Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penerapan Model Discovery Learning Berbasis Lesson Study Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bagian-Bagian Tumbuhan Kelas IV Sekolah Dasar Repe, Melkior Ronaldo; Lawotan, Yohanes Ehe; Hero, Hermus
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di sekolah tujuan yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa karena belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 68. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa materi bagian-bagian tumbuhan setelah menerapkan model discovery learning pada siswa kelas IV SDK Nita 1. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas berbasis lesson study yang dilakukan dalam bentuk siklus dengan tahapan plan-do-see. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Nita 1 yang berjumlah 24 orang dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus 1 pelaksanaan pembelajaran sebesar 89,47, pengamatan aktivitas siswa sebesar 75%, dan terdapat 13 (54,17%) siswa tuntas serta 11 (45,83%) siswa tidak tuntas. Pada siklus 2 pelaksanaan pembelajaran sebesar 92,11, pengamatan aktivitas siswa sebesar 81,02%, dan terdapat 19 (79,19%) siswa tuntas serta 5 (20,83%) siswa tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDK Nita 1.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di sekolah tujuan yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa karena belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 68. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa materi bagian-bagian tumbuhan setelah menerapkan model discovery learning pada siswa kelas IV SDK Nita 1. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas berbasis lesson study yang dilakukan dalam bentuk siklus dengan tahapan plan-do-see. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Nita 1 yang berjumlah 24 orang dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus 1 pelaksanaan pembelajaran sebesar 89,47, pengamatan aktivitas siswa sebesar 75%, dan terdapat 13 (54,17%) siswa tuntas serta 11 (45,83%) siswa tidak tuntas. Pada siklus 2 pelaksanaan pembelajaran sebesar 92,11, pengamatan aktivitas siswa sebesar 81,02%, dan terdapat 19 (79,19%) siswa tuntas serta 5 (20,83%) siswa tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDK Nita 1.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASSED LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SDK MARIA FERRARI Enjeli Ure Hayon, Sisilia; Ehe Lawotan, Yohanes; Hero, Hermus
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 Nomor 1, Agustus 2024 - Februari 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i1.5269

Abstract

The purpose of this research is to determine the effect of the Problem-Based Learning (PBL) model assisted by contextual teaching aids on the science learning outcomes of Class IV A students at SDK Maria Ferrari. The population of this study consists of 31 students in Class IV A at SDK Maria Ferrari. This study employs a pre-experimental research design with a one-group pretest and posttest approach, using non-probability sampling for sample selection. Data collection techniques include observation and tests. The results of the study indicate that the use of the Problem-Based Learning model assisted by contextual teaching aids has a significant impact, as demonstrated by hypothesis testing. It can be concluded that the use of the Problem-Based Learning model assisted by contextual teaching aids can improve the learning outcomes in the topic of energy transformation for Class IV A students at SDK Maria Ferrari, Maumere.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN JURANG PADA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SDI MAUMERE Elisabeth Meti; Desi Maria El puang; Hermus Hero
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39438

Abstract

This research is motivated by the problem of low learning outcomes of class II students of SDI Maumere who have difficulty in understanding the concept of addition and subtraction. Most students have not been able to understand the concept of addition and subtraction. The purpose of this study is to determine the learning outcomes of class II students of SDI Maumere, addition and subtraction material using the cliff board media. This research method uses classroom action research based on lesson study with plan-do-see stages. The subjects of this study were class II students of SDI Maumere, totaling 27 people with 15 boys and 12 girls. Data collection techniques used observation and tests with instruments in the form of learning observation sheets in lesson study activities, student activity observation sheets, and lesson study stage assessment sheets. The results of the study showed that in cycle 1 the assessment results at the lesson study stage were 89.47; The results of student activity observations were 65.7% and the test scores of 27 students were known to have 12 (47%) students who completed and 5 (53%) students who did not complete. In cycle 2, the results of the lesson study stage were 92%, the results of student activity observations were 93% and the test scores of 27 students were 22 (79%) students who completed and 5 (21%) students who did not. This indicates an increase in student learning outcomes. So it is concluded that using the ravine board media can improve student learning outcomes in addition and subtraction material for class II SDI Maumere.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pembelajaran IPAS Materi Sifat-Sifat Cahaya Melalui Model Projec Based Learning pada Siswa Kelas 5 SDN Wegoknatar Caesilia Lelo Betan Keran; Lukas Bera; Hermus Hero
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Wegoknatar pada mata pelajaran IPAS khususnya materi sifat-sifat cahaya melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Subjek penelitian berjumlah 13 siswa yang terdiri atas 5 laki-laki dan 8 perempuan. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar dari pra siklus dengan 4 siswa tuntas dan 9 tidak tuntas, meningkat pada siklus I menjadi 7 siswa tuntas dan 6 tidak tuntas, dan mencapai peningkatan signifikan pada siklus II yakni 11 siswa tuntas dan hanya 2 tidak tuntas. Model PjBL terbukti mampu meningkatkan keaktifan siswa, pemahaman konsep, dan kemampuan bekerja sama melalui kegiatan proyek yang relevan dengan kehidupan nyata. Dengan keterlibatan langsung melalui eksperimen sifat-sifat cahaya, siswa menjadi lebih termotivasi untuk memahami konsep. Penerapan PjBL direkomendasikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS.
Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Keluarga Melalui Media Poster Interaktif Pada Siswa Kelas I SDN Wegoknatar Yulenta Barbara Dhawe; Lukas Bera; Hermus Hero
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Keluarga, melalui penggunaan media poster interaktif pada siswa kelas I SDN Wegoknatar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi proses pembelajaran menggunakan media poster interaktif yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar konkret, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa kelas rendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada tahap pra siklus, nilai KKM 75 dengan ketuntasan 31,67%. Setelah tindakan pada Siklus I diterapkan, nilai KKM 75 dengan ketuntasan 50%. Pada Siklus II, hasil belajar semakin meningkat dengan nilai KKM 75 dan ketuntasan mencapai 91,7%. Selain peningkatan kognitif, penggunaan poster interaktif juga mampu meningkatkan motivasi, keaktifan, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media poster interaktif efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Keluarga. Media ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan siswa kelas I Sekolah Dasar.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pengurangan Melalui Media Papan Jurang Siswa Kelas 3 SDN Wegoknatar Maria Putri Lestari; Lukas Bera; Hermus Hero
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pengurangan melalui penggunaan media papan jurang di kelas III SDN Wegoknatar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas III. Teknik pengumpulan data meliputi observasi dan tes evaluasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan jurang efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Pada pra-siklus, hanya 30% siswa yang mencapai KKM. Pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 55% dengan rata-rata nilai 67,20. Pada Siklus II, ketuntasan mencapai 90% dengan rata-rata nilai 82,40. Selain itu, aktivitas siswa dan guru juga mengalami peningkatan pada setiap siklus. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media papan jurang dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika, khususnya materi pengurangan.
Penerapan Model Discovery Learning Berbasis Lesson Study Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bagian-Bagian Tumbuhan Kelas IV Sekolah Dasar Melkior Ronaldo Repe; Yohanes Ehe Lawotan; Hermus Hero
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di sekolah tujuan yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa karena belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 68. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa materi bagian-bagian tumbuhan setelah menerapkan model discovery learning pada siswa kelas IV SDK Nita 1. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas berbasis lesson study yang dilakukan dalam bentuk siklus dengan tahapan plan-do-see. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Nita 1 yang berjumlah 24 orang dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus 1 pelaksanaan pembelajaran sebesar 89,47, pengamatan aktivitas siswa sebesar 75%, dan terdapat 13 (54,17%) siswa tuntas serta 11 (45,83%) siswa tidak tuntas. Pada siklus 2 pelaksanaan pembelajaran sebesar 92,11, pengamatan aktivitas siswa sebesar 81,02%, dan terdapat 19 (79,19%) siswa tuntas serta 5 (20,83%) siswa tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDK Nita 1.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di sekolah tujuan yaitu masih rendahnya hasil belajar siswa karena belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu 68. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa materi bagian-bagian tumbuhan setelah menerapkan model discovery learning pada siswa kelas IV SDK Nita 1. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas berbasis lesson study yang dilakukan dalam bentuk siklus dengan tahapan plan-do-see. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Nita 1 yang berjumlah 24 orang dengan rincian 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian yaitu lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh, pada siklus 1 pelaksanaan pembelajaran sebesar 89,47, pengamatan aktivitas siswa sebesar 75%, dan terdapat 13 (54,17%) siswa tuntas serta 11 (45,83%) siswa tidak tuntas. Pada siklus 2 pelaksanaan pembelajaran sebesar 92,11, pengamatan aktivitas siswa sebesar 81,02%, dan terdapat 19 (79,19%) siswa tuntas serta 5 (20,83%) siswa tidak tuntas. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian-bagian tumbuhan kelas IV SDK Nita 1.
PERAN CAMPUS MINISTRY UNIVERSITAS NUSA NIPA DALAM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN IMAN MAHASISWA KATOLIK MELALUI KEGIATAN ROHANI PRAKTIS Hermus Hero; Marianus Yufrinalis; Maria Risna Tado; Viktoria Novrati Zonda; Plaudio Gilland Wodon
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.62009

Abstract

Campus Ministry is an important part of the mission of higher education because it supports students’ faith growth through concrete spiritual experiences. This study aims to describe the role of Campus Ministry at Universitas Nusa Nipa in fostering and developing students’ faith through practical spiritual activities, namely the Unipa Go Jesus Retreat, cell group discussion, daily Mass, adoration, Catholic charismatic prayer fellowship, and spiritual weekend programs. The study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Campus Ministry coordinators, spiritual mentors, and students. The findings show that Campus Ministry functions not only as an organizer of religious activities but also as a space for faith accompaniment, spiritual strengthening, character formation, and the development of student fellowship. These practical spiritual activities support students’ faith growth through personal spiritual experience, habitual spiritual practice, and the strengthening of faith community, although their implementation is influenced by supporting and inhibiting factors. This study confirms that Campus Ministry is an important instrument in realizing integral education in higher education.
KONSEP MATEMATIKA DALAM PERLENGKAPAN DAN ATRIBUT TRADISI PROSESI LOGU SENHOR MASYARAKAT KAMPUNG SIKKA KECAMATAN LELA Helvina, Maria; Astin, Vinsensia Rodenta; Hero, Hermus; Mbari, Maria Angelina Fransiska; Purwanti, Devi; Susanty, Petronela Ivoni
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Now Available
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.62631

Abstract

Mathematics education at school sometimes still not contextual and linking with culture. The examples of presented are abstrak. This research are explorestje mathematics consept certain in the equipment and atributes used in Logu Senhor procession traditions. Logu Senhor is a tradition of walking under a croosbar while bowing which is a form of respect of Jesus Christ where in this tradition there are equipment and atributes used in the tradition relatives to mathematics consept. This research used a qualitative descriptive research method. The research data waa obtained through observation, interviews and documentation.The research instrument are in the form of interviewer guidelines and observation sheets. The result of the study show that the equipments and atributes used in logu Senhor procession contain the mathematics concepts in the form of geometric concepts such as lines, angles, plane figures, spatial figures, Pythagorean theorems, congruences and geometric transformations. The mathematical concepts of the equipment and attributes used in the logu senhor tradition can be used in the process of learning mathematics based on culture or ethnomathematics.
PENGARUH MEDIA POP UP BOOK TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS V SDK NANGALIMANG Yosefa Selestina; Hermus Hero; Mario Florentino
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.65537

Abstract

    This study was motivated by the low reading ability of fifth-grade students at SDK Nangalimang, as indicated by their lack of interest in reading, difficulties in reading, and the use of less engaging learning media. The purpose of this study was to determine the effect of pop-up book media on the reading ability of fifth-grade students at SDK Nangalimang. This research employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest design. The subjects of this study were all 15 fifth-grade students of SDK Nangalimang. Data were collected through reading ability tests administered before and after the treatment, as well as observation sheets of teacher and student activities. The data were statistically analyzed using a paired sample t-test with the assistance of SPSS software. The results showed that the mean pretest score was 64.33, which significantly increased to 88.66 in the posttest. The hypothesis testing yielded a t-value of -24.000 with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.001. Since the significance value of 0.001 was lower than 0.05, H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Therefore, it can be concluded that the use of pop-up book media had a significant effect on the reading ability of fifth-grade students at SDK Nangalimang.