Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Pengujian Kualitas Air Sumur Bor, Air Galon R.O, dan Air PDAM Berdasarkan Pengukuran Ph, Kekeruhan (Turbidity), dan Total Dissolved Solids (TDS) Rahmatullah, Azwar; Dwangga, Mierta; Nurbia, Nurbia; Yasin, Azalia Fajri
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i2.96249

Abstract

Clean water that meets quality standards is crucial for public health, especially in urban areas that rely on various water sources such as drilled wells, reverse osmosis (RO) gallon water, and PDAM water. This study was conducted to analyze the quality of these three types of water based on three main parameters: pH, turbidity, and total dissolved solids (TDS). The study was conducted in April at the Environmental Engineering Laboratory of Muhammadiyah University of Sorong. Samples were taken from 15 locations, each for drilled well water, RO gallon water, and PDAM water. pH measurements were carried out using a digital pH meter and litmus paper, while turbidity and TDS were measured using the LH-Z10A Portable TSS & Turbidity Meter. The results showed that all water samples had turbidity and TDS values that were still within the safe threshold according to the Minister of Health Decree No. 2/2023, namely
Strategi Pengelolaan Sampah Plastik di Kampung Wisata Arborek Raja Ampat Macap, Faridz Chalid; Abu, Nur; Dwangga, Mierta; Marasabessy, Umar
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 2 (2025): July 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i2.96656

Abstract

This study was conducted on the island of Arborek using data determination techniques with observations and questionnaires shared with respondents. The data obtained was then analyzed using SWOT analysis to obtain a plastic waste management strategy. The results of the study showed that the management of plastic waste on the island of Arborek was carried out by the Non-Governmental Organization "Barefoot conservation" involving local people, especially teenagers aged 7-16 years. The management carried out is the collection, sorting, and transportation of waste. then from the results of the questionnaire showed that the response of respondents to the average waste facility assessment score was 3 or a fairly good category. while the response of respondents The average rating score of 4 or categories is not good. The management strategy obtained from the results of the SWOT analysis is to use the WO strategy, which is a progressive strategy that uses the power to seize opportunities or take advantage of opportunities. The strategy is to reduce plastic waste as much as possible starting from the source with the application of 3R methods (reduse, reuse, recycle), and increase the active role of government, community, as well as other parties (private) as managing partners.
Status distribusi mikroplastik di sungai remu Kota Sorong Papua Barat Daya Abu, Nur; Rahmatullah, Azwar; Dwangga, Mierta; Mambraku, Putri L; Widhayanti, Heny Dwi Iriana; Achmad, Khamsia
Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jikk.v7i2.9243

Abstract

ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KAMPUNG LILINTA DISTRIK MISOOL BARAT Rianti Kusuma Wardahani; Pamudjianto, Agung; Desembardi, Faried; Rusdi, Achmad; Dwangga, Mierta
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang paling berharga, air adalah salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi makhluk hidup. Kurangnya air bersih sangat mempengaruhi standar kehidupan masyarakat. Air bersih yang digunakan sehari-hari harus memiliki kualitas yang baik untuk konsumsi sesuai dengan standar air minum di Indonesia yaitu PP no 82 Tahun 2001 dan KepMen no 907 tahun 2002. Sampai saat ini penyediaan air bersih di Kampung Lilinta Distrik Misool Barat masih dihadapkan pada beberapa permasalahan yang cukup kompleks dan sampai saat ini belum dapat di atasi sepenuhnya. Salah satunya yakni masih rendahnya tingkat pelayanan air bersih untuk masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui debit air baku dan dibandingkan dengan debit kebutuhan air bersih masyarakat untuk 5 tahun kedepan. Metode yang pakai yakni wawancara dan observasi lapangan. Dalam menganalisis kebutuhan air bersih yang dilakukan terlebih dahulu yaitu mengumpulkan data penduduk, data penampungan air, dan debit air pada sumber mata air. Lalu dilakukan analisis dengan membandingkan debit kebutuhan dan debit air baku. Berdasarkan hasil analisis, debit kebutuhan penduduk pada tahun 2025 (Tahun kelima) di prediksi sebesar 0,659 liter/detik atau 56.906 liter/hari. Dan debit air baku 3,16 liter/detik atau 273.024 liter/hari. Dengan demikian debit air baku masih bisa memenuhi kebutuhan penduduk hingga 5 tahun mendatang.
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR GALI DI KAMPUNG RAWA SUGI DISTRIK SALAWATI KABUPATEN SORONG Annisa Putri Lestari; Pamudjianto, Agung; Dwangga, Mierta; Butudoka, Marina Abriani; Rusdi, Achmad
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air dapat dikatakan bersih dan baik jika memenuhi beberapa syarat, di antaranya kualitas fisik yang terdiri atas bahan padat terapung maupun terlarut, derajat kekeruhan, bau, warna dan rasa serta temperature. Kualitas kimia yang terdiri atas pH, kesadahan dan alkalinitas, serta kualitas biologi dimana air terbebas dari mikroorganisme penyebab penyakit. Terdapat beberapa persyaratan yang harus di penuhi sebelum air dapat dikatakan bersih dan layak konsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui menganalisis kualitas air sumur gali di kampung Rawa Sugi distrik salawati kabupaten sorong. Penelitian ini dilakukan dengan metode mengumpulkan data primer yaitu pengumpulan pengumpulan data, pengujian sampel parameter fisika dan kimia meliputi 5 pengujian yaitu turbidity, TDS, bau dan rasa, pH dan fe, Untuk sekunder yaitu data peta lokasi (Google Earth 2020). Berdasarkan penelitian dari analisis sampel di 12 titik lokasi pengambilan sampel terdapat 5 titik sampel tidak memenuhi standar baku mutu peremenkes RI No. 32 Tahun 2017, nilai pH kisaran 4,7 – 6,0 yang mana tidak memenuhi standar baku mutu dengan kosentrasi 6,5 – 8,5 dan nilai fe kisaran 2 – 3 mg/L yang mana tidak memenuhi standar baku mutu dengan kosentrasi maksimum 1 mg/L. Kemudian untuk menentukan status mutu air digunakan metode storet mendapatkan jumlah skor -16 yang mana berdasarkan klasifikasinya dikategorikan air tersebut masuk dalam kelas C yaitu tercemar sedang, karena jumlah skor yang didapat berada pada skor -11 s/d -30