Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Implementasi Good Corporate Governance dalam Perspektif Akuntansi Kontemporer pada Industri Garmen Berbentuk CV di Lombok Timur Hendri Hendri; Mochamad Fahru Komarudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara mendalam penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) pada usaha sektor garmen yang berbentuk hukum Persekutuan Komanditer (CV) di wilayah Lombok Timur. Dalam paradigma akuntansi kontemporer, tata kelola bukan hanya sekadar kepatuhan administratif, melainkan mekanisme strategis untuk menciptakan nilai tambah, mengelola risiko bisnis, dan memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan manajer operasional, observasi partisipatif selama periode penelitian, serta analisis dokumen keuangan dan administrasi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural perusahaan telah memiliki bagan organisasi, namun secara fungsional terjadi kesenjangan yang signifikan antara teori dan praktik lapangan. Temuan utama mengindikasikan adanya dominasi kepemilikan (owner dominance) yang mengakibatkan lemahnya pemisahan fungsi tugas, pencatatan akuntansi yang belum sepenuhnya memenuhi prinsip pengakuan transaksi yang andal dan relevan, serta pengendalian internal yang lemah khususnya pada siklus persediaan dan pengelolaan kas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidakmampuan dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas berpotensi menghambat akses permodalan dari lembaga keuangan dan membatasi peluang ekspansi usaha. Disarankan perlunya transformasi sistem akuntansi berbasis teknologi informasi, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, serta sosialisasi etika bisnis berkelanjutan untuk membangun budaya tata kelola yang sehat.
Adopsi Aplikasi Akuntansi Digital dan Kualitas Pelaporan Keuangan UMKM Di Kota Batam Rini Hilda; Mochamad Fahru Komarudin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18495

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh adopsi aplikasi akuntansi digital terhadap kualitas pelaporan keuangan dan kepatuhan akuntansi UMKM di Kota Batam, dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional digunakan, melibatkan 214 pelaku UMKM yang diseleksi melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa perceived usefulness (β = 0,331; p < 0,001), ease of use (β = 0,289; p < 0,001), kepercayaan teknologi (β = 0,254; p < 0,01), dan pengaruh sosial (β = 0,187; p < 0,01) berpengaruh positif signifikan terhadap adopsi aplikasi akuntansi digital (R² = 0,624). Adopsi berpengaruh positif terhadap kualitas pelaporan keuangan (β = 0,487; R² = 0,671) dan kepatuhan akuntansi (β = 0,391; R² = 0,538). Literasi keuangan terbukti memoderasi dan memperkuat hubungan adopsi–kualitas pelaporan (β = 0,201; p < 0,05). Penelitian ini berkontribusi pada literatur adopsi teknologi akuntansi dan memberikan implikasi praktis bagi pemberdayaan UMKM digital di Indonesia
Analysis of Company Competitive Advantage through the Application of Environmental Management Accounting Mochamad Fahru Komarudin
Mandalika Journal of Business and Management Studies Vol 3 No 2 (2025): Mandalika Journal of Business and Management Studies
Publisher : Mandalika Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/mjbms.v3i2.280

Abstract

The increasing pressure for businesses to balance profitability with environmental sustainability has placed Environmental Management Accounting (EMA) at the forefront of strategic management tools. EMA is crucial for organizations looking to integrate environmental costs into their financial decision-making, helping them manage resource use, reduce waste, and improve overall efficiency (Vasile & Man, 2012). The purpose of this study is to explore how the application of EMA can enhance a company's competitive advantage, specifically through improved operational performance, regulatory compliance, and reputation building. This research uses a qualitative approach with a literature review to synthesize findings from various studies published in the past five years on EMA and its role in sustainable business practices. The results indicate that companies that implement EMA practices gain competitive advantages by reducing environmental costs, optimizing resource management, and aligning with sustainability objectives. These practices not only help organizations comply with environmental regulations but also enhance their reputation among environmentally conscious consumers and investors. Despite these benefits, challenges such as high initial costs, data collection complexities, and organizational resistance are common hurdles in the implementation of EMA. Overall, this study highlights the importance of EMA as a strategic tool for achieving long-term competitiveness and sustainability.
Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Menerapkan Smart Budgeting dan Smart Spending ( Studi Kasus Pemerintah Provinsi Banten ) Mohamad Husni; Riyanthi Idayu; Mochamad Fahru Komarudin; Diah Permatasari
JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jak.v13i1.11517

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan Pemerintah Provinsi Banten dalam mengimplementasikan smart budgeting dan smart spending sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan keuangan daerah. Evaluasi dilakukan dengan menelaah aspek sumber daya manusia, kesiapan teknologi informasi, tekanan regulasi, dan nilai publik sebagai indikator keberhasilan penerapan sistem digital seperti e-planning, e-budgeting, dan e-reporting. Temuan menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor fundamental dalam mendukung integrasi teknologi, sejalan dengan perlunya koordinasi antardinas dan dukungan politik dari pimpinan daerah. Selain itu, kesiapan regulasi dan kebijakan internal terbukti memainkan peran signifikan dalam memastikan efektivitas inovasi digital, terutama terkait keberlanjutan penggunaan SIMRAL sebagai sistem terpadu Pemerintah Provinsi Banten. Dari perspektif kapabilitas organisasi, investasi pada pelatihan dan penguatan literasi digital menjadi pendorong utama adaptasi terhadap teknologi baru. Sementara itu, pendekatan nilai publik menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan anggaran harus diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi smart budgeting dan smart spending di Provinsi Banten sangat ditentukan oleh sinergi antara kesiapan teknis, kelembagaan, sumber daya manusia, dan orientasi pada penciptaan nilai publik
PENGARUH AKSES PERMODALAN DAN PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM PADA UMKM DI DESA AIKMEL Ahmad Majdi; Mochamad Fahru Komarudin
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses permodalan dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM di Desa Aikmel. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 50 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan uji t dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses permodalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai signifikansi 0,006 dan t hitung 2,845. Pengelolaan keuangan juga berpengaruh positif dan lebih dominan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung 4,215. Nilai R Square sebesar 0,552 menunjukkan bahwa 55,2 persen variasi kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya akses modal dan pengelolaan keuangan dalam meningkatkan kinerja UMKM.
Intellectual Capital, Likuiditas, Tingkat Ekonomi Makro untuk Mengatasi Non Performing Loan (Studi Kasus pada Bank Perkreditan Rakyat di Banten) Bela Sapira; Mochamad Fahru Komarudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8636

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang dapat menangani kredit bermasalah atau Non performing Loan pada Bank Perkreditan Rakyat khhususnya di Provinsi Banten. Dalam perbankan terdapat rasio-rasio yang dapat mempengaruhi tingkat Non Performing Loan. Rasio yang digunakan untuk menilai kredit bermasalah di bank disebut Non Performing Loan. Kredit bermasalah diantisipasi oleh bank  dengan Intellectual Capital, likuiditas dan makroekonomi yang akan dijadikan variabel dalam penelitian ini. Ketidakmampuan bank untuk mengelola kredit secara efektif dalam bisnis ditunjukkan oleh rasio kredit bermasalah yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kredit bermasalah dapat diatasi dengan Intellectual Capital yang diukur menggunakan VACA,VAHU dan STVA, tingkat makroekonomi yang diukur dengan suku bunga BI dan likuiditas yang diukur dengan Loan to deposit ratio atau LDR. Pengumpulan data dilakukan melalui laporan keuangan bank dari www.ojk.go.id dan www.bi.go.id digunakan sebagai data sekunder untuk pendekatan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Non Performing Loan pada Bank Perkreditan rakyat di Banten periode 2019-2021 tidak dapat diatasi oleh Intellectual Capital yang diproksikan oleh VACA, VAHU dan STVA, Tingkat Ekonomi Makro yang diproksikan oleh Suku bunga BI tidak dapat mempengaruhi penurunan Non performing loan dan rasio yang berpenaruh untuk mengatasi Non Performing Loan yaitu likuiditas yang diproksikan oleh Loan to Deposit Ratio.
Integrating External Commodity Information into Standard Cost Review during Supply Disruptions: Insights from Rubber Expansion Joint Manufacturing Azimi Faqqihuddin Arsyad; Mochamad Fahru Komarudin; Azimi Faqqihuddin Arsyad
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Bisnis Baja (JUMANIS BAJA)
Publisher : LPPM Universitas Banten jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jmb.v8i2.4838

Abstract

This study examines how publicly available commodity and macroeconomic information can be integrated into standard cost review during supply disruptions in rubber expansion joint manufacturing. Using an exploratory case study and conceptual design approach, the paper maps external market signals to key cost drivers to support earlier managerial responses under volatile input conditions. The study identifies natural rubber, synthetic rubber derivatives, imported additives, freight, and exchange rates as critical exposure points. It proposes a three-layer mechanism consisting of signal detection, managerial interpretation, and decision response to trigger partial or full standard cost review before internal variance reports become available. The findings indicate that external indicators, including commodity prices, JISDOR exchange rates, and producer price indices, can function as a supplementary control interface for management accountants. The study concludes that external information improves the timeliness of pricing and cost-review decisions during market instability, although it should complement rather than replace internal cost data. The proposed framework contributes to strategic management accounting by strengthening cost control responsiveness during disruptions.
Pengaruh Pelatihan Profesional, Penghargaan Finansial, dan Lingkungan Kerja terhadap Minat Berkarir di Bidang Perpajakan: Studi Pada Mahasiswa Akuntansi di Kota Serang Fatiya Nuraini; Mochamad Fahru Komarudin; Novi Handayani
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v6i2.7709

Abstract

This research is motivated by the implementation of the tax system harmonization policy aimed at optimizing tax ratio achievements to support financial stability amidst fluctuations in Gross Domestic Product (GDP) growth. This phenomenon demands the fulfillment of competent taxation human resources, which has not been fully balanced by high interest among accounting students in pursuing careers in this field. This study aims to determine and analyze the influence of Professional Training, Financial Rewards, and Work Environment on Career Interest in Taxation among Accounting Students in Serang City. The study employs an associative quantitative approach using a survey method involving 132 active undergraduate accounting students across Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Bina Bangsa, and Universitas Serang Raya. Data were analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics Version 32. The results indicate that Professional Training, Financial Rewards, and Work Environment partially each have a positive and significant effect on Career Interest. Simultaneously, all three variables significantly influence students' Career Interest in taxation. Technical competence readiness through training, adequate material compensation expectations, and a supportive work environment are essential factors driving student career choices.