p-Index From 2021 - 2026
8.543
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PANCASILA SEBAGAI PILAR ETIKA DI DUNIA DIGITAL: MEMBANGUN PANDUAN PERILAKU YANG BERMARTABAT DI MEDIA SOSIAL Astrid Que, Bintang Immanuela; Najicha, Fatma Ulfatun
Borneo Law Review Vol 8, No 1 (2024): Vol 8 No 1 Juni 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bolrev.v8i1.5579

Abstract

Penelitian kali ini menguraikan pentingnya membangun panduan etika berbasis Pancasila untuk mengatasi beberapa tantangan etika dalam media sosial. Nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan, persatuan, kemanusiaan, kerakyatan, dan ketuhanan yang maha esa, dapat menjadi landasan yang kuat dalam membentuk perilaku yang bermartabat di dunia digital. Implementasi panduan etika ini memerlukan upaya bersama dari pemerintah, organisasi, platform media sosial, dan masyarakat. Kampanye kesadaran etika, pelatihan, dan kolaborasi dengan platform media sosial dapat membantu mensosialisasikan panduan ini kepada pengguna media sosial. Selain itu, peran pendidikan juga penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan etika digital dalam kurikulum pendidikan formal dan melalui pendidikan informal. Orang tua juga perlu terlibat dalam mendidik anak-anak mereka tentang perilaku etis di media sosial. Dengan demikian, panduan etika berbasis Pancasila dapat membantu menciptakan lingkungan online yang lebih etis, bertanggung jawab, dan bermartabat, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada kemajuan bangsa Indonesia di era digital.Keywords: Etika; Media Sosial; Pancasila.
PERAN PANCASILA DALAM MEMBANGKITKAN JIWA NASIONALISME Ramadhan, Bintang Harida; Najicha, Fatma Ulfatun
Borneo Law Review Vol 7, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bolrev.v7i2.4662

Abstract

AbstrakPancasila adalah dasar negara dan ideologi bangsa dalam menjalani kehidupanberbangsa dan bernegera. Pemahaman nilai nilai pancasila yang masih kurang padamasyarakat, membuat lingkungan masyarakat cenderung bertentangan denganaturan hukum dan peraturan perundang undangan yang telah ditetapkan. Penyebabtidak terlaksananya implementasi Pancasila dikarenakan masyarakat Indonesia yangbelum dapat memahami arti yang terkandung dalam butir butir sila Pancasila.Pemahaman yang dimaksud adalah masyarakat dapat mengetahui nilai nilai yangterkandung dalam setiap sila pancasila untuk dapat dipahami dan diterapkan dalamkehidupan sehari-hari. Apabila pemahaman telah tertanam dalam pikiran dan jiwagenerasi muda sejak dini, maka hal tersebut dapat membuat mereka lebih kuat dalammenghadapi dampak negatif serta perubahan moral yang tidak sesuai dengankepribadian bangsa Indonesia. Karya ilmiah ini bertujuan untuk memberikanpemahaman yang lebih banyak tentang apa itu pancasila, apa fungsi dankedudukannya serta nilai nilai apa saja yang terkandung dalam sila-silanya danbagaimana cara menerapkannya pada lingkungan masyarakat di era globalisasi ini.Kata kunci: Peran Pancasila, nasionalisme.
The Bio-Rights Scheme in The Use of The Sun as a Renewable New Energy Promotes The Availability of Sustainable Electricity Energy Sources Yuniar, Riska Sasi; Najicha, Fatma Ulfatun
Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal Vol 4 No 1 (2024): January-June, 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ipmhi.v4i1.77908

Abstract

Sunlight is an energy that has great potential to support the availability of sustainable power sources. Often in the construction of EBT facilities, the community is hampered by expensive project costs. The study aims to examine the policies that have been drafted by the government regarding the exploitation of solar energy potential in Indonesia, the Regulations and Legislation that form the basis of energy management, as well as to offer alternative solutions related to how the energy management ecosystem scheme is appropriate so that it can respond to the problems of the construction of the EBT project. In the Bio-Rights scheme, indigenous and local communities have an important role to play in the use of solar heat. They have the right to participate in decision-making, benefit from solar heat, and protect natural resources.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Strategi Mempertahankan Identitas Nasional Era Globalisasi Dewi, Kharisma Sari; Najicha, Fatma Ulfatun
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i1.2066

Abstract

Identitas nasional sebagai jati diri bangsa yang berarti berbeda dengan yang lain hanya menjadi miliki bangsa itu merupakan kumpulan nilai-nilai yang tumbuh berkembang dari keberagaman kehidupan warga negara Indonesia. Dengan adanya globalisasi sebagai perkembangan ilmu pengetahuan teknologi yang memudahkan kita dalam melakukan kegiatan bermasyarakat nyatanya dapat menimbulkan dampak negatif terhadap identitas nasional. Penelitian dengan menggunakan metode studi literatur dengan menggunakan teori-teori relevan yang bersumber dari buku lainnya sebagai bahan rujukan guna memperoleh data teoretis pendukung kebenaran hasil penelitian. Dengan demikian, studi literatur memperkuat permasalahan yang dikaji yaitu mengenai Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Strategi Mempertahankan Identitas Nasional Era Globalisasi dimana terdapat dampak negatif dari era globalisasi yang dapat meluruhkan identitas nasional sehingga perlunya pengajaran Pendidikan kewarganegaraan sejak usia dini sebagai pembentukan karakter, mewujudkan nilai-nilai dan akhlak setiap warga negara. Kita sebagai bangsa Indonesia wajib untuk menjaga dan dan melestarikan jati diri bangsa dengan cara memilah sisi positif dan negatif dari era globalisasi.
Analisis Hukum Status Kewarganegaraan Rohingya: Implikasi Kebijakan dan Tantangan Global Nisrina, Rona Nada; Najicha, Fatma Ulfatun
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v4i2.2443

Abstract

Penelitian ini mengkaji isu kewarganegaraan etnis Rohingya, yang melibatkan ketidakjelasan status kewarganegaraan dan dampak diskriminasi terhadap hak-hak asasi manusia mereka. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, memanfaatkan data sekunder dari literatur, laporan organisasi internasional, serta studi kasus mengenai konflik kewarganegaraan Rohingya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penindasan sistematik oleh pemerintah Myanmar, termasuk pencabutan status kewarganegaraan dan perlakuan diskriminatif, telah menyebabkan krisis multidimensi bagi etnis Rohingya. Masalah ini memperburuk kondisi mereka, termasuk akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan perlindungan hukum. Selain itu, respons internasional yang belum memadai menambah kesulitan, dengan negara-negara ASEAN dan negara penerima pengungsi menghadapi tantangan signifikan dalam menangani situasi ini. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi kebijakan dan intervensi global yang lebih efektif untuk memastikan perlindungan hak-hak Rohingya serta mengatasi akar permasalahan konflik kewarganegaraan.
Pendidikan Cinta Tanah Air Dalam Pembentukan Karakter Kaum Milenial Fathoni, Faiz; Najicha, Fatma Ulfatun
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v2i4.874

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk memberi gambaran pembelajaran cinta tanah air dalam memupuk jiwa nasionalisme kepada kaum milenial di era moderen. Berkembangnya modernisasi budaya menyebabkan perubahan pola pikir kaum milenial yang terjadi saat ini, hal ini mengakibatkan melemahnya rasa nasionalisme di dalam jiwa kaum milenial. Hadirnya Pendidikan cinta tanah air diharapkan bisa meningkatkan kembali jiwa nasionalisme kaum milenial saat ini, sehingga kaum pemuda dapat menghadirkan dan memupuk kembali rasa nasionalismenya di jiwanya masing-masing, hal ini dapat disimpulkan bahwa sangat pentinglah sebuah kehadian dari pendidikan cinta tanah air agar kaum milenial dapat menghadapi perkembangan modernisasi budaya. Selian itu perlunya sebuah trobosan baru berupa penyuluhan materi yang mencakup dari segala aspek serta metode terbarukan dan tenaga pengajar yang dapat menghadirkan rasa nasionalisme agar kaum milenial tertanam jiwa nasionalismenya dengan baik didalam setiap jiwanya
URGENSI KAJI ULANG REGULASI ANTI SLAPP TERHADAP PEJUANG KEADILAN LINGKUNGAN HIDUP Paka, Arsafina; Najicha, Fatma Ulfatun
Yustitia Vol. 9 No. 1 (2023): Yustitia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/yustitia.v9i1.174

Abstract

The polemic of environmental problems create an Anti-Strategic Lawsuit Against Public Participations (Anti-SLAPP) concept, as a solution to overcome the problem of removing public participation in the fight for environmental justice that has been regulated in Article 66 of Law Number 32 Year 2009 concerning The Protection and Management of The Environment. But in fact, that regulation doesn't guarantee legal protection and justice for all of the people, especially for the environmental activists. The issuance of Law Number 11 Year 2020 which changes the main elements related to the environment, provides an in-depth analysis space for author. Based on that, the purpose of this paper is to analyze the relevance of the Anti-SLAPP regulation and its implementation in realizing environmental justice, and the mechanism for strengthening the Anti-SLAPP regulation related to the issuance of Law Number 11 Year 2020. The method used in this paper is a juridicalnormative method with secondary data that were collected through literature study and journals. The result of the research and study is the Anti-SLAPP regulation in Law Number 32 Year 2009 concerning The Protection and Management of The Environment, as changed in Law Number 11 Year 2020 is inconsistent with the fact. Therefore, this problem requires improvements in terms of legal substance, structure, and culture in order to realize a comprehensive environmental justice. Keywords : “Anti-SLAPP”, “Environmental justice”, “Strengthening regulation”.
The Taman Cerdas Sebagai Modal Penanaman Wawasan Nusantara Dan Identitas Nasional Pada Anak: Taman Cerdas Sebagai Modal Penanaman Wawasan Nusantara Dan Identitas Nasional Pada Anak Purba, Sabrina; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.8981

Abstract

Kemajuan teknologi mempercepat terjadinya globalisasi. Globalisasi terjadi di seluruh dunia dan tidak terkecuali di Indonesia. Globalisasi tidak hanya membawa dampak positif bagi setiap bangsa, tetapi juga membawa dampak negatif jika tidak diiringi dengan kewaspadaan. Globalisasi membawa budaya-budaya luar untuk masuk ke Indonesia sehingga diperlukan upaya untuk mempertahankan budaya Indonesia sebagai jati diri bangsa Indonesia. Budaya Indonesia menjadi identitas nasional Bangsa Indonesia sehingga perlu menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia melalui penanaman pengetahuan mengenai identitas nasional dan wawasan nusantara untuk mempertahankannya. Upaya ini dapat dilakukan kepada anak-anak yang sedang dalam masa menyerap pengetahuan sebanyak-banyaknya. Sehingga adanya program Taman Cerdas menjadi upaya penanaman wawasan nusantara dan identitas nasional pada anak.
Membangun Keadaban Digital Warganet Indonesia Dalam Perspektif Kewarganegaraan Digital Agustin, Sandrina Ghaisani; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v13i2.10031

Abstract

Dalam era digitalisasi yang pesat, kewarganetan di Indonesia memainkan peran sentral dalam membentuk keadaban digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kewarganegaraan digital warganet Indonesia, fokus pada perilaku dalam ruang daring, dengan penekanan pada aspek-etika, keamanan daring, dan dampak sosial. Pendekatan kualitatif digunakan dengan studi literatur sebagai metode utama. Analisis terhadap karya-karya akademis, artikel ilmiah, dan literatur terkait dilakukan untuk menyusun pemahaman komprehensif tentang karakteristik kewarganegaraan digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa kewarganegaraan digital warganet Indonesia tercermin dalam partisipasi aktif, sikap etis, keamanan daring, dan dampak sosial positif. Variasi tingkat keamanan daring berdampak signifikan pada kewarganegaraan digital, di mana kesadaran terhadap risiko, perlindungan privasi, dan respons terhadap ancaman siber memainkan peran krusial dalam membentuk kontribusi warganet terhadap keadaban digital. Penguatan kewarganegaraan digital warganet Indonesia memerlukan pendekatan holistik melalui edukasi, literasi digital, dan regulasi yang mendukung. Peningkatan kesadaran etika digital, peran positif dalam keamanan daring, serta partisipasi dalam upaya kolektif menjadi kunci dalam membentuk kewarganegaraan digital yang tangguh dan berkelanjutan.
Analisis Penerapan Asas Kepastian Hukum Terhadap Penggunaan Self Assessment System Dalam Pelaksanaan Pajak Hiburan Di Kota Semarang Putra, Krisna Aditya; Hermawan, Sapto; Najicha, Fatma Ulfatun
Jurnal Discretie Vol 5, No 2 (2024): Jurnal Discretie
Publisher : Faculty of Law Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jd.v5i2.86591

Abstract

Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui mengenai bagaimana penerapan asas kepastian hukum yang dikemukakan oleh Adam Smith terhadap penggunaan sistem pemungutan pajak Self Assessment System dalam pelaksanaan pemungutan pajak hiburan di Kota Semarang. Penelitian hukum ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat preskriptif dengan menggunakan pendekatan undang-undang (statute approach). Jenis bahan hukum yang digunakan berupa bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah teknik wawancara atau interview sedangkan teknik analisis bahan hukum yang digunakan adalah metode deduksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Semarang sudah memenuhi asas kepastian hukum yang dikemukakan oleh Adam Smith. Kesimpulan tersebut diperoleh dari hasil wawancara beserta analisis penulis terhadap subjek, objek, besarnya pajak, dan juga ketentuan mengenai waktu pembayaraan pajak hiburan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam Pasal 23 ayat (1) berisi tentang objek pajak hiburan, pada Pasal 24 ayat (1) menyebutkan subjek pajak hiburan yaitu konsumen barang dan jasa tertentu, pada Pasal 27 ayat (1) menyebutkan bahwa tarif PBJT adalah sebesar 10%, dan pada Pasal 27 ayat (2) memberikan pengecualian tarif pajak terhadap jenis hiburan khusus sebesar 40%. Kemudian pada Pasal 28 ayat (2) berisi tentang ketentuan waktu pembayaran pajak hiburan di Kota Semarang. Sehingga berdasarkan kriteria-kriteria di atas, maka Kota Semarang telah memenuhi asas kepastian hukum yang dikemukakan oleh Adam Smith.
Co-Authors Abdul Kadir Adi, Elizabeth Ayu Puspita Afifah, Qistin Agustin, Sandrina Ghaisani Ahmad Hasyim Ahmad Yusuf Ahmad, Humam Alwi Al Fikri, Muhammad Ainurrasyid Albertus Sentot Sudarwanto, Albertus Sentot Alfiana, Hilda Nur Ambarningrum, Nurul Hidayah Tri Anggraini, Dwi Sinta Ardana, Novita Ariesty Fujiastuti Arimurti, Danang Johar ARINI KURNIAWATI Astrid Que, Bintang Immanuela Astuti, Sabilla Tri Aziz, Salim BAMBANG ALI KUSUMO Dewi, Kharisma Sari Dewi, Nabilla Nurulita Farah Az Zahra, Shabrina Fathoni, Faiz Hartiwiningsih Hartiwiningsih Hermawan, Sapto Imtiyaz, Mohammad Najib Asrof Kania Uswama Kristianita, Melodi Rindu Lego Karjoko lianto, Vina Malnes, Hyldegard Asyera Manumayoso, Bambang Marwa, Adeline Fellita Maula Sandy, Abiaz Fazel Nazhifah, Lila Nisrina, Rona Nada Nurrahman, Muhammad Virza An Paka, Arsafina Pavitasari, Kirana Kaulika PELENGKAHU, Muhammad Rahjay Permatasari, Wulan Prambudi, Yunike Dita Prasetyo, Harda Johan Pringadhi, Adhirajasa Putra Purba, Sabrina Putra, Krisna Aditya Rachmadhani, Salsabila Sekar Rahayu Subekti Raichanah, Nasywa Ramadhan, Bintang Harida Ramadhan, Muhammad Nur Hikmah Ratna Sari Rizqullah, Teuku Muharam Saputra, Iskandar Abdul Azis Saputri, Shipa Amalia Saputri, Shipa Amalia Saputri Setia Wijaksana, Muhamad Mahrus Setyaningtyas, Pramesti Shakira, Alma Mahesti Silaen, Rahel Nathasya Surani, Sofia Dewi Nugraheni Suroto, Fitri Indriani Susanto, Gabriello Dwi Januar Syainindita, Saraswati Asa Vika Malinda Waluyo . Waluyo Waluyo Wijaksana, Muhamad Mahrus Setia Wulandari, Nurita Yudiantoro, Eduardus Gilang Ananta Yuniar, Riska Sasi