Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran PERINTIS untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP Kelas VII Dirgantoro, Ajar; Hammas Shalahuddin, Muhammad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.622

Abstract

Media pembelajaran adalah alat atau sarana pembelajaran yang digunakan guru dan pengajar lainnya dengan tujuan meningkatkan efektivitas, kualitas, dan mengatasi masalah selama proses pembelajaran. Dalam pembelajaran sering dijumpai beberapa siswa mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah. Lembar kerja siswa merupakan salah satu media pembelajaran yang dirancang untuk mengatasi masalah dalam proses pembelajaran siswa tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kevalidan pengembangan media pembelajaran PERINTIS (Perbandingan Interaktif Siswa) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP kelas VII. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan tahap-tahap sistematis untuk mengembangan produk pembelajaran. Model ADDIE yang digunakan peneliti terdiri atas : Analyxe, Design, Development, Implementation, Evaluation. Dalam penilaian kelayakan produk pengembangan ini divalidasikan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kelayakan pengembangan media pembelajaran PERINTIS memperoleh validasi ahli media mendapat prosentase 93,85% dengan kategori “Sangat Layak”, dari validasi ahli materi mendapat prosentase 92,052%. dengan kategori “Layak”, dan dari validasi ahli praktisi mendapat peosentase 95,25% dengan kategori “Sangat Layak”, Dengan demikian media pembelajaran PERINTIS (Perbandingan Interaktif Siswa)  layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika siswa SMP kelas VII.
Penguatan Civic Disposition Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dalam Meningkatkan Perilaku Berkesadaran Hukum Kusnaeni, Muhammad Wahyu; Dirgantoro, Ajar; Djatmiko, Andreas Andrie
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12522

Abstract

Sejak kurun waktu sekitar lima tahun kebelakang di Tulungagung banyak terjadi kasus kasus pelanggaran hukum yang disebabkan oleh siswa yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penguatan Civic Disposition untuk meningkatkann perilaku berkesadaran hukum dikalangan siswa. Adapun rumusan dalam penelitian ini adalah Bagaimana kesadaran hukum siswa SMP Negeri 1 Pucanglaban terhadap tata tertib sekolah dapat meningkat melalui penguatan civic disposition yang ada dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu analisis data dalam bentuk kata- kata, kalimat atau paragraf yang dinyatakan dalam bentuk deskriptif dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, Sumber data pada penelitian ini yaitu Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Guru Pendidikan Pancasila, dan 10 Siswa SMP Negeri 1 Pucanglaban, serta teknik pengumpulan datanya dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penguatan Civic Disposition dapat meningkatkan perilaku berkesadaran hukum terhadap tata tertib dikalangan siswa erutama dalam membentuk kedisiplinan dan sikap tanggung jawab pada siswa sehingga nilai- nilai dalam Civic Disposition dapat tertanam dalam diri siawa dan mampu memahami akan aturan yang telah ditetapkan sehingga siswa menjadi paham akan Hak dan Kewajiban sebagai warga negara.
Pengaruh Gaya Belajar, Aktivitas, dan Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar IPAS Siswa SD di Boyolangu Winarti, Lilik; Afifah, Dian Septi Nur; Dirgantoro, Ajar
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i3.4735

Abstract

This study aims to analyze the relationship between learning styles, learning activities, and parental attention with the learning achievement of fifth-grade elementary school students in Natural and Social Sciences (IPAS) in Boyolangu District, Tulungagung Regency. This study used a quantitative approach with a correlational design. The sample size was 151 students drawn using simple random sampling from four public elementary schools. Data collection used questionnaires and academic grade documentation, while data analysis was conducted through multiple linear regression. The results showed that all three independent variables had a positive and significant relationship with learning achievement, both partially and simultaneously. Partially, learning styles had a significance value of 0.009 with a correlation coefficient of r = 0.491 (moderate category), learning activities had a significance value of 0.001 with r = 0.498 (moderate category), and parental attention showed the strongest influence with a significance value of 0.003 and r = 0.894 (strong category). Simultaneously, all three variables had a significant relationship with academic achievement (significance 0.002), although the strength of the relationship was moderate (R = 0.308). This finding indicates that student academic success depends not only on internal factors such as learning styles and activities, but is also significantly influenced by parental support at home. The practical implication of this study is the importance of collaboration between teachers and parents in designing learning strategies responsive to student characteristics to improve the quality of science learning outcomes in elementary schools.
PERSEPSI GURU PENGGERAK TERHADAP PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM TRANSFORMASI PEMBELAJARAN: Deep learning Dwi Setiani; Muhamad Abdul Roziq Asrori; Ajar Dirgantoro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31330

Abstract

endidikan Indonesia tengah menghadapi tantangan kualitas, ditandai oleh rendahnya capaian literasi dan numerasi berdasarkan hasil PISA 2022. Sebagai bagian dari upaya transformasi, pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) menekankan pada pemahaman bermakna (meaningful learning), pembelajaran yang sadar (mindful learning), dan menyenangkan (joyful learning). Guru Penggerak memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mengintegrasikan pendekatan ini ke dalam praktik pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis persepsi Guru Penggerak terhadap pendekatan deep learning dalam transformasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sejumlah Guru Penggerak di Kabupaten Tulungagung yang telah memiliki pengalaman dalam menerapkan pendekatan pembelajaran deep learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas Guru Penggerak memiliki pemahaman yang baik dan sikap positif terhadap deep learning. Mereka menilai pendekatan ini efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa, membangun koneksi antar konsep, serta memfasilitasi pembelajaran yang reflektif dan kontekstual. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, miskonsepsi terkait deep learning yang disamakan dengan kecerdasan buatan, serta kurangnya pelatihan intensif. Kesimpulannya, persepsi positif dari Guru Penggerak menjadi modal penting dalam mewujudkan transformasi pembelajaran abad 21. Dibutuhkan pelatihan berkelanjutan, pendampingan profesional, serta penguatan komunitas belajar untuk mendukung implementasi deep learning secara optimal di sekolah. Kata Kunci: Persepsi, Guru Penggerak, Deep Learning, Transformasi Pembelajaran.
Teachers' Perception of Digitization of Mathematics Learning at Madrasah Aliyah Muhammadiyah Watulimo Trenggalek Widodo, Luthfi; Setiani, Rahyu; Dirgantoro, Ajar
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 9, No. 2: November 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/kontinu.9.2.438-455

Abstract

Digitization of learning as a form of innovation requires adaptation and acceptance from teachers. Teacher perception is a key factor in determining the success of this innovation's implementation in schools. This study aims to describe the implementation of digitization in mathematics learning and teachers' perceptions of digitization in learning at Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Watulimo Trenggalek. This study uses a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and tested for validity through triangulation. The results of the study show that the digitization of mathematics learning at MAM Watulimo has been applied comprehensively across the planning, implementation, and evaluation stages of learning. The number of classes supports this implementation in line with standards, the availability of digital devices, adequate madrasah facilities, and teacher collaboration. Teachers' perceptions of the digitization of mathematics learning are generally positive. Teachers assessed that this innovation offers relative advantages, such as increased efficiency, easier access to materials, and a variety of learning methods. In terms of compatibility, teachers feel that digitalization aligns with professional values and the needs of today's students. However, there is still a negative perception of the complexity, especially regarding the constraints of using technology by teachers who are not familiar with digital devices.Keywords: Digitalization, Mathematics Learning, Teacher Perception
Pengaruh Akses Teknologi dan Literasi Digital Terhadap Prestasi Studi Sosial Melalui Minat Belajar Sulastri, Sulastri; Kadeni, Kadeni; Dirgantoro, Ajar
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.20593

Abstract

Penerapan teknologi pembelajaran di sekolah dasar telah memberikan dampak yang signifikan terhadap proses  belajar  mengajar dan  prestasi  belajar  siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses teknologi dan literasi digital terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VI melalui minat belajar sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 210 siswa kelas 6, yang dipilih secara cluster sampling. Temuan penelitian ini diperoleh dari data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses teknologi berpengaruh positif terhadap minat belajar siswa, karena ketersediaan perangkat digital dan akses internet yang memadai mendorong keterlibatan yang lebih tinggi dalam kegiatan pembelajaran. Literasi digital juga meningkatkan minat belajar dengan membantu siswa dalam mengakses dan mengevaluasi informasi secara efektif. Akses teknologi secara langsung meningkatkan prestasi belajar, sedangkan literasi digital berpengaruh secara tidak langsung melalui minat belajar. Secara keseluruhan, minat belajar menjadi faktor paling berpengaruh dalam menentukan prestasi akademik siswa.. Temuan ini menunjukkan bahwa minat belajar berperan sebagai variabel mediasi, yang memperkuat dampak Akses Teknologi dan Literasi Digital terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Akses Teknologi dan Literasi Digital memiliki peran penting dalam meningkatkan Prestasi Belajar siswa, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Minat Belajar. Temuan dari penelitian ini diharapkan adanya pemerataan sarana teknologi serta penguatan program literasi digital di lingkungan sekolah dasar.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Gemini Ai Pada Mata Pelajaran IPS Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII SMPN 1 Rejotangan Rahmawati, Annisa Testi; Rindrayani, Sulastri Rini; Nur Afifah, Dian Septi; Dirgantoro, Ajar
Wahana Pendidikan Vol 13, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i1.20511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Gemini AI terhadap motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Rejotangan berjumlah 240 siswa, dengan sampel dua kelas sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa angket tertutup untuk mengukur motivasi belajar dan tes uraian berbasis HOTS (C4–C6) untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen meningkat dari 68,7 menjadi 82,3, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 48,89 menjadi 55,56. Keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen meningkat dari 64,5 menjadi 80,1 dengan kategori N-Gain sedang–tinggi (>0,6), sementara kelas kontrol hanya mengalami peningkatan kecil. Uji MANOVA menunjukkan pengaruh simultan yang signifikan terhadap kedua variabel (Pillai’s Trace = 0,172; p = 0,005). Repeated Measures MANOVA juga menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,001; η² = 0,729) serta perbedaan antar kelompok (p < 0,001; η² = 0,705). Temuan ini membuktikan adanya interaksi signifikan antara penerapan strategi berbasis Gemini AI dan peningkatan kedua variabel, sehingga strategi ini efektif meningkatkan kualitas pembelajaran IPS.
The Effect of Computer-Based Test (CBT) Utilization, Digital Literacy, and Internet Access on Grade V Students’ Science and Social Studies (SASS) Learning Outcomes Huda, Syamsul; K Kadeni; Dirgantoro, Ajar; Sukwatus Suja'i, Imam
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 3 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saga.v3i4.567

Abstract

This study aims to analyze the effects of Computer-Based Test (CBT) utilization, digital literacy, and internet access on Grade V students’ Science and Social Studies (SASS) learning outcomes in public elementary schools in Ngunut District during the 2025/2026 academic year, both partially and simultaneously. The study employed a quantitative approach with an explanatory ex-post facto design. The population consisted of 587 students, and 233 respondents were selected using proportional random sampling with a 5% margin of error (Slovin formula). Data were collected through a 39-item Likert-scale questionnaire and documentation of students’ SASS achievement scores. Multiple linear regression analysis was conducted after fulfilling classical assumption tests, including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and linearity. The findings indicate that CBT utilization (β = 0.173; p = 0.018) and digital literacy (β = 0.432; p < 0.001) have positive and significant effects on learning outcomes, with digital literacy identified as the most dominant predictor. Internet access (β = 0.114; p = 0.176) does not have a significant partial effect. However, simultaneously, the three independent variables significantly influence learning outcomes (F = 58.871; p < 0.001). The coefficient of determination (R² = 0.435) shows that 43.5% of the variance in learning outcomes is explained by the model. These findings highlight that digital literacy competence is a key determinant in optimizing technology-based learning in primary education.
Development of Android-Based Interactive Media KaLoT on Cultural Diversity and Local Wisdom Yulianto, Arin Eko; Setiani, Rahyu; Dirgantoro, Ajar; Afifah, Dian Septi Nur
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 3 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/saga.v3i4.571

Abstract

The availability of interactive learning media determines the success of educational processes, especially in implementing the Merdeka Curriculum. This study was motivated by low learning interest (mean 53.9%) and IPAS learning outcomes (mean 68.5; below the KKTP of 75) among fourth-grade students at SD Negeri 1 Nglebo, Trenggalek, attributable to limited instructional media. This study developed the Android-based interactive learning application "KaLoT" (Keragaman Budaya memuat Kearifan Lokal Trenggalek), integrating national cultural diversity with Trenggalek local wisdom. The Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model was employed, involving 14 students (SD Negeri 2 Suruh) for small-group trials and 23 students (SD Negeri 1 Nglebo) for large-group trials. Data were collected via expert validation sheets, teacher response questionnaires, classroom observation sheets, learning interest questionnaires, and HOTS-based pre-test/post-test assessments, analyzed using quantitative descriptive analysis and N-Gain. Results demonstrated: (1) very high validity at 93.85%; (2) very high practicality averaging 93.46%; and (3) effective improvement of learning outcomes with N-Gain of 0.71 (small group), 0.75 (Class IVA), and 0.66 (Class IVB), with learning interest rising from 53.5–55.8% to 91.0–93.2%. The study concludes that "KaLoT" is valid, practical, and effective for IPAS learning in Grade IV elementary school.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF DIFFERENTIATED INSTRUCTION IN ENHANCING STUDENTS’ INTEREST AND LEARNING MOTIVATION IN THE IPAS SUBJECT IN CLUSTER 3 UNDER THE COORDINATION OF THE PANGGUL SUBDISTRICT, TRENGGALEK REGENCY Nurhadi; Hikmah Eva Trisnantari; Ajar Dirgantoro
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7508

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated instruction in increasing students' interest and motivation in Science and Social Studies (IPAS) at Gugus 3, Panggul District, Trenggalek Regency. The research focuses on the aspects of implementation, strategies, and evaluation of instruction that accommodate student diversity. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observations, interviews, and questionnaires involving teachers and students within the Gugus 3 environment. Data analysis was conducted through reduction, display, and conclusion drawing. The results show that: (1) The implementation of instruction begins with accurate mapping of student needs through diagnostic assessment; (2) Content, process, and product differentiation strategies that integrate the local wisdom of the Panggul region significantly increase student interest (enjoyment and attention) and learning motivation (persistence and independence); (3) Process-based evaluation through constructive feedback is able to maintain the consistency of students' intrinsic motivation. In conclusion, differentiated instruction is a strategic key in creating inclusive and meaningful IPAS learning at the elementary school level