Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI DINAS SOSIAL DALAM PEMBERIAN LAYANAN BAGI ANAK PUTUS SEKOLAH MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG Eka Ubaya Taruna Ruaf; Malik Malik
e-JKPP Vol 12, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/ejkpp.v12i2.5010

Abstract

Kajian terhadap strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam mengelola serta menyediakan layanan bagi anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan menjadi hal yang penting, guna meningkatkan efektivitas serta memperluas jangkauan program di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam memberikan layanan kepada anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan, serta mengidentifikasi bentuk layanan yang disediakan dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pejabat dan staf Dinas Sosial Kota Bandar Lampung yang terlibat dalam pelaksanaan program, anak putus sekolah sebagai peserta program, serta orang tua atau wali peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam memberikan layanan kepada anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan menghadapi berbagai tantangan, namun tetap diupayakan secara optimal melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan dunia usaha. Layanan yang diberikan meliputi pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, pendampingan dalam pengembangan usaha mandiri, serta fasilitasi akses terhadap pendidikan nonformal. Meskipun demikian, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya aksesibilitas dan sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, serta minimnya dukungan pendanaan yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Sosial meningkatkan strategi komunikasi dan sosialisasi dengan memanfaatkan media digital seperti media sosial, website resmi, dan aplikasi berbasis teknologi agar informasi dapat menjangkau lebih luas. Selain itu, peningkatan kapasitas tenaga pelaksana serta penyediaan fasilitas yang memadai perlu menjadi prioritas. Upaya memperoleh sumber pendanaan tambahan melalui kerja sama dengan sektor swasta, program CSR perusahaan, serta organisasi non-pemerintah juga diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program dan memperluas manfaat bagi anak putus sekolah di Kota Bandar Lampung.
DAMPAK IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN KEDATON KOTA BANDAR LAMPUNG Eka Ubaya Taruna Rauf; Malik Malik; Aulia Rahmawati; Wisnaningsih Wisnaningsih
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 1 (2024): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/km9mca87

Abstract

Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Desain penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara kualitatif Implementasi Kebijakan Program Keluarga Harapan dalam Meringankan Beban Masyarakat Miskin di Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan dalam meringankan beban masyarakat miskin di Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung telah terlaksana melalui dimensi yaitu, (a) Faktor komunikasi, (2) Faktor sumber daya manusia, pelaksana/pendamping, (3) Disposisi/sikap pelaksana, (4) Struktur birokrasi secara umum sudah berjalan dengan baik meskipun belum optimal karena masih ada aspek yang belum berjalan optimal. Aspek yang menghambat implementasi kebijakan Program Keluarga Harapan dalam meringankan beban masyarakat miskin di Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung yaitu (a) Aspek komunikasi, program belum tersosialisasi dengan baik (b) Kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas dalam implementasi kebijakan (c) Belum adanya pengawasan terhadap implementasi program dengan baik.
PENERAPAN PT PELABUHAN INDONESIA REGIONAL II (PERSERO) CABANG PANJANG DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS TINGGI Eka Ubaya Taruna Rauf; Malik Malik; Rahul Ray Akbar Nahoda
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 1 (2025): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/cgtyph83

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penerapan dan Pelayanan berkualitas tinggi pada PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang. Metode  yang digunakan analisis kualitatif dengan pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.  Penerapan PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang telah melakukan peningkatan kapasitas pelabuhan untuk membenahi keterbatasan infrastruktur dan fasilitas dimana sering terjadi antrian kapal dan penumpukan peti kemas, peningkatan kapasitas pelayanan untuk menyesuaikan prosedur dan regulasi yang berlaku di pelabuhan dengan regulasi di instansi terkait lainnya, sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi pengguna jasa dan peningkatan efisiensi operasional untuk pelayanan yang berbelit-belit dan tidak efisien dan Pelayanan berkualitas tinggi pada PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan berkualitas tinggi kepada pelanggan. Namun, upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan harus terus dilakukan seiring dengan perkembangan zaman dan persaingan yang semakin ketat.
Strategi Dinas Sosial Dalam Pemberian Layanan Bagi Anak Putus Sekolah Melalui Program Pengembangan Keterampilan di Kota Bandar Lampung Eka Ubaya Taruna Rauf; Malik Malik; Hinfa Mosshananza
JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2026): JURIST: Jurnal Ilmu Hukum dan Ilmu Politik
Publisher : PT. Inovasi Sains Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67980/b6xm0807

Abstract

Penelitian terhadap strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial dalam mengelola serta menyediakan layanan bagi anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan menjadi hal yang penting, guna meningkatkan efektivitas serta memperluas jangkauan program di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam memberikan layanan kepada anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan, serta mengidentifikasi bentuk layanan yang disediakan dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pejabat dan staf Dinas Sosial Kota Bandar Lampung yang terlibat dalam pelaksanaan program, anak putus sekolah sebagai peserta program, serta orang tua atau wali peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh Dinas Sosial Kota Bandar Lampung dalam memberikan layanan kepada anak putus sekolah melalui program pengembangan keterampilan menghadapi berbagai tantangan, namun tetap diupayakan secara optimal melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan dunia usaha. Layanan yang diberikan meliputi pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, pendampingan dalam pengembangan usaha mandiri, serta fasilitasi akses terhadap pendidikan nonformal. Meskipun demikian, efektivitas program masih terkendala oleh rendahnya aksesibilitas dan sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, serta minimnya dukungan pendanaan yang berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Sosial meningkatkan strategi komunikasi dan sosialisasi dengan memanfaatkan media digital seperti media sosial, website resmi, dan aplikasi berbasis teknologi agar informasi dapat menjangkau lebih luas. Selain itu, peningkatan kapasitas tenaga pelaksana serta penyediaan fasilitas yang memadai perlu menjadi prioritas. Upaya memperoleh sumber pendanaan tambahan melalui kerja sama dengan sektor swasta, program CSR perusahaan, serta organisasi non-pemerintah juga diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program dan memperluas manfaat bagi anak putus sekolah di Kota Bandar Lampung.
Analisis Implementasi Kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Di Kalangan Remaja Kota Bandar Lampung (Studi SMA Negeri 15 Bandar Lampung) Andre Pernanda; Malik; Ida Farida
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 6 (2026): NJMS - Januari 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja masih menjadi permasalahan serius di Kota Bandar Lampung. Pemerintah melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan kebijakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagai upaya pencegahan di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan P4GN di kalangan remaja dengan studi pada SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis implementasi kebijakan mengacu pada model Edward III yang meliputi dimensi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan P4GN telah dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, kampanye bahaya narkoba, serta pembentukan relawan anti narkoba. Namun, implementasinya belum berjalan optimal. Metode komunikasi masih bersifat satu arah dan kurang menarik bagi siswa. Keterbatasan sumber daya dan waktu pelaksanaan menjadi kendala keberlanjutan program. Selain itu, koordinasi lintas sektor belum maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas implementasi kebijakan P4GN memerlukan penguatan komunikasi partisipatif, dukungan sumber daya yang memadai, serta koordinasi yang berkelanjutan
Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Lampung Fauzan Nuris; Malik
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 6 (2026): NJMS - Januari 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan kualitas pelayanan publik pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Kualitas pelayanan publik merupakan faktor penting dalam mewujudkan kepuasan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori strategi peningkatan kualitas pelayanan Wibowo yang meliputi kejelasan tujuan, perencanaan yang sistematis, pemanfaatan sumber daya, koordinasi dan komunikasi, dukungan kepemimpinan, dan evaluasi dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan kualitas pelayanan publik dilakukan melalui beberapa upaya, antara lain peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan, perbaikan sarana dan prasarana, serta penerapan standar pelayanan yang jelas dan terukur. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi, serta rendahnya tingkat partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara efektif dan berkelanjutan.