Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan, Pengawasan Berjenjang dan Advokasi Qanun di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara Yani, Ahmad; Maryam, Maryam; Fahmi, Asrul; Mauludi, Mauludi; Syamsuddin, Syamsuddin; Aisyah, Ti
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12532755

Abstract

Pelatihan penyusunan, pengawasan berjenjang dan advokasi qanun gampong dapat menciptakan pemerintahan yang baik perlu adanya penguatan kelembagaan, berkompeten dalam penyatuan visi dan misi bersama, memiliki satu kepahaman dalam pengawsan berjenjang, mulai dari tingkat gampong di awasi oleh tuha peut, tingkat kecamatan diawasi oleh camat dalam penguatan dibutuhkan komitmen bersama dan pemikiran setara dan diperlukan tingkat pemahaman bersama dalam penyusunan, pengawasan berjenjang dan advokasi qanun gampong di Kecamatan Nisam.
Pelaksanaan Tes Urine sebagai Mitigasi Bahaya Narkotika di Universitas Malikussaleh Ginting, Reza Pahlevi; Mauludi, Mauludi; Satria, Deddy; Fahmi, Asrul; Nazaruddin, Nazaruddin; Julistia, Rini; Johari, Johari; ND, Muhammad Authar; Chalirafi, Chalirafi; Irwansyah, Defi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1628

Abstract

Peningkatan penyalahgunaan narkotika di Indonesia, termasuk di lingkungan akademik, telah mendorong Universitas Malikussaleh untuk mengambil langkah preventif melalui pelaksanaan tes urine sebagai strategi mitigasi bahaya narkotika. Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 November 2024 ini melibatkan 487 dosen dari berbagai fakultas di Kampus Reuleut dan Kampus Bukit Indah. Pelaksanaan tes urine dilakukan dengan kerja sama antara Satgas P4GN Universitas Malikussaleh dan BNN Lhokseumawe, melalui tahapan yang meliputi registrasi peserta, pengambilan sampel, pengujian menggunakan rapid test, serta sesi konsultasi dan edukasi. Hasil tes menunjukkan bahwa seluruh peserta negatif narkotika, mencerminkan keberhasilan program mitigasi ini sekaligus tingginya kesadaran civitas akademika terhadap bahaya narkotika. Keberhasilan tersebut didukung oleh penerapan protokol keamanan yang ketat, monitoring menyeluruh, dan pendekatan edukasi yang komprehensif. Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang pencegahan dan pemberantasan narkotika, program ini mempertegas peran institusi pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Tes urine tidak hanya berfungsi sebagai alat deteksi dini, tetapi juga sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan akademik yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. Keberhasilan ini menjadi model inspiratif untuk kegiatan serupa di masa mendatang, memperkuat sinergi antara universitas dan pemerintah, serta mendorong pelaksanaan rutin dan penguatan edukasi guna membangun budaya kampus yang aman dan berintegritas.
Pelatihan Penyusunan, Pengawasan dan Advokasi Qanun di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara Yani, Ahmad; Maryam, Maryam; Fahmi, Asrul; Mauludi, Mauludi; Syamsuddin, Syamsuddin; Aisyah, Ti
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penyusunan, pengawasan berjenjang dan advokasi qanun gampong dapat menciptakan pemerintahan yang baik perlu adanya penguatan kelembagaan, berkompeten dalam penyatuan visi dan misi bersama, memiliki satu kepahaman dalam pengawsan berjenjang, mulai dari tingkat gampong di awasi oleh tuha peut, tingkat kecamatan diawasi oleh camat dalam penguatan dibutuhkan komitmen bersama dan pemikiran setara dan diperlukan tingkat pemahaman bersama dalam penyusunan, pengawasan berjenjang dan advokasi qanun gampong di Kecamatan Nisam.
Manajemen Fasilitas Parkir Di Masjid Al-Falah Surabaya mauludi, mauludi; Wadud, Abdul; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 1 (2019): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i1.48

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to describe the management of parking facilities at places of worship. In this study using qualitative methods with a qualitative descriptive method approach. The place of worship that is the object of research is the Al-Falah Mosque. The process of collecting data is done by observation, in-depth interviews, and documentation. This study describes managerial supervision of parking facilities at Al-Falah Mosque. The Al Falah Mosque takmir committee collaborates with the Surabaya City Transportation Agency (DISHUB), residents who have vacant land and parking attendants from residents around the Al Falah Mosque. Managerial oversight of the parking area of the Al Falah Mosque is carried out with a coordinator system of permanent employees and financial reports from the security coordinator for the finance department. Suggestions for improvement, Al Falah Mosque should have a written system starting from Standard Operating Procedure (SOP) for land use, parking management and cooperation system.  ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan fasilitas parkir pada tempat ibadah. Dalam Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode kualitatif deskriptif. Tempat ibadah yang menjadi objek penelitian ialah Masjid Al-Falah. Proses pengambilan data dilakukan dengan Observasi, Wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menggambarkan tentang pengawasan secara manajerial fasilitas parkir di Masjid Al-Falah. Pengurus takmir Masjid Al Falah bekerjasama dengan dinas perhubungan (DISHUB) kota Surabaya, warga yang mempunyai lahan kosong serta petugas parkir dari warga sekitar Masjid Al Falah. Pengawasan secara manajerial terhadap keparkiran Masjid Al Falah dilakukan dengan sistem satu koordinator dari karyawan tetap dan laporan keuangan dari koordinator keamanan untuk bagian keuangan. Saran untuk perbaikan, seharusnya Masjid Al Falah mempunyai sistem yang tertulis mulai dari Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan lahan, pengelolaan parkir dan sistem kerjasamanya. 
Manajemen Pengelolaan Aset Pada Tempat Ibadah mauludi, mauludi; Supriyanto, Muhammad; Bramayudha, Airlangga
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 2 No 2 (2019): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v2i2.53

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to describe management related to asset management in places of worship. The object of research is the garden assets. This research was conducted at Baitul Hakam Pelindo III Perak Mosque in Surabaya. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. This study uses data collection techniques through interviews, observation and documentation. Number of informants, namely 1. Deputy chairman of takmir 2. Garden employees. In general, it can be concluded that the Baitul Hakam Mosque is a typical office mosque because it is located in the Pelindo office area. Garden management activities at Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya Mosque are also running or in accordance with existing theories and realities. Namely applying management elements which include Man (human), Money (money), Materials (objects), Machines (machines / tools), Methods (ways), and Markets (markets). Takmir Baitul Hakam Mosque has also carried out functions in the management process which include planning, organizing, actuating, and controlling. In addition, it can also be seen that the work system implemented by the Baitul Hakam Takmir Mosque such as a finger scan every entry and return, various rewards and punishments for employees can also make the park management activities at Baitul Hakam Mosque run well.ABSTRAKTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan terkait Manajemen Pengelolaan aset pada tempat ibadah. Objek penelitian ada pada aset pertamanan. Penelitian ini dilaksanakan di masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Jumlah informan, yaitu 1. Wakil ketua takmir 2. Pegawai taman. Secara umum, dapat disimpulkan bahwa Masjid Baitul Hakam adalah tipikal masjid perkantoran dikarenakan letaknya di area perkantoran Pelindo. Kegiatan manajemen pertamanan di Masjid Baitul Hakam Pelindo III Perak Surabaya juga berjalan atau ada kesesuaian dengan teori dan realitas yang ada. Yaitu menerapkan unsur-unsur manajemen yang di antaranya Man (manusia), Money (uang), Materials (benda), Machines (mesin/alat), Methods (cara), dan Markets (pasar). Takmir Masjid Baitul Hakam juga telah menjalankan fungsi-fungsi di dalam proses manajemen yang diantaranya adalah perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), dan pengawaasan (controlling). Selain itu juga dapat diketahui bahwa sistem kerja yang diterapkan oleh Takmir Masjid Baitul Hakam seperti finger scan setiap masuk dan pulang, berbagai reward dan punishment bagi para pegawai juga dapat membuat aktivitas manajemen pertamanan di Masjid Baitul Hakam berjalan dengan baik.
Manajemen Fasilitas Air Conditioner Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya mauludi, mauludi
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 3 No 2 (2020): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v3i2.67

Abstract

The mosque has a very important role for the community, because the mosque has a role in prospering the community, not only as a place of worship, even the solution to life’s problems is in the mosque. The mosque also organizes many activities or program the takmirof the mosque must prepare everything properly, such as good facilities for pilgrims, the selection of priests and mosque managers who are competent in the field of spirituality to ensure the comfort and comfort of worshipers.The purpose of this reseach is to find out how to use air conditioner facilities in mosques and know how to maintain air conditioner facilities at mosques Baituk Ihsan. The research approach is descriptive case study approach because researchers describe a phenomenon using various sources of data. Source of the data in this study are primary data sources totaling 3 informants consisting of priests at the Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya, chairman of takmir as well as a logistics section in BI and AC technicians in the Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya. Data collection techniques used in this study are: Observation techniques, interview, and documentation. Processing techniques and data analysis are: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The result of the study indicate that the management of the air conditioner facilities in the Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya is in accordance with the 7 stages of the process delivered by Suherman. This research has resulted in a good way to treat central AC. The implication of this research needs to be paid more attention to the evaluation of AC treatment at the Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya. Masjid memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat, karena masjid memiliki andil dalam mensejahterahkan masyarakat, tidak hanya sebagai tempat beribadah saja, bahkan solusi dari permasalahan kehidupan ada di masjid. Masjid juga mengatur banyak sekali kegiatan atau program, para takmir masjid harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, seperti  fasilitas yang baik untuk para jama’ah, pemilihan imam serta menejer masjid yang berkompeten dalam bidang kerohanian untuk menjamin kekhusyuan dan kenyamanan jama’ah ketika beribadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pemanfaatan fasilitas air conditioner di Masjid Baitul Ihsan dan mengetahui bagaimana sistem pemeliharaan fasilitas air conditioner di Masjid Baitul Ihsan. Pendekatan penelitian yang dilakukan adalah pendekatan studi kasus deskriptif karena peneliti menggambarkan sebuah fenomena dengan menggunakan berbagai sumber data. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer berjumlah 3 informan yang terdiri dari imam masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya, ketua takmir sekaligus bagian logistic di BI dan teknisi AC di masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data adalah: Data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), conclusiondrawing/verification (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen fasilitas air conditioner di masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya sudah sesuai dengan 7 tahapan proses yang disampakain oleh Suherman. Penelitian ini menghasilkan terkait cara perawatan yang AC central yang baik. Implikasi dari penelitian ini perlu lebih di perhatikan lagi terkait evaluasi perawatan AC di masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Surabaya.
Manajemen Dakwah Pada Daerah Kristenisasi di Mushalla At-Tasrip Surabaya Mauludi, Mauludi; Ifansyah, M. Syukur; Mu'in, Fathul
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 4 No 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v4i2.83

Abstract

Masjid merupakan sarana yang sangat penting dan strategis untuk membangun kuwalitas umat. Namun, seiring dengan berkembangnya zaman, masjid dituntut untuk memiliki peran lebih di tengah-tengah masyarakat. Jika melihat lebih luas, masjid memiliki peran besar baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial, pendidikan, dan dakwah. Oleh karena itu, untuk mewujudkan kembali peran dan fungsi masjid ini, aktivitas-aktivitasnya harus dikelola dengan manajemen yang baik. Sebagai pusat gerakan dakwah, masjid dapat difungsikan sebagai pusat pembinaan akidah umat dan manajemen dakwah yang diterapkan sebagai alat untuk memperbaiki keadaan masyarakat sekitar dalam aspek akidah. Beberapa kasus dalam aspek akidah, pembinaan akidah sangat penting bagi masyarakat awam yang hidup di tengah-tengah maraknya kristenisasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini terdapat dua fokus rumusan masalah, yaitu: 1) Manajemen dakwah masjid di daerah kristenisasi, 2) Upaya meningkatkan hasil dakwah yang telah dicapai. Penelitian ini sangat penting untuk dibahas terutama pada zaman yang sudah mulai merosot seperti saat ini. Kembali menjadikan masjid sebagai poros umat merupakan salah satu fungsi yang sudah mulai dilupakan karena melalui manajemen yang baik, semua akan terorganisir terkonsep, dan terstruktur dengan baik pula.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN PROGRAM DALAM PELAKSANAAN KAJIAN DI MASJID NURUL ISLAM MULYOREJO SURABAYA Wibowo, Hari Santoso; Mauludi, Mauludi; Assidiki, Moh Hamim
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 4 No 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v4i2.97

Abstract

Masjid merupakan tempat sentral bagi kaum muslimin. Fungsi dan keberadaannya merupakan sumber penyebaran syiar keilmuan islam yang menyeluruh. Masjid Nurul Islam Mulyorejo Surabaya adalah salah satu masjid yang mengadakan kegiatan dakwah berupa program kajian rutin. Adapun penelitian skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi manajemen diberlakukan untuk menjalankan pelaksanaan program kegiatan dakwah berupa kajian rutin dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengolahan datanya secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. sumber data dari penelitian ini adalah segenap pengurus Masjid Nurul Islam Mulyorejo Surabaya dan beberapa jamaah masjid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pertama, program kajian rutin sudah menerapkan fungsi manajemen berupa planning, organizing, actuating, dan controlling. Kedua, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan kajian rutin.
Manajeman Masjid Darussalam Samarinda Dalam Melayani Musafir Mauludi, Mauludi; Saleh, Isa; Risky, Abu
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 5 No 1 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v5i1.104

Abstract

Hasil penelitian lapangan dari skripsi ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh Ta’mir Masjid Darussalam dalam menerapkan fungsi manajemen dalam melayani musafir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu, observasi ,wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh yaitu dari beberapa ta’mir masjid dan jama’ah Masjid Darussalam Samarinda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: manajemen masjid dalam melayani musafir Masjid Darussalam Samarinda mulai dari planing, organizing, actuating dan controlling ta’mir masjid telah memberikan pelayanan baik kepada jama’ah dan musafir seperti menyediakan rumah musafir, ruang tamu, sarung hingga minuman dingin di dalam masjid.
Kebahagiaan Spiritual dalam Komunikasi Parenting mauludi, mauludi
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 7 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v7i1.161

Abstract

character, morality, and spirituality. In the context of Islamic da’wah, the family represents the most fundamental arena where Islamic values are instilled through exemplary behavior and compassionate communication. This study aims to analyze KH. Muhammad Shaleh Drehem’s concept of Da’wah Parenting as an Islamic parenting model that integrates the principles of mindful parenting and persuasive communication in nurturing a harmonious (sakinah) family. This research employed a qualitative descriptive method. Data were collected through in-depth interviews with KH. Muhammad Shaleh Drehem and his family, as well as discourse analysis of his lecture videos broadcast on Al-Irsyad TV. Data analysis was conducted using a constructivist approach and the Gioia method to identify thematic patterns and uncover the meaning of da’wah practices within his parenting approach. The findings reveal that KH. Muhammad emphasizes both parental self-awareness (intrapersonal awareness) and relational awareness toward children (interpersonal awareness) as the foundation of effective parenting. The core values identified include empathetic listening, non-judgmental acceptance, reduced impulsive reactions, and gentle persuasive communication. He places love, compassion, and exemplary conduct at the heart of family da’wah, viewing every child as a divine trust and chosen gift from Allah that must be nurtured with spiritual responsibility.This study contributes to the development of an integrative family-based da’wah model that bridges modern psychological insights with Islamic values, offering a renewed paradigm for family education—one that is grounded in mindfulness, compassion, and exemplary leadership..