Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Relationship Between Fasting Blood Sugar Levels And the Quality Of Life Of Type 2 Diabetes Mellitus Patients At the Makassar City Health Service Center In 2025 Alifya, Kafka Mutiara; Hidayati, Prema Hapsari; Harahap, Muhammad Wirawan; Kanang, Indah Lestari Daeng; Jafar, Muh. Alfian; Arifuddin Karim, Abdul Mubdi Ardiansar
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10056

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat, khususnya di Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien DM Tipe 2 adalah kadar gula darah puasa (GDP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah puasa dan kualitas hidup pasien DM Tipe 2 di UPK Balai Pelayanan Kesehatan Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 36 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Kadar GDP diukur dengan glukometer, sementara kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 75% pasien memiliki GDP yang terkendali, dan 47,2% melaporkan kualitas hidup yang buruk. Terdapat hubungan signifikan antara kadar GDP dan kualitas hidup pasien, dengan pasien dengan GDP terkendali melaporkan kualitas hidup yang lebih baik (p < 0,002). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian gula darah yang baik berhubungan langsung dengan peningkatan kualitas hidup pasien DM Tipe 2. Oleh karena itu, pengelolaan yang tepat terhadap kadar gula darah dan dukungan psikologis serta edukasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes.
Nutritional Status Among Children Under Five with Radiologically Diagnosed Bronchopneumonia at Ibnu Sina Hospital Makassar, 2022–2024 Nizam, Alyah Nasywa Alzena; Harahap, Muhammad Wirawan; Hasbi, Berry Erida; Jafar, Muh. Alfian; Pratiwi, Dwi
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10057

Abstract

Pneumonia, khususnya bronkopneumonia, merupakan penyebab utama kematian pada anak di bawah lima tahun, dengan malnutrisi sebagai faktor risiko utama. Di Indonesia, prevalensi malnutrisi pada balita, termasuk stunting dan wasting, masih tinggi dan berkontribusi pada tingginya angka kejadian pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi pada anak balita yang menderita bronkopneumonia di RS Ibnu Sina Makassar pada periode 2022–2024. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif, yang menganalisis data sekunder dari rekam medis pasien anak balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 0-12 bulan, dengan sebagian besar memiliki status gizi baik (47,6%), diikuti dengan gizi kurang (20,1%) dan obesitas (13,6%). Penelitian ini juga menemukan bahwa status gizi yang buruk berkontribusi pada peningkatan kejadian bronkopneumonia dan memperburuk prognosis penyakit. Kesimpulannya, intervensi gizi yang tepat sangat penting untuk mencegah dan mengurangi keparahan bronkopneumonia pada anak balita. Kolaborasi antara tenaga medis, ahli gizi, dan kebijakan kesehatan diperlukan untuk memperbaiki status gizi dan menurunkan angka kejadian pneumonia.