Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IMPLEMENTASI GERAKAN LITERASI PADA SMA DI KABUPATEN ACEH UTARA, BIREUN, DAN LHOKSEUMAWE Syahriandi, Syahriandi; Trisfayani, Trisfayani; Radhiah, Radhiah; Safriandi, Safriandi
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v6i2.792

Abstract

Gerakan literasi sekolah sudah dicanangkan sejak tahun 2016. Banyak sekolah yang belum menerapkannya dan merealisasikan gerakan literasi sekolah secara nyata. Bahkan, jika dilihat peringkat literasi Indonesia di dunia pada posisi ke-65. Aceh sendiri pada posisi ke-21 dari 34 provinsi di Indonesia. Mengacu pada permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah pada SMA di Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa implementasi gerakan literasi sekolah di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, dan Lhokseumawe telah dilaksanakan oleh sekolah-sekolah. Namun, ada beberapa sekolah, khususnya kategori sekolah rendah, yang belum optimal dalam pelaksanaannya. Masih ada indikator-indikator yang belum direalisasikan.
Exploring Devayan Language Maintenance among Parents in Simeulue Regency, Indonesia Oresah, Yesi; Idaryani, Idaryani; Safriandi, Safriandi
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 17 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v17i01.441

Abstract

This study examines the parents’ efforts and their attitudesto maintain Devayan language withinnon-formaldomain. and factors that influence the preservation of the Devayan language among parentsin Simeulue Regency, Indonesian. Drawing on qualitative descriptive methods, data were collected through semi-structured interviews and observation, involving six Devayan-speaking parents. The findings demonstrated that Devayan remains actively maintained through consistent intergenerational transmission to their children, positive parental language attitudes, and dense local speech networks that extend beyond the household into neighborhoods, markets, and social gatherings. Parents play a central role by establishing Devayan as the dominant home language, modelling consistent speaking the Devayan with their children, and embedding language use within culturally meaningful activities. Parents are highly aware of the importance of passing on the Devayan language to their children as a cultural heritage that must be preserved. These practices position Devayan not merely as a communicative tool, but as a marker of identity for Devayan community. The study contributes to heritage language maintenance by highlighting the synergistic relationship between parents’ consistency and community-level validation in language use. The findings suggest that effective language maintenance emerges from everyday practices grounded in affective commitment of parents to their children, cultural transmission, and adaptive bilingualism. Kata Kunci Language maintenance, Devayan language, Parents