Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja Sandy, Putu Wahyu Sri Juniantari; Pratama, Aditha Angga; Sari, Cindy Meilinda
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6593

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu krusial dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di daerah pedesaan seperti Kabupaten Buleleng. Kurangnya informasi yang akurat, komunikasi yang terbatas antara orang tua dan remaja, serta pengaruh kuat dari teman sebaya dan media digital turut berkontribusi terhadap kerentanan remaja terhadap miskonsepsi mengenai kesehatan reproduksi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan informasi kesehatan reproduksi pada remaja, termasuk akses terhadap media digital, komunikasi dengan orang tua, pengaruh teman sebaya, dan pendidikan berbasis sekolah. Desain penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), dengan sampel sebanyak 400 siswa SMA yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berskala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta disebarkan langsung kepada responden melalui sekolah-sekolah yang dipilih. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat antara akses media digital dan kebutuhan informasi kesehatan reproduksi (r = 0,68; p < 0,001), diikuti oleh pengaruh teman sebaya (r = 0,52; p < 0,001), dan komunikasi orang tua (r = 0,44; p = 0,001). Semua variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan kebutuhan informasi kesehatan reproduksi.Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model intervensi berbasis sekolah dan keluarga untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja di wilayah pedesaan Indonesia.
Inovasi Pendidikan Remaja Speack SPEAK UP, BE SAFE: Pemberdayaan Peer Group Untuk Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja Di SMP Negeri 3 Kubutambahan Cindy Meilinda Sari; Dwijayanti, Lina Anggraeni; Purnami, Luh Ayu; Suarmini, Kadek Ayu; Wulandari, Ni Ketut Ayu; Robby, Krish Naufal Anugrah
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v5i1.692

Abstract

ABSTRAK Kasus kekerasan seksual pada remaja terus meningkat, namun masih banyak yang tidak terlaporkan karena faktor tabu, ketakutan, dan kurangnya pengetahuan serta keterampilan melapor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa dalam mencegah serta melaporkan kekerasan seksual melalui pendekatan edukasi interaktif berbasis peer group empowerment. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 3 Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, melibatkan 60 siswa kelas VIII dan IX yang dipilih secara purposive. Edukasi dilakukan setiap hari Jumat selama satu bulan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, roleplay berbasis kasus nyata, dan simulasi pelaporan. Hasil pre-test menunjukkan hanya 22% siswa mengetahui cara melapor, dengan skor rata-rata pengetahuan 56,2; sikap 48,7; dan keterampilan melapor 42,0. Setelah intervensi, ketiga aspek meningkat signifikan menjadi 85,1; 82,5; dan 80,3 (p < 0,001). Data kualitatif dari wawancara dan observasi mendukung temuan tersebut, menunjukkan peningkatan keberanian siswa untuk berbicara dan mengenali bentuk kekerasan seksual. Program ini terbukti efektif dan dapat direplikasi sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual di sekolah. Kata kunci: kekerasan seksual, remaja, edukasi interaktif, peer group,pencegahan
The Dynamics of Mental Health Among Female Sex Workers in Buleleng Bali Sari, Cindy Meilinda; Purnami, Luh Ayu; Anggaraeni, Lina; Robby, Krish Naufal Anugrah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4536

Abstract

Mental health in female sex workers (FSWs) are influenced by a complex array of factors. Significant challenges impacting mental health include social pressure and unstable working conditions. This study aims to understand the influence of social stigma, working conditions, and social support on the mental health of FSWs. Method: This research utilizes a quantitative approach with a cross-sectional design. The independent variables are social stigma, working conditions, and social support, while the dependent variable is mental health. The study population consists of FSWs in Buleleng Regency, with a sample size of 120 participants selected through purposive sampling. The research instruments include the Generalized Anxiety Disorder 7 (GAD-7) scale for measuring anxiety and the Perceived Stress Scale (PSS) for measuring stress. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM). Social stigma has a direct and significant impact on the mental health of FSWs (β = 0,294, t-statistic=2,868, p < 0,01). Additionally, working conditions also have a significant direct effect on mental health (β = -0,343, t-statistic=4,569, p < 0,01). Social support acts as a mediator, mitigating the negative impact of social stigma and working conditions on mental health (β = -0,247, t-statistik=2,253, p < 0,01), Overall indicating that social stigma, working conditions, and social support are key factors influencing the mental health of FSWs.
PMF Psychological Resilience in Pregnant Women During Pregnancy Putu Monna Frisca Widiastini; Indrie Lutfiana; Cindy Meilinda Sari
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4576

Abstract

Psychological resilience during pregnancy is crucial for maintaining maternal mental health and influencing overall pregnancy outcomes. Despite its importance, the factors contributing to resilience and the effectiveness of interventions to enhance it are often underexplored. Objective: This study aims to investigate the impact of psychological resilience on pregnant women and assess the effectiveness of resilience-building interventions in improving maternal well-being and coping mechanisms. Method: A quasi-experimental design was employed with a treatment group and a control group, each consisting of Sixty (60) pregnant women selected through purposive sampling. The intervention involved resilience-enhancing workshops and support sessions facilitated online via the Zoom platform. The control group received standard prenatal care without additional interventions. Data were analyzed using the Mann-Whitney test, unpaired t-test, chi-square test, and Fisher’s exact test. Results: The three-month intervention significantly improved psychological resilience, as indicated by enhanced coping skills, reduced levels of anxiety and depression, and improved overall maternal well-being. Participants in the intervention group reported better stress management and increased satisfaction with prenatal care compared to the control group. Conclusions: Psychological resilience is a key factor in supporting pregnant women through the challenges of pregnancy. Effective resilience-building interventions can lead to significant improvements in maternal mental health and overall pregnancy outcomes.
Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Kecenderungan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Ni Ketut Supartini; Cindy Meilinda Sari; Lina Anggaraeni; Luh Ayu Purnami; Gede Ivan Kresnayana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2299

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan remaja, termasuk perilaku sosial dan kesehatan reproduksi. Salah satu fenomena yang muncul akibat penggunaan media sosial adalah Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan khawatir tertinggal informasi, pengalaman, atau aktivitas yang dilakukan orang lain. Tingginya tingkat FOMO dapat mendorong remaja untuk mencari penerimaan sosial dan mengikuti berbagai tren yang berkembang di lingkungan pergaulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap kecenderungan perilaku seksual berisiko pada remaja Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Karangasem. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 382 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Fear of Missing Out Scale (FoMOS) dan kuesioner perilaku seksual berisiko. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dan regresi logistik dengan tingkat signifikansi 5%. Terdapat hubungan yang signifikan antara FOMO dan kecenderungan perilaku seksual berisiko (p<0,05). Remaja dengan tingkat FOMO yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar untuk terlibat dalam perilaku seksual berisiko dibandingkan remaja dengan tingkat FOMO yang lebih rendah. FOMO merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kecenderungan perilaku seksual berisiko pada remaja.
Pemberdayaan Suami dalam Mendukung Kehamilan Sehat melalui Program Ayah Hebat di Desa Kubutambahan Putu Monna Frisca Widiastini; Made Yos Kresnayana; Cindy Meilinda Sari; Indrie Lutfiana; Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2187

Abstract

Husbands' involvement plays an important role in supporting maternal and fetal health during pregnancy. This community service program aimed to improve husbands' knowledge and preparedness through the Ayah Hebat Program in Kubutambahan Village, Buleleng Regency. The intervention included health education, interactive discussions, simulation of pregnancy danger sign identification, and the development of a family birth preparedness plan. A total of 30 husbands of pregnant women participated in the program. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments and analyzed with the Wilcoxon Signed Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed that the mean knowledge score increased from 61.3±10.4 before the intervention to 84.7±8.1 after the intervention, with a statistically significant difference (Z = −4.782; p = 0.003). Participants were also able to develop family birth preparedness plans, including health facility selection, transportation, blood donors, and healthcare provider contacts. The Ayah Hebat Program effectively improved husbands' knowledge and preparedness to support healthy pregnancies.
EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI INSTAGRAM CHALLENGETERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMA SIDHI KARYA KUBUTAMBAHAN Luh Ayu Purnami; Lina Anggaraeni Dwijayanti; Ni Ketut Ayu Wulandari; Cindy Meilinda Sari; Komang Sutrayani; Ketut Putra Sedana; Made Yos Kresnayana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 1 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/s3mrw615

Abstract

Pendahuluan: Salah satu penyebab utama anemia pada remaja putri adalah kehilangan darah pada saat menstruasi, proses kehilangan jumlah darah meningkatkan risiko kekurangan zat besi yang mengarah penurunan hemoglobin penyebab anemia, selain itu remaja dengan kehamilan berisiko mengalami anemia yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin serta risiko mengalami komplikasi kehamilan, kelahiran dan penyakit pada ibu serta anak.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk Optimalisasi Media Edukasi Instagram Challenge Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMA Sidhi Karya Kubutambahan. Metode:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain quasi experimental dangan menggunakan pendekatan cross- sectional.Teknik pengambilan sempel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sempel 47 responden.Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, kepatuhan dan motivasi .Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Man Witney. Hasil: diketahui variable pengetahuan memiliki nilai sig. (P-Value) sebesar 0,003 (<0,005) berkesimpulah bahwa pengetahuan berpengaruh terhadap Kepatuhan siswa minum tablet tambah darah dengan nilai z-3.187 dan variable motivasi memiliki nilai sig (P- value ) sebesar 0,532 (>0,005) berkesimpulan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dengan z sebesar -0.652. variable sikap memiliki nilai sig (P- value ) sebesar 0,554 (>0,005) berkesimpulan bahwa sikap tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dengan z sebesar -0.592 maka bisa disimpulkan bahwa ada Berpengaruh secara signifikn dalam analisis Uji Mann Whitney Kesimpulan:Terdapat pengaruh Optimalisasi Media Edukasi Instagram Challenge Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMA Sidhi Karya Kubutambahan.
Pemberdayaan Suami dalam Mendukung Kehamilan Sehat melalui Program Ayah Hebat di Desa Kubutambahan Putu Monna Frisca Widiastini; Made Yos Kresnayana; Cindy Meilinda Sari; Indrie Lutfiana; Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2385

Abstract

Husbands' involvement plays an important role in supporting maternal and fetal health during pregnancy. This community service program aimed to improve husbands' knowledge and preparedness through the Ayah Hebat Program in Kubutambahan Village, Buleleng Regency. The intervention included health education, interactive discussions, simulation of pregnancy danger sign identification, and the development of a family birth preparedness plan. A total of 30 husbands of pregnant women participated in the program. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments and analyzed with the Wilcoxon Signed Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed that the mean knowledge score increased from 61.3±10.4 before the intervention to 84.7±8.1 after the intervention, with a statistically significant difference (Z = −4.782; p = 0.003). Participants were also able to develop family birth preparedness plans, including health facility selection, transportation, blood donors, and healthcare provider contacts. The Ayah Hebat Program effectively improved husbands' knowledge and preparedness to support healthy pregnancies.
SEXUAL ACTIVITY AND VAGINAL DOUCHING WITH THE INCIDENCE OF GONORRHEA IN THE LOCALIZATION OF BADUNG AND BULELENG BALI INDONESIA: Array cindy meilinda sari; Ketut Putra Sedana
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 3 No 2 (2018): Midwinerslion Jurnal Kesehatan STIKES Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Backgorund: Gonorrhea infection in Indonesia ranks highest among all types of sexually transmitted disease.Cases of sexually transmitted Infections diseases continue to increase, the phenomenon of an increased and spreading case of sexually transmitted Infections that occur in high risk group so quickly, one of the high risk group are women sex workers. Vaginal douching increases the risk of sexually transmitted disease. Another problem that sexually transmitted infectious diseases have the potential increases the risk of HIV transmission through sexual intercourse which became a global problem. Objective: analyze the effect of sexual activity and vaginal douching with incidence of gonorrhea. Method: Observational case control starts with identifying the outcomes of case Group (women sex worker with gonorrhea) and the control group (women sex worker not infected gonorrhea). Results: The results of the multiple logistic regression statistic in the case to the control shows that the variables that influence the occurrence of gonorrhe (value of p < 0.05) on control is: how sexual intercourse with more than two categories (OR = 2.5; 95% CI = 0.8 – 5.5). Conclusion: The most influential Way sexual relationship affect the occurance of gonorrhea
PREDIKTOR UNMET NEED KONTRASEPSI IBU DENGAN HIV/AIDS DI KABUPATEN BULELENG Dewi Aprelia Meriyani; Putu Sukma Megaputri; Made Bayu Oka Widiarta; Cindy Meilinda Sari
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.438

Abstract

Pendahuluan: Pencegahan penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak merupakan satu hal penting yang dilakukan agar insiden HIV/AIDS menurun. Selain itu perlu adanya persiapan kehamilan yang baik dan merencanakan kehamilan yang baik agar nantinya tidak terjadi penularan dari ibu ke bayinya. Banyaknya ibu dengan HIV/AIDS yang tidak menggunakan kontrasepsi dengan tujuan menjarangkan kehamilan serta mengatur kehamilan dengan baik belum tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai predictor dari unmet need kontrasepsi pada ibu dengan HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian ini secara kuantitatif dengan sumber datanya adalah data sekunder di Puskesmas di Kabupaten Buleleng. Sampel yang diambil sebanyak 105 sampel dengan menilai rekam medis penggunaan kontrasepsinya. Kemudian data dianalisis secara univariat dan multivariat menggunakan regresi logistic. Hasil penelitian menemukan bahwa predictor terjadinya unmet need adalah status pernikahan AOR 3,17 dan nilai p <0,05 dan 95% CI 1,3-7,4. Artinya bahwa satu-satunya predictor kejadian unmet need terkait dengan status pernikahan wanita dengan HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng. Kesimpulannya bahwa status pernikahan meningkatkan terjadinya unmet need kontrasepsi pada ibu dengan HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng. Perlu adanya kebijakan atau regulasi yang lebih dalam lagi kepada pemegang kebijakan untuk mengharuskan wanita dengan HIV/AIDS dengan tidak memandang status pernikahannya untuk tetap menggunakan kontrasepsi sebagai pencegahan penularan dan pencegahan kehamilan.