Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Digital Transformation in Management Human Resources Strategic : Integration Approach Adaptive and Cognitive Kasih Prihantoro; Mia Kusmiati
Global Management: International Journal of Management Science and Entrepreneurship Vol. 2 No. 4 (2025): November: International Journal of Management Science and Entrepreneurship
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/globalmanagement.v2i4.426

Abstract

Purpose – This article aim For develop approach new in management source Power strategic human resources with integrate dimensions adaptive and cognitive in context digital transformation of organizations . Research This based on synthesis theoretical from works Prihantoro et al . (2022–2023), in order to review return the role of HR as driver main superiority competitive based knowledge in the era of disruption technology . Design/ methodology / approach – This article use method studies library conceptual with approach qualitative- descriptive analysis done to six work main topic that discusses strategic HR topics , digitalization organization and learning organization . Synthesis done For building an integrative model that emphasizes influence digital transformation towards performance and development of organizational human resources . Findings – Results of analysis show that approach adaptive-cognitive can strengthening HR strategy in face change environment business . Merger digital competence , ability Study organization , as well as leadership transformative proven become key in optimize HR functions in general strategic . HR is not Again only nature administrative , but is driving force main innovation and efficiency . Implications practical – Organization need designing repeat digital learning- based HR policies , building ecosystem management knowledge , as well as push culture Innovation . Data- driven and intelligence-driven HR practices artificial is also recommended For taking decision strategic . Originality / Value – This article offer novelty conceptual through integration theory learning organization and approach mark in digital HR management . Contribution This expand traditional HRM coverage to realm more strategic​ responsive to challenge technology .
Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Keseimbangan Hidup Generasi Z Kusumaningrum, Arini; Yacub, Rudi; Prihantoro, Kasih; Dadi Priadi, Muhammad; Herlina, Herlina
Indonesian Journal of Economic and Business Vol. 3 No. 2 (2025): NOVEMBER_IJEB
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijeb.v3i2.155

Abstract

This study aims to find out and analyze the influence of work flexibility on the work-life balance of generation Z. The phenomenon of increasing the number of workers from generation Z who demand freedom in time management and workplace is an important background for this research. The approach used is quantitative with the survey method. Data was collected through the distribution of questionnaires to Generation Z respondents who have worked in various industrial sectors, then analyzed using simple linear regression analysis to test the influence of independent variables on dependent variables. The results of the study show that work flexibility has a positive and significant effect on the life balance of generation Z. This means that the higher the level of flexibility provided by the company both in terms of time, location, and work system the better the balance between personal and work life felt by generation Z employees. young people in the environment of modern organizations.
Pengaruh Green Marketing Dan Pengetahuan Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Redjeki, Finny; Utomo, Susilo; Prihantoro, Kasih; Yoga Nugraha, Enggun; Masliardi, Adi
Indonesian Journal of Economic and Business Vol. 3 No. 2 (2025): NOVEMBER_IJEB
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijeb.v3i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing dan pengetahuan konsumen terhadap keputusan pembelian produk ramah lingkungan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan yang mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang telah membeli produk berorientasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang berarti semakin baik penerapan strategi pemasaran hijau, semakin tinggi kecenderungan konsumen untuk membeli produk tersebut. Selain itu, pengetahuan konsumen juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman konsumen mengenai produk ramah lingkungan, semakin besar keinginan untuk membelinya. Secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran hijau dan edukasi konsumen dalam meningkatkan keputusan pembelian produk berkelanjutan.
The Effect of Food Security on National Resilience Afifah Hanaa Nur Alaf; Kasih Prihantoro; Suprapto Suprapto
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v6i1.9154

Abstract

National resilience serves as an important foundation for security as it allows a nation to both safeguard and maintain its core functions during disruptions. Many factors affect a nations resilience but food security stands as a critical factor that is often overlooked. This element directly impacts public welfare, socio-economic stability, and effective governance. Issues in this sector leads to cascading impacts that undermine societal cohesion, weaken government capacity, and ultimately reduce national resilience. This study examines the relationship between food security and national resilience in Indonesia. Using a qualitative approach through a literature review, the research analyses academic works, institutional reports, and policy documents to explore how food security interacts with national resilience frameworks. The findings show that sustainable and stable food systems strengthen adaptability, social stability, and national unity, whereas disruptions in food supply or access may trigger social unrest, economic instability, and governance challenges. The study concludes that integrating food security into Indonesia’s defence and security strategies is essential for strengthening national resilience amid emerging and complex global threats.
Peran Psikologi Kebijakan dalam Memperkuat Ketahanan Nasional di Sektor Nirmiliter : The Role Of Policy Psychology In Strengthening National Resilience In The Non Military Sector Wibisono, Adi Putra; Prihantoro, Kasih; Priyambodo, Jati Bambang
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i6.1076

Abstract

Artikel ini menganalisis peran psikologi kebijakan dalam memperkuat ketahanan nasional di sektor nirmiliter dengan menekankan pentingnya integrasi mekanisme psikologis dalam perumusan dan implementasi kebijakan publik. Melalui pendekatan kualitatif berbasis systematic literature review, penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti persepsi risiko, bias kognitif, kohesi sosial, collective efficacy, serta tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kebijakan di bidang sosial budaya, ekonomi, kesehatan, siber, pangan, dan lingkungan. Temuan penelitian menegaskan bahwa penggunaan behavioral insights dan behavioral governance dapat meningkatkan kepatuhan publik, mengurangi resistensi terhadap kebijakan strategis, dan memperkuat legitimasi institusional. Selain itu, tantangan implementasi seperti keterbatasan unit perilaku pemerintah, kurangnya data empiris, hambatan budaya-birokrasi, serta isu etika dalam penggunaan nudge menunjukkan perlunya strategi nasional yang lebih sistematis. Artikel ini merekomendasikan pembentukan Behavioral Insights unit nasional, penguatan riset perilaku, serta integrasi psikologi kebijakan dalam Rencana Aksi Nasional untuk membangun ketahanan nirmiliter Indonesia yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Kompetensi Kepemimpinan Militer di Era Society 5.0 Dyah Anissa Rehardiningtyas; Mochammad Ferdion Firdaus; Kasih Prihantoro; Sulistiyanto Sulistiyanto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3135

Abstract

AbstrakLingkungan abad ke-21 adalah salah satu dari kompleksitas, ambiguitas, kecepatan, dan perubahan organisasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Keterampilan konseptual memberikan kapasitas untuk tampil efektif dalam kondisi ini. Kepemimpinan di Organisasi militer di berbagai negara memiliki tujuan yang sama yaitu untuk mewujudkan visi dan misi organisasi sesuai tugas, wewenang dan tanggung jawabnya berdasar hasil keputusan politik negara. Artikel ini disusun berdasarkan studi literatur dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai pendekatan penulisan utama. Para pemimpin dihadapkan pada lingkungan yang terus berubah, kompleks, dan menantang. Untuk dapat memimpin secara efektif di dunia saat ini, pemimpin perlu meningkatkan pemahaman dan praktik kepemimpinan mereka untuk memenuhi tantangan baru yang menghadang dari segala arah dengan perubahan yang sangat cepat. Pemimpin Militer dari atas ke bawah harus mampu menghadapi peningkatan kompleksitas politik dan budaya dari perang proxy, operasi perdamaian, kehadiran dan keterlibatan ke depan, keamanan internal dan manajemen bencana. Di era Masyarakat 5.0, pengawasan bukan hanya menjadi milik Pemimpin namun juga dilakukan oleh seluruh anggota organisasi. Kemudahan teknologi dan juga tantangan good governance menjadikan transparansi dan keterbukaan menjadi instrument. Perkembangan era industri menjadi tantangan tersendiri, sebagaimana hal tersebut para pengambil kebijakan mau tidak mau harus mampu menyaipkan diri dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.Kata Kunci: Kepemimpinan, Society 5.0, Kompetensi Kepemimpinan AbstractThe environment of the 21st century is one of unprecedented complexity, ambiguity, speed, and organizational change. Conceptual skills provide the capacity to perform effectively in these conditions. Leadership in military organizations in various countries has the same goal, namely to realize the vision and mission of the organization according to its duties, authorities and responsibilities based on the results of state political decisions. This article is compiled on the basis of a literature study using a descriptive qualitative approach as the main writing approach. Leaders are faced with an ever-changing, complex, and challenging environment. To be able to lead effectively in today's world, leaders need to improve their understanding and leadership practices to meet the new challenges that come their way with rapid change. Military leaders from top to bottom must be able to deal with the increasing political and cultural complexity of proxy wars, peace operations, forward presence and engagement, internal security and disaster management. In the era of Society 5.0, supervision not only belongs to the Leader but is also carried out by all members of the organization. The ease of technology and also the challenges of good governance make transparency and openness an instrument. The development of the industrial era is a challenge in itself, as policy makers inevitably have to be able to anticipate themselves in the face of increasingly complex challenges.Keywords: Leadership, Society 5.0, Leadership Competencies
Analisis Kepemimpinan Pangeran Diponegoro pada Perang Jawa Dalam Menegakkan Kedaulatan Kesultanan Yogyakarta (Ditinjau Dari Teori Seni Perang Sun-Tzu) Cahyo Wibowo; Aris Sudiarso; Kasih Prihantoro
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.5205

Abstract

Abstrak Pangeran Diponegoro adalah salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang berasal dari Kesultanan Yogyakarta. Berbagai informasi yang tersebar dalam catatan sejarah menyebutkan bahwa Diponegoro merupakan seorang pengeran dari Kerajaan Mataram yang memegang teguh ajaran Islam dan sangat dekat dengan rakyat jelata. Sebagai seorang panglima perang, sepak terjangnya yang sangat berani dalam menegakkan kedaulatan Kerajaan Matram telah dikenal dan disegani oleh pemerintah Kolonial Belanda. Artikel ini disusun menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menjelaskan perjuangan Pangeran Diponegoro dikaitkan dengan teori seni perang Sun-Tzu. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pelajaran berharga bagi generasi muda Indonesia dalam membangun semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme yang dapat diambil dari sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro. Dari proses analisis dan pembahasan didapatkan fakta bahwa Pangeran Diponegoro dengan keberaniannya mampu memimpin pasukan yang terdiri atas berbagai elemen masyarakat berjuang melawan penjajah Kolonial Belanda sehingga berhasil mengacaukan pertahanan lawan dan menelan banyak korban jiwa di pihak musuh. Meskipun perjuangan Pangeran Diponegoro pada akhirnya dapat dihentikan oleh Kolonial Belanda, namun semangat mempertahankan kedaulatan negara di kalangan masyarakat Jawa semakin menggelora. Kesimpulannya adalah bahwa semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan yang dapat digali dari sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro sangat layak dijadikan sebagai suri tauladan dan menjadi modal berharga bagi generasi muda Indonesia dalam upaya mempertahankan kedaulatan negara. Kata Kunci: Pangeran Diponegoro, Kepemimpinan, Sun-Tzu, Kedaulatan. Abstract Prince Diponegoro is an Indonesian National Hero who comes from the Yogyakarta Sultanate. Various information scattered in historical records states that Diponegoro was a prince from the Mataram Kingdom who adhered to Islamic teachings and was very close to the common people. As a warlord, his brave actions against the losses of the Matram Kingdom were known and respected by the Dutch colonial government. This article was compiled using a qualitative method with a literature study approach to explain the struggle of Prince Diponegoro in relation to Sun-Tzu's theory of the arts of war. This study aims to find valuable lessons for Indonesia's younger generation in building a spirit of nationalism and a spirit of patriotism that can be drawn from the history of the struggle of Prince Diponegoro. From the analysis and discussion process, it was found that Prince Diponegoro with his courage was able to lead troops consisting of various elements of society fighting against the Dutch Colonial invaders by successfully firing at the opponent's defenses and causing many casualties on the enemy side. Even though Prince Diponegoro's struggle was ultimately stopped by the Dutch Colonial, the spirit of defending state sovereignty among the Javanese people was increasingly surging. The conclusion is that the spirit of nationalism and patriotism that can be extracted from the history of Prince Diponegoro's struggle deserve to be used as role models and become a valuable capital for Indonesia's younger generation in efforts to defend national sovereignty. Keywords: Prince Diponegoro, Leadership, Sun Tzu, Sovereignty.