Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Environmental Literacy as a Determinant of Public Health: A Systematic Literature Review on Disease Preventio Rusnita, Rusnita; Sulistiawaty, Sulistiawaty; Sahabuddin, Erma Suryani
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10734

Abstract

The burden of disease related to environmental conditions remains high in many communities, making improving environmental literacy a crucial prevention strategy. This study, conducted a Systematic Literature Review (SLR) of the Scopus database (2015–2025), aimed to identify educational interventions used to improve environmental literacy in the community, as well as factors supporting and inhibiting their effectiveness. A selection process yielded 17 articles for analysis. Results indicate that community-based interventions, including face-to-face counseling, health cadre training, community digital education, citizen participation in environmental monitoring, and culture-based education, often contribute to increased knowledge, awareness, and practice of disease prevention. The success of these interventions is influenced by community trust in information sources, self-efficacy, the availability of environmental facilities (trash cans, clean water, sanitation), and local leadership. Conversely, skepticism, the normalization of unhealthy behaviors, fatalism, limited infrastructure, and leadership conflict are key barriers. This study confirms that environmental literacy alone does not guarantee behavioral change without social and structural support. Future research recommendations include quasi-experimental research, long-term impact evaluations, and comparative studies across cultural contexts to strengthen evidence for implementation.
Efektivitas Pendekatan Edukasi Metode Ceramah dan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Pencegahan Stunting Rusnita, Rusnita; Khasanah, Uswatun; Darlis, Idhar
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i5.22888

Abstract

ABSTRACT Stunting remains a major public health problem in Indonesia, particularly in South Sulawesi, which recorded a high prevalence of 27.4% in 2023. Adolescents, as future parents, play a crucial role in breaking the intergenerational cycle of stunting; therefore, effective nutrition education strategies are needed. This study aimed to analyze the effectiveness of lecture methods and audiovisual media in improving adolescents’ knowledge of stunting prevention. A quasi-experimental design with a pretest–posttest control group approach was employed involving 164 eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Enrekang, divided into two groups: 82 respondents in the lecture group and 82 respondents in the audiovisual group. A questionnaire was administered before and after the intervention, and data were analyzed using paired sample t-test and independent t-test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the lecture method increased knowledge scores from 0.35 to 0.60, but the change was not statistically significant (p = 0.072). In contrast, audiovisual media significantly increased knowledge scores from 0.37 to 0.85 (p = 0.000). An independent t-test also revealed a significant difference between the two groups (t = −5.285; p = 0.000). Thus, audiovisual media was proven to be more effective than the lecture method in enhancing adolescents’ knowledge of stunting prevention. It is recommended that audiovisual media be integrated into adolescent health education programs in schools and communities to support accelerated stunting reduction efforts. Keywords: Stunting, Adolescents, Nutrition Education, Lecture Method, Audiovisual Media.  ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan yang mencatat prevalensi tinggi mencapai 27,4% pada tahun 2023. Remaja sebagai calon orang tua memiliki peran penting dalam memutus siklus intergenerasional stunting, sehingga diperlukan strategi edukasi gizi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode ceramah dan media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan remaja dalam pencegahan stunting. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest–posttest with control group pada 164 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Enrekang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 82 responden pada kelompok ceramah dan 82 responden pada kelompok audiovisual. Instrumen berupa kuesioner diberikan sebelum dan sesudah intervensi, dengan analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent t-test pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah meningkatkan skor pengetahuan dari 0,35 menjadi 0,60 namun tidak signifikan (p = 0,072), sedangkan media audiovisual meningkatkan skor pengetahuan dari 0,37 menjadi 0,85 secara signifikan (p = 0,000). Uji independent t-test juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t = −5,285; p = 0,000). Dengan demikian, media audiovisual terbukti lebih efektif dibandingkan ceramah dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan stunting, sehingga disarankan untuk diintegrasikan ke dalam program edukasi kesehatan remaja baik di sekolah maupun di komunitas guna mendukung percepatan penurunan angka stunting. Kata Kunci: Stunting, Remaja, Edukasi Gizi, Metode Ceramah, Media Audiovisual.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanggulangan Stunting: Program Edukasi Gizi untuk Ibu Hamil dan Anak Balita Darlis, Idhar; Rusnita, Rusnita; Khasanah, Uswatun
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2256

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi serius di Indonesia, ditandai dengan tinggi badan anak yang di bawah standar usia normal, yang dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan kognitif mereka. Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis komunitas, terutama program edukasi gizi untuk ibu hamil dan anak balita, sangat penting dalam mengatasi masalah ini. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, dengan melibatkan 30 warga menggunakan metode ceramah dan diskusi. Proses penyuluhan terdiri dari dua tahap: persiapan dan pelaksanaan, yang mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata nilai pre-test 17.33 menjadi post-test 23.77, dengan p-value 0.000 yang menandakan perbedaan signifikan. Standar deviasi post-test yang lebih rendah menunjukkan peningkatan homogenitas pengetahuan di antara peserta. Program edukasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak balita, tetapi juga menekankan perlunya keterlibatan masyarakat untuk memastikan penerapan pengetahuan yang diperoleh. Dengan pendekatan inovatif seperti pelatihan makanan bergizi dan penggunaan media digital, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Indonesia.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU DI SMP NEGERI 11 PRABUMULIH Rusnita, Rusnita; Arafat, Yasir; Mulyadi, Mulyadi
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 6 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v6i1.213

Abstract

This study aims to determine and describe the effect of principal leadership and teacher work motivation together on the work discipline of teachers at SMP Negeri 11 Prabumulih. This study uses a quantitative method with a correlational approach (cause and effect). Data were analyzed using multiple linear regression analysis. The research got the conclusion (1) There is an effect of the principal's leadership on the work discipline of teachers at SMP Negeri 11 Prabumulih. (2) There is an effect of teacher work motivation on teacher work discipline at SMP Negeri 11 Prabumulih. (3) There is an influence of the leadership of the principal and the work motivation of teachers together on the work discipline of teachers at SMP Negeri 11 Prabumulih