Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Estimasi kesesuaian perairan untuk marikultur berbasis kualitas air dan pendekatan spasial-temporal di Pulau Karampuang, Sulawesi Barat Mahfud, Chairul Rusyd; Noor, Rahmat Januar; Nur, Fauzia; Ihsan, Muhammad Nur; Nur, Rahmi; Darsiani, Darsiani; Lestari, Dian; Surianti, Surianti
Agrokompleks Vol 25 No 2 (2025): Vol 25 No 2 (2025): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v25i2.953

Abstract

Mariculture activities play a significant role in contributing to the country's foreign exchange, as many of its products are exported abroad. Mamuju Regency, situated in West Sulawesi Province, is part of the eastern region of Indonesia and boasts vast potential for mariculture due to its abundant natural resources. However, farmers face several challenges, particularly oceanographic factors such as large waves, variations in freshwater input, and nutrient concentrations from land-based activities. These factors can negatively impact aquaculture media and alter oceanographic conditions, potentially threatening cultivation. The goal of this study was to examine the spatial and temporal dynamics of oceanographic conditions and assess the feasibility of waters for mariculture activities. The research was conducted in the waters around Karampuang Island in Mamuju Regency, using a descriptive quantitative approach. This involved determining sampling stations, measuring water quality both in situ and ex situ, analyzing data to assess the suitability of the waters for mariculture, and creating a GIS-based land suitability map. The results show that the water conditions in Karampuang Island are pretty dynamic, with varying water quality parameters observed, indicating diverse suitability for mariculture. For seaweed cultivation, station 3 was categorized as quite suitable, while stations 1 and 2 were considered appropriate. However, for KJA system cultivation, only station 1 consistently supports cultivation. Further studies are needed to monitor the water quality periodically and conduct cultivation trials to optimize farming activities.
PENINGKATAN AWARENESS KEILMUAN LOGISTIK MELALUI WORKSHOP TEKNOLOGI INFORMASI DAN MICROSOFT EXCEL DI SMA NEGERI 16 PADANG Zai, Yovita; Nur, Rahmi; Suryani, Inang; Riyantori, Refki; Musharyadi, Feri; Muluk, Anisa; Putra Nanda, Ade; Annisa; Mitayani; syahfitri, rini
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/ec0wvq44

Abstract

Latar Belakang: ektor logistik berperan strategis dalam meningkatkan efektivitas rantai pasok dan daya saing ekonomi nasional. Berdasarkan Logistics Performance Index (LPI) 2023, Indonesia berada di peringkat ke-61 dari 139 negara dengan skor 3,0, tertinggal dari Malaysia dan Thailand. Kondisi ini menegaskan perlunya peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam perencanaan, manajemen data, dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi logistik dan kesadaran teknologi informasi di kalangan pelajar SMA Negeri 16 Padang. Metode: Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Workshop dilaksanakan pada 24 September 2025 dengan materi pengenalan dasar logistik, peran TIK dalam rantai pasok, serta praktik penggunaan Microsoft Excel untuk pengolahan data sederhana. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan antusiasme siswa terhadap bidang logistik serta pentingnya penguasaan teknologi informasi untuk mendukung efisiensi rantai pasok
Coral Reef Condition in the Waters of Karampuang Tourism Island, West Sulawesi Province Nur, Rahmi; Atjo, Andi Arham; Abidin, Muhammad Rais; Liani, Ahyani Mirah
Teknosains Vol 19 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v19i3.63270

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Perairan Pulau Karampuang di Provinsi Sulawesi Barat dikenal sebagai kawasan wisata bahari dengan potensi ekosistem terumbu karang yang cukup luas. Namun, aktivitas wisata dan tekanan lingkungan berpotensi memengaruhi kondisi terumbu karang di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang yang terdapat di perairan Pulau Karampuang. Penelitian ini berlokasi di Pulau Karampuang dengan mengambil enam titik pengamatan sebagai keterwakilan kondisi terumbu karang. Metode pengamatan yang digunakan yaitu dengan metode UPT (Underwater Photo Transect). Pada setiap stasiun penelitian dipasang transek sepanjang 50 m sejajar garis pantai, sepanjang transek tersebut dilakukan pengambilan foto bawah air secara sistematis dengan bidang foto berukuran 1 × 1 m sehingga diperoleh sejumlah foto yang merepresentasikan kondisi terumbu karang pada satu stasiun. Parameter utama yang dianalisis adalah persentase tutupan karang hidup (coral cover), yang dihitung berdasarkan kategori hard coral (HC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang hidup (coral cover) di Pulau Karampuang dalam kategori “Buruk” sampai “Baik”. Terdapat dua stasiun dalam kodisi baik, tiga dalam kondisi “Sedang” dan satu stasiun dalam kondisi “Buruk”. Berdasarkan variasi kondisi terumbu karang tersebut, diperlukan pengelolaan terumbu karang yang terintegrasi serta monitoring jangka panjang, terutama pada stasiun dengan kondisi sedang hingga buruk, guna mendukung upaya konservasi dan keberlanjutan ekosistem terumbu karang di Pulau Karampuang.
Effectiveness of Tongkol Fish Bone Flour (Auxis rochei) on the Molting Frequency of Freshwater Lobster Seed (Cherax quadricarinatus) Lestari, Dian; Wapra, Nur; Nur, Rahmi; Ansar, Muh.; Nur, Muhammad; Arbit, Nur Indah Sari; Nur, Fauzia
Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan Vol 6 No 1 (2026): APRIL
Publisher : Fisheries Science Study Program, Faculty of Science and Technology, Muhammadiyah University of Sidenreng Rappang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jikan.v6i1.2642

Abstract

Freshwater lobsters are one of the fishery commodities that are now widely cultivated because they are rich in nutrients such as biotin, calcium, iron, niacin, phosphorus, protein, vitamins A, B6, and B12. This study aims to determine the effectiveness of skipjack tuna (Auxis rochei) bone meal on the molting frequency of freshwater lobster (Cherax quadricarinatus) fry. This study was conducted in August 2024 at CV. Cova Aquaculture, Tande Timur Village, Banggae Timur Subdistrict, Majene Regency. The test animals used were freshwater lobster fry measuring ±2 cm, aged 1 month, with an average weight of 0.50 g. The feed used was Feng li with a protein content of 40%, combined with tongkol fish bone meal with a protein content of 29.49% and calcium of 12.66%. This study used a completely randomized design with 4 treatments and 3 replicates each, including treatment A with a 0% fish bone meal dose (control), treatment B with a 2% fish bone meal dose, treatment C with a 4% fish bone meal dose, and treatment D with a 6% fish bone meal dose. Data analysis was performed using one-way ANOVA with the assistance of SPSS software. The results showed that the effectiveness of tuna bone meal had a significant effect on the molting frequency of freshwater lobster seeds, but did not have a significant effect on the average absolute weight growth and survival rate. The best molting frequency was obtained in treatment C with a 4% dose of tuna bone meal, which was 1.4%.