Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Efektifitas Edukasi Basic Life Support dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018 Fatmawati, Baiq Ruli; Suprayitna, Marthilda; Prihatin, Kurniati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v7i1.2019.68

Abstract

Pertolongan pertama pada kejadian henti jantung sangat perlu dilakukan dan harus cepat dilakukan karena kelangsungan hidup lebih tinggi bila korban mendapatkan resusitasi jantung paru atau basic life support. Kejadian kegawatdaruratan henti jantung banyak terjadi diluar rumah sakit atau dekat dengan masyarakat awam. Masyarakat khususnya mahasiswa adalah orang yang harus mengetahui cara bantuan hidup dasar/basic life support. Pelatihan dan pembelajaran sangatlah dibutuhkan untuk meningkatakan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan dalam menolong korban. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan pre experimental (one group pre-post test design), dengan sampel sebanyak 30 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa dengan nilai yang signifikan yaitu p=0,000 (p<0,05).: Ada pengaruh efektifitas edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018.
Motivasi Terhadap Efikasi Diri Dalam Perawatan Diri Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Prihatin, Kurniati; Suprayitna, Marthilda; Fatmawati, Baiq Ruli
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v7i1.2019.69

Abstract

Motivation, Self Efficacy, Self-Care Type 2 DM
Knowledge and Attitude of Sidoarjo Communities About The Prevention of Covid-19 Transmission Setyawati, Irni; Utami, Kusniyati; Suprayitna, Marthilda
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 8 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v8i1.2020.182

Abstract

The world is currently being hit by an outbreak of a pandemic virus resembling an upper respiratory tract infection (URI/URTI) whose cause is still unknown. As of July 27, 2020 the number of Covid-19 cases in East Java was 20,539 positive confirmed cases, 12,318 people were cured, and 1,589 people were declared dead (Indonesian Covid-19 acceleration task force, 2020). Covid-19 positive cases in Sidoarjo, up to July 27, 2020 there were 3,041 positive people confirmed, 1,745 people were cured, and 180 people were declared dead (Department of Communication and Information of Sidoarjo Regency, 2020). The aim was to identify the knowledge and attitudes of the Sidoarjo people about the prevention of Covid-19 transmission.The design of this study is a descriptive survey with cross sectional approach. Respondents are male or female aged more than the same as 20 years who live in Sidoarjo regency. Data collection using a Google-based questionnaire form distributed through WhatsApp on 15-18 July 2020 to 18 districts. The questionnaire received 124 responses from 13 districts.Most respondents had good knowledge about the prevention of Covid-19 transmission as much as 94.4% but the majority of respondents had a negative attitude of 54.8%. It is expected that education by the village / sub-district / district government will be maximized by involving religious leaders and community leaders from the RT / RW / village / kelurahan level about efforts to prevent Covid-19 transmission in Sidoarjo. Keywords: transmission prevention, Covid-19, Sidoarjo
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP DAN TINDAKAN PENCEGAHAN ULKUS DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Fatmawati, Baiq Ruli; Prihatin, Kurniati; Suprayitna, Marthilda
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 8 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v8i1.2020.189

Abstract

Penyebab masalah pada kaki diabetik adalah neuropati sensori yang  mengakibatkan ulkus diabetik. Komplikasi kaki diabetik menyebabkan kematian dibeberapa Negara berkembang. Ulkus kaki diabetik tidak akan terjadi bila penderita diabetes mellitus mempunyai pengetahuan dan sikap dalam menjaga serta merawat kaki secara rutin. Perawatan kaki pasien diabetes mellitus tipe II terdiri dari deteksi kelainan kaki, latihan kaki dan praktik perawatan kaki. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap dan tindakan pencegahan ulkus diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe 2.  Rancangan penelitian quasy experiment pre test - post test with control group design, dengan sampel sebanyak 30 responden. Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap (p= 0,000 ) dan tindakan (p= 0,000 ) pencegahan ulkus kaki diabetik. Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan perubahan sikap dan tindakan dalam pencegahan ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe II.
Efektivitas Edukasi Diet Dash Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Diet Dash Pada Penderita Hipertensi Suprayitna, Marthilda; Fatmawati, Baiq Ruli; Prihatin, Kurniati
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i1.359

Abstract

Hipertensi merupakan silent killer yang dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat meliputikebiasaan makan-makanan berlemak jenuh dan tinggi natrium, hal ini dapat ditanganidengan pengaturan pola makan. Penatalaksanaan diet yang direkomendasikan bagipenderita hipertensi dengan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Penerapandiet DASH dapat menurunkan tekanan darah, peningkatan konsumsi sayuran dan buahbuahanyang kaya akan serat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitasedukasi diet DASH terhadap tingkat pengetahuan tentang diet DASH pada penderitahipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Penimbung Tahun 2022. Metode penelitian yangdigunakan Pre Experiment with one group pre-posttest. Populasi dalam penelitian inisemua penderita hipertensi dengan jumlah sampel 34 orang yang diambil dengan metodepurposive sampling dan dilakukan pada bulan Maret-Mei tahun 2022, dengan uji statistikmenggunakan non-parametric Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai mean rankpre-test (14,00) dan post-test (19,44). Hasil uji statistik menyatakan edukasi terbuktiefektif terhadap penatalaksanaan diet DASH penderita hipertensi di Wilayah KerjaPuskesmas Penimbung Tahun 2022 dengan nilai p-value = 0,001. Diharapkan respondendapat mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari untuk mencegah komplikasi hipertensidengan cara diet DASH sesuai pedoman gizi, menerapkan pola hidup sehat dan minumobat anti hipertensi secara rutin
Studi Fenomenologi Pengalaman Orang Dengan HIV/AIDS Dalam Mencegah Penularan HIV Suprayitna, Marthilda; Setiawan, Agus; Azzam, Rohman
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 2 No 2 (2018): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v2i2.37

Abstract

Angka kejadian HIV di Kota Mataram meningkat dalam 5 tahum terakhir. Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah setempat terkait penanggulangan HIV/AIDS yang sudah dilaksanakan selama ini seperti melakukan pencegahan – pencegahan pada lingkungan agar tidak terkena penularan virus HIV/AIDS melalui kampanye dan penyuluhan tentang penggunaan kondom dan melakukan pengobatan untuk mereka yang sudah positif HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pengalaman orang dengan HIV/AIDS dalam mencegah penularan HIV. Metodologi yang digunakan adalah fenomenologi dengan jumlah partisipan sebanyak 6 orang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Wawancara direkam dan kemudian dibuat dalam bentuk verbatim. Hasil penelitian mengungkapkan variasi berbagai pengalaman orang dengan HIV/AIDS dalam mencegah penularan. Lima tema didapatkan dalam penelitian ini meliputi partisipan terdiagnosis HIV/AIDS, upaya partisipan dalam pencegahan penularan, hambatan partisipan serta motivasi partisipan dalam pencegahan penularan HIV/AIDS, dan dukungan yang diterima partisipan dalam upaya pencegahan penularan HIV. Berdasarkan temuan hasil tema tersebut disarankan agar perawat membantu upaya promosi kesehatan, partisipan mendapatkan dukungan dan motivasi untuk meningkatkan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS
Identifikasi Karakteristik Penderita Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat arifin, Zaenal Arifin; Melati Inayati Albayani; Baiq Ruli Fatmawati; Marthilda Suprayitna
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 4 No 2 (2020): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v4i2.158

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh coronavirus yang termasuk betacoronavirus yang berkaitan dengan penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2. Setelah ditemukan pada akhir tahun 2019 dalam waktu yang relatif singkat COVID-19 telah menyebar di 213 negara dengan jumlah kematian sebanyak 175.825 orang dari 2.549.632 kasus yang terkonfirmasi. Sedangkan di Indonesia didapatkan jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 7.775 kasus dengan jumlah meninggal sebanyak 647 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder berupa hasil press release dari satgas pencegahan dan penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat periode Mei sampai Juni 2020. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dan didapatkan sampel sebanyak 643 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbanyak pasien pada kelompok umur 26-35 tahun sebanyak 140 orang (21,8%), dengan Jenis kelamin laki-laki sebanyak 402 orang (62,5%), dan sebagian berasal dari Kota Mataram yaitu sebanyak 235 orang (36,5%), yang tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah terkonfirmasi didapatkan 410 orang (63,6%), dan yang memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19 sebanyak 327 orang (50,9%). Kesimpulan sebagian besar penderita terkonfirmasi positif COVID-19 antara bulan Mei-Juni 2020 di Provinsi Nusa Tenggara Barat paling pada kelompok umur 26-35 tahun, jenis kelamin laki-laki dan memiliki riwayat kontak dengan pasien COVID-19.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENCEGAHAN STROKE PADA PENDERITA HIPERTENSI Marthilda Suprayitna; Baiq Ruli Fatmawati
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v6i2.271

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang sangat berbahaya (sillent killer).  Faktor penyebab hipertensi diantaranya adalah faktor genetik dan lingkungan.  Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi menyebabkan tingginya angka kejadian hipertensi. Tujuan: mengetahui dampak pendidikan kesehatan melalui ceramah/seminar terhadap pengetahuan pencegahan stroke pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Penimbung Kabupaten Lombok Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Experiment pretest post test with control group design. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Sampel berjumlah 36 orang dan dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kontrol.  Pretest dan posttest diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.  Analisis data menggunakan Paired t-test dan Independent t-test. Hasil: Pada kelompok intervensi terdapat peningkatan yang bermakna pada skor pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dibanding sebelumnya [101,56 (SD=2,406) vs 66,2 (SD=2,61), p=0,000].  Sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat peningkatan skor pengetahuan yang bermakna [65,22 (SD=0,707) vs 65,06 9(SD=2,263), p=0,331].  Ada perbedaan skor pengetahuan secara bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan pendidikan kesehatan [101,56 (SD=2,406) vs 65,22 (SD=0,707), p<0,001].  Diskusi: Penelitian ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan tentang pencegahan stroke pada penderita hipertensi cukup efektif dan efisien serta memberikan pengaruh untuk meningkatkan pengetahuan.  Responden pada kelompok intervensi memiliki pengetahuan yang lebih tinggi dalam menjawab pertanyaan kuesioner dan mampu menyebutkan cara pencegahan stroke.  Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan stroke pada kelompok intervensi. Penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan media dalam memberikan edukasi pada pasien hipertensi.  Kepada instansi terkait agar dapat memperbanyak sosialisasi tentang pencegahan stroke.Kata Kunci: hipertensi, pendidikan kesehatan, pengetahuan, strokeEffects of Health Education on Levels of Knowledge About Stroke Prevention in Hypertensive PatientsABSTRACTHypertension is one of the very dangerous non-communicable diseases (the silent killer). Factors that cause hypertension include genetic and environmental factors. Insufficient knowledge about hypertension causes a high incidence of hypertension. Objective: to reveal the effects of health education through lectures/seminars on knowledge of stroke prevention in hypertensive patients in the working area of the Penimbung Public Health Center, West Lombok Regency. Methods: This research employed a Quasy Experiment pretest-posttest research design with a control group design. Samples were taken using a simple random sampling method. The sample size was 36 people and divided into 2 groups: intervention and control groups. Pretest and posttest were measured using a questionnaire whose validity and reliability had been tested. Data were analyzed using Paired t-test and Independent t-test. Results: In the intervention group, there was a significant increase in the knowledge score after the health education was given compared to before [101.56 (SD=2.406) vs. 66.2 (SD=2.61), p=0.000]. Meanwhile, in the control group, there was no significant increase in knowledge score [65.22 (SD=0.707) vs. 65.06 9(SD=2.263), p=0.331]. There was a significant difference in knowledge scores between the intervention group and the control group after the health education was given [101.56 (SD=2.406) vs. 65.22 (SD=0.707), p<0.001]. Discussion: This research proves that health education about stroke prevention in hypertensive patients is quite effective and efficient and affects increasing knowledge. Respondents in the intervention group had higher knowledge in answering questionnaire questions and mentioned ways to prevent stroke. Conclusion: There is an increase in knowledge about stroke prevention in the intervention group. It is expected that further research develops media in providing education to hypertensive patients. It is recommended that relevant agencies increase socialization about stroke prevention.Keywords: hypertension, health education, knowledge, stroke
Administration of Moringa Leaf Extract to Reduce Oxidative Stress and Increase Fertility of Diabetes Melitus Mice (Mus Muculus Zul Hendry; Henny Yolanda; Marthilda Suprayitna
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5232

Abstract

The impact of diabetes mellitus on decreased male fertility or infertility will greatly reduce the quality of life. Therefore, it is necessary to conduct research on the prevention and treatment of decreased fertility experienced by diabetes mellitus patients, including by utilizing local naturalingredients. Objective: The aim of this study is to determine the effect of moringa to reduce Oxidative Stress and increase Fertility of Diabetes Mellitus Mice. Method: Randomized Posttest Control Group design with 35 mice (Mus Musculus) as respondents which were divided into 5 groups randomly. Results: Moringa leaf extract can significantly reduce MDA levels in diabetic mice given moringa extract at doses of 200 and 300 mg/kgbb Conclusions: Moringa leaf extract can reduce Oxidative Stress and increase Fertility of Diabetes Mellitus Mice.
PENGENDALIAN HIPERTENSI DAN SENAM HIPERTENSI PADA LANSIA Marthilda Suprayitna; Zuhratul Hajri; Melati Inayati Albayani; Henny Yolanda; Zuliardi Zuliardi; Raden Ahmad Dedy Mardani
Jurnal LENTERA Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Lentera
Publisher : Institut Kesehatan Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v6i2.651

Abstract

Hypertension is a global health problem that poses a risk of cardiovascular complications such as myocardial infarction, coronary heart disease, congestive heart failure, and stroke, as well as chronic kidney disease and blindness when it affects the kidneys. Older adults are at high risk for hypertension; therefore, education is needed regarding its definition, causes, risks, complications, and management, along with an introduction to hypertension exercises as a non-pharmacological method to lower blood pressure and improve quality of life. Methods: The program was conducted in the service area of the Penimbung Community Health Center using a step-by-step educational approach involving visual and verbal instruction, followed by training and guidance on performing hypertension exercises. Results: Interactive health education increased the elderly participants’ knowledge of hypertension by 85%, while regular hypertension exercise reduced average systolic blood pressure by 10 mmHg within three months. Discussion: A step-by-step educational approach using visual and verbal methods, combined with hypertension exercise, effectively improved understanding and lowered blood pressure among the elderly, making it a practical and sustainable model for non-pharmacological intervention in primary health care