Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru UPT SMPN 10 Gresik Tri Indrayanti; Agung Pramujiono; Sri Budi Astuti; Indayani; Nur Rohma
Kanigara Vol 1 No 1 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i1.3237

Abstract

Penulisan karya tulis ilmiah menjadi persoalan tersendiri dalam dunia pendidikan baik di jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, maupun pendidikan tinggi. Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan salah satu bentuk karya ilmiah yang harus ditulis oleh guru. Masalah yang muncul dalam penulisan PTK diantaranya yaitu merefleksikan lemahnya berpikir logis dan belum mampu berpikir kitis. Karakteristik masalah intelektual tersebut diantaranya tulisan ilmiah yang tidak merefleksikan proses kajian kritis terhadap teori atau fenomena yang muncul dalam dinamika masyarakat, teknis dan cara penulisan ilmiah dalam per bab menggambarkan modus display theory tanpa dilandasi struktur berpikir logis (logical frame work) yang jelas. Fenomena seperti ini memang banyak ditemukan dalam penulisan KTI dalam hal ini PTK dan ujungnya mengarah pada tindak plagiarisme. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu mengadakan pelatihan secara intensif bagi guru UPT SMP N 10 Gresik. Pelatihan dan pendampingan secara intensif diharapkan mampu meningkatkan kualitas guru dalam menulis PTK. Keefektifan pelatihan bisa dilihat dari hasil penulisan PTK oleh guru dan hasil angket yang diisi oleh peserta pengabdian kepada masyarakat.
Pelatihan Meningkatkan Wawasan Dan Keterampilan Strategi Meningkatkan Minat Membaca di Sekolah SMPN 2 Sukodono Kabupaten Sidoarjo Indayani; Taufik Nurhadi; Tri Indrayanti
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.5108

Abstract

The training aims to increase insight and strategies to increase interest in reading at SMPN 2 Sukodono, Sidoarjo Regency. Based on the results of preliminary observations and discussions with the Principal and Deputy Head of SMPN 2 Sukodono Sidoarjo, they are still having trouble finding the right strategy for literacy in students' reading interest by combining library management as a learning resource with digital information technology, especially in the preparation of literacy strategies for students' reading interest involving libraries. managed by the village/kelurahan government which is still conventional. Implementation of the program with the theme Optimizing School Literacy Cultivation at SMPN 2 Sukodono Sidoarjo with the sub-theme Training Improving Strategic Insights and Skills Improving Reading Interest in Schools in August 2021 s.d. September 2021 with the zoom meeting app. The results of this activity were carried out well. Training to increase insight and strategies to increase reading interest in schools includes literacy of students' reading interest, perspectives of school and village libraries in the digital era, the presence of digital technology in relation to students' reading interest, and strategies to increase student interest in reading. Education and literacy of students' interest in reading is carried out to prevent the decline in student achievement, especially the decline in reading interest.
REVOLUTIONIZING EDUCATION: UNVEILING THE GAME-CHANGING HYBRID LEARNING STRATEGIES OF FUTURE EDUCATORS Khabib, Samsul; Indrayanti, Tri; Salsabilah, Adam Romy
English Language Teaching Methodology Vol. 3 No. 3 (2023): English Language Teaching Method
Publisher : FKIP Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigated the challenges prospective professional teachers face in implementing hybrid learning in their future classrooms. It explores the potential of hybrid learning, which combines online and in-person instruction, to revolutionize traditional education. The research involved 21 students from a private university in Surabaya, Indonesia, who participated in the Teacher Professional Development program. Data were collected through questionnaires and interviews to gain insights into the participants' experiences and perspectives. A comprehensive analysis using both quantitative (descriptive statistics and inferential analysis) and qualitative (thematic analysis) methods identified key strategies for effectively implementing and carrying out hybrid learning. The findings highlight the importance of enhancing students' and teachers' learning competence, explaining the course structure, properly preparing and delivering lessons, and obtaining support from various stakeholders. Additionally, the study outlines the responsibilities of teachers in designing and delivering best-practice hybrid courses and emphasizes the essential support and policy obligations of educational institutions. This study fills a significant gap in implementing hybrid learning in education, providing valuable insights for future educational practices.
Kata “Aku” sebagai Eksplorasi Diri dalam Tuturan Masyarakat di Tempat Wisata Kota Surabaya Putri, Tarisa Ramandha; Indrayanti, Tri; Budiyono, Sunu Catur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kata aku sebagai eksplorasi diri dalam tuturan masrayakat di tempat wisata Kota Surabaya. Tuturan masyarakat di tempat wisata menjadi objek penelitian yang menarik karena akan ditemukan percakapan-percakapan yang natural tanpa dibuat-buat. Tuturan para pengunjung yang beragam tersebut yang menarik untuk diteliti terutama menggunakan deiksis persona. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini diperoleh seratus tiga puluh lima data deiksis persona yang mencakup di Taman Bungkul sebanyak tiga puluh satu data, di Kebun Binatang Surabaya sebanyak tiga puluh data, di Alun-Alun Surabaya sebanyak tiga puluh dua data, di Pantai Kenjeran sebanyak dua puluh lima data, dan di Wisata Hutan Mangrove Wonorejo sebanyak tujuh belas data. Wujud dan variasi bentuk kata yang ditemukan sebanyak dua ratus enam puluh wujud kata dan sembilan belas variasi bentuk kata yang mencakup tujuh variasi persona pertama, delapan variasi persona kedua, dan empat variasi persona ketiga. Dari penelitian ini, kita dapat memahami pentingnya penggunaan kata ganti yang tepat sebagai acuan agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar.
Mongsimaca (Monggo, Silakan, Mados Nopo, Cari Apa) sebagai Wujud Maksim Kesederhanaan dalam Transaksi di Pasar Tradisional Rury Amrilatus Syaida; Tri Indrayanti
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penggunaan kata Mongsimaca (monggo, silakan, mados nopo, cari apa) sebagai wujud dari maksim kesederhanaan di pasar tradisional Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat atau klausa dari tuturan masyarakat di Pasar Pucang, Pasar Pagesangan, Pasar Turi, Pasar Manukan, dan Pasar Genteng. Sumber data dari penelitian ini adalah tuturan masyarakat di pasar tradisional Surabaya. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah teknik rekam, simak, dan catat. Teknik analisis data dengan cara transkrip hasil rekaman, klasifikasi, pemberian kode data, dan menyimpukna hasil analisis. Hasil dari penelitian ini adalah penjual di pasar tradisional Surabaya banyak menggunakan kata Mongsimaca (monggo, silakan, mados nopo, cari apa) dengan tujuan untuk menarik perhatian pembeli dan berharap dagangannya laku. Di pasar tradisional, penjual berlomba-lomba merendahkan hatinya agar pembeli nyaman belanja di pasar tersebut. Penjual juga menggunakan kata-kata yang sopan meskipun dengan orang yang tidak dikenal. Kata Kunci: Maksim Kesederhanaan; Pasar Tradisional Surabaya
PENOLAKAN PADA KATA GAK SEBAGAI BENTUK PELANGGARAN KETIDAKSANTUNAN BERBAHASA MAKSIM KEMUFAKATAN DI PASAR TRADISIONAL SURABAYA Susanti, Siti Avi; Indrayanti, Tri; Budiono, Sunu Catur
Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol6no2hlm1133-1144

Abstract

Penolakan kata Gak merupakan salah satu tuturan ketidaksantunan berbahasa yang diucapkan masyarakat di pasar tradisional Surabaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penolakan kata Gak sebagai bentuk pelanggaran ketidaksantunan berbahasa maksim kemufakatan di pasar tradisional Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa frasa, kata, dan kalimat tuturan penolakan kata Gak yang dituturkan masyarakat di pasar tradisional Surabaya yang mempunyai unsur ketidaksantunan berbahasa. Sumber data yang digunakan ialah tuturan atau ujaran masyarakat di pasar tradisional Surabaya, khususnya Pasar Pagesangan, Pasar Pucang, Pasar Genteng, Pasar Turi, dan Pasar Manukan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak atau mendengar, mencatat, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif. Ketidaksantunan berbahasa pada maksim kemufakatan ditemukan ada 12 pelanggaran ketidaksantunan dalam berbahasa pada kata Gak, 10 di antaranya ditemukan di Pasar Manukan, 1 pelanggaran ditemukan di Pasar Pucang, dan 1 pelanggaran lain ditemukan di Pasar Pagesangan.
Pemakaian Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah Tri Indrayanti; Sunu Catur Budiyono; Pana Pramulia; Nur Lailiyah
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 3 No. 3 (2024): Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v3i3.2344

Abstract

Teachers today are not only required to be competent in learning activities, but teachers are also required to be skilled at writing scientific papers. From the competence in writing scientific papers, teacher competence in learning activities will automatically increase, because writing is part of literacy. Writing scientific papers requires continuous practice and also requires good reading competence. Teachers who have reading competence will have writing competence. Ironically, many teachers do not have writing competence, because teachers' reading ability is low. That is why this Community Service activity is carried out. The target of Community Service is the teacher at SMKN 1 Sepulu Bangkalan. Community service is carried out in three stages, namely socialization, training and mentoring. From these three stages, teachers as participants can write scientific papers using good and correct Indonesian.
Relasi semantik bahasa Indonesia dialek Chindo Suarabaya Firdaus, Ratih Ayu; Indrayanti, Tri
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v6i2.10899

Abstract

Semantik dalam bidang keilmuan linguistik merupakan cabang ilmu yang berguna untuk menganalisis sebuah makna. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan macam-macam bentuk semantik yang muncul pada dialek Chindo Surabaya, mengingat banyak etnis Cina di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah, kata, kalimat dan frasa yang ada pada tuturan penutur Chindo Surabaya..Data diperoleh dengan melakukan metode bebas simak cakap yaitu berupa wawancara tidak langsung, dan rekam situasi non-formal di 4 lokasi pusat perbelanjaan di Surabaya yang menurut peneliti terdapat banyak kelompok masyarakat etnis Cina Surabaya, yaitu Galaxy Mall, PTC, Pasar Atum dan Pasa Kia-Kia.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemakaian dialek Chindo Surabaya memiliki relasi bentuk semantik dengan, sinonim, homonim, hiponim dan polisemi.
Perjuangan Tokoh Perempuan Dalam Antologi Cerpen Tiga Paragraf Sekian Jalan Menuju Pasar Karya Kampung Pentigraf Indonesia Febi Erika Putri; Tri Indrayanti
Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 4 (2023): November : Inspirasi Dunia : Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/insdun.v2i4.1222

Abstract

This study aims to determine the forms of struggle of female characters in the three-paragraph short story anthology the Way to Market by Indonesian Pentigraf Village. This study uses a descriptive qualitative method with a feminist literary approach. Broadly speaking, feminism is a women's liberation movement. Feminism has several streams, including radical feminism, liberal feminism, Marxist feminism, and socialist feminism. In accordance with the problem to be studied, the theory used is the theory of socialist feminism. Collecting data in this study using documentation techniques and library techniques. The data analysis technique in this study was as follows: reading the entire collection of short stories in the three-paragraph short story anthology That's All the Way to Market by Indonesian Pentigraf Village, marking short story titles related to the problem in research, Re-reading selected short stories, marking the quotations quotes that contain the meaning of the struggle of a woman in the family. After that draw conclusions. The results of this study are as follows: the form of struggle of female figures within the family sphere according to their role as a mother, wife and child. By using the theory of socialist feminism, it can be seen what forms a woman's struggle is seen from her role in the family to create a harmonious family.
KESALAHAN PENULISAN KATA DASAR PADA MEDIA MASSA BERITA SINDONEWS Ramadhieta, Shafira Rizka Cahyaningtyas; Indrayanti, Tri
Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2025): Arbitrer : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pattimura (Indonesia Language and Literature Education Department, The Faculty of Teacher's Training and Educational Sciences, University of Pattimura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arbitrervol7no1hlm17-28

Abstract

Surat kabar terus menjadi media informasi yang bermanfaat, ekonomis, dan efektif bagi masyarakat. Hampir semua golongan masyarakat sekarang dapat mengakses komunikasi dan informasi. Para pemakai bahasa harus berusaha meningkatkan kemampuan mereka untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan benar dan sesuai aturan untuk menghindari kesalahan ejaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan penulisan kata dasar dalam berita Sindonews pada edisi Agustus tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap teks berita, kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis kesalahan ejaan yang diidentifikasi berdasarkan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan dalam media massa berita SindoNews masih sering terjadi pada penulisan kata. Faktor-faktor penyebab kesalahan tersebut meliputi kurangnya pemahaman redaksi terhadap kaidah PUEBI dan kurangnya proses penyuntingan yang ketat. Diharapkan penelitian ini akan membantu meningkatkan kualitas tulisan berita di media massa.