Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : IPSSJ

Analisis Pengelolaan Limbah B3 Secara Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah Kaur Asih Gumexzer Volinty; Reflis; Satria Putra Utama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 03 Juni (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan petugas, dan lemahnya implementasi kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pengelolaan limbah (cair, padat, dan lainnya), menganalisis aspek manajemen, anggaran, serta kebijakan yang diterapkan, dan mengembangkan model pengelolaan limbah secara terpadu yang mendukung keberlanjutan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan mix methods, dengan analisis deskriptif, sistem dinamis, dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Kaur belum memenuhi standar pengelolaan limbah B3, dan diperlukan penguatan sistem secara menyeluruh. Model terpadu yang dikembangkan dapat menjadi rekomendasi strategis untuk mendukung transformasi RSUD Kaur menuju rumah sakit ramah lingkungan (green hospital) dengan sistem pengelolaan limbah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
PENCEMARAN AIR TANAH AKIBAT BOCORNYA MINYAK DI SPBU PASAR KEPAHIANG, KABUPATEN KEPAHIANG Rozi Wahyudi; Reflis; Satria Putra Utama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air tanah akibat kebocoran minyak di SPBU Pasar Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, telah menjadi masalah lingkungan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis mekanisme pencemaran air tanah, (2) Mengidentifikasi dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta (3) Mengevaluasi efektivitas teknologi deteksi dan remediasi yang tersedia. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif terhadap berbagai sumber ilmiah dan kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran minyak dari tangki penyimpanan bawah tanah SPBU melepaskan senyawa BTEX (benzena, toluena, etilbenzena, dan xilena) yang bersifat karsinogenik dan sulit terurai. Teknologi deteksi seperti sensor fiber optic serta metode remediasi berupa bioremediasi dan pump-and-treat terbukti efektif, namun implementasinya terkendala oleh faktor teknis dan kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas pengawasan, serta penerapan teknologi tepat guna untuk mitigasi pencemaran air tanah di sekitar SPBU. 
REHABILITASI MANGROVE SWAKELOLA MASYARAKAT DI PULAU ENGGANO PROVINSI BENGKULU SEBAGAI UPAYA MITIGASI PERUBAHAN IKLIM Heri Kusriyanto; Sukatno; Esther Meylina Sipahutar; Sahidatul Hasanah; Reflis; Satria Putra Utama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Enggano merupakan salah satu pulau terluar Indonesia yang memiliki potensi besar dalam mitigasi perubahan iklim melalui rehabilitasi ekosistem mangrove. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi mangrove secara swakelola oleh masyarakat Desa Banjar Sari, Kecamatan Enggano, sebagai strategi berbasis ekologi dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah pengamatan langsung dan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan data sekunder dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa rehabilitasi seluas 25 hektar oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Semoga Makmur berhasil mencapai tingkat keberhasilan tumbuh sebesar 76,6% pada tahap pemeliharaan pertama (P1) tahun 2024. Jenis mangrove utama yang ditanam adalah Rhizophora sp. dengan pola tanam rumpun berjarak dan dukungan teknologi sederhana untuk pemantauan pertumbuhan. Rehabilitasi ini tidak hanya berkontribusi terhadap pemulihan ekosistem pesisir dan pengurangan risiko bencana seperti abrasi dan tsunami, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Namun, tantangan masih dihadapi terkait keberlanjutan, tekanan konversi lahan, dan aksesibilitas wilayah. Kajian ini merekomendasikan penguatan kapasitas masyarakat, pemeliharaan intensif, serta sinergi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan jangka panjang program restorasi mangrove sebagai bagian integral dari pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.
ANALISIS KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE DI SEKITAR PULAU BAAI KOTA BENGKULU Theo Albino; Reflis; Satria Putra Utama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 2 Mei (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini mengkaji kerusakan lingkungan dan pengelolaan ekosistem mangrove di sekitar Pulau Baai, Kota Bengkulu, yang merupakan kawasan pesisir dengan aktivitas pelabuhan dan industri yang intensif. Kondisi hutan mangrove di kawasan ini menunjukkan kerusakan signifikan akibat berbagai faktor antropogenik seperti alih fungsi lahan menjadi tambak dan area industri, abrasi pantai yang diperparah oleh aktivitas pelabuhan, penebangan mangrove untuk kayu bakar, serta pencemaran dari limbah rumah tangga dan tumpukan batu bara yang tidak dikelola dengan baik. Pencemaran batu bara menyebabkan sedimentasi dan pendangkalan perairan yang mengganggu ekosistem laut dan mata pencaharian nelayan lokal. Struktur komunitas mangrove menunjukkan dominasi beberapa spesies tertentu yang mengindikasikan ketidakseimbangan dan ketidakstabilan ekosistem. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengelolaan mangrove berbasis ekowisata ramah lingkungan. Hasil penelitian merekomendasikan rehabilitasi mangrove, pengelolaan limbah yang lebih baik, dan pemberdayaan masyarakat lokal melalui pengembangan ekowisata edukatif sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Pulau Baai.
PENCEMARAN LINGKUNGAN KOTARAN SAPI DI JALANAN KAWASAN PERKANTORAN KABUPATEN KAUR, BENGKULU Henry Farizal; Darmawansyah; Leni Marsiana; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pencemaran lingkungan akibat kotoran sapi di daerah perkantoran kabupaten Kaur, menganalisis factor-faktor penyebabnya, serta merumuskan potensi solusi penanganan yang efektif dan berkelanjutan. Meskipun Kabupaten Kaur telah memiliki regilasi terkait penertiban hewan ternak, implementasinya masih menghadapi tantangan , yang potensi menyebabkan dampak negative terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakatdi area perkantoran. Melalui tinjauan pustaka mendalam mengenai dampak pencemaran kotoran sapi dan studi kasus serupa, serta analisis terhadap regulasi local, penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk pengelolaan limbah kotoran sapi yang lebih baik.
ANALISIS SPASIAL EMISI KARBON AKIBAT PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS PENDEKATAN IPCC DAN GIS DI PROVINSI BENGKULU Darmatama, Iman; Wulandari, Trinita; M, Devianri.; Vioni; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 03 Maret (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan penggunaan lahan menjadi penyebab utama peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK) di sektor LULUCF, termasuk di Provinsi Bengkulu yang mengalami tekanan akibat konversi hutan menjadi perkebunan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan penggunaan lahan, menghitung emisi karbon, serta memetakan distribusi spasial emisi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Stock-Difference berbasis IPCC yang diintegrasikan dengan GIS, menggunakan data tutupan lahan 2015 dan 2025 dari KLHK serta citra Landsat 8–9. Hasil validasi menunjukkan akurasi 88% dengan koefisien Kappa 0,84. Deforestasi mencapai 98.450 hektar selama periode penelitian, menghasilkan emisi sebesar 46,89 juta ton CO₂ atau rata-rata 4,69 juta ton per tahun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar ±20,5% dibandingkan periode sebelumnya. Hotspot emisi teridentifikasi di Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, dan Kepahiang. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengendalian deforestasi, restorasi lahan, dan integrasi nilai karbon dalam perencanaan pembangunan untuk mendukung target FOLU Net Sink 2030.
PERAN KEARIFAN LOKAL LILIFUK DAN MANE’E  DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA LAUT BERKELANJUTAN DI INDONESIA Puspitasari, Dwi; Utama, Donny; Anggraini, Kartika; Reflis; Utama, Satria Putra
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan menjadi salah satu isu penting dalam pembangunan nasional, terutama bagi negara kepulauan yang memiliki ketergantungan besar terhadap sektor kelautan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis peran kearifan lokal berupa lilifuk dan mane’e, dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  Kearifan lokal Lilifuk dan Mane’e memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan di Indonesia. Lilifuk berfungsi sebagai sistem konservasi melalui penutupan kawasan untuk mendukung regenerasi sumber daya, sedangkan Mane’e merupakan sistem pemanfaatan kolektif berbasis adat yang mengatur penangkapan ikan secara terkontrol.
PENDEKATAN EKONOMI SIRKULAR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN M, Devianri.; Wulandari, Trinita; Darmatama, Iman; Devi Florini; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga kini menjadi tantangan global yang semakin rumit, seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan laju urbanisasi yang terus berkembang. Di Indonesia, rumah tangga menjadi kontributor utama dalam menghasilkan sampah, sementara sistem pengelolaan yang masih bertumpu pada pola linear dinilai belum mampu menangani persoalan tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan konsep ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah rumah tangga serta pengaruhnya terhadap aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik systematic literature review terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir.Hanalisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip reduce, reuse, recycle, dan recovery berperan dalam menekan jumlah sampah, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi tekanan terhadap lingkungan serta mendorong peningkatan kesadaran sosial. Namun, pelaksanaannya di Indonesia masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti rendahnya keterlibatan masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum maksimalnya dukungan dari aspek kebijakan dan kelembagaan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang menyeluruh dan terintegrasi melalui penguatan regulasi, peningkatan pemahaman masyarakat terkait lingkungan, serta kerja sama antar berbagai pihak guna mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular.
KAJIAN VALUASI EKONOMI EKOWISATA SEBAGAI PENDEKATAN DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BERKELANJUTAN Anderson, JEMI; Pratama, Yosep; Jaryanti, Ainin; Reflis
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diperlukan pengelolaan yang mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah melalui pengembangan ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ekowisata dan valuasi ekonomi, menganalisis berbagai metode valuasi ekonomi ekowisata yang digunakan dalam penelitian terdahulu, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi valuasi ekonomi ekowisata, serta mengkaji pengaruh valuasi ekonomi terhadap pengelolaan sumber daya alam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data studi literatur.Hasil kajian menunjukkan bahwa valuasi ekonomi ekowisata merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Metode valuasi seperti CVM, TCM/ITCM, dan TEV mampu mengukur nilai ekonomi sumber daya alam secara komprehensif, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Nilai ekonomi ekowisata dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti biaya perjalanan, jarak, karakteristik wisatawan, serta partisipasi masyarakat
POTENSI  KARBON BIRU(BLUE CARBON) PADA EKOSISTEM  MANGROVE BERDASARKAN BERBAGAI PENELITIAN DI INDONESIA Donny Utama; Kartika Anggraini; Dwi Puspitasari; Reflis; Satria Putra Utama
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 04 April (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan emisi gas rumah kaca secara global telah memicu terjadinya perubahan iklim yang berdampak luas terhadap sistem lingkungan dan kehidupan manusia. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang efektif, salah satunya melalui pemanfaatan ekosistem pesisir sebagai penyerap karbon alami. Dalam hal ini, konsep karbon biru (blue carbon) menjadi pendekatan penting dalam mengoptimalkan peran ekosistem seperti mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi karbon biru pada ekosistem mangrove di Indonesia berdasarkan berbagai hasil penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari jurnal ilmiah yang diperoleh melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sebagai penyerap dan penyimpan karbon biru (blue carbon) yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. Kapasitas penyimpanan karbon mangrove tinggi, baik pada biomassa maupun sedimen, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menekan emisi gas rumah kaca.