Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN NUTRISI IBU, PERAWATAN PAYUDARA, KONTRASEPSI HORMONAL PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI 1-6 BULAN DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI Irmiyati, Irma; Minata Wathan, Fika; Dewi Sartika Silaban, Titin; Rohaya
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i1.257

Abstract

ABSTRACT Mother's Milk is the first natural food for the infants that provides all vitamins, minerals and nutrients. Complete nutrition in breast milk also contains immune substances such as IgA, IgM, IgG, IgE, lactoferrin, lysosomes, immunoglobulins that protect the infants from various diseases. Breast milk production that is not optimal comes to be a problem for mothers who have just given birth; as a consequence, many infants have less nutritional needs since mothers are not capable of providing the maximum breast milk based upon the nutritional needs of the infants. Breastfeeding that is not optimal can affect the occurrence of 45% of deaths due to neonatal infections, 30% of deaths due to diarrhea and 18% of deaths due to respiratory infections in infants. Factors determining the smooth production of breast milk include maternal nutrition, breast care and hormonal contraception. Thus, infants who do not get optimal breast milk will easily fall ill as their antibodies have not been fully and optimally formed. This study aims to determine the correlation of maternal nutrition, breast care and partial hormonal contraception among mothers who have infants aged 1-6 months with the smooth production of breast milk (ASI) at the Kertapati Health Center Palembang in 2021. This is a quantitative research using analytic survey method with cross sectional approach in which the research design used measurements or observations at the same time or one time. Sampling in this study used systematic random sampling (probability sampling). The data used in this study included primary data and secondary data. The data were analyzed by using the chi-square test and it obtained the p value = 0.022 > 0.05, indicating a correlation of maternal nutrition and the smooth production of breast milk. While the results of the Chi-square test for breast care on the smooth breast milk production obtained p value = 0.000 <0.05, which indicated a correlation of breast care and the smooth milk production. The results of the chi-square statistical test between hormonal contraceptives and the smooth production of breast milk showed p value = 0.00 <0.05, meaning that there was a significant correlation of hormonal contraception and the smooth production of breast milk at the Kertapati Health Center in Palembang. The midwives are expected to provide education and counseling to breastfeeding mothers so that breast milk production can be maximized and is expected to be a source of information for mothers who have the infants aged 1-6 months with smooth production of breast milk (ASI).
ANALISIS DETERMINAN KEIKUTSERTAAN WUS DALAM PEMERIKSAAN IVA UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN HBM Octaliana, Hasrita; Wathan, Fika Minata; Aisyah, Siti; Januar, Rico
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): EDITION JULY 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v10i2.2139

Abstract

Kanker  serviks  adalah  kanker  paling  umum  kedua  pada  wanita  yang  tinggal  di  negara berkembang yang berpenghasilan rendah dan merupakan kanker yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). WHO telah meninjau bukti mengenai kemungkinan modalitas untuk skrining kanker serviks dan telah menyimpulkan bahwa skrining harus dilakukan setidaknya sekali untuk setiap wanita dalam kelompok usia sasaran (30-49 tahun) dan test HPV, sitologi dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah tes skrining yang direkomendasikan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Lokan terhadap 170 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia, tingkat pendidikan, kerentanan, ancaman, hambatan, dan isyarat bertindak dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA dengan nilai p 0,05, namun tidak terdapat hubungan pengetahuan, keparahan, dan manfaat dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA dengan nilai p0,05. Faktor paling dominan berhubungan dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA adalah kerentanan yang dirasakan baik memiliki peluang 200,870 kali untuk melakukan pemeriksaan IVA. Ada hubungan antara umur/usia, tingkat pendidikan, kerentanan, ancaman,   dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Lokan Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2020.
Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Remaja di SMP PG Bunga Mayang Lampung Utara Maharani, Rizqika; Wathan, Fika Minata; Handayani, Sri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i12.12235

Abstract

ABSTRAK Personal hygiene saat menstruasi adalah tindakan untuk memelihara kesehatan dan kebersihan pada organ kewanitaan saat menstruasi Masyarakat menganggap informasi kesehatan reproduksi termasuk tentang perilaku higienis saat menstruasi masih tabu dan tidak pantas dibicarakan sehingga membatasi komunikasi antara orangtua dan remaja, selain itu kurangnya penyuluhan tentang kesehatan reproduksi akibatnya banyak remaja mengambil keputusan yang salah mengenai kesehatan reproduksi mereka.kurangnya pengetahuan tentang personal hygiene terutama pada saat menstruasi dari institusi tersebut maupun dari orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan orang tua dan sumber informasi secara simultan dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja di SMP PG Bunga Mayang Lampung Utara Tahun 2023. Desain penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian  kelas VII, VIII dan IX yang berjumlah 180 orang dan sampel berjumlah 124 orang. Pengumpulan data dengan kuesioner, analisis data bivariat menggunakan uji chi square. Hasil analisis Bivariat diketahui ada hubungan antara pengetahuan dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja (p-value = 0,027).Ada hubungan antara dukungan orang tua dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja (p-value = 0,023). Ada hubungan antara sumber informasi  dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja (p-value = 0,044). Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, dukungan orang tua, dan sumber informasi secara simultan dengan Personal Hygiene saat menstruasi pada remaja di SMP PG Bunga Mayang Lampung Utara tahun 2023.  Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah referensi yang berhubungan dengan personal hygiene Kata Kunci: Pengetahuan, Dukungan Orang Tua, Sumber Informasi, Personal Hygiene  ABSTRACT Personal hygiene during menstruation is an action to maintain the health and cleanliness of the female organs during menstruation. The public considers that information on reproductive health, including about hygienic behavior during menstruation, is still taboo and inappropriate to discuss, thereby limiting communication between parents and teenagers. In addition, the lack of education about reproductive health has many consequences. teenagers make wrong decisions regarding their reproductive health. lack of knowledge about personal hygiene, especially during menstruation, from these institutions and from parents. The aim of this research was to determine the relationship between knowledge, parental support and sources of information simultaneously with personal hygiene during menstruation in adolescents at SMP PG Bunga Mayang, North Lampung in 2023. The research design used quantitative analytics with a cross sectional approach. The population in the study for classes VII, VIII and IX were 180 people and the sample were 124 people. Data collection used questionnaires, bivariate data analysis using the chi square test. The results of the Bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge and personal hygiene during menstruation in adolescents (p-value = 0.027). There was a relationship between parental support and personal hygiene during menstruation in adolescents (p-value = 0.023). There was a relationship between information sources and personal hygiene during menstruation in adolescents (p-value = 0.044). The conclusion is that there was a significant relationship between knowledge, parental support, and sources of information simultaneously with Personal Hygiene during menstruation in teenagers at SMP PG Bunga Mayang, North Lampung in 2023. It is hoped that the results of this research can add references related to personal hygiene Keywords: Knowledge, Parental Support, Information Sources, Personal Hygiene
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri di SMP Negeri 4 Banyuasin III Apriliani, Putri Eka; Wathan, Fika Minata; Dhamayanti, Reffi; Arif, Ahmad
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.1998

Abstract

Menstruasi adalah pengeluaran darahyang terjadi akibat perubahan hormoneyang terus menerus dan mengarah padapembentukan endometrium, ovulasisehingga terjadi peluruhan dinding rahimjika kehamilan tidak terjadi.Dismenore merupakan keluhan yang seringkali dirasakan oleh wanita pada saat menstruasi.Dismenore adalah rasa sakit pada bagian bawah perut ketika mengalami siklus menstruasi.Berdasarkan data World Health Organization(WHO) tahun 2017 didapatkan kejadian dismenore sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore dengan 10-16% mengalami dismenore berat. Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar, rata-rata hampir lebih dari 50% wanita mangalaminya.Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 4 Banyuasin III tahun 2023. Metode pada penelitian ini menggunakan cross sectional dengan populasi 85 responden dan sampel sebanyak 85 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan p value α (0,05).  Hasil penelitian ini dari 46 responden dengan aktifitas fisik sedang yang mengalami kejadian dismenore sebanyak 37 responden (80,4%)  p value = 0,000, dari 68 responden dengan lama menstruasi normal yang mengalami dismenore sebanyak 39 responden (57,4%) dengan p value = 0,001, sedangkan dari 38 responden dengan kualitas tidur baik yang mengalami dismenore 9 responden (23,7%) p value = 0,000. Bidan diharapkan agar lebih meningkatkan penyuluhan dan edukasi mengenai dismenore pada remaja untuk meningkatkan kesehatan reproduksi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Capaian Imunisasi Booster Campak pada Anak Usia 18 Sampai 24 Bulan di Puskesmas Petaling Kabupaten Banyuasin Yuliani, Yuliani; Arif, Ahmad; Rahmawati, Eka; Wathan, Fika Minata
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2000

Abstract

Berdasarkan  Profil Kesehatan indonesia Suspek campak pada tahun 2018 sebesar 3,18 % per 100.000 penduduk, kemudian  pada  tahun  2019  angka  tersebut meningkat menjadi sebesar 3,29 %  per 100.000 penduduk. Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah dengan kasus campak klinis yang terbilang cukup tinggi. Imunisasi Booster adalah ulangan imunisasi dasar untuk memperpanjang masa perlindungan atau mempertahankan tingkat kekebalan anak yang sudah mendapatkan imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui   hubunganPengetahuan Ibu, minat ibu dan peran petugas kesehatan dengan Rendahnya Capaian Imunisasi Booster Campak Pada Anak Usia 18 sampai 24 Bulan di Puskesmas Petaling Kabupaten Banyuasin Tahun 2023. Metode pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional dengan populasi 66 anak dan sampel 66 anak menggunakan tehnik total sampling. . Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan p value α (0,05).  Hasil penelitian ini dari 41  responden yang berpengetahuan kurang baik 33 (80,5%) responden tidak lengkap imunisasi booster campak dengan  p value = 0,000, dari 38 responden ibu yang berminat 30 (78,9%) responden tidak lengkap imunisasi booster campak dengan p value = 0,002, sedangkan dari 57  responden yang berperan 39 (68,4%) responden tidak lengkap imunisasi booster campak dengan  p value = 0,022. Petugas kesehatan diharapkan agar bisa meningkatkan pemberian edukasi kepada ibu yang mempunyai anak balita mengenai pentingnya pemberian imunisasi booster campak.
Hubungan Aktivitas Fisik, Kualitas Tidur Dan Usia Menarche Dengan Kejadian Dismenorea Primer Pada Siswi Sma Negeri 8 Palembang Abror, Rahmel Linda; Wathan, Fika Minata; Dhamayanti, Reffi; Arif, Ahmad
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2002

Abstract

Dismenorea primer merupakan nyeri haid tanpa disertai kelainan pada organ genital yang biasa muncul pada umur 15-25 tahun dan dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Menarche dini, aktivitas fisik rendah dan kualitas tidur yang buruk dapat menjadi faktor kejadian dismenorea primer.Mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, kualitas tidur dan usia menarche dengan kejadian dismenorea primer. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 68 orang. Variabel pada penelitian ini adalah dismenorea primer, aktivitas fisik, kualitas tidur dan usia menarche. Pengumpulan data menggunakan Numeric Pain Rating Scale, Phsical Activity Rasio, Pitssburgh Sleep Quality Indeks.Responden dengan dismenorea primer sebesar 66,2%. Responden dengan tingkat aktivitas fisik sedang sebanyak 61,8%. Responden dengan kualitas tidur buruk sebanyak 45,6%. Responden dengan usia menarche dini sebanyak 30,9%. Hasil statistik antara dismenorea primer dengan aktivitas fisik (p=0,007), kualitas tidur (p=0,001), dan usia menarche (p=0,023).Terdapat hubungan antara aktivitas fisik, kualitas tidur dan usia menarche dengan kejadian dismenorea primer pada Siswi SMA Negeri 8 Palembang.
FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERSALINAN SECTIO CAESARIA DI RUMAH SAKIT PUSRI PALEMBANG Fadilah Ermizah; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.560

Abstract

Latar belakang: Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk mengeluarkan janin dan plasentanya. Persalinan dengan Sectio Caesaria ini dilakukan atas indikasi medis baik dari ibu dan janin, seperti ­Placenta prevea presentasi atau letak abnormal pada janin, serta indikasi lainnya yang dapat membahayakan nyawa ibu maupun janin. Tujuan: hubungan kelainan letak Janin, preeklamsia dan ketuban pecah dini dengan Persalinan Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Pusri Palembang Tahun 2023. Metode: penelitian kuantitatif menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dan populasi sebanyak 1056 orang, sampel sebanyak 91 dengan menggunakan metode random sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai kelainan letak janin p.value = 0,039, nilai yang mengalami preeklampsia p.value = 0,035, sedangkan nilai yang mengalami ketuban pecah dini p.value = 0,012 yang berarti terdapat hubungan kelainan letak janin, preeklampsia dan ketuban pecah dini dengan persalinan section caesaria di Rumah Sakit PUSRI Palembang Tahun 2023. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu hamil guna menjaga kesehatannya selama kehamilan dan mengontrol kondisi janin melalui USG agar mengetahui letak janin bagus tidaknya. Sehingga dapat mencegah kelahiran dengan Sectio Caesaria.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN MASA NIFAS DI PMB CHOIRUL MALA 22 ILIR KOTA PALEMBANG TAHUN 2024 Rumi; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.561

Abstract

Latar belakang: Word Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) didunia pada tahun 2022 sebanyak 450 per 100.000 kelahiran hidup. Penyebab paling utama kematian ibu pada wanita umur produktif di negara berkembang disebabkan komplikasi selama kehamilan, persalinan dan nifas. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas pada ibu nifas di PMB Choirul Mala 22 Ilir Kota Palembang tahun 2024. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 51 orang sampel sebanyak 51 dengan menggunakan metode total sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai pengetahuan p.value = 0,008, nilai jarak ke fasilitas kesehatan p.value = 0,000, sedangkan nilai dukungan suami p.value = 0,016 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, jarak ke fasilitas kesehatan dan dukungan suami dengan kepatuhan kunjungan masa nifas di PMB Choirul Mala 22 Ilir Kota Palembang Tahun 2024. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu agar teratur melakukan kunjungan masa nifas setelah melahirkan guna mengetahui kesehatannya setelah melahirkan.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE K4 PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SUNGAI KELI KECAMATAN PEMULUTAN SELATAN KABUPATEN OGAN ILIR TAHUN 2024 Yulita; Siti Aisyah; Reffi Dhamayanti; Fika Minata Wathan
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 4 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i4.562

Abstract

Latar belakang: Antenatal Care (ANC) merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan sejak terjadinya masa konsepsi hingga sebelum mulainya proses persalinan yang diberikan kepada seluruh ibu hamil bertujuan untuk mendeteksi secara dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga dapat menurunkan angka kematian ibu dan memantau keadaan janin Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan suami dan pendidikan dengan Kunjungan Antenatal Care K4 pada Ibu Hamil di Puskesmas Sungai Keli Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan llir Tahun 2024. Metode: Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 45 orang sampel sebanyak 45 dengan menggunakan metode total sampling. Hasil: analisis menunjukkan bahwa nilai pengetahuan p.value = 0,002, nilai dukungan suami p.value = 0,019, sedangkan nilai pendidikan p.value = 0,002 yang berarti terdapat hubungan pengetahuan, dukungan suami dan Pendidikan dengan kunjungan antenatal care di Puskesmas Sungai Keli Kecamatan Pemulutan Selatan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah ibu hamil agar teratur melakukan kunjungan antenatal care guna mengetahui keluhan dan juga perkembangan bayi selama masa kehamilannya.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur lisnawati; Wathan, FIka Minata; Hartati, Yuli
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1082

Abstract

Secara konseptual, program KB diposisikan sebagai bentuk intervensi promotif serta preventif yang dirancang secara terintegrasi, menyeluruh, serta berkesinambungan. Layanan dalam program ini mencakup konseling serta penyediaan berbagai jenis kontrasepsi, baik yang termasuk dalam kategori Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) ataupun non-MKJP. Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan pengetahuan, sikap, umur, pekerjaan, pendidikan, paritas, dukungan suami serta peran kader secara simultan terhadap pemilihan jenis kontrasepsi pada wanita usia subur Tahun 2025. Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli tahun 2025. Populasi adalah wanita usia subur dengan jumlah sampel sebanyak 109 orang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa presentase tiap variabel dependen maupun independent sudah baik. Hasil uji statistik Chi-square pada analisis bivariat menunjukkan pemilihan alat kontrasepsi dimana dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, umur, pekerjaan, pendidikan, paritas, dukungan suami serta peran kader. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling berperan terhadap pemilihan kontrasepsi adalah variabel pengetahuan. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa faktor yang menonjol memengaruhi pemilihan kontrasepsi ialah tingkat pengetahuan. Dianjurkan agar petugas kesehatan secara intensif melaksanakan kegiatan penyuluhan serta sosialisasi terkait kontrasepsi jangka panjang (MKJP), khususnya bagi wanita usia subur, untuk mendorong peningkatan penggunaan MKJP di wilayah kerja Puskesmas.