Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PKM PENINGKATAN PENERAPAN IPTEK DAN KETERAMPILAN RIAS PENGANTIN GAUN PANJANG MUSLIM DAN TEKNIK NAIL ART BAGI IBU- IBU PKK DAN REMAJA PUTRI DI NAGARI MANINJAU KABUPATEN AGAM Vivi Efrianova
Journal of Community Service Vol 3 No 2 (2021): JCS, December 2021
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.151 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v3i2.56

Abstract

bu-ibu PKK dan remaja putri di Nagari Maninjau sebagai mitra PKM sangat membutuhkan penyuluhan dan pelatihan keterampilan di bidang jasa Rias Pengantin Gaun Panjang Muslim dan Nail Art Extention teknik polygel. Hal ini karena Nagari Maninjau merupakan daerah kawasan wisata yang sering melaksanakan event budaya dan acara pesta pernikahan yang butuh jasa Rias Pengantin ini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membuka cakrawala dalam menciptakan usaha sendiri dalam bidang usaha jasa Rias Pengantin Gaun Panjang Muslim dan Nail Art Extention teknik polygel serta untuk menambah penghasilan dan menggurangi pengganguran wanita di Nagari Maninjau. Kegiatan meliputi: a). Pengetahuan Pemilihan Kosmetika dan Penggunaan Kosmetika yang aman untuk pengantin, b). Tata Rias Pengantin Gaun Panjang Muslim, c). Teknik pemasangan Hijab Pengantin Muslim, d). Pengetahuan Nail Art Extention teknik polygel, e). Menentukan warna riasan Rias Pengantin Gaun Panjang Muslim, f). Desain Nail Art Extention teknik polygel, g). Teknik rias wajah Pengantin Gaun Panjang Muslim dan Nail Extention teknik polygel h). Pengetahuan tentang peluang menciptakan usaha yang inovatif dan kreatif diera 4.0. Metode yang digunakan adalah: 1) ceramah dan tanya jawab, 2) demostrasi, 3) paparan teori secara daring, dan 4) bimbingan.
KKP PENGEMBANGAN WIRAUSAHA MAHASISWA TATA RIAS DAN KECANTIKAN MENUJU DIGITAL SOCIAL ENTERPRENEURSHIP Vivi Efrianova; Febri Silvia; Vici Syahril Khairani; Indra Saputra
Journal of Community Service Vol 4 No 2 (2022): JCS, Desember 2022
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.165 KB) | DOI: 10.56670/jcs.v4i2.91

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan alumni mengenai wirausaha mahasiswa tata rias dan kecantikan menuju digital social entrepreneurship serta memberikan keterampilan make up pengantin. Pemecahan masalah tersebut dilakukan dengan 1) Mengumpulkan anggota Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) (alumni dan mahasiswa) Program Studi Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan sebanyak 10 Orang, 2) untuk mengetahui permasalahan dalam pengembangan usaha secara mandiri, 3) Mencari informasi kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh anggota Program Kewirausahaan Kampus (PKK) (Alumni dan mahasiswa) tersebut dalam mengatasi masalah. 4) Melakukan pelatihan sesuai dengan kebutuhan dalam mengatasi masalah. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pelatihan yaitu sebagai berikut: Pertama, peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang make up pengantin. Kedua, peserta dapat mempraktekkan secara langsung pengaplikasian make-up pengantin pada model. Ketiga, dalam menjalankan usaha peserta mendapatkan pelatihan tentang berwirausaha teknik promosi menuju digital social entrepreneurship dan menggunakan media sosial untuk berwirausaha pada bidang kecantikan.
Pengaruh Hasil Pengaplikasian Bulu Mata Palsu Berbahan Dasar Serat Daun Sisal (Agave Sisalana) Terhadap Koreksi Mata Sipit Pada Rias Pengantin Minang Koto Gadang Dwi Puspita Sari; Vivi Efrianova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulu mata palsu digunakan sebagai koreksi mata sipit agar mata terlihat lebih ideal. Salah satu alternatif baru menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal yang diaplikasikan terhadap koreksi mata sipit pada rias penganti Minang Koto Gadang dengan bentuk volume. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal, 2) menganalisis hasil pengaplikasian tanpa menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal terhadap koreksi mata sipit pada rias pengantin Minang Koto Gadang, 3) menganalisis perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dan tanpa menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen desain (One-Shot Case Study). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu serat daun sisal nilai tertinggi adalah dari aspek kerapian 4,14 kategori sangat rapi, kesukaan panelis 4,07 kategori sangat suka, ketepatan pengaplikasian 4,00 kategori sangat tepat, bentuk bulu mata 3,50 kategori cukup sesuai, 2) tanpa menggunakan bulu mata palsu nilai tertinggi adalah dari aspek kerapian 4,14 kategori sangat rapi, ketepatan pengaplikasian 4,07 kategori sangat tepat, kesukaan panelis 4,00 kategori sangat suka dan bentuk bulu mata 3,78 kategori cukup sesuai, 3) terdapat perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal dan tanpa menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal terhadap koreksi mata sipit pada rias pengantin Minang Koto Gadang pada aspek ketepatan pengaplikasian (p=0,027) terdapat perbedaan pada indikator ketepatan pengaplikasian berdasarkan teknik jahit bulu mata, kesukaan panelis (p=0,042) terdapat perbedaan pada indikator kesukaan panelis terhadap hasil pengaplikasian menggunakanan bulu mata palsu dan tanpa menggunakan bulu mata palsu berbahan dasar serat daun sisal terhadap koreksi mata sipit pada rias pengantin Minang Koto Gadang, pada kerapian (p=0,459) artinya tidak terdapat perbedaan pada indikator kerapian dalam pemasangan pada koreksi mata sipit, bentuk bulu mata (p=0,631) tidak terdapat perbedaan pada indikator bentuk bulu mata yang sesuai dengan bentuk bulu mata volume.
Pengaruh Hasil Pengaplikasian Bulu Mata Palsu dari Serat Daun Nanas Spanish (Ananas Comosus L. Merr) terhadap Koreksi Mata Kecil Desi Putri Ramadona; Vivi Efrianova
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulu mata palsu merupakan salah satu penunjang hasil riasan wajah untuk menyempurnakan riasan dan menutupi kekurangan pada diri manusia. Penelitian ini bertujuan 1) menganalisis hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish terhadap koreksi mata kecil, 2) menganalisis hasil pengaplikasia tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish terhadap koreksi mata kecil, 3) menganalisis perbedaan pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish dan tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish terhadap koreksi mata kecil. Penelitian ini menggunakan penelitian one shoot case study. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan instrumen. Teknik analisa data dalam penelitian ini yaitu uji prasyarat analisis yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish di dapatkan bahwa nilai tertinggi terdapat pada aspek kerapian yaitu 3,86 dengan kriteria sangat rapi, tingkat bentuk bulu mata yaitu 3,64 dengan kriteria sangat sesuai, tingkat ketepatan pengaplikasian yaitu 3,86 dengan kriteria sangat tepat, dan kesukaan panelis yaitu 3,78 dengan kriteria sangat suka. 2) hasil pengaplikasian tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish di dapatkan bahwa nilai tertinggi terdapat pada aspek kerapian yaitu 3,14 dengan kriteria kurang rapi, tingkat bentuk bulu mata yaitu 3,00 dengan kriteria kurang sesuai, tingkat ketepatan pengaplikasian yaitu 3,36 dengan kriteria kurang tepat, dan kesukaan panelis yaitu 3,28 dengan kriteria kurang suka. 3) Terdapat perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish dan tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish terhadap koreksi mata kecil pada aspek kerapian (p=0,000) terdapat perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish dan tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish, aspek bentuk bulu mata (p=0,000) terdapat perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish dan tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish, aspek ketepatan pengaplikasian (p=0,000) terdapat perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish dan tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish, aspek kesukaan panelis (p=0,000) terdapat perbedaan hasil pengaplikasian menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish dan tanpa menggunakan bulu mata palsu dari serat daun nanas spanish.
Feasibility of False Lashes from Areca Fibers (Areca Catechi L.) for Cosmetic muthia aprillia; Vivi Efrianova
JURNAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA Vol 15 No 01 (2023): Jurnal Pendidikan dan Keluarga
Publisher : Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpk/vol15-iss01/1063

Abstract

False eyelashes from plant fibers are a new alternative to making false eyelashes because using false eyelashes from human hair is prohibited by Islam. In addition, false eyelashes from natural fibers also have other advantages such as being environmentally friendly, affordable, and biodegradable. One of the fiber-producing plants is the betel nut. This study aims to determine the feasibility of false eyelashes from betel nut fiber. This type of research is experimental. The type of research data is primary data sourced from observation, documentation, and questionnaires. This research uses a questionnaire/ questionnaire instrument. In the organoleptic and hedonic testing of false eyelashes, the required panelists are 15 people, namely 3 (three) from MUA, 2 (two) from the eyelash industry, 2 (two) from cosmetology and beauty lecturers, 8 (eight) students from makeup and beauty. The results of the research on betel nut fiber false eyelashes based on laboratory tests have a very smooth texture, namely 1.93 tex, strong attractiveness of 9.37 g/tex, and very high elasticity of 5.59. and based on the results of the organoleptic test, the average score of the flexible panelists was 85.3% in the tapering category, the lightness panel average score was 84% ​​in the light category, and the average neatness panel score was 86.67% in the neat category. For the hedonic test, the average score of the panelists was 92% in the very like category, for the aesthetic test, the average score for the panelists was 89.3% in the beautiful category. It is recommended as additional knowledge to students about the feasibility of false eyelashes from areca fibers for makeup.
KELAYAKAN PENGAPLIKASIAN BULU MATA PALSU BERBAHAN DASAR SERAT LIDAH MERTUA HIJAU (Sansevieria Javanica) PADA RIAS WAJAH MALAM HARI Safiinatunnajah Safiinatunnajah; Vivi Efrianova
Flawless. Vol 4, No 2 (2023): JURNAL FLAWLESS EDISI JUNI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/fls.v4i2.49420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pengaplikasian bulu mata palsu berbahan dasar serat lidah mertua hijau pada rias wajah malam hari dilihat dari uji laboratorium, uji organoleptik, dan uji hedonik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang berdesain pre experimental (One-Shot Case Study). Objek penelitian yaitu bulu mata palsu dari serat lidah mertua hijau (Sansevieria Javanica). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Tata Rias dan Kecantikan UNP. Penelitian berlangsung pada April-Juni 2023. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, dokumentasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan deskriptif presentase dan presentase rata-rata. Hasil uji laboratorium serat lidah mertua hijau diperoleh hasil daya tarik memperoleh rata-rata kekuatan 41,98 g/tex dan uji modulus elastisitas memperoleh nilai mulur 1,30 tex. Uji organoleptik kerapian 75% rapi. Uji organoleptik bentuk bulu mata 76% sesuai. Uji organoleptik kelentikan 76% lentik. Uji organoleptik ketepatan pengaplikasian 79%. Uji hedonik 81% sangat suka. Kesimpulan dari penelitian pengaplikasian bulu mata palsu berbahan dasar serat lidah mertua hijau pada rias wajah malam hari dinyatakan layak berdasarkan kekuatan lidah mertua dinilai cukup kuat sehingga tidak mudah putus saat digunakan dan untuk elastisitas menunjukkan bahwa serat lidah mertua hijau cukup elastis untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan bulu mata palsu dan dinyatakan layak berdasarkan kerapian, bentuk bulu mata, kelentikan, ketepatan pengaplikasian dan kesukaan panelis.Kata kunci: Kelayakan, Bulu Mata Palsu, Lidah Mertua
PPNB SETARA NANGGALO KOLABORASI AGROWISATA DAN SENI PERTUNJUKAN MENUJU DESTINASI WISATA BARU Vivi Efrianova; Nerosti; Delfi Elfiza; Hendra Afriwan
Journal of Community Service Vol 5 No 2 (2023): JCS, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v5i2.152

Abstract

Program Pengembangan Nagari Binaan (PPNB) ini mengkolaborasi 2 bidang yaitu Agrowisata Jeruk dengan Seni Pertunjukan. Kolaborasi ini dilakukan untuk menciptakan destinasi wisata baru di Nagari Setara Nanggalo. Nagari ini sejak dimekarkan pada Tahun 2011 merupakan penyangga destinasi wisata terpadu Mandeh dengan potensi Agrowisata Jeruk. Seiring dengan kehidupan agraris, di Nagari ini terhimpun kesenian tradisional, maka kesenian tersebut dibina sehingga dapat menyangga ekonomi di era industri ini. PPNB yang sudah dilakukan pada Tahun 2023 dengan mitra yaitu: (1) Kelompok Ibu-ibu PKK yang berprofesi sebagai petani. Hasil dari pelaksanaan PPNB yaitu Kelompok Ibu-ibu PKK yang berprofesi sebagai petani mampu menjahit bordir selendang Koto Gadang, Kelompok Ibu-ibu PKK yang berprofesi sebagai petani mampu mempertunjukkan Qasidah Rebana hasil pelatihan PPNB dan juara II pada lomba Qasidah Rebana se Kabupaten Pesisir Selatan pada tanggal 30 Agustus 2023 (2) Kelompok bapak-bapak petani jeruk mampu membuat pot bunga yang terbuat dari handuk bekas. (3) Karang Taruna mampu membangkitkan kembali kesenian tradisional Randai dan Tari, mempertunjukkannya pada pesta perkawinan yang mempunyai nilai jual, telah digunakan oleh masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) guna memfasilitasi warga dalam mengembangkan beberapa kegiatan yang bernilai ekonomi untuk mewujudkan destinasi wisata baru. Rencana luaran yang ditargetkan: publish pada jurnal of community service sinta 5, video kegiatan, artikel media eletronik. Peningkatan keberdayaan mitra sesuai permasalahan yang dihadapi merujuk pada RPJM Nagari Setara Nanggalo yang disusun dalam RPJMD tahun 2021-2026 Pemkab Pesisir Selatan, mengunggulkan sektor pariwisata sebagai sumber perekonomian masyarakat. Program yang diajukan ini merupakan salah satu pencapaian dari tujuan strategi Universitas Negeri Padang yang dirumuskan dalam Renstra UNP Tahun 2020-2024, yaitu menghasilkan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berkualitas, dapat membantu pemerintah untuk memecahkan persoalan kemasyarakatan.
Peningkatan Keterampilan Rias Pengantin Muslim, Kreasi Jilbab dan Perawatan Kulit Wajah Pada Guru-Guru Madrasah Aliyah (MA) Plus Ketrampilan Se Sumatera Barat Berbasis Revolusi Industri 4.0 Astuti, Murni; Efrianova, Vivi; Lusiana, Mitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2254

Abstract

Permasalahan mitra adalah guru MA Plus belum memiliki ketrampilan Rias Wajah Pengantin Muslim, Kreasi Jilbab, Perawatan Wajah sehingga saat fashion show, guru ketrampilan belum maksimal membantu siswa. Sehingga siswa masih banyak menggunakan jasa salon yang mahal. Solusi permasalahan mitra dengan memberikan pelatihan rias wajah pengantin muslim, kreasi jilbab dan perawatan kulit wajah. Tujuan kegiatan ini adalah: memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam melakukan Rias Pengantin Muslim, Kreasi jilbab dan Perawatan Kulit Wajah. Memberikan pengetahuan menetukan alat, bahan dan kosmetika serta koreksi sesuai dengan bentuk wajah, dan memberikan pengetahuan peluang usaha rias. Sasaran peserta dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat adalah guru ketrampilan dari Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan di Sumatera Barat berjumlah 15 orang dilaksanakan di MAN 1 Bukit Tinggi. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi, video tutorial, praktek, dan bimbingan. Kegitan pelatihan dilakukan secara tatap muka maupun daring. Target luaran yang dicapai adalah jurnal Pendidikan Tambusai , HKI,bahan ajar. Setelah kegiatan ini seluruh peserta dapat melakukan rias pengantin muslim, kreasi jilbab dan perawatan kulit wajah serta memiliki pengetahuan untuk berwirausaha di bidang tata rias. Diharapkan agar ketrampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi siswa dalam kegiatan fashion show untuk pengembangan minat bakatnya.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Pada Mata Kuliah Penataan Rambut dan Sanggul di Departemen Tata Rias dan Kecantikan Universitas Negeri Padang Efrianova, Vivi; Silvia, Febri; Lusiana, Mitra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11103

Abstract

Pembelajaran merupakan salah satu bagian dalam proses pendidikan, dan perlu mendapat perhatian khusus dalam penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran dapat membantu dalam proses pembelajaran praktik yaitu dengan menggunakan media video pembelajaran yang memadupadankan antara audio dan visual. Pemanfaatan media video pembelajaran pada Mata Kuliah Penataan Rambut dan Sanggul di Departemen Tata Rias dan Kecantikan masih kurang sehingga berdampak terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran melalui uji validitas, praktikalitas dan efektivitas dalam penerapan media video pembelajaran pada mata kuliah Penataan Rambut dan Sanggul di Departemen Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu: define, design, develop dan desseminate. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Depatemen Tata Rias dan Kecantikan tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 40 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi yang diberikan kepada 2 orang ahli media dan 3 orang ahli materi untuk di validasi. Uji praktikalitas dilihat berdasarkan respon dosen dan mahasiswa terhadap media video pembelajaran serta uji Praktikalitas dari dua sampel yaitu kelas eksperimen dan. kelas kontrol. Berdasarkan hasil validasi media video pembelajaran oleh ahli media memperoleh nilai 0,85 dengan kategori valid dan validasi ahli materi memperoleh nilai 0,90 dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas respon dosen mendapat nilai 95% dengan kategori sangat praktis dan respon mahasiswa mendapat 85,1% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji efektifitas yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan hasil hipotesis menggunakan rumus Uji ????????????????????????? ditemukan thitung = 2,202 lebih besar dibandingkan dengan ttabel = 2,021. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat Efektifitas Media Video Pembelajaran pada Mata Kuliah Penataan Rambut dan Sanggul. Dari perolehan hasil tersebut maka media video pembelajaran penataan sanggul evening style dapat dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran pada Mata Kuliah Penataan Rambut dan Sanggul di Departemen Tata Rias dan Kecantikan FPP UNP.
The Development of entrepreneurship in students technology based university of Lancang Kuning Pekanbaru Tanjung, Abrar; Ambiyar, Ambiyar; Verawardina, Unung; Adri, Junil; Efrianova, Vivi; Ferdiansyah, Ferdiansyah; Prima, Fani Keprila
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 3 No 4 (2020): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v3i4.14523

Abstract

Technopreneur, one part of the development of entrepreneurship (entrepreneur), provides a picture of entrepreneurship using technology-based innovation. The technopreneur concept is based on a technology base that is used as an entrepreneurial tool, for example the emergence of an online application business and a security system business. The purpose of this research is to conduct a descriptive study of entrepreneurship in students using technology (Technopreneurship) from all perspectives, including motivation, ownership, managerial, employment, and so on. technology as a basis for entrepreneurship. The results of the discussion found that the use of technology (Technopreneurship) in entrepreneurship can help and develop businesses in the form of making products and in marketing the products, so as to increase business and student income