Nahdah; Marjanah, Marjanah; Ariska, Raja Novi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 13, No 1 (2025): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v13i1.17728

Abstract

Snowball Throwing merupakan sebutan lain dari pembelajaran melempar “bola salju”. Model Snowball Throwing menekankan proses pembelajaran berkelompok. Dengan konsep kelompok, model Snowball Throwing mampu membangun aktivitas serta keaktifan siswa melalui kegiatan menggulung dan melempar kertas “bola salju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media Poster Infografis terhadap hasil belajar siswa kelas VIII Di SMP IT Tadzkia. Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental Desaign dengan pendekatan kuantitaif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tipe One Group Pretest Posttest Desaign. Sampel pada penelitian diambil secara total dari populasi kelas VIII yang berjumlah 18 siswa. Instrumen yang digunakan berbentuk soal tes tertulis pilihan ganda berjumlah 20 pada materi Sistem Pencernaan Manusia. Metode Analisis melihat pengaruh menggunakan Uji Hipotesis dengan uji Paired Sampel t-test. Diperoleh hasil penelitian adanya nilai rata-rata pretest siswa sebesar 55,83 dan nilai rata-rata posttest menggunakan model Snowball Throwing yaitu sebesar 82,22. Hasil pengujian hipotesis dengan uji Paired Sampel t-test (α = 0,05) diperoleh thitung 9,542 dan ttabel 1,740 (9,542 > 1,740), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa penggunaan model Snowball Throwing memiliki pengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Edukasi Pembuatan Media Pembelajaran Berbahan Resin Akrilik dengan Memanfaatkan Spesimen Tumbuhan dan Hewan Bagi Guru MGMP Biologi Aceh Tamiang Wahyuni, Ayu; Marjanah, Marjanah; Fadhelina, Nishbah; Mistar, Johaidah; Anis, Madhan; Rahmati, Rahmati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sosial Humaniora Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/abdimasekodiksosiora.v5i1.9313

Abstract

Abstrak Salah satu instrumen pedagogis yang dapat membantu pendidik dalam menyebarkan konten pendidikan dengan cara yang menumbuhkan keterlibatan dan antusiasme di antara siswa adalah media instruksional. Dalam penerapan media pendidikan, sangat penting bahwa pendidik memilah penggunaan media yang cocok digunakan pada tiap materi pelajaran yang akan dijelaskan, sementara juga mempertimbangkan karakteristik individu peserta didik ketika membuat seleksi ini. Sejumlah besar pendidik tetap tidak menyadari pentingnya menggunakan media pendidikan yang tepat, yang penting untuk mencegah pengalaman belajar menjadi monoton dan tidak inspiratif bagi siswa. Mengingat peran penting dalam kerangka pendidikan, media merupakan komponen penting yang membutuhkan perhatian pendidik; dengan demikian, pendidikan mestilah memfasilitasi proses pengajaran dan pembelajaran, yang pada akhirnya membantu peserta didik dalam pengejaran pendidikan mereka. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media belajar bagi siswa dapat membantu peningkatan hasil belajar dari siswa, misalnya pembuatan bioplastik. Awetan bioplastik biasanya digunakan untuk mengawetkan spesimen tumbuhan maupun hewan memanfaatkan cairan resin dan katalis pada pembelajaran biologi. Spesimen tumbuhan maupun hewan dapat juga diawetkan dalam blok resin (sering dikenal dengan istilah bioplastik). Hasil dari pengabdian ini berupa produk media pembelajaran yang dapat digunakan pendidik dalam memfasilitasi pengajaran. Abstract One of the pedagogical instruments that can assist educators in disseminating educational content in a way that fosters engagement and enthusiasm among students is instructional media. In the application of educational media, it is imperative that educators select media that are appropriate to the subject matter to be presented, while also considering the individual characteristics of learners when making this selection. A large number of educators remain unaware of the importance of using appropriate educational media, which is essential to prevent the learning experience from becoming monotonous and uninspiring for students. Given its pivotal role in the educational framework, media is an essential component that requires the attention of educators; thus, instructors should realize the importance of media in facilitating the teaching and learning process, which ultimately helps learners in their educational pursuits. Utilization of the surrounding environment as a learning medium for students will be very helpful in improving learning outcomes, for example making bioplastics. Bioplastic preservation is usually used to preserve plant and animal specimens using liquid resins and catalysts in biology lessons. Plant and animal specimens can also be preserved in resin blocks (often known as bioplastics). The result of this service is a learning media product that can be used by teachers to teach biology.
Implementasi Pendekatan Jelajah Alam Sekitar Terintegrasi Project-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Biologi : (Implementation of Exploring Nature Approach Integrated with (Project-Based Learning) to Improve Biology Science Process Skills) Rahimanisa, Fadillah; Marjanah, Marjanah; Khalil, Muhammad
BIODIK Vol. 11 No. 02 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v11i02.40743

Abstract

Science process skills are skills that help students acquire and develop knowledge through direct observation of natural phenomena. SPS is important for students because it makes students more active, trains their questioning skills, and improves their understanding of subject matter through real experiences. This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of an integrated project-based learning nature exploration approach in improving biology SPS. This quantitative study used a pre-experimental approach with a one group pretest-posttest design. The study was conducted at SMAN 4 Langsa in May 2024 with a sample of 24 grade X students from a total population of 44 students. The research instruments used were pretest-posttest questions and SPS observation sheets. Data were analyzed using SPSS to see changes in skills before and after learning. The results showed an increase in SPS, with an average pretest score of 64.5 and a posttest of 84.8. The N-Gain obtained was 0.59, indicating a moderate increase. The average score of students' SPS> 82.3, indicating that aspects of skills such as observing, grouping, and planning experiments had increased. In conclusion, the integrated PjBL nature exploration approach effectively improves students' KPS. The implication is that this approach can be used as an effective innovative learning strategy to facilitate understanding of biological concepts and improve students' scientific skills through exploration of the surrounding environment. Abstrak. Keterampilan proses sains merupakan keterampilan yang membantu siswa memperoleh dan mengembangkan pengetahuan melalui observasi langsung fenomena alam. KPS penting bagi siswa karena membuat siswa lebih aktif, melatih kemampuan bertanya, dan meningkatkan pemahaman materi pelajaran melalui pengalaman nyata. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas implementasi pendekatan jelajah alam sekitar terintegrasi project-based learning dalam meningkatkan KPS biologi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di SMAN 4 Langsa pada Mei 2024 dengan sampel 24 siswa kelas X dari total populasi 44 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal pretest-posttest dan lembar observasi KPS. Data dianalisis menggunakan SPSS untuk melihat perubahan keterampilan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan KPS, dengan nilai rata-rata pretest 64.5 dan posttest 84.8. N-Gain yang diperoleh 0.59, menunjukkan peningkatan kategori sedang. Skor rata-rata KPS siswa >82.3, menunjukkan aspek keterampilan seperti mengamati, mengelompokkan, dan merencanakan percobaan mengalami peningkatan. Kesimpulannya, pendekatan jelajah alam sekitar terintegrasi PjBL efektif meningkatkan KPS siswa. Implikasinya, pendekatan ini dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran inovatif yang efektif untuk memfasilitasi pemahaman konsep biologi dan meningkatkan keterampilan ilmiah siswa melalui eksplorasi lingkungan sekitar.
Peningkatan Literasi Sains Melalui Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle (5E) Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) di SMAN 3 Langsa Batubara, Yusraini; Marjanah, Marjanah; Mahyuny, Siska Rita
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3210

Abstract

Literasi sains sangat dibutuhkan di era abad 21 ini. Penelitian ini berupaya untuk memastikan dampak dan tingkat pertumbuhan literasi sains siswa dengan penerapan model pembelajaran Learning Cycle (5E) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) di SMAN 3 Langsa. Penelitian ini memiliki desain kelas pretest-posttest, metodologi pra-eksperimental dan desain penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Insrumen tes disusun berdasarkan indikator literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas XI.2 terhadap aspek kompetensi literasi sains siswa yaitu, aspek menjelaskan fenomena ilmiah diperoleh nilai pretest sebesar 41 dan posttest sebesar 75, aspek mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah diperoleh nilai pretest sebesar 44 dan posttest sebesar 77, dan aspek menginterpretasi data dan membuktikan penyelidikan ilmiah diperoleh nilai pretest sebesar 42 dan posttest sebesar 81. Menurut kompetensi ketiga literasi sains kegiatan pretest diperoleh skor nilai rata-rata sebesar 44,64 (rendah) dan posttest diperoleh skor nilai rata-rata sebesar 79,5 (tinggi). Berdaskan uji N Gain untuk melihat peningkatan literasi sains diperoleh nilai 0,61 atau 61% dengan kriteria sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Learning Cycle (5E) berbasis STEM berpengaruh signifikan dengan literasi sains siswa.
Developing Augmented Reality-Based Modules for Strengthening Pancasila Student Profiles in Elementary School Students Sukirno, Sukirno; Marjanah, Marjanah; Isda, Irma Dewi
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 3 (2025): September
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i3.17123

Abstract

This research aims to develop an Augmented Reality media-based module with learning the Pancasila Student Profile Strengthening Project that is feasible and effective for fourth-grade students in elementary schools. This research starts by examining the demands and traits of the prospective audience, then continues with the design of a module that utilizes AR technology to provide a more dynamic learning experience. This study employed the research and development method with the ADDIE model, which consists of five main stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data analysis techniques employed included qualitative and quantitative descriptive approaches. Qualitative data were obtained from observations of the implementation of the teaching module, while quantitative data were obtained from assessments by content experts and material experts, as well as from questionnaires. The results indicated that the media expert validation reached a percentage of 90.97%, and material experts reached 85.00%, both of which fall into the 'excellent' category. Therefore, the media was deemed suitable for use in learning. The field trial involved 60 students. The results showed that in the small group trial, the media obtained a percentage value of 90.63%, categorized as 'excellent', while in the large group trial, it obtained a percentage value of 92.73%, also categorized as 'excellent'. Based on the feasibility and effectiveness evaluations, the module is suitable and effective for use by fourth-grade students of SD Negeri Tualang Cut Aceh Tamiang. Thus, the AR-based module is an innovation that can enhance the quality of learning by making content dynamic and interactive.
Pengembangan Media E-Book Interaktif Dalam Pembelajaran Sistem Pernapasan Barus, Nadya Aulina; Marjanah, Marjanah; Setyoko, Setyoko
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.6906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-book interaktif dalam pembelajaran sistem pernapasan dan mengetahui kelayakan serta mengetahui kepraktisan media e-book interaktif yang telah dihasilkan.  Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (RD) dengan model pengembangan 4-D (Thiagarajan) yaitu define, design, develop, dan disseminate. Namun pengembangan ini dibatasi sampai ditahap develop. Validitas e-book diukur berdasarkan validasi para ahli materi, dan ahli media. Kepraktisan e-book diukur berdasarkan hasil respon guru dan siswa. Penelitian di uji cobakan secara terbatas pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Namorambe. Hasil penelitian berupa media e-book interaktif dalam pembelajaran sistem pernapasan dengan penilaian uji kelayakan oleh ahli media sebesar 88% dengan kriteria “sangat layak” dan oleh ahli materi sebesar 84% dengan kriteria “sangat layak”. E-book dinyatakan praktis dengan hasil respon guru 88,3% dengan kriteria “sangat praktis” dan hasil respon siswa sebesar 87,4% dengan kriteria “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media e-book interaktif dalam pembelajaran sistem pernapasan yang dikembangkan layak dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Penghambatan proses browning enzimatis pada buah apel sebagai model praktikum biologi Wahyuni, Ayu; Marjanah, Marjanah; Aswan, Dara Mutiara
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 6 No 1 (2024): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v6i1.10708

Abstract

Pembelajaran bagi siswa dapat dilakukan dengan pendekatan ilmiah seperti penyelidikan kebenaran suatu hipotesis melalui observasi dan eksperimen. Penelitian ini menampilkan model praktikum verifikasi. Perubahan warna menjadi coklat pada buah disebut dengan browning atau pencoklatan yang disebabkan adanya reaksi enzimatis (antara enzim fenolase pada buah apel dengan oksigen) sehingga membentuk pigmen melanin berwarna coklat. Pencokelatan enzimatis pada buah dalam proses pengolahan merupakan masalah yang serius, khususnya pada komoditas buah apel, hal ini dikarenakan dapat mengurangi kualitas produk secara visual dan menurunkan minat konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengamatii faktor-faktor penghambat proses browning pada buah. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2024 menggunakan metode eksperimental yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis dilakukan menggunakan aplikasi digital color detector (Aplikasi android) untuk mengamati perubahan HVS warna pada sample. Hasil penelitian/praktikum didapat data berupa ektrak jeruk nipis paling berpengaruh terhadap penghambatan proses enzimatik browning pada buah.
PEMANFAATAN LIMBAH BIVALVIA DENGAN MENGGUNAKAN RESIN AKRILIK SEBAGAI BAHAN PRODUKSI CENDERA MATA DALAM MENINGKATKAN KEWIRAUSAHAAN DAN PARIWISATA MASYARAKAT PANTAI PELANGI Marjanah, Marjanah; Wahyuni, Ayu; Fadhelina, Nishbah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1533-1538

Abstract

Pantai pelangi adalah satu dari beragamnya objek wisata pantai yang terkenal di wilayah provinsi aceh. Terdapat banyak limbah bivalvia yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar pantai. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kerang sabagai bahan pembuatan cendera mata, meningkatkan usaha kreative masyarakat dilingkungan pantai pelangi, mengangkat pariwisata alam dengan pemanfaatan limbah fauna disekitar pantai dan membantu masyarakat memasarkan produk. Selain itu, pengabdian ini dilakukan pada Desa Matang Rayeuk Pulo Puntong, Kabupaten Aceh Timur. Metode pelaksanaan yang digunakan dengan melalui kegiatan observasi, sosialisasi, persiapan, pelatihan, monitoring dan evaluasi tentang pemanfaatan limbah bivalvia menjadi produk cendera mata dalam meningkatkan kewirausahaan dan pariwisata pantai pelangi. Adapun hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini yaitu mitra telah berhasil membuat produk cendera mata limbah bivalvia yang dicampur resin akrilik dengan unik dan tampilan mewah. Selain itu, mitra telah mampu memasarkan produknya dengan skala menengah sehingga berlatih menjadi wirausaha kreatif dalam pariwisata pantai pelangi. Mitra memperoleh penghasilan tambahan dari penjualan produk cendera mata.