Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Status distribusi mikroplastik di sungai remu Kota Sorong Papua Barat Daya Abu, Nur; Rahmatullah, Azwar; Dwangga, Mierta; Mambraku, Putri L; Widhayanti, Heny Dwi Iriana; Achmad, Khamsia
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9243

Abstract

ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KAMPUNG LILINTA DISTRIK MISOOL BARAT Rianti Kusuma Wardahani; Pamudjianto, Agung; Desembardi, Faried; Rusdi, Achmad; Dwangga, Mierta
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang paling berharga, air adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi makhluk hidup. Kurangnya air bersih sangat mempengaruhi standar kehidupan masyarakat. Air bersih yang digunakan sehari-hari harus memiliki kualitas yang baik untuk konsumsi sesuai dengan standar air minum di Indonesia yaitu PP no 82 Tahun 2001 dan KepMen no 907 tahun 2002. Sampai saat ini penyediaan air bersih di Kampung Lilinta Distrik Misool Barat masih dihadapkan pada beberapa permasalahan yang cukup kompleks dan sampai saat ini belum dapat di atasi sepenuhnya. Salah satunya yakni masih rendahnya tingkat pelayanan air bersih untuk masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air baku dan dibandingkan dengan debit kebutuhan air bersih masyarakat untuk 5 tahun kedepan. Metode yang pakai yakni wawancara dan observasi lapangan. Dalam menganalisis kebutuhan air bersih yang dilakukan terlebih dahulu yaitu mengumpulkan data penduduk, data penampungan air, dan debit air pada sumber mata air. Lalu dilakukan analisis dengan membandingkan debit kebutuhan dan debit air baku. Berdasarkan hasil analisis, debit kebutuhan penduduk pada tahun 2025 (Tahun kelima) di prediksi sebesar 0,659 liter/detik atau 56.906 liter/hari. Dan debit air baku 3,16 liter/detik atau 273.024 liter/hari. Dengan demikian debit air baku masih bisa memenuhi kebutuhan penduduk hingga 5 tahun mendatang.
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR GALI DI KAMPUNG RAWA SUGI DISTRIK SALAWATI KABUPATEN SORONG Annisa Putri Lestari; Pamudjianto, Agung; Dwangga, Mierta; Butudoka, Marina Abriani; Rusdi, Achmad
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air dapat dikatakan bersih dan baik jika memenuhi beberapa syarat, di antaranya kualitas fisik yang terdiri atas bahan padat terapung maupun terlarut, derajat kekeruhan, bau, warna dan rasa serta temperature. Kualitas kimia yang terdiri atas pH, kesadahan dan alkalinitas, serta kualitas biologi dimana air terbebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Terdapat beberapa persyaratan yang harus di penuhi sebelum air dapat dikatakan bersih dan layak konsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui menganalisis kualitas air sumur gali di kampung Rawa Sugi distrik salawati kabupaten sorong. Penelitian ini dilakukan dengan metode mengumpulkan data primer yaitu pengumpulan pengumpulan data, pengujian sampel parameter fisika dan kimia meliputi 5 pengujian yaitu turbidity, TDS, bau dan rasa, pH dan fe, Untuk sekunder yaitu data peta lokasi (Google Earth 2020). Berdasarkan penelitian dari analisis sampel di 12 titik lokasi pengambilan sampel terdapat 5 titik sampel tidak memenuhi standar baku mutu peremenkes RI No. 32 Tahun 2017, nilai pH kisaran 4,7 – 6,0 yang mana tidak memenuhi standar baku mutu dengan kosentrasi 6,5 – 8,5 dan nilai fe kisaran 2 – 3 mg/L yang mana tidak memenuhi standar baku mutu dengan kosentrasi maksimum 1 mg/L. Kemudian untuk menentukan status mutu air digunakan metode storet mendapatkan jumlah skor -16 yang mana berdasarkan klasifikasinya dikategorikan air tersebut masuk dalam kelas C yaitu tercemar sedang, karena jumlah skor yang didapat berada pada skor -11 s/d -30
PENANAMAN MANGROVE DALAM RANGKA HARI MANGROVE SEDUNIA SEBAGAI UPAYA KONSERVASI LINGKUNGAN PESISIR DAN EDUKASI MASYARAKAT Faridz Abdul Chalid Macap; Nurbia; Azwar Rahmatullah; Nur Abu; Umar Rusli Marasabessy; Bintang Ekananda; Azalia Fajri Yasin; Mierta Dwangga; Aldi Suma
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5384

Abstract

Kegiatan penanaman mangrove di Kawasan Mangrove Bandara DEO, Kota Sorong, yang dilaksanakan pada peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dan mendukung konservasi pesisir. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan garis pantai, mencegah abrasi, dan menjadi habitat bagi berbagai biota laut. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, masyarakat lokal, pelajar, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Sorong, LSM lingkungan, dan organisasi pecinta alam. Sebanyak 50 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ditanam di kawasan yang mengalami degradasi vegetasi. Selain kegiatan penanaman, dilakukan juga edukasi mengenai manfaat ekologis mangrove dan teknik penanaman yang tepat. Metode yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif, dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, termasuk dalam perencanaan dan pelaksanaan penanaman. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, serta peningkatan pemahaman tentang peran mangrove dalam ekosistem pesisir. Kegiatan ini berhasil memperkuat komitmen bersama untuk menjaga kelestarian kawasan mangrove dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Untuk memastikan keberlanjutan program, kegiatan ini akan diikuti dengan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup bibit mangrove yang ditanam. Keberlanjutan dari kegiatan ini penting untuk mendukung konservasi mangrove jangka panjang di kawasan Bandara DEO dan mendorong gerakan serupa di lokasi lainnya. Partisipasi aktif dari semua pihak menunjukkan bahwa konservasi mangrove dapat dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Inovasi Produk Ramah Lingkungan: Pembuatan Lilin Dari Daun Mangrove Avicennia Marina Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Azalia Fajri Yasin; Nurbia; Irnawati; Riskawati; Nur Abu; Umar Rusli Marasabessy; Azwar Rahmatullah; Mierta Dwangga; Mardiah Gani; Putri Mambraku
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 : Juli (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service iitiative aims to develop an eco-friedly product utilizing local natural resources, specifically Avicenna marina mangrove leaves as raw material for candle production. The innovattion is driven by the ecological and economic potential of mangrove plants, which have not yet been optimally utilized, alongside the need for alternative income sources for coastal communities. The implementation method includes literature review, processing mangrove leaves through boiling and mixing with basic candle materials, production training for coastal residents and mentoring of small-scale environmentally based enterprises.The results of the activity indicate that the candles produced have stable flame performance, a natural aroma and aesthetically appealing qualities suitable for commercial sale. This program serves as an inital step in developing a creative economy model based on mangrove ecosystes, which can be replicated in other coastal regions. Through a collaborative and sustainable approach, this initiative demonstrates that environmental conservation and social empowerment can go hand in hand.
Analisis Tingkat Kebisingan Akibat Pertambangan Pasir Jalan F. Kalasuat Terhadap Masyarakat Sekitar Petrus Luis Djawa Paru; Mierta Dwangga; Bintang Ekananda; Slamet Widodo; Asrul Saputra
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan merupakan polusi suara yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat, terutama di wilayah sekitar aktivitas industri seperti tambang pasir. Penelitian ini menganalisis tingkat gangguan akibat aktivitas tambang pasir di Jalan F. Kalasuat, Sorong, Papua Barat Daya, yang menggunakan alat konstruksi alkon sebagai sumber gangguan utama. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengukuran gangguan dengan sound level meter, dan kuesioner untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap tingkat gangguan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai tingkat kebisingan dan pengaruh kebisingan akibat Pertambangan Pasir Jalan F. Kalasuat. Hasil pengukuran tingkat kebisingan di pertambangan pasir jalan F. Kalasuat, pada 5 titik selama 1 minggu mendapatkan rata-rata nilai tingkat kebisingan maksimum pada hari senin-sabtu di titik 1 yang berjarak 20 meter di dalam rumah sebesar 56,6 dB(A), titik 2 yang berjarak 30 meter di dalam rumah sebesar 51,3 dB(A), titik 3 yang berjarak 20 meter di luar rumah sebesar pada 61,8 dB(A), ), titik 4 yang berjarak 30 meter di luar rumah sebesar pada 53,3 dB(A) dan titik 5 yang berjarak 40 meter di luar rumah sebesar pada 46,8 dB(A). Kebisingan akibat penambangan pasir jalan F. Kalasuat mempunyai pengaruh terhadap masyarakat sekitar yaitu gangguan komukasi yang mencapai 51% dan gangguan konsentrasi sebesar 56%.