Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI PENULISAN CERPEN BERBASIS DIKSI DENGAN TEMA PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PROJECT BASED LEARNING DENGAN METODE KUNJUNG KARYA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DI FASE F Panca Pertiwi Hidayati; Renalianti Dastiani
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 15 No. 2 (2025): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v15i2.24264

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan peserta didik dalam menulis cerpen, khususnya dalam pemilihan diksi yang tepat dan mencerminkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan model Project Based Learning dengan metode Kunjung Karya dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen berbasis diksi serta dampaknya terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik di fase F. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan campuran. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas XI Kuliner sebagai kelas eksperimen dan XI ULP sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan hasil nilai rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 86,88, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 83,75. Uji normalitas menunjukkan data kelas eksperimen berdistribusi normal karena 0.140 > 0.05. Selanjutnya Uji homogenitas menunjukkan data 0.471< 0.05 artinya data homogen. Lalu dilakukan uji paired samples t-test menunjukkan peningkatan pada kelas eksperimen yaitu 0.028 < 0.05. Namun, pada hasil independent samples t-test menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara kelas eksperimen dan kontrol 0.201 > 0.05. Meskipun demikian, selisih rata-rata 1.225 poin di kelas eksperimen menunjukkan bahwa penerapan PJBL dengan metode kunjung karya berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan penggunaan diksi peserta didik dalam penulisan cerpen.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Digital untuk SMA di Lingkungan YPDM Pasundan Bandung Nurhayatin, Titin; Pertiwi Hidayati , R. Panca; Supian; Budiarti , Any; Fitriani , Rani Siti; Wardani , Adriansyah Kusuma; Ardiawan , Mochammad Luthfy; Sofiyah , Hasna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 3 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i3.27706

Abstract

  Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam bentuk “Pelatihan Pengembangan Bahan dan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA/SMK Berbasis Digital”. Pelatihan ini  dilatarbelakangi oleh  rendahnya prestasi siswa  dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Salah satu penyebabnya, karena media pembelajaran yang masih konvensional, tidak menarik, dan tidak bervariasi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan dan media pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan  metode  Participatory Action Research. Peserta pelatihan sebanyak 26 orang. Melalui partisipasi, aksi, dan replektif, peserta dapat memperoleh pengalaman mengembangkan bahan dan media pembelajaran digital. Berdasarkan hasil pelatihan, diperoleh data, seluruh peserta pelatihan 26 orang (100%) mampu membuat media flipbook anyplif. Peserta juga membuat media lainnya yakni 13 orang (50 %) membuat media Wordwall, sebanyak 5 orang (19,23 %) membuat media Prezi,  sebanyak  5 orang (19,23 %) membuat media  Powtoon, dan sebanyak 4 orang  (15,38 %) membuat media Gamma  AI. Hasil penilaian  produk bahan dan media digital yang meliputi: aspek desain, konten, teknis, dan  kegunaan, sebanyak 23 orang (88,46%) sudah baik, sedangkan 3 orang (11,54 %) masih kurang baik. Berdasarkan hasil pelatihan tersebut, dapat disimpulkan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan berhasil dan  mampu meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia di SMA, di lingkungan YPDM Pasundan dalam mengembangkan bahan dan media digital.
ANALISIS OBJEKTIF TERHADAP KONTEKS SYAIR YANG BERTEMAKAN NILAI NASIONALISME PADA KUMPULAN PUISI AKU KARYA CHAIRIL ANWAR SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR DI KELAS X SMA Wulandari, Diana; Pertiwi Hidayati, R. Panca; Puspita, Yeni Cania
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Education for the Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v1i2.347

Abstract

ABSTRAK Karya sastra puisi merupakan sebuah karya tulis yang memiliki nilai estetik dan memiliki karakter yang unik. Karya sastra tidak akan lepas dari dunia Pendidikan dimana karya sastra akan selalu berhubungan erat dengan Pendidikan. Salah satu karya sastra terpopuler adalah karya sastra Chairil Anwar. Karyanya mengambarkan ideologi penyair. Peserta didik dapat mengenal karya sastra melalui pembelajaran sastra di sekolah. Dalam pengajarannya peserta didik harus diberikan bahan ajar yang sesuai dengan kemampuannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 10 peserta didik di kelas X SMA Perkappen Sinumbra Ciwidey. Peneliti menerapkan bahan ajar mengenai karya sastra Chairil Anwar kepada peserta didik dan memberikan soal pertanyaan kepada peserta didik untuk mengetahui pemahaman pada materi dari bahan ajar tersebut. Pada penelitian ini penulis meneliti syair yang bertemakan nilai nasionalisme, indikator nilai nasionalisme dan layak atau tidak jika di masukkan ke dalam bahan ajar kelas X SMA. Terdapat 3 syair yang bertemakan nilai nasionalisme dan 3 indikator nilai nasionalisme berdasarkan profil pancasila. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil pembelajaran dan LKPD yang peneliti lakukan kepada siswa SMA Perkappen Sinumbra kelas X sesuai dengan tujuan peneliti, yaitu hasil yang di capai layak berdasarkan standar KKM Bahasa Indonesia. Kata kunci: analisis objektif, pendidikan, bahan ajar, LKPD.
Analisis Kesalahan Berbahasa pada Daerah Kesulitan Morfologi dalam Teks Persuasi Peserta Didik Kelas VIII SMPN 2 Pameungpeuk Nurfadhilah, Silmi Shiyam; Hidayati, R. Panca Pertiwi; Setiawan, Setiawan
Jurnal Artikula Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/006.202142.58

Abstract

Language cannot be separated from a text and learning, because text is a tool for understanding a language. When learning a language, problems or mistakes are always there. Language errors can describe the abilities of students, especially in the field of morphology, namely the form of words. Errors in word formation that are not in accordance with the rules of the Indonesian language mean that the use of the language is less communicative, so that the message conveyed cannot be received properly and even misunderstandings occur. Based on the problems found, the authors are interested in conducting research with analysis techniques for language errors in part of morphological difficulty in the persuasion text created by class VIII students at SMPN 2 Pameungpeuk. The author makes several questions as a reference for research, namely: 1) What is the form of difficulty that causes affixation errors in the persuasion text made by class VIII students of SMPN 2 Pameungpeuk ?; 2) What is the form of difficulty that causes reduplication errors in the persuasion text made by class VIII students of SMPN 2 Pameungpeuk ?; 3) What is the form of difficulty that causes composition errors in persuasion texts made by class VIII students of SMPN 2 Pameungpeuk? The method used in this research is qualitative method. The data source in this study is persuasion texts made by class VIII students of SMPN 2 Pameungpeuk. Based on the results of the analysis there are several language errors in the morphological difficulty areas, including 41 affixation errors, 19 reduplication errors, and 11 composition errors. One of the causes of language errors is due to the difficulty of learning morphology students are accustomed to using everyday language rather than standard language. To improve vocabulary mastery, educators should provide new vocabulary to students, which are then applied in Indonesian language learning communication.
Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Mengonstruksi Teks Eksplanasi dengan Model Problem Based Learning di Kelas XI SMAN 1 Parongpong Regita Widiyanti; R.Panca Pertiwi Hidayati; Rendy Triandy
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v4i2.15517

Abstract

This research is motivated by the low ability of students in writing, especially writing explanatory texts. This is caused by students who feel they have no talent and are unable to express their creativity in writing, as well as the lack of effectiveness of the learning model used by educators. One learning model that can foster student creativity is the problem-based learning model. The purpose of this study was to find out: the ability of the writer to implement the Pancasila Student Profile in the module in the implementation and assessment of learning to construct explanatory text using the problem based learning model of students in class XI SMAN 1 Parongpong, to describe the ability of students to implement Pancasila Student Profiles in constructing explanatory texts based on the type and elements of making explanatory text; and describe the ability of students to implement explanatory texts on Pancasila Student Profiles in the arrangement of explanatory texts using the problem based learning model. This research uses quantitative methods. This study presents the learning outcomes of writing explanatory texts on students' critical reasoning abilities based on the types and elements of making explanatory texts using the problem based learning model. It is evident from the results of the average pretest of experimental class students getting 53.30 while the acquisition of an average post-test score of 93,75indicates an increase in grades.
Analisis Variasi Bahasa Pada Lirik Lagu "Stecu-Stecu" Karya Faris Adam: Kajian Sosiolinguistik Desviana, Lena; Pertiwi Hidayati, Panca; Fatin Fauziyyah, Desti; Rifai, Irfan
Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk variasi bahasa yang muncul dalam lirik lagu “Stecu-Stecu” karya Faris Adam serta menelusuri bagaimana ragam bahasa tersebut mencerminkan latar sosial dan budaya penuturnya. Lagu ini dipilih karena secara eksplisit menampilkan kekayaan bahasa informal khas anak muda Indonesia Timur melalui penggunaan dialek regional, slang remaja, campur kode, serta gaya tutur ekspresif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa dalam lagu ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi penanda identitas sosial, usia, dan latar budaya penuturnya. Dialek Melayu Timur yang digunakan seperti “sa”, “ko”, “su”, dan “jang” mencerminkan identitas regional, sementara penggunaan istilah seperti “fly”, “stelan cuek”, dan “effort” menunjukkan pengaruh budaya pop dan globalisasi. Lagu ini juga memperlihatkan dinamika hubungan antar-gender khas remaja melalui gaya bahasa yang santai dan penuh tarik-ulur emosional. Kesimpulannya, lagu “Stecu-Stecu” tidak hanya memiliki nilai estetika musik, tetapi juga nilai linguistik dan sosiokultural yang tinggi, menjadikannya sebagai cermin cara anak muda Indonesia Timur mengekspresikan diri dan membangun hubungan sosial melalui bahasa.
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES ALBUM "SESUATU YANG TERTUNDA" DAN KESESUAIANNYA DENGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA Adi Suryo Pamuji; Panca Pertiwi Hidayati; Rendy Triandy
Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Education For The Language and Literature of Indonesia
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jelli.v3i2.378

Abstract

Abstrak: Pembelajaran sastra yang terjadi pada saat ini masih terasa kurang khususnya pada materi tentang puisi. Pembelajaran yang dilaksanakan disekolah hanya menyajikan puisi lampau atau puisi yang terkenal. Tak jarang banyak yang kurang senang karena yang mereka tau puisi hanyalah tulisan tentang sebuah cinta, perasaan, galau. Semiotika didefinisikan sebagai suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda, dalam istilah Barthes, semiologi, pada dasarnya hendak mempelajari bagaimana kemanusiaan (humanity) memaknai hal–hal (things). Memaknai (to sinify) dalam hal ini tidak dapat dicampuradukkan dengan mengkomunikasikan (to communicate). Fenomena yang terjadi saat ini yaitu tentang berkembangnya teknologi telah menginvansi ruang-ruang kelas. Peserta didik dan pendidik mulai menggunakan gawai sebagai sarana dan referensi dalam proses pembelajaran. Menyikapi kendala dalam pembelajaran puisi tersebut, salah satu upaya yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut adalah menggunakan media lirik lagu untuk tuntutan capaian pembelajaran kurikulum merdeka. Hal ini membuat penulis mengambil judul Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap Aspek Makna Konotasi dalam Lirik Lagu Album “Sesuatu Yang Tertunda” Karya Padi dan Kesesuaiannya dengan Tuntutan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia SMA Kurikulum Merdeka Kata kunci: Pembelajaran, Semiotik, Lirik Lagu.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GAMIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERPEN BERORIENTASI DIKSI KONOTATIF PADA MEDIA NEARPOD FASE F SMA PASUNDAN 3 BANDUNG Alifa Angel Ivada; Panca Pertiwi Hidayati; Adi Rustandi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6842

Abstract

This research is motivated by students low understanding in writing short stories particularly those orientes toward connotative diction. One of the contributing factors is the lack of innovative and engaging learning models implemented by teacher. Therefore, this study aims to examine the effectiveness of the gamification learning model in improving students ability to write short stories with a focus on connotative diction. Specifically, the objectives of thus research are: 1) to describe students writing abilities before and after being taught using the gamification model and nearpod media in writing short stories oriented toward connotative diction; 2) to illustrate the differences in writing abilities between students taught using the expository model and those taught using the gamification model in teaching short story writing focused on connotative diction at SMA Pasundan 3 Bandung. The research method used is an experimental method with a control group. The fidings show a significant improvement in the experimental class, with an average pretest score of 44 increasing to 90 in the posttest. Meanwhile, the control class also showed improvement, with the average pretest score rising from 38 to 76 in the posttest. These results indicate that the gamification learning model is effective in enhacing students skills in writing short stories with connotative diction orientation
OBSTACLES FOR FOREIGN STUDENTS IN LEARNING INDONESIAN LANGUAGE Hasna Shofiyah; R. Panca Pertiwi Hidayati; Desti Fatin Fauziyyah; Irfan Rifai
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.910

Abstract

The problems of learning Indonesian can be seen by focusing this study on teaching materials, learning processes, and cultural differences. The design of this research uses a qualitative approach with descriptive research type. The data in this research are in the form of speech containing information obtained from notes on the results of questionnaires that have been submitted to foreign students. In accordance with the research objective, namely to describe the problems of learning Indonesian for foreign students of the BIPA program. The data source in this research is the results of a questionnaire obtained from external campus activities carried out by researchers together with foreign students. The results of the research show that there are problems with foreign students when learning Indonesian. Keywords: Problems, teaching materials, learning processes, and cultural differences.
Analisis Sosiologi Sastra Kumpulan Cerpen Kios Pasar Sore sebagai Bahan Ajar SMA Auliya Ilmi Salimah; R. Panca Pertiwi Hidayati; Setiawan
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 15 No. 2 (2026): Kode: Edisi Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/865jpt52

Abstract

Rendahnya tingkat apresiasi sastra di lingkungan sekolah mengakibatkan murid mengalami kendala dalam menangkap makna implisit dari sebuah teks sastra. Kondisi ini dipicu oleh penggunaan bahan ajar yang monoton dan kurang variatif. Merespons permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah dan nilai sosial yang terdapat dalam kumpulan cerpen Kios Pasar Sore dan Cerita Orang-Orang Biasa Lainnya karya Reda Gaudiamo. Melalui pendekatan sosiologi sastra, kajian ini mengolaborasikan teori Ian Watt mengenai sastra sebagai cerminan masyarakat dengan teori sosiologi karya sastra dari Wellek & Warren untuk membedah realitas sosial di dalam teks. Menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menerapkan metode studi dokumen, dengan sumber data utama berupa kumpulan cerpen tersebut beserta literatur pendukung. Hasil analisis terhadap 31 cerpen mengungkap adanya 58 temuan masalah sosial yang didominasi oleh isu kemiskinan dan disorganisasi keluarga, serta 53 temuan nilai sosial yang bertumpu pada nilai kasih sayang dan tanggung jawab. Temuan ini selanjutnya dikembangkan menjadi alternatif bahan ajar berupa Lembar Kerja Murid (LKM) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI. Pemanfaatan bahan ajar ini diproyeksikan mampu merangsang daya nalar kritis murid terhadap dinamika sosial di sekitarnya. Kata Kunci: Bahan ajar, cerpen, masalah sosial, nilai sosial, sosiologi sastra