Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Faktor Organisasi dengan Kinerja Perawat Pelaksana dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Pariaman : Study of Organizational Factors with Implementing Nurses' Performance in Nursing Care Documentation in the Inpatient Room of Pariaman Hospital Dewi Murni; Hafni Bachtiar; Happi Sasmita
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 12 No. 1 (2016): NJK Volume 12, Number 1
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v12i1.231

Abstract

Nursing care documentation is a record and report in nursing setting that is useful for patients, nurse and medical team in providing services on communication accurately and completely in writing as nurse’s responsibility. An effective documentation could ensure the continuity of service, saving time and minimizing the risk of error. The implementation of nursing documentation is one way to measure , determine, monitor and conclude a nursing care service in a hospital. The implementation of nursing documentation in Pariaman Public Hospital shows are still low (49.5%) than their own limit 65%, while, according to the Ministry of Health, 80% as the limit. Nurse’s performance in the nursing care implementation was influenced by organizational factors (Leadership of head nurse, remuneration, supervision and coaching). The purpose of this study was to find out whether organizational factors related to nurses' performance in the implementation of nursing care in hospitals Pariaman. This study used cross sectional design. Population and sample in this study were 89 nurses in hospitals Pariaman, with simple random sampling. Instrument used questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between leadership (p = 0.000), rewards (p = 0.005), supervision (p = 0.000) and coaching (p = 0.003). This study recommended to the head of Pariaman Public Hospital to improve supervision in each room, leadership, rewards and guidance on the implementation of nursing care to nurses.
Kajian Faktor Organisasi Dengan Kinerja Perawat Pelaksana dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman : Study of Organizational Factors with Implementing Nurses' Performance in Nursing Care Documentation in the Inpatient Room of Pariaman Regional General Hospital Dewi Murni; Hafni Bachtiar; Happi Sasmita
NERS Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2015): NJK Volume 11, Number 2
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.v11i2.293

Abstract

Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan bukti pencatatan dan pelaporan yang dimiliki perawat dalam asuhan keperawatan yang berguna bagi pasien, perawat dan tim serta tanggung jawab perawat. Dokumentasi yang efektif menjamin kesinambungan pelayanan, menghemat waktu, dan meminimalisasi resiko kesalahan. Pelaksanaan dokumentasi keperawatan sebagai salah satu alat ukur untuk mengetahui, memantau dan menyimpulkan suatu pelayanan asuhan keperawatan yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit. Data menunjukkan pendokumentasian asuhan keperawatan masih rendah (49,5%), dengan ketentuan RSUD Pariaman mengunakan asuhan keperawatan adalah 65% sedangkan, menurut Depkes 80%. Kinerja Perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan dipengaruhi oleh faktor organisasi (Kepemimpinan kepala ruangan, imbalan, supervisi dan pembinaan). Tujuan penelitian ini untuk melihat factor organisasi yang berhubungan dengan kinerja perawat dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di RSUD Pariaman. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di RSUD Pariaman dengan jumlah sampel 89 orang, dengan teknik pengambilan sampel Simpel random sampling. Instrument yang digunakan angket. Hasil uji statistik bivariat chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepemimpinan (p = 0,000), imbalan (p = 0,005), supervisi (p = 0,000) dan pembinaan (p = 0,003). Rekomendasi bagi Direktur RSUD Pariaman untuk meningkatkan supervisi di setiap ruangan, kepemimpinan, imbalan dan pembinaan terhadap pelaksanaan asuhan keperawatan kepada perawat pelaksana.
Analisis Struktural Novel ronggeng dukuh paruk Karya ahmad tohari dengan siniar “Catatan Buat Emak” Karya Sutradara Gunawan Maryanto : Sebuah Kajian Bandingan Rina Arci Hasanah; Dewi Murni; Dian Hartati
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v6i1.517

Abstract

Laju perkembangan teknologi zaman sekarang nampaknya tidak mampu dihentikan. Teknologi mampu menawarkan berbagai platform yang menjadikan media kreasi lebih kreatif inovatif dibidang sastra. Siniar merupakan media baru yang sedang naik daun dan diperkenalkan melalui platform musik Spotify hingga dikenal dengan sebutan podcast. Siniar atau podcast mengemas karya sastra menjadi lebih ringkas dari karya sastra yang tadinya dinikmati dengan cara membaca kini bisa didengar melalui siniar. Terkait kemudahan dalam menikmati sastra apakah siniar bisa menjadi cara yang tepat untuk melestarikan sastra atau justru nantinya akan menurunkan minat baca pembaca karya sastra dan beralih ke siniar. Oleh karena itu perlu adanya kajian tentang perbandingan antara novel Ronggeng Dukuh Paruk dan siniar “Catatan Buat Emak” untuk mengetahui kesesuaian isi antara novel dengan siniar melalui analisis struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana perbedaan siniar dan novel sehingga mampu mengemas novel yang tebal menjadi sandiwara suara yang ringkas dan menarik minat pendengar. Metode yang peneliti digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Peneliti menguraikan hasil kajian bandingan secara naratif yang berisi hasil analisis struktural antara novel dan siniar. Perbandingan kedua karya akan menghasilkan poin-poin pembeda antara novel dan siniar seperti: tema, latar, penokohan, alur, hingga gaya bahasa kedua karya. Selain itu diuraikan juga nilai-nilai perempuan yang terdapat dalam karya sastra seperti (a) Citra Perempuan dalam Keluarga dan Masyarakat, dan (b) Peran Perempuan dalam lingkup sosial masyarakat.
Persepsi Perawat Tentang Evidence Based Nursing Practice (EBNP) di Rumah Sakit Reni Irmayanti; Hema Malini; Dewi Murni
Jurnal Endurance Vol. 4 No. 3 (2019): Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evidence-Based Practice is a systematic approach to improving the quality of nursing practiceby collecting the best evidence. The application of Evidence Based Nursing Practice (EBNP) in nursing services has focused on the hospital setting. The concept of EBNP is acceptable but difficult to implement, so it is necessary to study how nurses' perceptions of EBNP are. This study aims to explore nurses' perceptions about EBNP at Bukittinggi Hospital. Qualitative research design with a phenomenological approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with six participants using purposive sampling technique. Criteria for inclusion in the sample are the head of the room or the team leader in the nursing service unit. Data were analyzed by the Colaizzi method. The results this research found four themes, (1) Lack of nurses 'understanding of EBNP, (2) Obstacles in EBNP implementation (3) Nurses' expectations in implementing EBNP, (4) Benefits in implementing EBNP. The conclusion this research is the lack of nurses 'understanding of EBNP, there are obstacles in implementing EBNP, nurses' expectations in implementing EBNP and the advantages in implementing EBNP Evidence-Based Practice adalah pendekatan sistematis untuk meningkatkan kualitas praktik keperawatan dengan mengumpulkan bukti terbaik. Penerapan Evidence Based Nursing Practice (EBNP) dalam pelayanan keperawatan telah difokuskan pada tatanan rumah sakit. Konsep EBNP dapat diterima namun sulit dalam implementasinya, sehingga perlu dikaji bagaimana persepsi perawat tentang EBNP. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi perawat tentang EBNP di RSAM Bukittinggi. Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada enam partisipan dengan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi sampel adalah kepala ruangan atau ketua tim pada unit pelayanan keperawatan. Data dianalisis dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian ditemukan empat tema yaitu (1) Kurangnya pemahaman perawat tentang EBNP, (2) Hambatan dalam penerapan EBNP (3) Harapan perawat dalam penerapan EBNP, (4) Keuntungan dalam menerapkan EBNP. Kesimpulan penelitian ini yaitu kurangnya pemahaman perawat tentang EBNP, terdapat hambatan dalam penerapan EBNP, harapan perawat dalam penerapan EBNP dan keuntungan dalam menerapkan EBNP
A Child Education Model in an Effort to Improve the Culture of Healthy Snacks and Breakfast Based on Parents and Children at SDN 04 Kampung Olo, Padang City Dewi Murni; Susmiati; Rika Fatmadona; Aurel Az-zahra Beslia; Afifah Mardiah; Lutfianti Fafauziah; Zahira Assyfa
Warta Pengabdian Andalas Vol 33 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.33.2.257-264.2026

Abstract

Unhealthy breakfast and snack habits are still common among school-aged children and can lead to decreased concentration, weakened immunity, and poor digestion. This education-based program aims to increase students' and parents' knowledge and awareness regarding nutritious breakfasts and the selection of safe and healthy snacks. This activity was carried out at SDN 04 Kampung Olo, Padang, involving students, parents, and teachers. Activities included interactive nutrition education, guided breakfast sessions, demonstrations on identifying healthy snacks, and knowledge assessments using ore-post-tests. The results showed an increase in knowledge with the average student score increasing from 31.7 to 32.6 and the parent score from 29.6 to 30.4. Positive behavioral changes were also observed, including more consistent breakfast consumption, a better understanding of the criteria for healthy snacks, increased hand washing practices before eating, and an increase in parents' ability to prepare balanced meals and support healthy eating habits at home. These results indicate that school- and family-based nutrition education can effectively strengthen knowledge and encourage healthier dietary behaviors. Ongoing collaboration between schools, families, and health professionals is recommended to encourage long-term healthy eating habits and improve the well-being of school-aged children.