Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembuatan Sistem Buku Tamu Pada Kantor Kecamatan Kota Waikabubak Malo, Natnael Sudarso; Mau, Stefanus Dwi Istiawan; Setiawi, Agustina Purnami
Jurnal Inovatif Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan data tamu secara manual di Kantor Kecamatan Kota Waikabubak masih menghadapi berbagai kendala, seperti lambatnya proses pencatatan dan sulitnya melacak data tamu yang telah berkunjung. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem buku tamu berbasis teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses pencatatan tamu di kantor kecamatan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem buku tamu berbasis teknologi ini dapat mempercepat proses pencatatan, mengurangi kesalahan manusia dalam input data, dan mempermudah pencarian informasi terkait kunjungan tamu. Dengan adanya sistem ini, diharapkan pengelolaan administrasi di Kantor Kecamatan Kota Waikabubak menjadi lebih efisien dan terorganisir.
Penguatan Etnomatematika Marapu Melalui PBL dan Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Matematika SD di Sumba Barat Daya Agustina Purnami Setiawi; Diana Reby Sabawaly; Olviana Tamo Ina; Herman Huki Ratu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2273

Abstract

Penelitian ini menggunakan (SLR) terhadap 380 artikel terpilih dan 145 relevan serta memenuhi kriteria inklusi. Artikel-artikel tersebut terdiri dari 6 studi etnomatematika budaya lokal (termasuk artikel spesifik tentang Marapu), 76 penelitian tentang penerapan (PBL) dalam konteks lokal, dan 63 studi mengenai integrasi teknologi digital dalam pembelajaran matematika. Sebaran publikasi menunjukkan peningkatan minat penelitian pada ketiga topik ini dalam dekade terakhir, dengan dominasi studi etnomatematika marapu (4%) diikuti PBL (52%) dan teknologi digital (44%). Artikel dari tahun 2020-2025 terpilih dari Google Scholar, Scopus, dan ERIC untuk menganalisis penguatan etnomatematika Marapu melalui Problem-Based Learning (PBL) dan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya Marapu mengandung konsep matematika yang kaya, termasuk pola geometri fractal pada tenun, sistem bilangan adat, dan pengukuran tradisional, yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum melalui pendekatan PBL berbasis konteks nyata. Analisis mengungkap bahwa PBL efektif meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep matematika melalui eksplorasi masalah budaya, sementara teknologi digital (seperti tampilan rumah adat 3D dan aplikasi interaktif) berperan penting dalam memvisualisasikan konsep abstrak. Namun, implementasi menghadapi tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kurangnya pelatihan guru. Temuan utama penelitian ini menawarkan kerangka holistik yang menggabungkan etnomatematika, PBL, dan teknologi digital, dengan rekomendasi praktis berupa pengembangan modul berbasis budaya, pelatihan guru, dan solusi teknologi sederhana untuk daerah terpencil. Studi ini berkontribusi pada pengembangan pedagogi matematika berbasis budaya sekaligus memberikan jalan bagi penelitian lanjutan tentang model evaluasi jangka panjang dan adaptasi pendekatan ini dalam konteks budaya lain.
Belajar Satuan Ukur Melalui Motif Tenun Sumba Pendekatan Matematika Kontekstual Di SDK Marsudirini Tambolaka Setiawi, Agustina Purnami
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 9 No 2 (2024): Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v9i2.4289

Abstract

Contextual-based mathematics learning is an innovative approach to improving students' understanding, particularly in strengthening critical thinking skills. One implementation of this approach is through the exploration of Sumba woven motifs, which are rich in geometric patterns, to teach measurement concepts at the elementary school level. Sumba woven motifs are utilized as concrete learning media to help students grasp the measurement of length, area, and scale. This approach enables students to connect abstract mathematical concepts with relevant everyday experiences, thereby increasing their interest in learning. Research findings indicate a significant improvement in students' average scores, from 65 in the pretest to 85 in the posttest after applying this method. Moreover, this approach enhances students’ appreciation of local culture, supports cultural preservation, and fosters pride in their regional identity. The primary challenges in implementing this method include a lack of standardized teaching materials and limited time within the formal curriculum. Therefore, teacher training and collaboration between schools and local communities are necessary to enrich teaching resources. Such culture-based approaches not only train students' critical thinking abilities but also bridge formal education with cultural preservation, making it a strategic solution for creating relevant and meaningful learning experiences.