Articles
Penyuluhan penyakit diare pada masyarakat di desa Gunugsari Kecamatan Gunungsari Lombok Barat
Nadrati, Bahjatun;
Thoyibah, Zurriyatun;
Hajri, Zuhratul;
Fatmawati, Baiq Ruli;
Albayani, Melati Inayati;
Suprayitna, Marthilda;
Prihatin, Kurniati;
Supriatna, Lalu Dedy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56922/phc.v1i1.59
Diarrhea is an infectious disease that causes death in infants and toddlers. Diarrhea is currently still a difficult problem to solve in tropical countries like Indonesia. Diarrhea in children is the major cause of death and morbidity in children in the world. The primary cause is contaminating food and water sources. The purpose of counseling is to increase public knowledge about the dangers of diarrhea, its causes, signs, how to prevent it and how to handle it. Participants who attended were 5 peoples involve of men and women. There are limited places for counseling related to the Covid-19 pandemic, which must adjust health protocols. The media used in this counseling were flip charts and leaflets. The results can improve their knowledge about diarrhea. Suggestion; health education program by the health team from the local Public health centre deliveries sustainably with the achievements of the community and still follow health protocols during the Covid-19 pandemic. Keywords: Diarrhea; Community; Health counseling; Health promotion Diare merupakan penyakit infeksi yang menyebabkan kematian pada bayi dan balita. Diare saat ini masih menjadi masalah yang sulit diatasi di negara tropis seperti Indonesia. Diare pada anak merupakan penyebab utama kematian pada anak di dunia. Penyebab utamanya adalah sumber makanan dan air yang tercemar. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya diare, penyebabnya, tanda-tandanya, cara pencegahannya dan cara menanganinya. Peserta yang hadir sebanyak 5 orang melibatkan laki-laki dan perempuan. Tempat konseling masih dibatasi terkait pandemi Covid-19, yang harus menyesuaikan protokol kesehatan. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah flip chart dan leaflet. Hasilnya dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang diare. Saran; program penyuluhan kesehatan oleh tim kesehatan dari puskesmas setempat supaya disampaikan secara berkelanjutan dan tetap mengikuti protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.
THE EFFECT OF PHYSICAL ACTIVITY ON BLOOD SUGAR AND CHOLESTEROL LEVELS AMONG PEOPLE WITH DIABETES MELLITUS
Suprayitna, Marthilda;
Fatmawati, Baiq Ruli;
Prihatin, Kurniati
Nurse and Holistic Care Vol. 2 No. 3 (2022): Nurse and Holistic Care
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/nhc.v2i3.3704
Background: Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia which can cause acute and chronic complications. Uncontrolled hyperglycemia could lead to high cholesterol that forms in fat metabolism to accumulate and threaten blood vessels. Physical activity is one of the pillars of diabetes mellitus management to reduce blood sugar and cholesterol. Objective: This research aimed to determine the effect of physical activity on blood sugar and cholesterol levels in diabetes mellitus patients in the working area of Cakranegara Public Health Center. Methods: This research is Quasi-experimental with one group pretest-posttest design without a control approach. The numbers of samples used in this research were 17 people, selected by purposive sampling technique. Data analysis used in this research were univariate and bivariate using Paired T-Test. Result: Based on the Paired T-test analysis, it shows that physical activity was proven to have an effect in reducing blood sugar levels with a ρ-value of 0.000 (<0.05) and cholesterol with a ρ value of 0.000 (<0.05). Conclusion: Based on the results, physical activity reduced blood sugar and cholesterol levels in patients with diabetes mellitus.
Efektifitas Edukasi Basic Life Support dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018
Fatmawati, Baiq Ruli;
Suprayitna, Marthilda;
Prihatin, Kurniati
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 7 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v7i1.2019.68
Pertolongan pertama pada kejadian henti jantung sangat perlu dilakukan dan harus cepat dilakukan karena kelangsungan hidup lebih tinggi bila korban mendapatkan resusitasi jantung paru atau basic life support. Kejadian kegawatdaruratan henti jantung banyak terjadi diluar rumah sakit atau dekat dengan masyarakat awam. Masyarakat khususnya mahasiswa adalah orang yang harus mengetahui cara bantuan hidup dasar/basic life support. Pelatihan dan pembelajaran sangatlah dibutuhkan untuk meningkatakan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan dalam menolong korban. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan pre experimental (one group pre-post test design), dengan sampel sebanyak 30 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa dengan nilai yang signifikan yaitu p=0,000 (p<0,05).: Ada pengaruh efektifitas edukasi Basic Life Support Dengan Media Audiovisual dan Praktik Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang D.III Stikes Yarsi Mataram Tahun 2018.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP DAN TINDAKAN PENCEGAHAN ULKUS DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2
Fatmawati, Baiq Ruli;
Prihatin, Kurniati;
Suprayitna, Marthilda
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 8 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v8i1.2020.189
Penyebab masalah pada kaki diabetik adalah neuropati sensori yang mengakibatkan ulkus diabetik. Komplikasi kaki diabetik menyebabkan kematian dibeberapa Negara berkembang. Ulkus kaki diabetik tidak akan terjadi bila penderita diabetes mellitus mempunyai pengetahuan dan sikap dalam menjaga serta merawat kaki secara rutin. Perawatan kaki pasien diabetes mellitus tipe II terdiri dari deteksi kelainan kaki, latihan kaki dan praktik perawatan kaki. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap dan tindakan pencegahan ulkus diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Rancangan penelitian quasy experiment pre test - post test with control group design, dengan sampel sebanyak 30 responden. Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap (p= 0,000 ) dan tindakan (p= 0,000 ) pencegahan ulkus kaki diabetik. Pendidikan kesehatan dapat meningkatkan perubahan sikap dan tindakan dalam pencegahan ulkus kaki diabetik pada pasien diabetes mellitus tipe II.
Health Belief Model yang Berkembang di Masyarakat pada Kasus Paliatif Care (DM Tipe 2)
Dewi Nur Sukma Purqoti;
Baiq Ruli Fatmawati;
Amrullah, Muhammad;
Baiq Heni Rispawati;
Harlina Putri Rusiana;
Ernawati;
Erwin Wiksuarini
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.447
Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang belum bisa disembuhkan secara medis sehingga penyakit ini merupakan penyakit degenratif yang biasa disebut dengan lifelong disease. Hal tersebut menjadi faktor utama pentingnya pendekatan perawatan paliatif (palliatif care) pada pasien dengan DM. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi Health Belief Model (HBM) pada masyarakat terkait dengan penanganan penyakit DM secara paliatif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui cross sectional study dengan teknik pengambilan sampel iaitu Accidental Sampling menggunakan kriteria sampel iaitu responden dengan usia 40 tahun ke atas yang berasal dari Desa Kopang. Setelah data dikumpulkan kemudian dilakukan analisis data secara univariat. Berdasarkan hasil penelitian, Tingkat kepatuhan terhadap pengobatan yang berkembang di masyarakat pada kasus paliatif care (DM) terdapat 15 (46%), Persepsi kerentanan sebanyak 28 (84%), Persepsi keparahan kemungkinan responden jatuh dalam kategori parah yakni sebanyak 19 (57%), Persepsi manfaat ialah ketika responden mempunyai persepsi manfaat yang lebih tinggi apabila mengikuti program pengobatan DM yaitu sebanyak 20 (61%), Persepsi hambatan sebagian responden memiliki persepsi hambatan yang rendah saat mengikuti program pengobatan DM yaitu sebanyak 18 (54%), Persepsi efikasi diri iaitu terkait dengan adanya kemampuan responden untuk melakukan perilaku mengikuti program pengobatan DM tertinggi yaitu pada kategori tinggi sebanyak 22 (66%), Distribusi isyarat untuk bertindak Terhadap Pencegahan Komplikasi Penyakit DM sebanyak 22 (66%).
Identifikasi Faktor Risiko Melalui Finnish Diabetes Risk Score Sebagai Prediktor Risiko Terjadinya Diabetes Mellitus Tipe 2
Zaenal Arifin;
Ilham;
Baiq Ruli Fatmawati;
Hapipah;
Istianah
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.453
Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia yang kasusnya terus mengalami peningkatan. Upaya pengendalian faktor risiko sejak dini dapat mencegah terjadinya diabetes melitus dan menurunkan risiko terjadinya komplikasi dimasa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang menjadi prediktor terjadinya diabetes mellitus di masa yang akan datang. Pengambilan data dalam penelitisn ini menggunakan instrumen Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC) yang telah tervalidasi yang terdiri dari delapan komponen yaitu usia, indeks masa tubuh, lingkar pinggang, aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, penggunaan obat antihipertensi, riwayat kadar glukosa darah dan riwayat diabetes mellitus dalam keluarga. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 repsonden. Hasil dari identifikasi faktor risiko dengan menggunakan FINDRISC terhadap 30 responden didapatkan hasil sebagai berikut responden dengan kategori rendah sebanyak 12 orang (40%), responden pada kategori sedikit meningkat yaitu sebanyak 13 orang (43,3%), responden dengan kategori menengah sebanyak 2 orang (6,66%) dan responden dengan kategori tinggi sebanyak 3 orang (10%). Berdasarkan hasil tersebut dapat menjadi perhatian dan kewaspaan dari responden untuk melakukan upaya pencegahan sedini mungkin guna menghindari terjadinya diabetes mellitus dan komplikasi diabetes mellitus pada 10 tahun mendatang.
Diagnosis Keperawatan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa
ilham, ilham;
Arifin, Zainal;
Fatmawati, Baiq Ruli;
Purqoti, Dewi Nursukma;
Purwandari, Baiq Mariatun
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37824/jkqh.v13i1.2025.760
Penyakit ginjal kronik ditandai dengan adanya ketidakmampuan tubuh untuk mempertahankan homeostasis, disertai dengan uremia dan insufisiensi fungsi ginjal. Dalam rangka meminimalisir dampak dari gagal ginjal konik dan hemodialisa, maka perlu pengelolaan pasien dengan penerapan proses keperawatan guna membantu pasien mencapai kesehatan yang optimal. Pemberian asuhan keperawatan melalui penerapan proses keperawatan yang berkelanjutan. pada pasien diperlukan komunikasi antar professional keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan. Bentuk komunikasi berkelanjutan yang dapat menggambarkan kondisi pasien adalah melalui diagnosis keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi diagnosis keperawatan yang ditemukan pada pasien dengan GGK yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan Gagal Ginjal Kronik (GGK) di ruang hemodialisa. Sampel pada penelitian ini adalah pasien GGK yang sedang menjalani Hemodialisa pada bulan September 2023 dengan teknik pengambilan sampel melalui consecutive sampling dengan jumlah sebanyak 44 responden. Hasil penelitian didapatkan diagnosis keperawatan yang paling banyak ditemukan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa adalah yang terkait dengan subkategori nutrisi dan caiaran yaitu sebanyak 75,71% yang terdiri dari gangguan keseimbangan elektrolit, dan kelebihan volume cairan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN BAHAYA ROKOK PADA REMAJA DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI
Prihatin, Kurniati;
Aswati, Aswati;
Ruli Fatmawati, Baiq
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57267/lentera.v4i2.406
Hypertension is one of the causes of premature death in people around the world. One of the risk factors for hypertension is smoking habits. The long-term effects of smoking are increased blood pressure due to increased inflammatory substances, endothelial dysfunction, plaque formation, and vascular damage. Therefore, this community service aims to increase teenagers' understanding of the dangers of smoking so that they can hopefully be able to control the incidence of hypertension sufferers. This activity was attended by 30 teenagers in Setiling 3 Hamlet, Setiling Village, North Batukliang District, Central Lombok, West Nusa Tenggara using LCD projectors and leaflets as media. The method used is lecture and discussion. This service is able to increase the knowledge and understanding of teenagers regarding the dangers of smoking on health, especially in increasing the risk of hypertension.
PENGARUH SELF-EFFICACY DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN MENJALANI TERAPI PADA PENDERITA HIPERTENSI
Ida, Marthilda;
Prihatin, Kurniati;
Fatmawati, Baiq Ruli
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (371.519 KB)
|
DOI: 10.33867/jka.v7i2.194
Kepatuhan penderita hipertensi dalam menjalani terapi hipertensi merupakan faktorpenting dalam proses pengobatan hipertensi. Proses pengobatan hipertensi dipengaruhioleh beberapa faktor diantaranya self-efficacy dan dukungan keluarga. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh self efficacy dan dukungan keluargaterhadap kepatuhan menjalani terapi pada penderita hipertensi di Wilayah KerjaPuskesmas Penimbung, Desa penimbung Lombok Barat. Penelitian menggunakandeskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 167responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Analisis data yangdigunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antaraself-efficacy terhadap kepatuhan terapi penderita hipertensi (p-value: 0,000) serta adanyapengaruh antara dukungan keluarga terhadap kepatuhan terapi penderita hipertensi(p-value: 0,000). Keyakinan penderita akan kemampuannya menjalankan terapi hipertensimerupakan hal yang sangat memengaruhi kepatuhan terapi pada penderita hipertensi danketika keyakinan didukung oleh keluarga maka akan semakin meningkatkan keyakinanpenderita dalam menjalani terapi hipertensi. Penelitian ini diharapkan dapat menginspirasikepada pemberi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan pasien danmelibatkan keluarga dalam perawatan penderita hipertensi.