Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : SOCIETAL

NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MANUSIA PERAHU (Studi di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana) Yusuf, Ardi; Juhaepa, Juhaepa; Anggraini, Dewi
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal manusia perahu di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana, dan upaya-upaya apakah yang dilakukan manusia perahu (Suku Bajo) dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di Desa Waemputtang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana.    Dalam penelitian ini diambil informan sebanyak  14 orang, tipe penelitian yaitu menggunakan deskriptif kualitatif, jenis dan sumber data yaitu jenis data kualitatif dan sumber data dari penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal manusia perahu terjadi adanya upaya yaitu upaya-upaya yang dilakukan manusia perahu (suku bajo) dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yaitu melakukan penanaman mangrove (hutan bakau), melakukan pelarangan bom ikan dilaut, mengetahui wilayah penangkapan, mengetahui biota laut, mengetahui pelayaran (berlayar), membangun kebersamaan, membangun persatuan, bersikap rela berkorban dan bersikap tolong-menolong. Adapun nilai-nilai kearifan lokal manusia perahu yaitu adanya pelestarian pantai laut, tradisi melaut manusia perahu (suku bajo), sistem pengetahuan suku bajo dan interaksi suku same (bajo) dengan suku bagai (pendatang).
STRATEGI PETANI JAGUNG DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA (Studi di Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna) Munarti, Munarti; Hos, Jamaluddin; Juhaepa, Juhaepa
SOCIETAL Vol 7, No 2 (2020): Edisi Oktober
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi petani jagung dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga di Desa Walengkabola Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna. Teknik analisa yang akan di gunakan dalam penelitia ini adalah teknik domain dan taksonomi. Teknik domain merupakan salah satu teknik dalam penelitian kaulitatif, dimana teknik penulisannya  memaparkan  secara umum dengan rincian namun tanpa ada penjelasan lebih lanjut. Sedangkan taksonomi merupakan teknik penulisannya bersifat terperinci dengan penjelasan yang akurat dan mampu menjelaskan elemen yang ada. Hasil penelitian ini adalah strategi petani jagung dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga terdapat tiga poin strategi yaitu:  1. Strategi aktif merupakan strategi bertahan hidup yang dilakukan dengan cara memanfaatkan segala potensi yang dimiliki. 2. Strategi pasif adalah strategi bertahan hidup dengan cara mengurangi pengeluaran keluarga, misalnya biaya untuk primer, sekunder, dan tersier. 3. Strategi jaringan merupakan strategi bertahan hidup yang di-lakukan dengan cara menjalin relasi, baik formal maupun dengan lingkungan sosialnya dan lingkungan kelembagaan (misalnya meminjam uang kepada tetangga, mengutang di warung atau toko, memanfaatkan program kemiskinan, meminjam uang ke rentenir atau bank dan sebagainya). Kehidupan ekonomi keluarga petani jagung dapat dikatakan cukup baik atau menengah kebawah, akan tetapi dengan kehidupan ekonomi tersebut keluarga petani jagung harus mempunyai strategi. Berdasarkan indikator  ekonomi, keluarga petani jagung memiliki tingkat pendidikan rendah (SD-SMP) dan sedang (SMA). Memiliki tingkat pendapatan rendah dan sedang yaitu sekitar Rp 1.000.000 - Rp 1.250.000 yang telah ditambah dari penghasilan sumber lainnya seperti anggota keluarga lain ikut bekerja.
PERAN TOKOH ADAT TOLAKI DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK PERKAWINAN (Study Pada Masyarakat Suku Tolaki di Kelurahan Kolono Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan) Asmawati, Siti; Juhaepa, Juhaepa; Tawulo, Megawati A.
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah mengenai konflik dalam perkawinan. Masalah kawin lari ini meliputi kawin bawa lari dan kawin lari bersama.Dari dua perkara ini tentu memiliki jalan keluar serta hukuman atau sangsi yang harus di tanggung.Untuk mencapai titik temu antara pihak orangtua perempuan dan orangtua laki-laki, maka harus ada tokoh adat yang harus membantu menyelesaikannya. Metode dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif merupakan salah satu dari jenis penelitian yang termasuk dalam jenis penelitian kualitatif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kejadian atau fakta, keadaan, fenomena, variabel dan keadaan yang terjadi saat penelitian berlangsung dengan menyuguhkan peran dalam menyelesaiakan konflik kawin lari diantaranya kawin bawa lari dan kawin  lari bersama. Dari pembahasan dua jenis pelangaran adat perkawinan bawa lari dan perkawinan lari bersama didaerah Kelurahan Kolono tersebut maka dapat ditarik kesimpulan  bahwa kedua jenis tindakan tersebut mempunyai satu kesamaan yaitu untuk melangsungkan pernikahan tanpa adanya campur tangan dari kedua orang tua masing-masing, dan keduanya juga memiliki perbedaan yaitu pada perkawinan lari bersama pernikahan biasanya dilakukan untuk menghindari uang jujur yang besar maupun upacara adat yang berat untuk dilaksanakan,  juga untuk menghindari kerabat yang tidak setuju dengan perkawinan tersebut, sedangkan didalam perkawinan bawa lari ini lebih dapat diidentikkan dengan kawin lari yang sebenarnya secara harfiah apabila dikaitkan dengan hukum pidana perkawinan bawa lari inilah yang disamakan dengan tindak pidana melarikan anak gadis orang.
BENTUK INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT SUKU SUNDA DAN SUKU JAWA DI DESA WONUA RAYA KECAMATAN BAITO KABUPATEN KONAWE SELATAN Elvianti, Elvianti; Juhaepa, Juhaepa; Peribadi, Peribadi
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Bagaimana bentuk interaksi sosial suku Jawa dan suku Sunda yang bersifat asosiatif dan Disosiatif di Desa Wonua Raya Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian dilaksanakan di Desa Wonua Raya Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat. Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) bentuk-bentuk interaksi sosial dalam proses asosiatif, diantaranya adalah (a) Kerjasama Yang Terbentuk Di Desa Wonua Raya, (b) Asimilasi. (2) bentuk-bentuk interaksi sosial dalam proses disosiatif yaitu (a) Persaingan, (b) Konflik.
SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT SUKU BALI DALAM PELAKSANAAN UPACARA NGABEN (Studi di Kelurahan Atula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur) Depi, Desak Putu; Juhaepa, Juhaepa; Supiyah, Ratna
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis solidaritas sosial masyarakat suku Bali dalam pelaksanaan upacara ngaben di Kelurahan Atula Kecamatan Ladongi Kabupaten Kolaka Timur. Metode penelitian ini yaitu  menggunakan metode deskriptif kualitatif  dengan teknik pengumpulan datanya yaitu studi pustaka, studi lapangan, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa solidaritas yang ada pada masyarakat suku Bali dalam pelaksanaan upacara ngaben saling membantu satu sama lain, persatuan, saling bahu-membahu, bersama dalam suka maupun duka dan saling menghargai satu sama lain dan tidak membeda-bedakan saat pembagian pekerjaan. Bentuk solidaritas sosial masyarakat suku Bali dalam pelaksanaan upacara ngaben jika memakai kerangka pikir Emile Durkheim, penelitian ini dimasukan ke dalam jenis solidaritas sosial mekanik dan juga masuk dalam solidaritas organik. Sehingga dalam pembagian pekerjaan dalam pelaksanaan ngaben perbedaan kasta yang terdapat dalam masyarakat hindu tidak mempengaruhi kerjasama ataupun solidaritas sosial masyarakat, karena solidaritas yang terjalin didasarkan atas kesamaan keyakinan yang dianut, persatuan dan kewajiban yang harus dijalankan sebagai umat hindu. Serta sanksi yang diberikanpun pada masyarakat merupakan sanksi yang tidak memberatkan masyarakat atau hanya berupa sanksi sosial.
DEGENERASI TOLEA DAN PABITARA (Studi di Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara) Musakir, Faisal; Juhaepa, Juhaepa; Sarmadan, Sarmadan
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui fungsiTolea dan Pabitara di Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara (2) Untuk mengetahui fakto-faktor penyebab degenerasi Tolea dan Pabitara di Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Penelian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.  lokasi penelitian ini telah dilaksanakan di Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara.Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) bagaimana fungsi tolea dan pabitara di Kecamatan Andowia Kabupaten konawe utara diantaranya adalah (a) sebagai tokoh adat yaitu mampu menggunakan tulura sara (tuturan adat) penyelesaian konflik sosial dan mengetahui nila-nilai budaya tolaki (kalo sara) (b) sebagai komunikator adat yaitu tolea sebagai komunikator adat pihak laki-laki dan pabitara komunikator adat pihak perempuan. (2) faktor-faktor penyebab degenerai tolea dan pabitara yaitu (a) Faktor Sakralisasi budaya yaitu adanya kecemasan dan ketakutan masyarakat akan kesakralan kalo sara sehingga mengurangi minat sesorang untuk menjadi tolea dan pabitara(b) Faktor Insentif yaitu tidak menjajikannya menjadi seorang tokoh adat seperti tolea dan pabitara bagi ekonomi keluarga(c) Transmisi budaya yaitu kurang terjalinnya proses transmisi budaya pada masyrakat Kecamatan Andowia (d) Proses sosialisasi dan kaderisasi yaitu tidak terjadinya proses kaderisasi akibat sulitnya meneukan seseorang yang ingin dijadikan kader tolea dan pabitara.Â