Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

THE INFLUENCE OF PRICE PERCEPTION, E-WOM, BRAND AMBASSADOR, AND HALAL LABELING ON ARTHA LDT SKINCARE PURCHASING DECISIONS THROUGH BUYER INTEREST IN BESUKI SITUBONDO Sofiyatul Madaniyah; Khamdan Rifa’i; Nurul Widyawati Islami Rahayu
INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE Vol. 3 No. 2 (2025): INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE (INJOLE)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study conceptually examines how price perception, electronic word of mouth (E‑WOM), brand ambassadors, and halal labeling influence purchase decisions for Artha LDT skincare products, with purchase intention serving as an intervening variable. The research context is Besuki, Situbondo, where local halal-certified skincare brands have grown through online marketplaces and social media. Using theoretical synthesis from consumer behavior, marketing communications, and halal consumer studies, this paper develops hypotheses and a conceptual path model. The analysis suggests that perceived affordability and price–quality fit positively shape purchase intention; E‑WOM and credible brand ambassadors amplify trust and perceived value; halal labeling reduces perceived consumption risk and strengthens intention among Muslim consumers. Purchase intention mediates the relationship between the antecedents and actual purchase decision. Contributions include a contextualized model for halal skincare marketing and practical recommendations for MSME brands aiming to scale through digital channels.
Strategi Branding Desa Dalam Meningkatkan Citra Desa Melalui J-branding Pakem Creative Community Di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember Dian Putri Rivatul Hasanah; Nurul Widyawati Islami Rahayu
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1244

Abstract

Desa Sumberpakem memiliki berbagai potensi unggulan berupa Batik Labako, kopi kapulaga, tahu, keripik singkong, serta destinasi wisata yang berpotensi menjadi identitas desa. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dikenal masyarakat luas karena belum optimalnya strategi promosi dan branding yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding Desa Sumberpakem melalui J-Branding Pakem Creative Community dalam meningkatkan citra desa serta menganalisis implementasinya dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding dilakukan melalui identifikasi potensi lokal, pemanfaatan media digital, pelibatan masyarakat dan pelaku UMKM, serta penguatan identitas desa berbasis kearifan lokal. Strategi tersebut mampu meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap Desa Sumberpakem, memperkuat identitas desa, meningkatkan promosi produk unggulan, dan mendorong partisipasi masyarakat. Dari perspektif ekonomi syariah, pelaksanaan branding desa telah mencerminkan prinsip keadilan, amanah, musyawarah, partisipasi, dan kemaslahatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan branding desa berbasis masyarakat dalam meningkatkan citra dan daya saing desa.
LEMBAGA AMIL ZAKAT, POLITIK LOKAL, DAN GOOD GOVERNANCE DI JEMBER Nurul Widyawati Islami Rahayu
KARSA Journal of Social and Islamic Culture Vol. 22 No. 2 (2014): ISLAM, BUDAYA DAN POLITIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v22i2.574

Abstract

Prinsip dan pilar good governance dalam lembaga amil zakat akan terimplementasi dengan baik jika mendapat dukungan penuh dari pemangku kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Jember. Keberadaan ketiga komunitas (pribadi, lokal dan Organisasi Masyarakat) berimplikasi terhadap regulasi pengelolaan zakat dan menjadikan salah satu sebab tidak optimal-nya good governance lembaga amil zakat, baik secara regional maupun secara nasional sehingga implikasi keberadaan zakat tidak bisa efektif dan efisien. Pengelolaan zakat di Kabupaten Jember pada khususnya, menunjukkan kendala yang sangat kompleks. Hal tersebut berawal dari ketidak-percayaan masyarakat terhadap lembaga pengelolaan zakat oleh lembaga amil zakat. Untuk mendukung hal tersebut, harus diciptakan pengelolaan perusahaan yang baik dan optimalisasi good governance. Salah satu pilar organisasi yang harus diterapkan untuk good governance yaitu mendesain dan mengimplementasikan pengendalian intern.