Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Sosialisasi Pengenalan Kehidupan Kampus Sigit, Nawang; Tri Joko Sulistiyanto; Fitri Awan Arif Firmansyah; Dian Kusumawati
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.28

Abstract

Sosialisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada kehidupan kampus. Perguruan tinggi, yang juga disebut universitas, institut, atau akademi, adalah tahap akhir dari pendidikan formal. Mahasiswa di perguruan tinggi berkonsentrasi pada satu bidang yang mereka sukai dan berharap dapat diterapkan di tempat kerja. Siswa SMA selalu ingin memiliki karir yang sukses untuk masa depan mereka, itulah sebabnya ada persaingan yang ketat di seluruh Indonesia untuk masuk ke perguruan tinggi dan jurusan yang mereka inginkan. Metode penyuluhan atau sosialisasi digunakan untuk menyelesaikan masalah kurangnya pengetahuan siswa tentang perguruan tinggi. Materi pengenalan dunia kampus disampaikan dengan cara yang diikuti oleh diskusi. Semua siswa, terutama siswa SMA yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, diberikan informasi melalui kegiatan sosialisasi ini. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kampus, yang merupakan tempat di mana proses pendidikan berlangsung dan tempat tujuan dan fungsi perguruan tinggi terwujud. Mereka juga akan mendapatkan pemahaman tentang etika hidup di kampus, termasuk tata tertib dan tata krama yang harus mereka taati. Ketika Anda berada di kampus, Anda pasti akan mengenal orang-orang yang bekerja di sana, seperti mahasiswa, dosen, dan karyawan.Sosialisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada kehidupan kampus. Perguruan tinggi, yang juga disebut universitas, institut, atau akademi, adalah tahap akhir dari pendidikan formal. Mahasiswa di perguruan tinggi berkonsentrasi pada satu bidang yang mereka sukai dan berharap dapat diterapkan di tempat kerja. Siswa SMA selalu ingin memiliki karir yang sukses untuk masa depan mereka, itulah sebabnya ada persaingan yang ketat di seluruh Indonesia untuk masuk ke perguruan tinggi dan jurusan yang mereka inginkan. Metode penyuluhan atau sosialisasi digunakan untuk menyelesaikan masalah kurangnya pengetahuan siswa tentang perguruan tinggi. Materi pengenalan dunia kampus disampaikan dengan cara yang diikuti oleh diskusi. Semua siswa, terutama siswa SMA yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, diberikan informasi melalui kegiatan sosialisasi ini. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kampus, yang merupakan tempat di mana proses pendidikan berlangsung dan tempat tujuan dan fungsi perguruan tinggi terwujud. Mereka juga akan mendapatkan pemahaman tentang etika hidup di kampus, termasuk tata tertib dan tata krama yang harus mereka taati. Ketika Anda berada di kampus, Anda pasti akan mengenal orang-orang yang bekerja di sana, seperti mahasiswa, dosen, dan karyawan.
Peningkatan Kesadaran Belajar dan Pendidikan Karakter Melalui Komunitas Belajar Anak Rachmat Imam Muslim; Dian Kusumawati; Meilan Tri Wuryani; Ade Bagus Primadoni; Mar’atul Faida
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/pakmas.v4i1.2862

Abstract

Technological advances bring positive and negative currents to the way students and the younger generation learn. Students can search for information and even the answers they need by utilizing technological advances. Unfortunately, the easy access to information received by students through technology without proper filtering or control will give rise to inequality in the younger generation, and negative foreign cultures sometimes affect our character as Indonesians. If bad habits are carried out continuously, they will stick and become bad character. Student character is a very important concern, and it is the homework of teachers and parents to complete it. Character will be the character, character, and behavior shown by the habits they carry out. Habits can grow through the environment in which they are formed, including family, school, and society. This community service has the aim of optimizing youth organizations as an environment for students to learn so that awareness grows in learning while at the same time embedding character values through the environment in which they are formed. Community service activities are carried out by forming study groups and utilizing existing facilities in the living environment, such as village halls, mosques, and parks. It is hoped that good habits in learning will stick with students and will increase awareness of learning.
Educational Games and Sports to Increase the Knowledge of Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) in Shaping Social Behavior Agus Wiyanto; Dian Kusumawati; Ade Bagus Primadoni; Masri; Karimuddin; Novi Lidya Isdarianti; Zulfikar
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v5i1.3970

Abstract

Guru berperan dalam membentuk kepribadian siswa, untuk menjadi seorang guru harus menyelesaikan pembelajaran yang dilaksanakan di jenjang perguruan tinggi. Tantangan guru saat ini bukan hanya sekedar transfer ilmu pengetahuan saja, akan tetapi nilai karakter dan perilaku sosial yang baik juga penting dan tidak boleh diabaikan. Perilaku sosial akan memberikan dampak yang positif jika diwujudkan melalui perbuatan yang baik dan begitu pula sebaliknya. Aspek dalam membentuk perilaku sosial siswa sekolah dasar dapat dilakukan melalui permainan dan olah raga yang dikonseptualisasikan sedemikian rupa sehingga mampu menciptakan komunikasi dan interaksi yang baik. Nilai-nilai sosial yang ada dapat dijadikan sebagai sarana pembentukan perilaku siswa sekaligus penanaman nilai-nilai karakter. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang diberikan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar adalah karena mereka adalah calon guru yang nantinya akan mengemban tugas penting dalam menciptakan siswa yang berakhlak mulia dan berbudi luhur, oleh karena itu sangat penting untuk menambah pengetahuan siswa salah satunya dapat dilakukan melalui bentuk permainan dan olah raga yang dijadikan sebagai sarana pendidikan dalam mengimplementasikan aspek perilaku sosial yang baik.
Penggunaan Media Visual Interaktif dengan Power Point untuk Anak Usia 5-6 Tahun pada Pendidik PAUD di Era Pandemik Irna Anjarsari; Siti Nurindah Sari; Atika Zahra Furi; Dian Kusumawati; Khasanah, Khasanah
Jurnal Bina Desa Vol. 6 No. 3 (2024): Vol 6 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v6i3.15433

Abstract

Based on the results of the survey, there are still many educators who use traditional methods of teaching during the pandemic. The choice of using Power Point soft media in the learning process is considered more effective and easy to apply by PAUD educators who are married and have inadequate thinking power when given more detailed graphic visual media. The purpose of this service activity is to broaden the horizons of PAUD educators in understanding the importance of using interactive media in Early Childhood learning and to determine the ability of PAUD educators to create interactive visual media using Power Point software in the learning process for Early Childhood. The methods used in the implementation of this service are presentation, question and answer, mentoring and training in making interactive visual media in the learning process in the Covid 19 pandemic era. This service activity provides the benefit of adding insight into the importance of using interactive visual media in learning in the pandemic era and increasing the ability of educators to hone creativity through power point software. This service activity is carried out within a period of 4 months and is carried out online, in order to measure the success of the service program, continuous observation is carried out.
OPTIMALISASI PADA PROMOSI DIGITAL DAN PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI DIGITAL BUKU WARUNG PADA UMKM BISNIS BY MAMANAT Cindy silviana; Dian Kusumawati; Titis Diah Pitaloka; May Lutfi Dwi Cahyani; Fina Muhibanah; Subhan Andzim Suharno; Vicky Subekti; Rizky Wahyudha Rosiawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22824

Abstract

This community service aims to optimize digital promotion and financial report preparation for MSMEs through the utilization of the Buku Warung application in the By Mamanat business. Many MSMEs face challenges in adopting technology to enhance visibility and operational efficiency in the digital era. This program provides training to partners on utilizing social media as a promotional tool and using the Buku Warung application for more accurate financial record-keeping. The method used in this program begins with identifying the problems faced by the partners, followed by assistance in using financial applications and digital marketing strategies. The training results indicate an improvement in partners' managerial capabilities, as reflected in more organized financial reports and more effective business promotion. Thus, this community service is expected to contribute positively to the sustainability of MSMEs and serve as a reference for similar programs in the future.