Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Filsafat Pendidikan Humanisme dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik Azhirakeisha, Savira Mahesa; Afriannisa, Andien; Ruslan, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran filsafat pendidikan humanisme dalam membentuk karakter peserta didik yang utuh dan berempati. Nilai-nilai kemanusiaan seperti kasih sayang, toleransi, dan kewajiban sipil dapat ditanamkan dengan lebih baik di kelas jika nilai-nilai tersebut didasarkan pada teori dan praktik filsafat pendidikan. Humanisme dalam pendidikan menekankan pada upaya melihat setiap siswa sebagaimana adanya dan pada peran instruktur sebagai pembimbing dalam pengembangan siswa sebagai manusia seutuhnya. Pendidikan humanistik tidak hanya mengutamakan pencapaian akademik, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan moral, social agar mereka juga dapat tumbuh secara emosional dan memberikan kontribusi yang berarti bagi dunia.Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yaitu literatur atau tinjauan pustaka. Melalui pendekatan ini, pendidikan diharapkan mampu menciptakan individu yang berkarakter kuat, adaptif, dan berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Pendidikan untuk Masa Depan: Memahami Peran Filsafat dalam Pembentukan Karakter Alya, Jihan; Ruslan, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan elemen dasar yang penting dalam membentuk individu yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga berkarakter kuat. Artikel ini membahas peran filsafat dalam pendidikan, khususnya pengaruhnya terhadap pembentukan karakter. Di tengah kompleksitas dunia pendidikan saat ini, integrasi nilai-nilai filosofis ke dalam kurikulum menjadi sangat penting. Melalui kajian literatur, artikel ini mengidentifikasi tantangan dalam penerapan konsep filsafat, peran guru sebagai fasilitator, serta pentingnya keterlibatan komunitas dalam mendukung pendidikan karakter. Selain itu, artikel ini menyajikan metode untuk mengukur dan mengevaluasi perkembangan karakter siswa, serta memberikan contoh sekolah-sekolah yang berhasil menerapkan program pendidikan karakter secara sistematis. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang filsafat pendidikan, diharapkan kita dapat membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademis tetapi juga memiliki integritas dan etika yang tinggi.
Filsafat Pendidikan Progresivisme : Membangun Fondasi dalam Mencapai Pembelajaran Bermakna Aisyah, Rihadatul; Rahma, Latifah Hikmalia; Ruslan, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ideologi progresif Untuk menyediakan landasan bagi siswa untuk mencapai pengetahuan yang mendalam dan pembelajaran yang bermakna, pendidikan menempatkan premi pada perancangan pengalaman belajar yang menarik dan relevan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana filsafat pendidikan dapat berfungsi sebagai landasan untuk pendidikan yang lebih baik. Dengan memanfaatkan strategi tinjauan pustaka, penyelidikan ini berusaha untuk menyusun, mengkaji, dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal akademik, buku teks, laporan penelitian, dan publikasi dari konferensi terkait topik ini. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, pendidikan progresif berfokus pada pengembangan keterampilan kritis dan pemecahan masalah melalui pengalaman belajar yang aktif dan tersituasi. Pendekatan ini menekankan pentingnya melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, ketika instruktur mengambil peran sebagai pemandu, membantu kelas dalam menyelidiki berbagai konsep, mengembangkan individu yang. Maka dari itu dengan filsafat pendidikan progresivisme tersebut peserta didik dapat berpikir kritis dan kreatif serta beradaptasi dengan tantangan kehidupan dan menghubungkan pengetahuan dengan dunia nyata dan pembelajaran yang dilakukan lebih bermakna.
Pembelajaran Sejarah Abad 21 dalam Menunjang Kompetensi Komunikasi dan Rasa Nasionalisme Siswa Naredi, Hari; Haqien, Danin; Ruslan, Ahmad; Nelsusmena, Nelsusmena; Erlangga, Gery
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 3 (2022): Volume 7 Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.951 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i3.1065

Abstract

Peran pembelajaran sejarah di sekolah, tentunya mampu menunjang kompetensi abad 21 terhadap siswa dan salah satunya ialah kompetensi komunikasi. Dengan adanya pembelajaran sejarah abad 21, tidak serta merta menghilangkan penanaman nilai nasionalisme terhadap siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dan data penelitian ini diperoleh dan dikumpulkan dari artikel penelitian sebelumnya, serta peneliti menganalisis data berdasarkan teori-teori pembelajaran abad 21.   Hasil dari penelitian ini terdapat dua model pembelajaran sejarah abad 21 untuk menunjang kompetensi komunikasi serta rasa nasionalisme siswa, yaitu model pembelajaran problem-based learning dan project-based learning. Pada kedua model pembelajaran tersebut, akan meningkatkan kompetensi komunikasi karena, siswa akan menjalankan sebuah interaksi sosial untuk menyelesaikan sebuah permasalahan yang ada di kehidupan sehari-hari siswa tersebut. Rasa nasionalisme siswa juga dapat terbentuk dengan menggunakan kedua model pembelajaran tersebut, karena apabila siswa dilatih dalam berpikir historis layaknya seorang sejarawan, maka rasa nasionalisme dapat diresapi apabila siswa tersebut mampu berpikir secara historis.
Survei Persepsi Rekognisi Hak-Hak Sipil Siswa SMA di DKI Jakarta Nasution, Maneger; Bunyamin, Bunyamin; Nawawi, Muhammad Azhar; Ruslan, Ahmad; Erlangga, Gery; Muhtarom, Herdin; Pratiwi, Ayu Kurnia
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 4 No. 2 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v4i2.1653

Abstract

This research is a study of the recognition of civil rights related to human values around tolerance, social solidarity, freedom, and responsibility. The purpose of this study is to find out how the perception of recognition of students' civil rights in DKI Jakarta. The research approach used in this study is quantitative. This study used a questionnaire data collection technique with a Likert scale model. The data analysis technique used in this study is a descriptive statistical analysis technique through percentage calculations. The results of this study show that the civil rights of students in the school environment have been recognized or upheld through the policies of educational institutions and in academic activities carried out in the school environment.