Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Cyber Public Relation Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada Akun Instagram @pendiskemenag dalam Menyampaikan Program Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) 2024 Jessy Arifiyani Nurbasya; Gilang Kumari Putra; Mukhlish Muhammad Maududi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/4m39sw56

Abstract

Cyber Public Relations menjadi fondasi penting dalam strategi komunikasi pada pelaksanaan Program Kemah Pramuka Madrasah Nasional (KPMN) 2024. Setelah enam tahun vakum akibat pandemi COVID-19, KPMN kembali digelar dengan adanya tantangan, terutama dalam aspek publikasi dan membangkitkan kembali semangat serta antusiasme para peserta KPMN. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi Cyber PR yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui akun Instagram resmi @pendidikan islamkemenag dalam menyampaikan informasi KPMN 2024. Pendekatan yang digunakan mengacu pada teori New Media dari Denis McQuail, yang menekankan pentingnya media baru dalam membentuk komunikasi dua arah yang interaktif dan partisipatif. Cyber PR menjadi strategi penting dalam mengelola media sosial, menciptakan konten digital yang inspiratif, dan mendorong keterlibatan aktif dari audiens. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif, untuk menangkap dinamika komunikasi digital yang berlangsung dan bagaimana strategi tersebut dijalankan secara nyata di lapangan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa Humas Pendidikan Islam menunjukkan pemahaman bahwa Cyber PR telah terimplementasikan terhadap prinsip komunikasi berbasis New Media dan mengadopsi pendekatan Cyber PR untuk membangun interaksi dua arah dengan audiens sehingga adanya keterlibatan dan partisipasi siswa madrasah dari berbagai daerah.
Ide Kreatif Konten Instagram @cretivox untuk Mempertahankan Eksistensi sebagai Media Kreatif Husna, Nurul Fadillah Hul; Wahdiyati, Dini; Maududi, Mukhlish Muhammad
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v11i2.3923

Abstract

This study examines the creative content ideas on Instagram @cretivox in maintaining its existence as a creative media amid the increasingly competitive digital industry. The problem addressed in this research is how the creative ideas implemented in the content of Instagram @cretivox contribute to sustaining Cretivox's existence as a creative media. The purpose of this research is to analyze the creative elements used in Cretivox’s content and to understand the role of content in building engagement with the audience. This study uses a qualitative approach with a qualitative content analysis method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that Cretivox consistently applies creative content ideas that reflect the four functions of media according to Denis McQuail: information, correlation, continuity, and entertainment. This implementation is evident through the use of hashtags as brand identity, engaging visuals, a distinctive tone of voice, and relevant content themes that contribute to building strong brand positioning and maintaining its existence as a creative media platform.
Contestation Of Public Discourse On The New Criminal Procedure Code (KUHAP) In The Digital Public Sphere Mukhlish Muhammad Maududi
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v11i1.6238

Abstract

The enactment of Indonesia’s new Criminal Procedure Code (KUHAP) has generated widespread controversy in the digital public sphere, as reflected in polarized public sentiment and discursive contestation between the state and civil society. This study aims to examine how public sentiment is formed, circulated, and contested within the digital discourse surrounding the new KUHAP and its implications for the construction of legal legitimacy. Employing a qualitative descriptive approach, this study integrates social media–based sentiment analysis with critical discourse analysis. The data were derived from visualized public sentiment analytics produced by the DroneEmprit social media analytics platform. The findings reveal a predominance of negative and critical sentiments in the digital public sphere, centered on concerns regarding the potential erosion of human rights protections, expansion of law enforcement authority, and limited public participation in the legislative process. In contrast, state narratives emphasize legal certainty, law enforcement efficiency, and stability of the criminal justice system. The interaction between these competing narratives constitutes an arena of discursive contestation that exposes the polarization of legal legitimacy between state-centered procedural legitimacy and participatory legitimacy advocated by civil society. This study concludes that the digital public sphere functions as a strategic arena for negotiating legal legitimacy, in which the controversy over the new KUHAP reflects structural tensions between state authority and democratic demand.
STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUHAN PENTINGNYA SERTIFIKASI TANAH SEBAGAI PEMBUKTIAN KEPEMILIKAN ATAS TANAH BAGI GURU DAN KARYAWAN MUHAMMADIYAH KEBAYORAN BARU Mukhlish Muhammad Maududi; Said Romadlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih minimnya pengetahuan warga tentang pengurusan pembuatan sertifikat tanah menjadi salah satu alasan mengapa warga tidak mengurus sertifikat tanah, padahal pemerintah telah melakukan reformasi di bidang pertanahan, sehingga proses pembuatan sertifikat menjadi sangat mudah dan dengan tanpa biaya. Sehingga dalam kegiatan PKM ini solusi yang ditawarkan adalah meningkatkan pengetahuan Mitra mengenai prosedur pembuatan sertifikat tanah. Kegiatan ini Penyuluhan Pengurusan Sertifikasi Tanah dimulai dengan pertama-tama melakukan observasi dan wawancara, pelaksanaan Penyuluhan menggunakan strategi komunikasi dengan melibatkan Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru sebagai Opinion leader yang dalam teori yang dalam komunikasi dikenal dengan model two step Communication dengan menggunakan Opinion Leader diharapkan pesan mengenai Pengurusan Sertifikat Tanah ini bisa tersampaikan dengan efektif, tahap selanjutnya adalah Evaluasi dan Pembuatan Laporan dengan Target Luaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat adalah 1) Guru dan Karyawan di lingkungan perguruan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru bertambah pengetahuannya tentang prosedur pengurusan pendaftaran sertifikasi tanah, 2) Guru dan Karyawan dapat mengurus sendiri pendaftaran Sertifikat tanah. 3) meningkatnya kualitas dan Kemampuan sumber daya manusia dari sisi pengetahuan hukum keperdataan. Dari hasil pretest dan posttest tergambar adanya peningkatan pengetahuan mengenai pengetahuan Guru dan Karyawan tentang hukum keperdataan dan prosedur pendaftaran pengurusan sertifikat tanah, dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat juga melakukan inventarisasi kasus yang dihadapi dan akan difollowup oleh Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru.  Keyword : Muhammadiyah, Pengabdian, Sertifikat, Tanah