Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUHAN PENTINGNYA SERTIFIKASI TANAH SEBAGAI PEMBUKTIAN KEPEMILIKAN ATAS TANAH BAGI GURU DAN KARYAWAN MUHAMMADIYAH KEBAYORAN BARU Maududi, Mukhlish Muhammad; Romadlan, Said
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih minimnya pengetahuan warga tentang pengurusan pembuatan sertifikat tanah menjadi salah satu alasan mengapa warga tidak mengurus sertifikat tanah, padahal pemerintah telah melakukan reformasi di bidang pertanahan, sehingga proses pembuatan sertifikat menjadi sangat mudah dan dengan tanpa biaya. Sehingga dalam kegiatan PKM ini solusi yang ditawarkan adalah meningkatkan pengetahuan Mitra mengenai prosedur pembuatan sertifikat tanah. Kegiatan ini Penyuluhan Pengurusan Sertifikasi Tanah dimulai dengan pertama-tama melakukan observasi dan wawancara, pelaksanaan Penyuluhan menggunakan strategi komunikasi dengan melibatkan Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru sebagai Opinion leader yang dalam teori yang dalam komunikasi dikenal dengan model two step Communication dengan menggunakan Opinion Leader diharapkan pesan mengenai Pengurusan Sertifikat Tanah ini bisa tersampaikan dengan efektif, tahap selanjutnya adalah Evaluasi dan Pembuatan Laporan dengan Target Luaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat adalah 1) Guru dan Karyawan di lingkungan perguruan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru bertambah pengetahuannya tentang prosedur pengurusan pendaftaran sertifikasi tanah, 2) Guru dan Karyawan dapat mengurus sendiri pendaftaran Sertifikat tanah. 3) meningkatnya kualitas dan Kemampuan sumber daya manusia dari sisi pengetahuan hukum keperdataan. Dari hasil pretest dan posttest tergambar adanya peningkatan pengetahuan mengenai pengetahuan Guru dan Karyawan tentang hukum keperdataan dan prosedur pendaftaran pengurusan sertifikat tanah, dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat juga melakukan inventarisasi kasus yang dihadapi dan akan difollowup oleh Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kebayoran Baru.  Keyword : Muhammadiyah, Pengabdian, Sertifikat, Tanah
Strategi Public Relations di Masa Pandemi Covid-19 untuk Mempertahankan Citra Lembaga Pendidikan Tinggi Mukhlish Muhammad Maududi; Sari Ekowati
Jurnal Komunikasi Vol. 14 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i1.11853

Abstract

Dalam kondisi wabah Covid-19 semua institusi harus memiliki strategi sebagai cara untuk tetap eksis ditengah pandemi salah satu dengan menerapkan strategi public relations, tak terkecuali Lembaga-lembaga pendidikan tinggi, penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran bagaimana strategi lembaga pendidikan dalam masa pandemi covid-19 meningkatkan citra publik yang akan dianalisa dengan metode kajian pustaka dimana dokumen-dokumen berupa buku dan data-data digital menjadi sumber primer, penelitian ini menghasilkan gambaran bagaimana penerapan strategi public relations digunakan, dengan apa yang dinamakan dengan Three Ways Strategy, dengan adanya new media strategi ini bisa berhasil, strategi Pull strategy, menarik perhatian publik dengan sebaran informasi melalui media social instagram dan YouTube serta situs berita, (b) Push strategy memberikan layanan yang memudahkan konsumen dengan membuat sistem yang terpadu, (c) Pass strategy menciptakan image Lembaga Pendidikan yang peduli terhadap kondisi yang dihadapi publik dengan memberikan bantuan kepada publik, menjadi centra pemberian vaksin, dengan penerapan tiga strategi ini Lembaga pendidikan tinggi nilai berhasil menaikkan citra
Contestation Of Public Discourse On The New Criminal Procedure Code (KUHAP) In The Digital Public Sphere Maududi, Mukhlish Muhammad
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v11i1.6238

Abstract

The enactment of Indonesia’s new Criminal Procedure Code (KUHAP) has generated widespread controversy in the digital public sphere, as reflected in polarized public sentiment and discursive contestation between the state and civil society. This study aims to examine how public sentiment is formed, circulated, and contested within the digital discourse surrounding the new KUHAP and its implications for the construction of legal legitimacy. Employing a qualitative descriptive approach, this study integrates social media–based sentiment analysis with critical discourse analysis. The data were derived from visualized public sentiment analytics produced by the DroneEmprit social media analytics platform. The findings reveal a predominance of negative and critical sentiments in the digital public sphere, centered on concerns regarding the potential erosion of human rights protections, expansion of law enforcement authority, and limited public participation in the legislative process. In contrast, state narratives emphasize legal certainty, law enforcement efficiency, and stability of the criminal justice system. The interaction between these competing narratives constitutes an arena of discursive contestation that exposes the polarization of legal legitimacy between state-centered procedural legitimacy and participatory legitimacy advocated by civil society. This study concludes that the digital public sphere functions as a strategic arena for negotiating legal legitimacy, in which the controversy over the new KUHAP reflects structural tensions between state authority and democratic demand.