Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analysis of Coastal Tourism Development Strategy in Indonesia to Improve Community Economy Yahya, Nurul Fajriah; Sahabuddin, Romansyah; Amin, Andi Nurzakiah; Sulolipu, Andi Annisa
Economics and Business Journal (ECBIS) Vol. 2 No. 6 (2024): September
Publisher : PT. Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/ecbis.v2i6.199

Abstract

Coastal tourism plays a crucial role in Indonesia’s economic growth, particularly in enhancing local community welfare. This study aims to analyze effective strategies for developing coastal tourism to improve the community’s economy. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis in selected coastal tourism areas. The findings reveal that sustainable tourism development, community empowerment, and digital marketing adoption significantly contribute to economic improvement. However, challenges such as inadequate infrastructure, environmental degradation, and policy inconsistencies hinder optimal development. The study suggests a collaborative approach involving government, local communities, and private sectors to establish sustainable and inclusive coastal tourism strategies. Strengthening infrastructure, promoting eco-tourism, and enhancing digital tourism platforms are recommended to maximize economic benefits. These findings provide insights for policymakers and stakeholders to formulate more effective coastal tourism policies in Indonesia.
PENGEMBANGAN KAPASITAS MITRA KOMUNITAS PENDUKUNG ASI LACTALOVER MAKASSAR DALAM BIDANG PENGASUHAN ANAK MELALUI KEGIATAN MENDONGENG UNTUK MASA DEPAN Azniah Syam; Imelda Iskandar; Andi Nurzakiah Amin
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.2953

Abstract

Mendongeng bagi anak memiliki banyak manfaat, termasuk dalam hal perkembangan kognitif. Seni interaktif menggunakan kata-kata dan tindakan untuk mengungkapkan elemen dan gambar dari sebuah cerita sambil mendorong imajinasi pendengar. Mendongeng bagi anak memiliki banyak manfaat, termasuk perkembangan kognitif, melalui seni interaktif menggunakan kata-kata dan tindakan untuk mengungkapkan elemen dan gambar dari sebuah cerita sambil mendorong imajinasi pendengar. Lactalover Makassar adalah kelompok pendukung menyusui yang berdiri sejak tahun 2017, juga mengembangkan berbagai tema pendidikan seperti parenting, psikologi tumbuh kembang, program gizi anak, kewirausahaan bagi ibu rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam pengasuhan anak melalui kegiatan mendongeng. Dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2022, di Kota Makassar, menggunakan metode partisipatif aktif, melalui kegiatan mendongeng selama 75 menit, oleh fasilitator. Berdasarkan antusiasme peserta dan feedback yang diberikan mengenai sejauh mana pesan moral melalui karakter dalam cerita tersampaikan cukup dipahami oleh anak-anak. Kegiatan mendongeng untuk masa depan adalah representasi bagaimana mengelola imajinasi anak secara interaktif dengan menguatkan respon neurobiologis tubuhnya dari berbagai indera visual, auditori, sensori, dan motorik. Setidaknya, dengan menyisihkan 15 hingga 20 menit per hari untuk mendongeng kepada anak-anak, terutama oleh orang tua, akan memperkuat hubungan emosional dan menjembatani kesenjangan dalam komunikasi keluarga yang banyak digantikan oleh media digital
Peran Mahasiswa FIKK UNM Dalam Pemberdayaan Komunitas Melalui Media Promosi Kesehatan Reproduksi Amin, Andi Nurzakiah; Azniah, Azniah; Haeril, Haeril; Rahman, Abdul; Mappanyukki, Andi Atssam
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v5i1.19148

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek kesehatan yang penting dalam mempengaruhi kesejahteraan fisik, mental dan sosial seseorang. Media promosi kesehatan yang dikembangkan berfokus pada penyebaran informasi yang akurat dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi, dengan pendekatan yang interaktif dan berbasis teknologi. Video yang dikembangkan oleh masing-masing mahasiswa memiliki topik dan tema yang saat ini menjadi isu terkait kesehatan reproduksi dengan tagline yang disesuaikan agar informasi tersebut menjadi menarik. Media promosi yang dibuat dalam bentuk video kemudian disebr melalui media sosial dan media massa sehingga mudah diakses oleh khalayak khususnya komunitas yang resisten. Kesimpulannya adalah pengembangan media promosi kesehatan reproduksi ini berhasil secara efektif dalam meningkatkan pastisipasi mahasiswa dalam pemberdayaan komunitas, serta memberikan konstribusi positif terhadap peningkatan kesehatan reproduksi dikalangan masyarakat.
Dampak Finansial Technology dalam Meningkatkan Akses Pembiayaan Kesehatan Bagi UMKM di Kabupaten Bulukumba Inanna, Inanna; Amin, Andi Nurzakiah; Sulolipu, Andi Annisa; Amin, Andi Mustika
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78956

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi finansial (fintech) terhadap akses pembiayaan kesehatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bulukumba. Pendekatan mixed-methods digunakan dengan mengombinasikan data kuantitatif dari 200 responden dan wawancara mendalam dengan 25 informan kunci. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara literasi digital dan kepercayaan dengan penggunaan fintech (p = 0,000 < 0,05). UMKM dengan literasi digital dan tingkat kepercayaan tinggi cenderung lebih aktif memanfaatkan layanan fintech untuk pembiayaan kesehatan. Secara kualitatif, fintech dinilai membantu pelaku UMKM mengakses pembiayaan secara cepat dan praktis, meski masih terdapat kendala seperti biaya tinggi, kurangnya transparansi, serta rendahnya literasi digital. Hasil penelitian menegaskan bahwa fintech memiliki potensi besar dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Bulukumba. Dukungan dari pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta peningkatan literasi digital diperlukan agar pemanfaatan fintech dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi pembiayaan kesehatan UMKM Kata Kunci: Fintech, UMKM, Literasi Digital, Kepercayaan, Pembiayaan Kesehatan
Penerapan Participatory Action Research dalam Edukasi Gizi Melalui Demonstrasi Pengolahan Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting di Bonto Perak Widyaningsih, Yasinta Indah; Jasmin Ambas; Andi Nurzakiah Amin; Mahendri Deayu Putri; Nurfalia Harfah
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program addressed persistent nutritional problems among vulnerable groups by strengthening knowledge and practical skills related to complementary feeding using local food sources. The activity aimed to enhance community awareness and behavioral readiness in preventing stunting through a Participatory Action Research (PAR) approach. The program was implemented in [insert location] and involved approximately 50 participants, including pregnant women, mothers of children under five, adolescent girls, and community health volunteers. Educational sessions were combined with a hands-on cooking demonstration of a locally adapted complementary food, Kue Lumpur, enriched with milkfish (Chanos chanos), moringa leaves, and pumpkin to increase nutrient density. Data were collected through pre-test and post-test assessments to evaluate changes in participants’ knowledge. The results demonstrated a substantial improvement, indicated by a marked increase in the proportion of participants achieving the “good” knowledge category and a notable reduction in the “poor” category. These findings show that the integration of clinical nutrition education with practical food preparation effectively enhances comprehension and promotes healthier feeding practices. Overall, the program highlights the potential of community-driven, participatory approaches to support stunting prevention efforts at the grassroots level.
Dampak Media Sosial, Citra Destinasi, dan Suvenir pada Revisit melalui Kepuasan di Cimory Dairyland Gowa Amin, Andi Nurzakiah; Tawe, Andi Amiruddin; Sulolipu, Andi Annisa; Amin, Andi Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4069

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial marketing, citra destinasi, dan pengalaman berbelanja suvenir terhadap revisit intention melalui kepuasan wisatawan di Cimory Dairyland Gowa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan 200 responden yang dipilih melalui purposive sampling, sementara analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai AVE > 0,50 dan loading factor > 0,70. Model struktural menghasilkan R² sebesar 0,740 untuk kepuasan wisatawan dan 0,695 untuk revisit intention, yang menunjukkan kemampuan prediksi kuat. Secara empiris, citra destinasi merupakan prediktor paling dominan terhadap kepuasan wisatawan (β = 0,341; p = 0,001), diikuti souvenir shopping (β = 0,298; p = 0,007) dan media sosial marketing (β = 0,274; p = 0,004). Kepuasan wisatawan terbukti menjadi faktor paling berpengaruh terhadap revisit intention (β = 0,425; p = 0,000). Efek langsung media sosial marketing terhadap revisit intention signifikan, sedangkan pengaruh langsung citra destinasi dan souvenir shopping tidak signifikan. Namun, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh tidak langsung signifikan melalui kepuasan wisatawan sebagai mediator, sehingga menjadikan kepuasan sebagai kunci pembentukan loyalitas kunjungan. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pengelolaan destinasi harus terintegrasi, mencakup optimalisasi konten media sosial, konsistensi kualitas fasilitas dan layanan, serta pengembangan produk suvenir yang bermakna untuk memaksimalkan kepuasan dan mendorong kunjungan ulang wisatawan.
Transformasi Digital UMKM Kuliner Lokal: Peran Media Sosial dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Amin, Andi Nurzakiah; Tawe, Andi Amiruddin; Sulolipu, Andi Annisa; Amin, Andi Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4108

Abstract

Transformasi digital telah membuka peluang luas bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner lokal yang dikelola oleh perempuan, terutama melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran, komunikasi pelanggan, dan perluasan pasar. Namun, kesenjangan keterampilan digital tingkat lanjut masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku usaha dalam mengoptimalkan teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan media sosial, bentuk transformasi digital dalam proses bisnis, serta dampaknya terhadap kemandirian dan pemberdayaan ekonomi perempuan UMKM kuliner lokal. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan perempuan pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Manggala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram secara signifikan meningkatkan jangkauan pasar, efisiensi operasional (seperti pencatatan pesanan dan pengiriman), serta stabilitas pendapatan usaha. Transformasi digital secara nyata memperkuat kemandirian ekonomi perempuan melalui kemampuan mengelola usaha secara mandiri, mengambil keputusan finansial, dan mengatur waktu dengan lebih fleksibel. Lebih lanjut, digitalisasi mendorong pemberdayaan perempuan dengan meningkatkan kepercayaan diri, partisipasi dalam aktivitas ekonomi, dan kemampuan untuk berinovasi dan mengambil keputusan strategis tanpa ketergantungan. Meskipun literasi digital dasar sudah cukup dikuasai, peningkatan kapasitas teknis lanjutan (seperti pembuatan konten profesional dan pemanfaatan insight media sosial) diperlukan untuk mengoptimalkan potensi teknologi secara maksimal. Secara keseluruhan, transformasi digital berperan penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha dan meningkatkan kapasitas perempuan dalam sektor UMKM kuliner.
Dampak Finansial Technology dalam Meningkatkan Akses Pembiayaan Kesehatan Bagi UMKM di Kabupaten Bulukumba Inanna, Inanna; Amin, Andi Nurzakiah; Sulolipu, Andi Annisa; Amin, Andi Mustika
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi finansial (fintech) terhadap akses pembiayaan kesehatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bulukumba. Pendekatan mixed-methods digunakan dengan mengombinasikan data kuantitatif dari 200 responden dan wawancara mendalam dengan 25 informan kunci. Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara literasi digital dan kepercayaan dengan penggunaan fintech (p = 0,000 < 0,05). UMKM dengan literasi digital dan tingkat kepercayaan tinggi cenderung lebih aktif memanfaatkan layanan fintech untuk pembiayaan kesehatan. Secara kualitatif, fintech dinilai membantu pelaku UMKM mengakses pembiayaan secara cepat dan praktis, meski masih terdapat kendala seperti biaya tinggi, kurangnya transparansi, serta rendahnya literasi digital. Hasil penelitian menegaskan bahwa fintech memiliki potensi besar dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Bulukumba. Dukungan dari pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta peningkatan literasi digital diperlukan agar pemanfaatan fintech dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi pembiayaan kesehatan UMKM.Kata Kunci: Fintech, UMKM, Literasi Digital, Kepercayaan, Pembiayaan Kesehatan
UPAYA PENCEGAHAN OBESITAS DAN PERILAKU SEDENTARY PADA ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI PERMAINAN DAN AKTIVITAS FISIK DI SD IT AR-RAHMAN MAKASSAR Wahyudin; Amin, Andi Nurzakiah; Samsiana; Nur Inayah Ismaniar; Muhammadong
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5867

Abstract

Obesitas dan perilaku sedentary pada anak telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di sekolah dasar, karena meningkatnya waktu layar dan berkurangnya aktivitas fisik. Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi dan dampak permainan terstruktur dan aktivitas fisik yang berorientasi pada kerja tim sebagai tindakan pencegahan terhadap obesitas dan perilaku sedentary di SD IT AR-Rahman Makassar. Program keterlibatan masyarakat dilakukan selama enam minggu, dengan tiga sesi 60 menit per minggu, menggabungkan kegiatan berbasis kelas dan luar ruangan. Data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan untuk mengevaluasi tingkat aktivitas fisik, waktu sedentary, indeks massa tubuh (IMT), lingkar pinggang, dan keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan pengurangan rata-rata waktu sedentary harian sebesar 1,4 jam dan peningkatan langkah harian sebesar 1.700 langkah. Perbaikan sederhana diamati pada IMT (?0,2 kg/m²) dan lingkar pinggang (?1 cm). Siswa menunjukkan motivasi tinggi, kerja sama tim, dan kesenangan selama program. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang terstruktur, relevan secara budaya, dan partisipatif dapat secara efektif mendorong gaya hidup aktif dan menumbuhkan perilaku sehat di kalangan anak-anak sekolah dasar. Sekolah disarankan untuk mengadopsi pendekatan serupa guna mengintegrasikan aktivitas fisik yang menyenangkan ke dalam rutinitas sehari-hari, yang akan meningkatkan kesehatan fisik dan keterampilan sosial. Program ini menyediakan model praktis dan dapat direplikasi untuk mengatasi obesitas dan perilaku sedentari pada anak di lingkungan sekolah..
IMPLEMENTASI PERAK SEHAT: INTEGRASI EDUKASI GIZI KLINIK, LEAFLET KODE QR, DAN DEMONSTRASI MASAK PANGAN LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Widyaningsih, Yasinta Indah; Ambas, Jasmin; Amin, Andi Nurzakiah; Putri, Mahendri Deayu; Harfah, Nurfalia
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3096

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that affects children's physical growth and cognitive development, particularly during the first 1,000 days of life. The contributing factors include unbalanced nutrient intake, inadequate parenting practices, recurrent infections, and limited access to healthcare services. Preventing stunting requires a comprehensive strategy that enhances knowledge, fosters positive attitudes, and strengthens balanced nutrition practices within the community. This community service activity, titled “Implementation of PERAK SEHAT: Integration of Clinical Nutrition Education, QR Code Leaflets, and Local Food Cooking Demonstrations for Stunting Prevention,” aimed to improve participants’ knowledge, attitudes, and behavioral intentions related to balanced nutrition. The methods employed included interactive lectures, group discussions, and cooking demonstrations using local food ingredients, involving pregnant women, mothers of toddlers, and adolescent girls in Bonto Perak Village, Pangkajene and Islands Regency. Evaluation was conducted through pre-test and post-test assessments to measure changes in knowledge, attitudes, and behavioral intentions. The results showed an increase in participants’ knowledge, positive attitude shifts, and stronger commitment to applying balanced nutrition principles. The digital leaflet served as a reinforcing medium that enabled participants to revisit the information at home. In conclusion, this activity proved to be an effective public health promotion strategy by integrating education and practical application to encourage positive behavioral changes related to balanced nutrition as an effort to prevent stunting.