Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI, KUNJUNGAN ANC, DAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG TAHUN 2022 Rohani, Alia; Wathan, Fika Minata; Yunola, Satra
IMJ (Indonesian Midwifery Journal) Vol 6, No 2 (2023): IMJ (Indonesia Midwifery Journal) Februari - Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/imj.v6i2.8366

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), diperkirakan sekitar 33% orang didunia menderita anemia, dengan kekurangan zat besi dianggap sebagai penyebab utama, dan anemia menyumbang hampir 9% dari tahun ke tahun dengan masalah kecacatan. Diperkirakan juga bahwa di seluruh dunia 32 juta wanita hamil mengalami anemia dan 496 juta wanita tidak hamil mengalami anemia. Tujuan Penelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Status Gizi, Kunjungan ANC Dan Konsumsi Tablet Fe, Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2022. Desain penelitian ini menggunakan Teknik Acidental Sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januarai- Februari tahun 2022 di Puskesmas Pembina Palembang. Populasi dari Penelitian ini adalah Seluruh ibu hamil Trimester III yang melakukan kunjungan ANC pada saat penelitian. Sampel pada penelitian ini di ambil dengan menggunakan teknik Acidental Sampling yaitu berjumlah 42 responden. Analisis data dilakukan secara Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan dari 42 responden 24 responden mengalami anemia kehamilan lebih banyak dari ibu hamil yang tidak mengalami anemia selama kehamilan yaitu berjumlah 18 responden. Berdasarkan uji statistik Chi-Squere yang membandingkan p value dengan tingkat kemaknaan a = 0.05 menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Status gizi p value (0.035), Kunjungan ANC (0.001), dan Konsumsi Tablet FE (0.002) dengan kejadian Anemia pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2022. Di harapkan pada Puskesmas Pembina Palembang agar dapat memberikan penyuluhan tentang Anemia pada kehamilan dengan status gizi, kunjungan ANC dan Konsumsi Tablet FE yang cukup agar semua ibu hamil mengerti tentang Anemia pada kehamilan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Akseptor Kb dalam Memilih Alat Kontrasepsi Implan di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Kasmiza Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan Pretty Zhinta Khalifatunnisa; Fika Minata Wathan; Putu Lusita Nati Indriani; Ahmad Arif
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2001

Abstract

World Health Organization (WHO) tahun 2018 prevalensi pemakaian alat kontrasepsi mencapai 57,8 persen. Sedangkan tahun 2019 pemakaian alat kontrasepsi mencapai 63,4 persen dan tahun 2020 pemakaian alat kontrasepsi mencapai 68,6 persen. Untuk di Negara Asia dan Amerika Latin, dan terendah di Sub-Sahara Afrika. Di Afrika dari 23,6 persen menjadi 28,5 persen, di Asia telah meningkat sedikit dari 60,9 persen menjadi 61,8 persen, sedangkan di Amerika Latin dan Karibia tetap stabil pada 66,7 persendan 72,5 persen. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan, dan dukungan suami dengan minat akseptor KB dalam memilih alat kontrasepsi implan di PMB Kasmiza Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan Tahun 2023. Penelitian survey analitikdengancross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua akseptor KB aktif di PMB Kasmiza Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan tahun 2023 berjumlah 245 orang dan besar sampel yang digunakandalampenelitianiniadalah71respondendenganmenggunakanteknikpengambilansampelpurposive sampling.Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan hasil penelitian p value ≤ nilaiα (0,05). Hasil penelitian ini dari 71 responden pendidikan tinggi 57,6%% dan hubungan pendidikan dengan pemilihan kontrasepsi implan (p-value = 0,000), pengetahuan baik 50% dan hubungan pengetahuan dengan pemilihan kontrasepsi implan (p-value = 0,002) sedangkan, dukungan sumi56,8% dan hubungan dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi implan (p-value = 0,000). Bidan diharapkan dapat dijadikan  masukan dalam meningkatkan cara konseling  pada akseptor KB terutama dalam minat akseptor KB dalam memilih alat kontrasepsi implan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24 – 60 BULAN Kurniati, Rahmi; Aisyah, Siti; Anggraini, Helni; Wathan, Fika Minata
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.849

Abstract

Latar Belakang:  Stunting pada anak merupakan dampak dari defisiensi nutrien selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hal ini menimbulkan gangguan perkembangan fisik anak yang irreversible, sehingga menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik serta penurunan performa kerja. Berat badan lahir, status pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaru hiprevalensi stunting. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan berat badan lahir, status pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2022. Metode: Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun pada bulan Januari 2022. Populasinya yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 24 -60 bulan. Penelitian ini menggunakan metode observasi yang bersifat studi analitik dengan pendekatan case-control. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive samplingdengan jumlah 158 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan microtoise/pita meteran. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji chi-square pada variabel berat badan lahir didapatkan p-value=1,000, status ASI Eksklusif p-value=0,728 dan status imunisasi didapatkan p-value=0,327. Tidak ada hubungan antara berat badan lahir, status pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di Puskesmas Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2022. Saran: Semua pihak terkait agar berkolaborasi menerapkan kebijakan untuk mengurangi risiko stunting agar masyarakat mendapatkan pendidikan yang berkualitas, dan dapat memberikan asupan nutrien yang seimbang dan meningkatkan derajat kesehatan anak. Kata Kunci: Stunting, Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif, Imunisasi, Balita
Hubungan Status Gizi, Kepatuhan Komsumsi Tablet Fe Dan Pemeriksaan Kehamilan (Anc) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Tebing Gerinting Indralaya Tahun 2024 Safitri, Shindy; Erma Puspita Sari; Rini Gustina sari; Fika Minata Wathan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8179

Abstract

Anemia is a condition where the red blood cells do not meet the physiological needs of the body. Anemia is commonly experienced by women, particularly due to iron deficiency. There are various factors that contribute to anemia, including external factors such as ANC visits, iron supplement tablets, healthcare personnel, and the environment. Internal factors include age, occupation, education, childbirth history, economic status, nutritional status, and family planning history. The aim of this study is to determine the relationship between nutritional status, adherence to iron tablet consumption, and pregnancy check-ups. This research uses a cross-sectional approach, conducted at Tebing Gerinting Health Center, Indralaya Selatan, Ogan Ilir from June 18 to June 30, using univariate and bivariate analysis. The results show that out of a population of 413, 80 respondents were selected, with 53 respondents (66.3%) experiencing anemia and 27 respondents (33.8%) not experiencing anemia. Most of the respondents (34 or 77.3%) had poor nutritional status, 47 respondents (81.0%) were non-compliant with iron tablet consumption, and 46 respondents (79.3%) had incomplete pregnancy check- ups, all of whom experienced anemia. Based on the chi-square test, it was found that there was a significant relationship between nutritional status and anemia occurrence in pregnant women, with a p-value of 0.039. The study concluded that there is a significant relationship between adherence to iron tablet consumption and anemia occurrence in pregnant women, with a p-value of 0.000, and between pregnancy checkups and anemia occurrence, with a p- value of 0.000. Therefore, there was a simultaneous relationship between nutritional status, adherence to iron tablet consumption, and pregnancy check- ups with anemia occurrence in pregnant women. The study recommends increasing public awareness of health, particularly among pregnant women.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, JARAK KEHAMILAN DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) PADA IBU HAMIL DI PMB RIA PERMATA SARI BANYUASIN TAHUN 2024 Sartika, Diana; Wathan, Fika Minata; Sari, Erma Puspita; Minarti, Minarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43323

Abstract

Hiperemesis Gravidarum (HEG) merupakan keadaan di mana ibu hamil mengalami mual muntah berlebihan yang berdampak pada sistem tubuh ibu dan pada kandungannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian HEG yaitu pengetahuan, umur, paritas, usia gestansi, jarak kehamilan, dukungan suami, dan stres. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di PMB Ria Permata Sari, pada bulan Mei-Juli Tahun 2024. Dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil yang didapatkan dari 55 responden diteliti ada 43 responden (78,2%) yang mengalami HEG dan ada 12 responden (21,2%) yang tidak mengalami HEG. Sebesar 22 responden (40,0%) dengan pengetahuan kurang. Sebagian besar 27 responden (49,1%) ibu dengan jarak kehamilan risiko tinggi  dan sebagian besar 30 responden (54,5%) ibu dengan gizi buruk. Berdasarkan Hasil uji chi squre diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan HEG pada ibu hamil, diproleh p value 0,744, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan HEG pada ibu hamil diperoleh p value 0,691, dan ada hubungan status gizi dengan HEG ibu hamil. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan, jarak kehamilan dan status gizi secara simultan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum (HEG) pada ibu hamil. Saran untuk PMB Ria Permata Sari agar dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam upaya meningkatkan informasi khususnya tentang faktor penyebab terjadinya Hiperemesis Gravidarum (HEG)  pada ibu hamil.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Rantau Durian Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024 Lasepha, Ani; Wathan, Fika Minata; Sari, Intan; Hamid, Siti Aisyah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1478

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar haemoglobin di bawah 11 gr/dl pada trimester 1 dan 3 atau kadar haemoglobin kurang dari 10,5 gr/dl pada trimester 2. Faktor-faktor yang mempengaruhu kejadian anemia meliputi: status gizi, kunjungan Antenatal Care, kepatuhan konsumsi table Fe, pendidikan, pengetahuan, usia, social ekonomi, paritas, umur kehamilan, jarak kehamilan, penyakit infeksi, pekerjaan, pola makan dan sikap. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan Status Gizi, Kunjungan Antenatal Care dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe secara simultan dengan kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Rantau Durian Kab.OKI tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional yang di Puskesmas Rantau Durian Kab.OKI Tahun 2024 dengan jumlah responden 92 orang. Hasil uji statistic chi-square status gizi p value = 0,002, kunjungan ANC didapatkan p value = 0,017, kepatuhan konsumsi tablet FE didapatkan p value = 0,001 lebih kecil dari α = 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara Status Gizi, Kunjungan Antenatal Care dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dengan kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Rantau Durian Kab.OKI tahun 2024.
HUBNGAN KONSUMSI FAST FOOD, ASUPAN ZAT BESI DAN PERILAKU MELEWATKAN SARAPAN PAGI DENGAN KEJADIAN DYSMENORRHEA pertiwi, anisa; Wathan, Fika Minata; Sari, Erma Puspita; Minarti, Minarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43948

Abstract

Adanya kejadian dysmenorrhea pada mahasiswi sangat mengganggu aktivitas dan proses perkuliahan yang membuat mahasiswi tersebut sulit untuk berkonsentrasi dikarenakan ketidaknyamanan yang dirasakan ketika nyeri menstruasi, serta perlunya penanganan segera agar tidak berdampak lebih buruk. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil didapatkan bahwa dari 80 orang yang diteliti terdapat 40 orang (50,0%) yang dysmenorrhea, dan 40 orang (50,0%) yang tidak dysmenorrhea. Sebagian besar terdapat 61 orang (76,3%) sering mengkonsumsi Fast Food, 32 orang (40.0%) asupan zat besi kurang baik, dan 52 orang (65.0%) perilaku melewatkan sarapan pagi kurang baik. Berdasarkan uji Chi-square didapatkan bahwa ada hubungan konsumsi Fast Food dengan kejadian dysmenorrhea diperoleh nilai p value 0.036 ≤ 0.05, ada hubungan asupan zat besi dengan kejadian dysmenorrhea diperoleh nilai p value 0.003 ≤ 0.05 dan tidak ada hubungan perilaku melewatkan sarapan pagi dengan kejadian dysmenorrhea diperoleh nilai p value 0.101 > 0.05. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan konsumsi Fast Food, asupan zat besi dan perilaku melewatkan sarapan pagi secara simultan dengan kejadian dysmenorrhea pada mahasiswi strata I kebidanan tingkat II, III dan IV di Universitas Kader Bangsa Palembang. Diharapkan kepada mahasiswi mengetahui faktor-faktor penyebab yang dapat menimbulkan rasa nyeri saat menstruasi.
THE RELATIONSHIP BETWEEN KNOWLEDGE, EDUCATION AND HUSBAND SUPPORT WITH ACETIC ACID VISUAL INSPECTION (IVA) EXAMINATION Edi Wiranti, Listiani; Putu Lusita Nati Indriani; Fika Minata Wathan; Sendy Pratiwi R
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 10 No. 1 (2025): Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v10i1.459

Abstract

Cervical cancer occurs in the uterine cervic, an area in the female reproductive organs which is the entrance to the uterus and vagina. The causes of cervical cancer include enganging in sexual partners. This study aims to determine the relationship among knowledge, education, husband’s support, and the examination of Visual Inspection of Acetic Acid (IVA) in Burnai Mulya Public Health Center Working Area East Ogan Komering Ulu Regency. The study employed an analytical survey method with a cross-sectional approach. The population in this study was all women of childbearing age (WUS) Who Visited Burnai Mulya Public Health Center in March – July 2024 as many as 158 respondents. Sample was taken using accidental sampling technique with a total sample size of 53brespondents. The analysis was univariate and bivariate  analysis wiyh chi square statistical tests. The results of univariate analysis showed that 53 respondents, mothers who performed IVA examination were 25 respondents (47,2%) and mothers who did not perform IVA Examination were 28 people (52,8%). The Bivariate results using the chi square test found that there was a relationship between knowledge (p value =0,004) and mothers education (p value = 0,000), husband’s support (p value = 0,004) and acetic acid injection (IVA) Examination Burnai Mulya Public Health Center. This study is expected to contribute as additional references and literature for students, provide information to the public about acetic acid inspection (IVA), and improve the quality of services to prevent cervical cancer.
HUBUNGAN NUTRISI IBU, PERAWATAN PAYUDARA, KONTRASEPSI HORMONAL PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI 1-6 BULAN DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI Irmiyati, Irma; Minata Wathan, Fika; Dewi Sartika Silaban, Titin; Rohaya
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i1.257

Abstract

ABSTRACT Mother's Milk is the first natural food for the infants that provides all vitamins, minerals and nutrients. Complete nutrition in breast milk also contains immune substances such as IgA, IgM, IgG, IgE, lactoferrin, lysosomes, immunoglobulins that protect the infants from various diseases. Breast milk production that is not optimal comes to be a problem for mothers who have just given birth; as a consequence, many infants have less nutritional needs since mothers are not capable of providing the maximum breast milk based upon the nutritional needs of the infants. Breastfeeding that is not optimal can affect the occurrence of 45% of deaths due to neonatal infections, 30% of deaths due to diarrhea and 18% of deaths due to respiratory infections in infants. Factors determining the smooth production of breast milk include maternal nutrition, breast care and hormonal contraception. Thus, infants who do not get optimal breast milk will easily fall ill as their antibodies have not been fully and optimally formed. This study aims to determine the correlation of maternal nutrition, breast care and partial hormonal contraception among mothers who have infants aged 1-6 months with the smooth production of breast milk (ASI) at the Kertapati Health Center Palembang in 2021. This is a quantitative research using analytic survey method with cross sectional approach in which the research design used measurements or observations at the same time or one time. Sampling in this study used systematic random sampling (probability sampling). The data used in this study included primary data and secondary data. The data were analyzed by using the chi-square test and it obtained the p value = 0.022 > 0.05, indicating a correlation of maternal nutrition and the smooth production of breast milk. While the results of the Chi-square test for breast care on the smooth breast milk production obtained p value = 0.000 <0.05, which indicated a correlation of breast care and the smooth milk production. The results of the chi-square statistical test between hormonal contraceptives and the smooth production of breast milk showed p value = 0.00 <0.05, meaning that there was a significant correlation of hormonal contraception and the smooth production of breast milk at the Kertapati Health Center in Palembang. The midwives are expected to provide education and counseling to breastfeeding mothers so that breast milk production can be maximized and is expected to be a source of information for mothers who have the infants aged 1-6 months with smooth production of breast milk (ASI).
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM DESA MULYASARI TAHUN 2024 Puspita, Apriani; Fika Minata Wathan; Erma Puspita Sari; Minarti
JURNAL KESEHATAN INDRA HUSADA Vol 13 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INDRAMAYU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36973/jkih.v13i1.689

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), it was estimated 33% of people worldwide Vaginal discharge is a reproductive health problem that is often experienced by women, this condition will cause uncomfortable conditions and can interfere with daily activities. This study aims to determine the relationship between knowledge, attitudes, and vulva hygiene simultaneously with the incidence of vaginal discharge at Bahrul Ulum Islamic Boarding School, Mulyasari Village in 2024. The type of research is used quantitative research (data in the form of numbers) with a survey research design with a cross-sectional approach. Data collection in this study used primary data obtained from filling out questionnaires. The population in this study were 51 young women at the Bahrul Ulum Islamic Boarding School in 2024. Sampling used the total sampling technique or a sampling technique where the number of samples was the same as the population. From the 51 respondents, there were 24 respondents (47.1%) who experienced vaginal discharge and 27 respondents (52.9%) did not experience vaginal discharge. From the results of the Chi Square test, was obtained the P-Value = 1,000, which means there was no relationship between Knowledge and the Incident of Vaginal Discharge. The P-Value = 0.766 was obtained, which means there was no relationship between Attitude and the Incident of Vaginal Discharge. The P-Value value <0.000 was obtained, indicating a significant relationship between vulva hygiene and the incidence of vaginal discharge at the Bahrul Ulum Islamic Boarding School, Mulyasari Village in 2024. In addition, the results of the Odds Ratio (OR) analysis showed an OR value of 0.026 and a Confidence Interval (CI) of 95% in adolescents who experienced vaginal discharge with a value range was 0.005-0.14