Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pemberian Minyak Zaitun (Olive Oil) Terhadap Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Klinik Salud Woundcare Sukoharjo Siti Solikatun Naima; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 8 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulkus merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penerita Diabetes Mellitus. Kejadian ulkus diabetik masih cukup tinggi dan dialami hampir 85% penderita dan rata-rata grade ulkus adalah tipe II sebanyak 15% penderita. Apabila ulkus tidak tertangani dengan baik maka beresiko terjadi infeksi yang berujung amputansi. Terapi non farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah terapi dengan olive oil. Oilive oil mengandung vitamin E guna melembabkan kulit sekaligus mencegah terjadinya infeksi sehingga memperkecil resiko terjadinya infeksi yang berujung amputasi Tujuan: Mengetahui perubahan skala luka pada luka ulkus diabetikum grade 2. Metode: Penerapan ini dilakukan dengan metode deskriptif untuk menggambarkan hasil observasi suatu kejadian yang terjadi . Hasil: Rata-rata skala luka pada 2 responden adalah grade 2 sebelum diberikan intervensi dan grade 1 sesudah diberikan intervensi. Kesimpulan: Penerapan pemberian minyak zaitun atau olive oil pada luka ulkus diabetikum mampu menurunkan skala luka khususnya pada luka ulkus diabetikum grade 2
Penerapan Teknik Pernapasan Buteyko Terhadap Pola Nafas Tidak Efektif Pada Pasien Asma Bronkial Di IGD RSUD Pandan Arang Boyolali Eka Jamiatun; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi asma bronkial yang terdapat di indonesia Penyakit asma masuk 10 besar penyebab kesakitan dan kematian. Angka kejadian asma 88% terjadi di negara berkembang. Asma tertinggi di Indonesia adalah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 4,5%, sementara provinsi Nusa Tenggara Barat berada diurutan 7 secara nasional dengan prevalensi 2,5%. Asma Bronkial merupakan penyakit yang ada pada saluran pernapasan. Penyakit ini disebabkan karena adanya peradangan yang terjadi pada daerah bronkus pada penderita yang dirawat di rumah sakit sering mengalami distress pernapasan yang ditandai dengan napas cepat, retraksi dada, napas cuping hidung dan disertai stridor. Bentuk pengobatan non farmakologis yaitu pengobatan komplementer yang dapat dilakukan dengan aktifitas fisik dan latihan nafas. Teknik pernapasan yang digunakan untuk menurunkan sesak napas pada penderita asma bronkial yaitu teknik pernapasan buteyko Tujuan : Mengetahui hasil implementasi Penerapan Teknik Pernafasan Buteyko Terhadap Pola Nafas Tidak Efektif Pada Pasien Asma Bronkial Di IGD RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode : Penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk melihat hasil penerapan. Dalam studi kasus ini memberikan implementasi tentang teknik pernapasan buteyko terhadap pola napas tidak efektif pada klien asma bronkial. Hasil : menunjukkan bahwa hasil akhir kedua responden yaitu Tn.S mengalami penurunan pada respirasi dari 28 x/ menit menjadi 21 x/ menit dan Ny. M mengalami penurunan pada respirasi dari 26 x/ menit menjadi 20 x/ menit. Diperoleh hasil terjadi penurunan respirasi kepada 2 responden.Kesimpulan : Terdapat hasil penurunan respirasi Terhadap Pola Nafas Tidak Efektif Pada Pasien Asma Bronkial Di IGD RSUD Pandan Arang Boyolali
Penerapan Rom Cylindrical Grip Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Tangan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Bangsal Gladiol Bawah RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo Rhido Rhizeky Suroso; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada penerapan ROM dengan cylindrical grip untuk meningkatkan kekuatan otot tangan pada pasien stroke non-hemoragik di Bangsal Gladiol Bawah RSUD Ir. Soekarno, Sukoharjo. Metode penelitian ini adalah studi kasus deskriptif yang melibatkan dua pasien stroke non-hemoragik. Kedua pasien menjalani terapi cylindrical grip dua kali sehari selama empat hari. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kekuatan otot dari skala 3 menjadi skala 4 berdasarkan Manual Muscle Testing (MMT) (Mardiana et al., 2021). Terapi ini efektif dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas dan mencegah kontraktur serta kecacatan (Agusrianto & Rantesigi, 2020). Data dari RSUD Ir. Soekarno menunjukkan bahwa rata-rata 23 pasien per bulan mengalami hemiparese tanpa intervensi non-farmakologis, menunjukkan urgensi implementasi terapi ini. Dengan demikian, penerapan ROM cylindrical grip menunjukkan hasil yang positif dalam rehabilitasi otot tangan pada pasien stroke non-hemoragik
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Pada Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Al Ukhuwah Sukoharjo Della Veronika; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, iklim tropis mendorong tumbuhnya jamur sehingga 90% wanita mengalami keputihan. Keputihan banyak terjadi pada remaja putri berusia antara 15 dan 24 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa keputihan lebih sering terjadi pada remaja. Kurangnya pemahaman tentang keputihan dapat mengakibatkan masalah kesehatan tambahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesadaran remaja putri terhadap keputihan di MA Al Ukhuwah Sukoharjo. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dilakukan. Populasi penelitian berjumlah 226 siswa kelas X dan XI yang dipilih secara Cluster Random Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 70 responden. Hasil menunjukkan bahwa kategori usia pada responden di MA Al Ukhuwah Sukoharjo mayoritas berusia 17-20 tahun yaitu sebanyak 36 responden (51,4%), dan usia 14-16 tahun sebanyak 34 seponden (48,6%). Kemudian hasil penelitian tingkat pengetahuan menunjukkan bahwa pengetahuan responden mayoritas cukup 46 (65,7%), pengetahuan kurang 15 responden (21,4%), dan pengetahuan baik 9 responden (12,9%). Mayoritas remaja putri di MA Al Ukhuwah Sukoharjo memiliki pemahaman yang cukup mengenai keputihan.
Penerapan Boneka Tangan Untuk Mengembangkan Bahasa Dan Sosial Anak Prasekolah Di PAUD Yasmin Gunungsono Tia Nabila; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan meliputi yaitu perkembangan fisik motorik, kognitif, perkembangan seni, perkembangan sosial emosional, perkembangan berbicara secara umum pada usia 4-6 tahun anak selalu bertanya, memperhatikan dan membicarakan semua yang di dengar maupun dilihat. menurut riskesdas 2018 terdaapat 69,9% gangguan perkembangan pada anak. profil kesehatan indonesia terdapat 12,8%-28,5%. Jawa tengah terdapat 33,4%. sragen 39,32%. kecamatan miri 107,7%. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan boneka tangan terhadap perkembangan bahasa. mengetahui hasil sebelum dan sesudah dilakukan penerapan boneka tangan. Metode : pengaruh terapi bermain boneka tangan dilakukan pada anak pra sekolah dengan metode deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan dengan cara sebelum diberikan terapi. Hasil : Perkembangan bahasa dan sosial meningkat pada ke 2 responden perkembangan pada tumbuh kembang anak dilakukan dengan bermain boneka tangan yang diberikan sebanyak 7 kali dalam 2 minggu dengan waktu 15 menit. Kesimpulan : penerapan bermain boneka tanagan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan bersosialiasi.
The Description of Nurses Knowledge Level About Healthcare Associated Infections (HAIs) at dr. Soehadi Regional Hospital Prijonegoro Sragen Mabrurah, Farida; Hermawati
Jurnal Kegawatdaruratan Medis Indonesia Vol. 2 No. 2: August 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkmi.v2i2.190

Abstract

The incidence of Healthcare Associated Infections (HAIs) in Indonesia is higher than in developed countries, in Indonesia it is 15.74% while in developed countries it is only 4.8-15.5%. In the Sragen district, the highest HAIs were in dr. Soehadi Regional Hospital Prijonegoro Sragen with 9.1%. The most common cause of HAIs is because nurses do not comply with hand hygiene. Nurses knowledge level about HAIs must be increased to reduce the incidence rate. to determine the characteristics and description of nurses’ knowledge level about Healthcare Associated Infections (HAIs) at dr. Soehadi Regional Hospital Prijonegoro Sragen. This study used a questionnaire measuring instrument, this research method is descriptive analysis with sampling using a random sampling technique with a total sample of 73 respondents. The results showed the characteristics of the majority of nurses aged 41-55 years, female, Bachelor of Nursing education, and description of the nurses’ knowledge level about Healthcare Associated Infections (HAIs) at dr. Soehadi Regional Hospital Prijonegoro Sragen is in the high category (87.7%). Nurses’ knowledge level about Healthcare Associated Infections (HAIs) at dr. Soehadi Regional Hospital Prijonegoro Sragen in the high category.
The Effectiveness of Providing Yoga Exercise Intervention with Islamic Spiritual Mindfulness Intervention on Anxiety Levels in Hypertension Patients at Ngoresan Health Center Tika Alvio Nita; Maryatun; Irma Mustikasari; Hermawati
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.556

Abstract

Background: The elderly are more at risk or tend to experience various diseases that often arise, namely hypertension. High blood pressure can cause the risk of stroke, heart failure and death. This death causes the elderly to become worried about their condition, so that the elderly experience psychological changes, namely anxiety that requires long treatment and excessive worry. Anxiety can be overcome with non-pharmacological abortion interventions, namely Yoga and Islamic Spiritual Mindfulness. Purpose: This study aims to determine the effectiveness of Islamic Yoga and Spiritual Mindfulness therapy in reducing anxiety in elderly hypertension. Research Methods: This study used a Quasi-Experimental Design with a Control Group pretest-posttest Design approach, taking a sample of 60 respondents. The research instrument used the DASS questionnaire (Depression et al.). The results showed a significant value of Islamic Yoga and Spiritual Mindfulness Therapy on anxiety levels in elderly hypertensives with a p-value of 0.039 <0.05. The average Anxiety result in yoga practice was 26.33, and the average Anxiety result in Islamic spiritual Mindfulness practice was 22.93. The results showed that there was a significant value in Islamic Yoga and Spiritual Mindfulness Therapy on the level of anxiety in elderly hypertensives with a p-value of 0.039 <0.05, which means that there is an average difference between Islamic Yoga and Spiritual Mindfulness Therapy and anxiety levels. The average Anxiety result in yoga practice was 26.33, and the average Anxiety result in Islamic spiritual Mindfulness practice was 22.93. Conclusion: Yoga practice intervention is more effective than Islamic Spiritual Mindfulness therapy on the anxiety level of elderly hypertension. Conclusion: Yoga practice intervention is more effective than Islamic Spiritual Mindfulness therapy on the anxiety level of elderly hypertension
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi Kubus dan Balok di SMP Hermawati; Jumroh; Sari, Eka Fitri Puspa
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i1.648

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah tidak lepas dari kegiatan belajar mengajar pada umumnya karena keberhasilan seseorang terhadap sesuatu yang dihadapi tidak lepas dari matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik kelas IX di SMP Negeri 15 Palembang. Sampel pada penelitian ini di ambil secara acak yaitu peserta didik kelas IX.1 berjumlah 31 peserta didik yang dilakukan di SMP Negeri 15 Palembang tahun Pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes berbentuk uraian materi bangun ruang (kubus dan balok). Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dikategorikan rendah. The ability to solve problems cannot be separated from teaching and learning activities in general because one's success in something that is faced cannot be separated from mathematics. This Study aims to determine the mathematical Problem-solving abilities of grade IX students at SMP Negeri 15 Palembang. The sample in this study was taken randomly. namely students of class IX.1, totaling 31 students which was conducted at SMP Negeri 15 Palembang for the 2019/2020 academic year. The data collection technique used test questions in the form of a description of the material (cubes and cuboid). The data analysis technique in this research is descriptive quantitative. From the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the students' mathematical Problem-solving ability is categorized as low.
The Relationship Level of Knowledge of Teeth-Brushing to The Dental Caries Incidence in School-Age Children Cahyaningrum, Febriana Dwi; Hermawati
Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia Vol 3 No 2: August 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jkki.v3i2.194

Abstract

Background: The most common dental and oral diseases are dental caries and periodontal disease. The prevalence of dental caries in Indonesia is 88.8% with a root caries prevalence of 56.6%. Children aged 5-9 years have a prevalence rate of 92.6%. Purpose: To determine the relationship between the level of knowledge of brushing teeth and the incidence of dental caries in school-age children at Genengsari 01 Elementary School, Polokarto District. Method: This type of research is correlational (correlation) with a cross sectional approach. This study used a purposive sampling technique on school-age children or grades 1-3 as many as 48 respondents. Data analysis using somers`d test. The research instrument used a questionnaire and observation of dental examination. . Result: The results of this study showed that the level of knowledge was less and the number of dental caries was higher. Somers'd test results, p value 0.001 (<0.05), so it is proven that H0 from this study can be rejected, indicating a significant correlation was found between the level of knowledge of brushing teeth and the incidence of dental caries in school-age children in SD Negeri Genengsari 01 Polokarto District . The correlation coefficient value was obtained at 0.516, this means that there is a relationship between the two variables that is sufficiently correlated. Conclusion: There is a knowledge level of brushing relation to the incident of tooth caries in school-age children at Genengsari 01 Elementary School, Polokarkto District.
Effectiveness Of Reminiscence Therapy And Brain Gym On Elderly’s Conitive Function Gati, Norman Wijaya; Hermawati; Silvitasari, Ika
Gaster Vol 22 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v22i1.1114

Abstract

Introduction: The Elderly is the last stage of human life development, a stage that experiences many changes and risk of experiencing illness due to the aging process. The aging process experienced by the elderly causes several changes, both changes in the physical aspect and changes in the psychological aspect. One of the changes experienced by the elderly is cognitive abilities. The cognitive abilities of the elderly are needed to help them live their lives productively. Conversely, if the elderly experience cognitive impairment, it will make the elderly experience obstacles in carrying out their daily activities. Objective: To determine the effectiveness of reminiscence therapy and brain gym on the cognitive function of the elderly. Methodology: This research used an experimental design with pre and post-tests using 2 intervention groups.  Brain gym reminiscence therapy was conducted in different groups, Result: Based on the test, the p-value of 0.632 is greater than 0.05, so it can be concluded that the cognitive level of the elderly with Reminiscence therapy is not better than the elderly who receive Brain Gym therapy. Conclusion: Brain gym therapy is proven to be more effective in dealing with cognitive impairment problems in the elderly compared to reminiscence therapy