Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : PIKAT

PELATIHAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK MENJADI PRODUK EKONOMIS BAGI MASYARAKAT KARANG JOANG BALIKPAPAN Eka Masrifatus Anifah; Umi Sholikah; Intan Dwi Wahyu Setyo Rini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.743 KB) | DOI: 10.35718/pikat.v1i1.291

Abstract

Sebagian besar masyarakat masih melakukan pembakaran dan penimbunan sampah plastik. Pembakaran sampah plastik dapat menyebabkan pencemaran udara, sedangkan penimbunan dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air tanah. Sebagai upaya mengurangi pencemaran tersebut, dilakukan pelatihan pengelolaan sampah plastik bagi masyarakat. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pengelolaan sampah diperlukan untuk mengurangi pembakaran dan penimbunan sampah plastik yang dilakukan masyarakat. Untuk mencapai peningkatan pengetahuan dan keterampilan tersebut digunakan metode observasi, identifikasi dan sosialisasi. Ketiga metode tersebut digunakan bagi masyarakat RT 33 Kelurahan Karang Joang Balikpapan. Berdasarkan hasil pelatihan pada kegiatan pengabdian masyarakat, diperoleh peningkatan pengetahuan pengelolaan sampah plastik sebesar 26,62%. Selanjutnya, masyarakat mampu melakukan daur ulang dan terampil memanfaatkan sampah plastik menjadi produk ekonomis seperti dompet. Dengan adanya pengabdian masyarakat berupa pelatihan daur ulang sampah plastik, masyarakat dapat mengurangi sampah plastik. Masyarakat RT 33 Kelurahan Karang Joang Balikpapan mampu mengurangi jumlah sampah plastik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
KOMPOS CAIR MASYARAKAT TELAGA SARI SEBAGAI UPAYA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK PEMUKIMAN Intan Dwi Wahyu Setyo Rini; Andi Idhil Ismail; Haris Arief Fahrurroji; Dzaki Allam Ziha; Bayu Akhmad Nugraha; Gabriel Sianipar; Bayu Wijaksana Atmawijoyo; Muhammad Ghiffari Faza
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 3 No. 1 (2022): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.843 KB) | DOI: 10.35718/pikat.v3i1.678

Abstract

Pemukiman merupakan salah satu penghasil sampah domestik organik terbanyak, seperti sisa makanan dan sisa taman atau daun dan rumput. Sedangkan sampah domestik anorganik, seperti plastik, kertas, kaca, dan logam tidak banyak. Salah satu alternatif pengolahan sampah domestik organik adalah pengomposan, baik padat maupun cair. RT 37 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota adalah salah satu wilayah pemukiman di Kota Balikpapan yang cukup padat penduduknya. Gagasan untuk melakukan pemanfaatan sampah domestik organik menjadi kompos cair didasarkan dari pengamatan lapangan yang melihat ketertarikan warga merawat tanaman. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya kegiatan pembuatan kompos cair dari sampah domestik organik dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS/TPA dan menjadi salah satu sumber nutrisi bagi tanaman milik warga. Dalam pelaksanaannya masyarakat sangat antusias, yang dibuktikan dengan banyaknya warga yang berpartisipasi dalam proses pembuatan kompos cair sampai dengan penerapannya pada tanaman. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya kompos cair buatan warga RT 37 Kelurahan Telaga Sari yang digunakan untuk perawatan tanaman di rumah masing-masing. Pada akhir kegiatan, warga setempat menyarankan agar ke depannya kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi lebih produktif, salah satunya dengan adanya komersialisasi produk kompos cair.
Pelatihan Pembuatan Biosaka di Kelurahan Karang Joang Sebagai Alternatif Pengendali Hama di Area Perkebunan Rini, Intan Dwi Wahyu Setyo; Gerald, Endey Juan Fitz; Yumaroh, Ilal Jannati; Hapsari, Intan Mutiaraning; Puspasari, Meilani Tri; Syamsudin, Muhammad Maulana; Yusuf, Muhammad; Prasetyo, Adjie; Sihombing, David Christ Parulian
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 5 No. 1 (2024): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v5i1.1175

Abstract

Salah satu sumber utama perekonomian adalah perkebunan hortikultura yang diberikan oleh pemerintah Kota Balikpapan sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat di wilayah tersebut. Akan tetapi banyak tanaman yang diserang oleh hama penyakit sehingga menyebabkan busuk pada batang dan kerak daun pada tanaman, dan berdampak pada pemakaian. Penggunaan pestisida memiliki dampak terhadap kesehatan apabila pengaplikasian pestisida dilakukan secara langsung oleh manusia tanpa menggunakan masker atau APD dan tanaman yang bercampur dengan pestisida tersebut dikonsumsi oleh manusia. Salah satu alternatif pengurangan pestisida adalah produk biosaka, yaitu elisitor biologis yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan hama yang dapat membantu menekan dan mengurangi penggunaan pupuk kimia pada tanaman tanpa memberikan efek samping terhadap kesehatan dan tanaman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 6 bulan, dimulai dari diskusi permasalahan mitra, pelaksanaan pelatihan pembuatan biosaka, implementasi biosaka pada tanaman, dan monitoring dan evaluasi kegiatan. Setelah adanya kegiatan pelatihan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan terkait pengendali hama yang ramah lingkungan.
KAMPOENG FABA: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah FABA Menjadi Paving Block Saputra, Andika Ade Indra; Gunawan, Adrian; Rini, Intan Dwi Wahyu Setyo; Arobi, Achmad Ibnu; Crisviandi, Bhekti
PIKAT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK Vol. 4 No. 2 (2023): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v4i2.888

Abstract

Limbah fly ash dan bottom ash (FABA) merupakan sisa pembakaran batubara dari kegiatan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Dengan jumlah yang cukup besar yakni mencapai 180 ton per hari, perlu adanya upaya pemanfaatan agar limbah tidak mencemari lingkungan. Salah satu bentuk pemanfaatan adalah dengan menjadikan campuran untuk pembuatan paving block. Kelurahan Graha Indah merupakan area yang dekat dengan lokasi PLTU Teluk Balikpapan dan kondisi jalan pemukiman yang di area tersebut masih kurang baik. Dengan adanya pemanfaatan limbah FABA menjadi paving block, maka diharapkan dapat memperbaiki kondisi jalanan sehingga layak untuk dilewati. Tidak hanya untuk memperbaiki kondisi jalan, paving block tersebut juga dapat dijual dan bernilai ekonomi. Dalam pelaksanaannya masyarakat Kelurahan Graha Indah, khususnya RT 68 dan RT 70, sangat antusias, yang dibuktikan dengan banyaknya warga yang berpartisipasi dalam pelatihan pembuatan paving block. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya paving block yang memenuhi kualitas dan bernilai ekonomi. Pada akhir kegiatan, warga setempat menyarankan agar ke depannya kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi lebih produktif, salah satunya dengan adanya komersialisasi produk.