Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Edukasi Kosmetik Sehat dan Halal Pada Anak Usia Sekolah Syarif, Alwiyah Nur; Maddeppungeng, Nurul Muhlisah; Syahrana, Nur Azizah; Ismail, Isriany
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 1, Issue 1, March-August 2022
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang yang berada di kelompok usia remaja sudah sangat memperhatikan penampilan mereka. Banyaknya kosmetik yang beredar dipasaran, jika tidak diketahui kriterianya keamanannya dapat mengakibatkan iritasi pada kulit. Studi ini bertujuan untuk menilai pengetahuan dan kebiasaan siswa mengenai penggunaan kosmetik yang sehat dan halal melalui pemberian direct socialization. Studi ini dilakukan di Madrasah Aliah Negeri 2 Model dengan memperioritaskan kehadiran siswi kelas XII dan guru perempuan yaitu sebanyak 53 peserta. Kajian ini dibagi menjadi tiga tahapan. Pada tahapan pertama, para siswi menerima informasi umum tentang kegiatan dan daftar hadir. Tahap kedua peserta kemudian diukur tingkat pengetahuan dan perilaku melalui pengisian kuesioner. Pada tahapan ketiga, diadakan penyuluhan kesehatan dengan topik yang tercakup dalam pertanyaan angket. Para fasilitator mengevaluasi hasil kegiatan dengan pembagian post-test pada tahap akhir kegiatan ini. Studi ini menyimpulkan terdapat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan penggunaan kosmetik yang aman, sehat dan halal. Kegiatan ini secara tidak langsung memberikan pengetahuan tentang pencegahan timbulnya dermatitis kontak alergi banyak terjadi pada remaja, terutama pada wajah.
Pengaruh Perbandingan Konsentrasi Polimer terhadap Karakteristik dan Laju Pelepasan Patch Transdermal Nifedipin: The Effect of Comparison Polymer Concentrations on the Characteristics and Release Rate of the Transdermal Nifedipin Patch Nur Azizah Syahrana; Surya Ningsi; Haeria Haeria; Isriany Ismail
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nifedipine is a dihydropyridine anti-hypertensive drug as a calcium channel blocker with low oral biovaibility and a short half-life resulting in frequent repeated daily use of the drug when given orally in conventional dosage forms. The matrix system transdermal patch is an option that allows controlled delivery of the drug through the skin and provides patient comfort. The purpose of this study was to determine the effect of polymer deposition on the material and the in-vitro release rate of nifedipine transdermal patches with the polymer ratio of Ethyl Cellulose (EC) and Hydroxy Propyl Methyl Cellulose (HPMC) used, namely F1 (7:3), F2 (8:2) and F3 (9:1). The results of the nifedipine patch test on organoleptic examination are round, characteristic odor, yellow color and smooth surface texture. In vitro release showed that the best polymer was found in Formula 2 EC: HPMC (8:2) with good characteristics and the highest flux value was 1.307 (µg.cm-2 min-1).
Formulasi dan Uji Efektivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Dewa (Gynura segetum L) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Tikus Putih (Rattus norvegicus): Formulation and Testing the Effectiveness of God's Leaves Ethanol Extract (Gynura segetum L) to Healing Burnes in White Rats (Rattus norvegicus) Indah Indah; Nur Azizah Syahrana; Marwati Marwati
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2021): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak etanol daun dewa (Gynura segetum L) dan pada konsentrasi berapa yang efektif mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat II. Ekstrak dibuat dengan metode meserasi menggunakan etanol 96%. Penelitian ini menggunakan hewan uji tikus putih (Rattus novergicus) yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu salep ekstrak daun dewa 1%, 3%, 5%, kontrol negatif basis salep dan kontrol positif salep Mebo®. Pembuatan luka bakar derajat II menggunakan metode lempeng logam. Hasil analisis statistik uji menggunakan One Way ANOVA dan Tukey menunjukan hasil antar kelompok berbeda secara signifikan. Berdasarkan literatur, luka bakar derajat II dapat dapat sembuh selama 21 hari. Namun, pada salep ekstrak daun dewa 1% dan 3 % luka bakar sembuh pada hari ke 19 dan luka bakar yang paling cepat sembuh adalah pada pemberian salep ekstrak 5% karena pada hari ke 21 luka sudah tertutup.
Karakteristik Fitosom dari Ekstrak Etanol Daun Laruna (Chromolaena odorata L.) menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope) dan PSA (Particle Size Analyzer) Tahir, Karlina Amir; Syahrana, Nur Azizah; Putri, Aulia Dinda; Annisa, Khairun; Imani, Fitril; Indah, Indah; Handayani, Selpida; Nonci, Faridha Yenni; Lalo, Ahmad
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.816

Abstract

Daun laruna (Chromolaena odorata L.) mengandung senyawa utama seperti saponin, fenol, tanin, steroid dan flavonoid. Flavonoid dalam daun laruna memiliki potensial terapetik yang luas, salah satunya sebagai antioksidan, senyawa fenolik yang ada dalam flavonoid memiliki polaritas yang tinggi sehingga menyebabkan bioavailabilitasnya rendah. Fitosom merupakan suatu sistem penghantaran yang dibentuk oleh bahan aktif alami dan fosfatidilkolin. Sistem fitosom diketahui dapat membantu untuk meningkatkan bioavailabilitas bahan aktif. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat Drug Delivery System nanopartikel dengan sistem vesikular yaitu fitosom dari ekstrak daun laruna. Tahapan pertama yang dilakukan yaitu ekstraksi yang dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pembuatan fitosom pada pengujian ini menggunakan metode dispersi mekanik dengan pembawa fosfatidilkolin dan pelarut aseton. Dari hasil fitosom kemudian dilakukan karakteristik morfologi fitosom menggunakan SEM (Scanning Electron Microscope) dan pengukuran partikel fitosom menggunakan PSA (Particle Size Analyzer). Hasil uji morfologi fitosom menggunakan SEM menunjukkan bahwa fitosom yang dibuat telah memenuhi spesifikasi morfologi yaitu berbentuk bulat padatan (spheris), sedangkan hasil untuk ukuran partikel fitosom menggunakan PSA daun laruna didapatkan hasil nilai rata-rata sebesar 105.1 nm, dan untuk nilai indeks polidispersitas sebesar 0.299. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun laruna dapat dikembangkan menjadi sistem fitosom dengan karakteristik yang baik.