p-Index From 2021 - 2026
11.206
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Kurios Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Jurnal Teologi Berita Hidup Diegesis: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan JURNAL TERUNA BHAKTI JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Jurnal DIDASKO Sabda : Jurnal Teologi Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen ALUCIO DEI Metanoia : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Jurnal Salvation Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Harati: Jurnal Pendidikan Kristen PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi/Kependetaan REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Asian Journal of Philosophy and Religion Lentera Nusantara Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Ilmiah Tangkoleh Putai Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Jurnal Ap-Kain Tri Tunggal: Jurnal Pendidikan Kristen dan Katolik SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen ICHTUS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lentera Nusantara

Penerapan Metode Luring Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Susanto, Lasarus Ari; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 1, No 2 (2022): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.226 KB) | DOI: 10.59177/jls.v1i2.148

Abstract

Education is an activity to civilize young people to live a cultured life in accordance with standards that can be accepted by society. The accuracy of using the learning method depends on the suitability of the learning method with certain factors, for example the suitability of the learning method with the learning objectives, the suitability of the method with the material, the suitability of the learning method with available resources and facilities. one of them is how the phenomenon of the application of offline learning methods. With the application of the offline method, it can be seen the obstacles and how the school's solutions in dealing with the application of the offline method in learning Christian religious education in the current covid-19 pandemic situation faced by the Indonesian people. The method used is a descriptive analysis method using a qualitative approach. The writing uses triangulation techniques to analyze the data, then to further clarify the results of the research. Researchers also use methods or techniques of data collection with the method of observation, interviews, and documentation. The steps taken by the teacher in dealing with the application of the learning method are to give assignments to be done and collected by one of the students and then delivered to the school, then at certain times the teacher visits the students to each house.AbstrakPendidikan merupakan suatu kegiatan untuk membudayakan manusia muda untuk hidup berbudaya sesuai dengan standar yang dapat di terima oleh masyarakat. Ketepatan penggunaan metode pembelajaran tergantung kepada kesesuaian metode pembelajaran dengan faktor tertentu, misalnya kesesuaian metode pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, kesesuaian metode dengan materi, kesesuaian metode pembelajaran dengan sumber dan fasilitas yang tersedia. salah satunya ialah bagaimana fenomena penerapan metode pembelajaran luring. Dengan adanya penerapan metode luring tersebut dapat diketahui kendala dan bagaimana solusi sekolah dalam menghadapi penerapan metode luring dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen disituasi pandemi covid -19 yang di hadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. Metode yang di gunakan merupakan metode deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. penulisan menggunakan teknik trianggulasi untuk menganalisis data, kemudian untuk lebih memperjelas hasil dari penelitian. Peneliti juga menggunakan cara atau teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Langkah-langkah yang diambil oleh guru dalam menangani penerapan metode pembelajaran ialah dengan memberikan tugas untuk di kerjakan dan di kumpulkan disalah satu peserta didik kemudian diantarkan ke sekolah, selanjutnya dalam waktu-waktu tertentu guru mengunjungi peserta didik ke setiap rumah.
Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Karakter Siswa di Era Digital Tambunan, Ruhut Parningotan; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4, No 1 (2024): Teologi dan Pendidikan Kristen (Desember 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jln.v4i1.321

Abstract

This research examines that where Christian religious education plays an important role in shaping student character in the digital era. Christian religious education provides a strong moral and spiritual foundation, and emphasises the values of honesty, responsibility and integrity to students. In facing the challenges of using technology, Christian religious education helps students to use technology wisely and ethically, so as to develop the ability to think critically in selecting and filtering the information they get. Using a descriptive qualitative method with a literature study approach, it can be concluded that the role of technology integration in Christian religious education allows for a more interactive and interesting teaching method, to deepen students' spiritual understanding. In addition, Christian religious education also plays an important role in shaping the adaptive and innovative character of students and preparing students to be able to face the development of the digital world with high morality.AbstrakPenelitian ini mengkaji bahwa peran penting pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter siswa di era digital. Pendidikan agama Kristen memberikan dasar moral dan spiritual yang kuat, serta menekankan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas kepada siswa. Dalam menghadapi tantangan pada penggunan teknologi, pendidikan agama Kristen membantu siswa untuk menggunakan teknologi secara bijaksana dan etis, sehingga dapat mengembangkan kemampuan berpikir secara kritis dalam memilih dan menyaring informasi yang di dapat. Menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature maka dapat disimpulkan bahwaa peran integrasi teknologi dalam pendidikan agama Kristen memungkinkan sebagai metode pengajaran yang lebih interaktif dan menarik, untuk memperdalam pemahaman spiritual para siswa. Selain itu, pendidikan agama Kristen juga berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang adaptif dan inovatif serta menyiapkan siswa untuk dapat menghadapi perkembangan dunia digital dengan moralitas yang tinggi.
Penerapan Teori Belajar Humanistik Pada Anak Usia DiniDalam Bingkai Iman Kristen Tupamahu, Gloria; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
Jurnal Lentera Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Pendidikan Kristen dan Teologi - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jls.v3i1.248

Abstract

The main function of early childhood education is to be a place for children to process to develop themselves through their world, namely play. The state of the times and its development began to affect the perspective of thinking that in early childhood education institutions more applied play and learning. But nowadays early childhood education institutions are no longer playing while learning but have emphasized learning like elementary school children. Such things as children being forced to accept teaching that is not in accordance with their age is clearly not humanizing because the world of children is a world of play. Using a descriptive qualitative method, it can be concluded that in education, children are expected to feel freedom and also feel unbound by the opinions of other people, both educators and people in the scope of the child's own life, and students are also expected to be able to manage their own personalities with a sense of responsibility without violating existing moral and ethical rules. And where the achievement of humanistic learning in the realm of Christian Religious Education is to shape the child's personality so that the child achieves a change in attitude and is able to become a light in the community. The application of humanistic learning theory in early childhood in the frame of Christian faith can produce experiences that are holistic. with a focus on the needs and potential of children.AbstrakFungsi utama pendidikan anak usia dini adalah menjadi suatu wadah bagi anak untuk berproses mengembangkan dirinya melalui dunia mereka yaitu bermain. Keadaan zaman dan perkembangannya mulai memengaruhi perspektif berpikir yang pada lembaga pendidikan anak usia dini lebih diterapkan bermain dan belajar. Namun dewasa ini lembaga pendidikan anak usia dini bukan lagi bermain sambil belajar tetapi sudah menekankan belajar seperti layaknya anak sekolah dasar. Hal demikian seperti anak dipaksa untuk menerima pengajaran yang tidak sesuai dengan umurnya jelas tidak memanusiakan karena dunia anak adalah dunia bermain. Mengunkan metode kualitatif deskritif maka dapat disimpulkan bahwa Dalam Pendidikan anak diharapkan merasakan kebebasan dan juga merasakan ketidak terikatan oleh pendapat orang lain baik pendidik maupun orang-orang yang ada dalam lingkup kehidupan anak itu sendiri, dan anak didik juga diharapkan dapat mengatur kepribadian mereka sendiri dengan penuh rasa tanggung jawab tanpa melanggar aturan moral dan etika yang ada. Dan di mana capaian pembelajaran humanistik di ranah Pendidikan Agama Kristen untuk membentuk pribadi anak sehingga anak tersebut mencapai perubahan sikap dan mampu menjadi terang di dalam lingkungan Masyarakat. Penerapan teori belajar humanistik pada anak usia dini dalam bingkai iman Kristen dapat menghasilkan pengalaman yang bersifat holistik. dengan fokus pada kebutuhan dan potensi anak.
Co-Authors Abel, Angela Adu, Esterina Yunita Alfinny Jelie Runtunuwu Andreas Fernando Anjaya, Carolina Etnasari Ate, Norbertus Mawo Bawamenewi, Yunida Boiliu, Esti Regina Boni Boni Boni Boni Broto Yulianto Budiana, Benniardi Andreas Carolina Etnasari Anjaya Dangndi Handikat Putranis Giawa Daniel Supriyadi Desi Ratnasari Eka Putri Lago Ela, Ela Erna Alinda Hendrika Ottu Fernando, Andreas Gloria Gabriel Lumingas Gloria Gabriel Lumingkas Gloria Lie Hana Hana Herkulanus Rangga Herkulanus Rangga Hutauruk, Rumani Imanuel Nuban Imanuel, Phileo Indrianto Indrianto Ipiana Jatmiko, Indri Jutela, Jutela Kadili, Trivena Enjel Kalensang, Priscilla Cantia Kristina, Ariana Kusumaningsih, Sisilia Triwik Lidia Marbun Lumingas, Gloria Gabriel Maharani, Ni Kadek Putri Mangetek, Adriano Marbun, Lidia Marfy Simatauw Markuat Matippanna, Jelita Mallangi Mawo Ate, Norbertus Mokodaser, Frits Mooy, Rana Riendawati Mooy, Venida Jeliati Napa, Misrini Nikolaos, Nikolaos Octavianus, Steaven Oktavianus Oktavianus Paulus Karaeng Lembongan Paulus Purwoto Prabowo, Yusak Sigit Purba, Roida Ranja, Joni Leha Hinggi Saptorini, Sari Sari Saptorini Saturnina Elisa Selfiana Carolina Adu Setia Wati, Hani Martha Puji Simatauw, Marfy Sinaga, Reynold P. Steaven Octavianus Steaven Octavianus Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Supardi, Yogi Supriani, Supriani Suryati, Dewi Susanto, Lasarus Ari Taloim, Merianus Tambunan, Ruhut Parningotan Tan Lie Lie Tangel, Imelda Trisani, Kezia Sindi Tupamahu, Gloria Un Seran, Soviana Dominggas Viani, Neni Vinson, Vinson Wardi Wardi Wasari, Desi Winda Listiana Worek, Natalia Yevonne Yedija, Yedija Yehezkiel, Reinhard Yonatan Alex Arifianto Yudi Hendrilia Yunida Bawamenewi