Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

RENDAHNYA INTENSI ANAK UNTUK CURHAT KEPADA ORANG TUA PADA SISWA MTS MATHLAUL ANWAR Widodo, Sugeng; Suryani, Lilis; Sularmi, Lili; Pratama, Yuga; Dianti, Rini
Jurnal Abdimas Tri Dharma Manajemen Vol. 1 No. 2 (2020): ABDIMAS April 2020
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ABMAS.v1i2.p67-74.y2020

Abstract

Curhat atau curahan hati merupakan saat di mana satu orang mencoba untuk menceritakan sesuatu kepada orang-orang yang dianggap dekat, dan biasanya yang diceritakan itu masalah personal.Misal tentang pekerjaan, pasangan, keluarga, dan lain sebagainya. Mungkin orang akan berasumsi bahwa orang yang curhat itu butuh pendapat orang lain guna mencari solusi untuk masalahnya. Tapi ada juga yang curhat bukan untuk mencari solusi, melainkan hanya ingin didengar kisahnya.Karena wanita kebanyakan menceritakan masalah itu lebih karena ingin empati dan simpati.Jadi ketika diberikan solusi yang simple dan to the point, justru merasa tidak didengarkan.Kadang ada juga pria yang seperti itu.Secara garis besar orang curhat ada 3, pertama ingin mencari solusi, kedua ingin pengakuan atau respons positif, ketiga ingin mencari perhatian. Curhat bukan cuma karena ingin mencari solusi, tapi bisa juga karena alasan lain.Curhat (curahan hati) dibutuhkan setiap orang karena tak selamanya manusia bisa mengatasi kegundahan, mengadukan kegelisahan, menguraikan rasa sakit hati dan menyelesaikan permasalahannya sendiri.Curhat bisa juga ditindaklanjuti sebagai aktivitas berbagi pengalaman, bertukar pikiran dan berbagi perasaan, terutama dengan orang-orang terdekat yang kita percayai.Karena itu, curhat menjadi kebutuhan psikis yang dianggap penting oleh banyak orang.Sebagai ajang berbagi, curhat memiliki banyak manfaat, asal dicurahkan kepada orang yang tepat.Pertama, melegakan dan menenangkan perasaan.Di saat sedih dan gundah, kita butuh teman walaupun hanya untuk sekedar mendengarkan keluh kesah kita.Curhat kepada sahabat, keluarga dan orang-orang terdekat paling tidak bisa meringankan beban yang menghimpit perasaan.Apalagi jika orang tempat kita curhat memberikan respon yang baik.Hati dan pikiran kita bisa jauh lebih tenang.Kedua, curhat bisa membuat hubungan semakin dekat dan erat, baik dengan keluarga maupun sahabat.Kedekatan timbul karena rasa nyaman, rasa percaya dan adanya rasa menghargai dan dihargai. Orang yang jadi tempat curhat akan merasa dihargai dan dipercaya karena umumnya curhat menyangkut masalah pribadi, sehingga ia juga bisa lebih memahami pribadi sahabatnya yang curhat tersebut. Demikian pula orang yang curhat, dengan adanya respon dari pendengar curhatnya, ia merasa dihargai, dimengerti dan merasa orang tersebutKata Kunci:Intensi curhat , Anak, Orang Tua
Fenomena Budaya Ngopi di Coffe Shop Sebagai Bentuk Komunikasi Baru di Kalangan Ibu-Ibu Muda Rini Dianti Fauzi; Katry Anggraini; Sewaka
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sekretarisskr.v11i2.42303

Abstract

ABSTRAK Menurut International Coffee Organization Indonesia (2017), saat ini perkembangan kopi di Indonesia terus mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Beberapa daerah di Indonesia dikenal sebagai penghasil kopi terbaik dunia. Lampung dikenal sebagai penghasil kopi terbesar di Indonesia yang memiliki jenis kopi robusta. Di Pulau Sumatera saja misalnya dapat dilihat banyak jenis kopi berkualitas yang juga sudah dikenal hingga ke mancanegara seperti misalnya kopi Sidikalang Sumatera Utara, kopi Mandailing dan kopi Gayo Aceh, kopi Sumatera Selatan dan sebagainya. Di Jawa misalnya juga dikenal kopi Malang yang mirip dengan yang ada di Lampung, kopi Bali dan masih banyak lagi jenis kopi yang lainnya. Indonesia sebagai negara kepulauan nusantara memiliki pesona rasa kopi nusantara yang sangat beragam dan rasanya pun merupakan rasa yang berstandar kualitas ekspor. Oleh karena itu, Indonesia menjadi salah satu penghasil kopi terbesar di dunia dan berkaitan dengan komoditi-komoditi agrikultur, kopi adalah penghasil devisa terbesar keempat untuk Indonesia setelah minyak sawit, karet, dan kakao.Fenomena budaya ngopi di coffee shop sebagai bentuk komunikasi baru di kalangan para ibu-ibu muda adalah sebuah fenomena sosial yang menunjukkan perubahan gaya hidup, preferensi, dan perilaku konsumen dalam menikmati kopi. Coffee shop bukan hanya menjadi tempat untuk minum kopi, tetapi juga menjadi tempat untuk bersosialisasi, berdiskusi, bekerja, belajar, atau sekadar bersantai . Ada asumsi bahwa kebiasaaan nongkrong di coffe shop memiliki nilai life style yang tinggi, ini di buktikan dengan bergesernya nilai budaya ngopi bagi ibu-ibu muda. Coffee shop menawarkan berbagai varian kopi, fasilitas, dan suasana yang menarik bagi para ibu-ibu muda yang ingin menghabiskan waktu dengan teman- teman, keluarga, atau diri sendiri. Coffee shop juga menjadi simbol status, identitas, dan gaya hidup bagi para ibu-ibu muda yang ingin tampil modis, modern, dan profesional. Coffee shop merepresentasikan karakteristik generasi muda yang dinamis, produktif, kreatif, dan berwawasan luas. Fenomena budaya ngopi di coffee shop ini dapat dilihat dari berbagai perspektif, seperti sosiologi, psikologi, ekonomi, atau komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena budaya ngopi di coffee shop sebagai bentuk komunikasi baru di kalangan ibu-ibu muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode etnografi untuk memahami makna dan dampak komunikasi ibu-ibu saat ngopi di coffee shop. Penelitian ini juga menggunakan beberapa teori yang relevan, yaitu teori komunikasi antarpribadi, teori ruang publik, teori gaya hidup, dan teori identitas sosial. Penelitian ini signifikan bagi pengembangan ilmu komunikasi, khususnya mengenai fenomena komunikasi baru di ruang publik. Penelitian ini juga signifikan bagi praktisi coffee shop, ibu-ibu, dan masyarakat umum dalam memahami dan mengapresiasi budaya ngopi di coffee shop sebagai salah satu bentuk komunikasi yang kaya akan nilai dan makna. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara budaya ngopi di coffee shop dengan komunikasi, kinerja, dan kesejahteraan ibu-ibu. Kata Kunci: Fenomena budaya, Coffe Shop, Komunikasi Baru
ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN PADA PT EBDESK TEKNOLOGI TANGERANG SELATAN Fauzi, Rini Dianti; Safira, Mutiya
Jurnal Media Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): Media Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/mdkm.v1i2.35277

Abstract

ABSTRAK  PT Ebdesk Teknologi adalah satu perusahaan yang menyediakan perangkat lunak dengan yang focus pada pengembangan dan penelitian untuk artificial intelligence khususnya dalam Semantic, Robot dan Graphic Framework, yang selalu  menghadirkan produk  dengan perkembangan berkelanjutan agar tetap terdepan dalam perubahan teknologi dan trend pasar. PT Ebdesk juga banyak bekerja sama dengan berbagai Universitas, untuk membantu memasarkan dari media social di zaman Era Global ini. Dari tahun 2019 sampai 2021 ada penurunan signifikan, tampak bahwa bahwa bauran pemasaran yang di lakukan PT Ebdesk Teknologi Tangerang Selatan belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bauran pemasaran dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada PT Ebdesk Teknologi Tangerang Selatan. Untuk membantu menganalisis strategi bauran pemasaran dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada PT Ebdesk Teknologi Tangerang Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan metode analisis SWOT. Berdasarkan analisis SWOT strategi pemasaran PT Ebdesk Teknologi Tangerang Selatan yang penulis rincikan yaitu, Strenghts (kekuatan) memiliki kualitas yang unggul. PT Ebdesk Teknologi telah memiliki berbagai macam produk aplikasi, mampu memberikan pelayanan prima kepada client, pemasaran yang dilakukan PT Ebdesk Teknologi telah menjangkau ke luar kota dan luar Indonesia. PT Ebdesk Teknologi memiliki cabang di berbagai macam daerah. Weakness (kelemahan) bersaing dengan marketing internal maupun cabang sendiri, website tidak dapat diakses, aplikasi error, tampilan aplikasi tidak sesuai, data yang ditampilkan tidak sesuai. Opportunities (peluang) banyaknya perusahaan jasa yang menggunakan media analitic. Threats (tantangan) bersaing dengan perusahaan IT lain, system pelayanan harus lebih baik dari competitor lain. Kata-kata Kunci: Analisis SWOT, Strategi Bauran Pemasaran, Kepuasan Pelanggan 
Edukasi Strategi Komunikasi Dalam Menciptakan Kesadaran Masyarakat Untuk Mendukung Program Bank Sampah Mutiara Madani Di Perumahan Griya Bunga Asri Kec. Gunung Sindur - Bogor Anggraini, Katry; Fauzi, Rini Dianti; Sewaka
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/comm.v2i1.47553

Abstract

Sampah terus mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, oleh karena itu perlu adanya pendekatan dengan strategi komunikasi lingkungan untuk menekan volume sampah serta meningkatkan kepedulian lingkungan. Diperlukan komunikasi lingkungan sebagai upaya mengomunikasikan kelestarian lingkungan hidup melalui strategi komunikasi lingkungan hidup yang dapat membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat/industri terhadap lingkungan hidup. Edukasi pengolahan sampah kepada warga Perumahan Griya Bunga Asri Kecamatan Gunung Sindur – Bogor dengan strategi komunikasi bank sampah Mutiara Madani. Karena sampah yang dianggap tidak berguna bisa menjadi masalah besar dalam kehidupan terutama di kota besar. Apabila bijak mengelola sampah dengan baik maka memiliki banyak manfaat, salah satu caranya adalah dengan mengelola sampah melalui bank sampah. Hal ini akan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan. Dalam bank sampah Mutiara Madani, terbukti bahwa sampah dapat memberikan banyak keuntungan. Ini semua bisa tercapai dengan cara berkomunikasi dengan warga menggunakan strategi yang baik. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi lingkungan yang dijalanan oleh Bank Sampah Mutiara Madani dalam meningkatkan kepedulian Lingkungan. Hasil PKM ini menunjukkan bahwa Bank Sampah Mutiara Madani menerapkan komunikasi lingkungan melaluli 3 strategi : 1) Strategi penerima (Sasaran), yang menjadi target penerima (sasaran) ialah ibu rumah tangga. 2) Strategi Pesan, melalui sosialisasi memberikan pesanpesan lingkungan dan edukasi mengenai pengelolaan sampah. 3) Strategi Media, Bank Sampah Mutiara Madani menggunakan dua metode yaitu media komunikasi langsung yang dilakukan melalui pengadaan sosialisasi, sedangkan media komunikasi tidak langsung adalah melalui pemberian media cetak yaitu brosur sebagai bentuk edukasi melalui media tidak langsung. Dengan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sesuai tema dan judul yang sudah dijelaskan di atas, di samping sebagai pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim pengabdi juga mendapatkan pengalaman tentang mengedukasi Strategi Komunikasi dalam Menciptakan Kesadaran Masyarakat untuk Mendukung Program Bank Sampah Mutiara Madani di Perumahan Griya Bunga Asri Kecamatan Gunung Sindur – Bogor. Kegiatan PKM ini diawali dengan memberikan ceramah dan pengarahan kepada para warga terutama ibu rumah tangga ini dikumpulkan pada suatu ruangan yang ada di Perumahan Griya Bunga Asri Kecamatan Gunung Sindur – Bogor dengan tim pengabdi untuk memberikan ceramah tentang materi kegiatan. Adapun materi yang diberikan terkait dengan mengedukasi Strategi Komunikasi dalam Menciptakan Kesadaran Masyarakat untuk Mendukung Program Bank Sampah Mutiara Madani di Perumahan Griya Bunga Asri Kecamatan Gunung Sindur – Bogor. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doorprize yang diberikan kepada pekerja. Pada saat pelaksanaan kegiatan ini lebih banyak ditampilkan penjelasan-penjelasan mengenai edukasi Strategi Komunikasi dalam Menciptakan Kesadaran Masyarakat untuk Mendukung Program Bank Sampah Mutiara Madani di Perumahan Griya Bunga Asri Kecamatan Gunung Sindur – Bogor.
Penggunaan Podcast sebagai Alat Komunikasi Pemasaran Studi Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pamulang Fauzi, Rini Dianti; Anggraini, Katry; Sewaka, Sewaka
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 8 No. 2 (2025): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v8i2.1072

Abstract

Podcasts as a digital audio medium have experienced rapid growth in recent years. Its flexible and accessible format makes it an effective tool for conveying information and building relationships with audiences.  Marketing communication is a means used in an effort to inform, persuade and remind consumers either directly or indirectly about the products and brands they sell. Marketing communication is a means used in an effort to inform, persuade and remind consumers either directly or indirectly about the products and brands they sell.  The purpose of this research is to determine the use of podcasts as a marketing communication tool: Case Study of Pamulang University New Student Admissions. This research uses interpretative qualitative research methods. There are several techniques that can be used for the data collection process. In this research, the data collection techniques used were observation, documentation, literature study. The research results show that Podcasts have become an effective medium in Pamulang University's marketing communications strategy. Through podcasts, universities can convey various important and interesting information to prospective students in a more personal and easily accessible way.  In addition, podcasts provide flexibility for prospective students to listen to information anytime and anywhere. The audio format presented in podcasts allows listeners to absorb information more comfortably compared to reading brochures or viewing promotional videos. Podcasts can create a stronger emotional connection with prospective students.
PENGARUH HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KAYU GAHARU MELALUI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM PADA PT. ALKHIES MULTI INDONESIA WILAYAH CURUG Hadi , Reza Khairul; Suntari , Esti; Fauzi , Rini Dianti
AMANAH : Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol. 1 No. 1 (2023): AMANAH: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/amanah.v1i1.2

Abstract

Tujuan. Tujuan dari penelitin ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian pada PT. Alkhies Multi Indonesia, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Promosi terhadap Keputusan Pembelian pada PT. Alkhies Multi Indonesia dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Harga dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian pada PT. Alkhies Multi Indonesia secara simultan.. Metode. menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 214 konsumen. Teknik sampling adalah sampel acak sederhana, menggunakan rumus Sovlin dengan taraf kerusakan 5%, maka diperoleh sampel sebanyak 139 responden. Metode analisa yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi kalsik, uji regresi linier sederhana, uji regresi linier berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi dan uji signifikan (uji t dan uji f). Hasil. penelitian secara parsial Harga berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan persamaan regresi Y= 22.138+0,852X1, dan pada koefisien korelasi sebesar 0,660 artinya kedua variabel mempunyai tingkat hubungan yang kuat, dan koefisien determinasi besarnya R square adalah 43,6%. Hasil uji t diperoleh nilai thitung 10.288 > ttabel 1,977. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Harga terhadap Keputusan Pembelian. Secara parsial Promosi berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan persamaan regresi Y = 22,777 +0,646X2, dan pada koefisien korelasi sebesar 0,672 artinya kedua variabel mempunyai tingkat hubungan yang kuat, dan koefisien determinasi besarnya R square adalah 45,2%. Hasil uji t diperoleh nilai thitung 10,634 > ttabel 1,977. Dengan demikian H0 ditolak dan H2 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan Harga dan Promosi berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan persamaan regresi Y = 18,524 + 0,460X1 + 0,389X2, dan pada koefisien korelasi sebesar 0,713 artinya ketiga variabel mempunyai tingkat hubungan yang kuat, dan koefisien determinasi besarnya R square adalah 50,8%. Hasil uji F diperoleh nilai Fhitung 70,222 > Ftabel 3,91. Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara Harga dan Promosi terhadap Keutusan Pembelian
Pengaruh Harga dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen pada Sicepat Ekspres Jagakarsa di Jakarta Selatan Fauzi, Rini Dianti; Pitriyani, Pitriyani
Lensa Ilmiah: Jurnal Manajemen dan Sumberdaya Vol. 1 No. 2 (2022): Lensa Ilmiah: Jurnal Manajemen dan Sumberdaya
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.692 KB) | DOI: 10.54371/jms.v1i2.189

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Sicepat Ekspres Di Jagakarsa Jakarta Selatan baik secara parsial maupun secara simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan diperoleh sampel dalam penelitian ini berjumlah 99 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan persamaan regresi Y = 7,851 + 0,515X1, nilai korelasi sebesar 0,643 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 41,4%. Uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (8,275 > 1,985). Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh signifikan harga terhadap kepuasan konsmen. Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan persamaan regresi Y = 7,750 + 0,408X2 nilai korelasi sebesar 0,642 artinya kedua variabel memiliki tingkat hubungan yang kuat.  Nilai koefisien determinasi sebesar 41,2%. Uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (8,241 > 1,985). Dengan demikian H0 ditolak dan H2 diterima artinya terdapat pengaruh signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen. Harga dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan persamaan regresi Y = 3,007 + 0,336X1 + 0,265X2. Nilai korelasi sebesar 0,733 artinya variabel bebas dengan variabel terikat memiliki tingkat hubungan yang kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 53,8% sedangkan sisanya sebesar 46,2% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (55.891 > 2,700). Dengan demikian H0 ditolak dan H3 diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan secara simultan harga dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen.
SOSIALISASI FENOMENA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BAGI GENERASI MILENIAL DI SMK PUTRA PERTIWI PONDOK CABE - KOTA TANGERANG SELATAN Fauziah, Rini Dianti; Sewaka, Sewaka; Anggraini, Katry
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/comm.v1i1.37944

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini berdampak salah satunya terhadap perkembangan teknologi akses komunikasi. Kemajuan teknologi ini sangat membantu mencari dan mendapatkan ilmu dengan cepat dan belajar pun bisa dilaksanakan di mana saja dan kapan saja dengan bantuan alat komunikasi yang canggih. Kemajuan teknologi komunikasi tersebut memberikan kemudahan bagi manusia untuk bersosialisasi antar satu sama lain. Kemudahan tersebut ditawarkan melalui munculnya banyak media sosial yang dapat digunakan oleh semua orang dari berbagai kalangan usia untuk saling berinteraksi. Lebih dari itu, masyarakat banyak yang mengakses media sosial hanya untuk sekedar mencari hiburan. Menghadapi gejala banjirnya informasi melalui media sosial tersebut yang dikhawatirkan akan berdampak terhadap sikap perilaku berbahasa masyarakat yang tidak diharapkan. Generasi millennial sangatlah mahir dalam menggunakan teknologi berbasis internet. Sebagaimana yang diketahui, saat ini akses komunikasi semakin maju dengan pesat. Adanya teknologi digital ini membuat kita semua yang terhubung ke sosial media yang lama-kelamaan menjadi candu bagi para remaja di generasi Z maupun generasi millennial. Kecanduan ini membuat mereka betah berlama-lama membuka sosial media melalui smartphone ataupun tablet. Sosial media yang sering digunakan remaja saat ini antara lain adalah Instagram, Facebook, Twitter, Line, dan lain-lain. Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini memberikan edukasi penggunaan media sosial dengan mengamati dari gejala bahasa yang muncul. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa setelah diberikan simulasi dan pemaparan materi lebih dapat memahami dan membedakan antara berita bohong dan berita benarKata kunci: Sosialisasi, Media Sosial, Generasi Millenial, dan Siswa
Sosialisasi Pentingnya Mengenal Budaya Organisasi Guna Membangun Citra Usaha Masyarakat di Kelurahan Pakulonan Kecamatan Serpong Utara Kota Tangerang Selatan Anggraini, Katry; Dianti Fauzi, Rini; Sewaka
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi Vol. 1 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PRODI ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/comm.v1i2.42450

Abstract

Budaya organisasi memegang peranan penting dan strategis perkembangan dan kemajuan organisasi dalam bisnis, manajemen, lembaga pendidikan dan sosial lainnya organisasi. Budaya organisasi merupakan nilai-nilai kunci yang diyakini dan mengandung karakteristik yang dibawa oleh anggota organisasi ke dalam organisasinya, yang menjadi suatu sistem nilai, sehingga organisasi memiliki kepribadian sebagai suatu sistem yang diterima bersama dan akan menciptakan organisasi yang efektif dengan budaya yang kuat dan berbeda dengan organisasi lain. Dalam hal ini proses pembentukan sampai menuju internalisasi nilai-nilai dan budaya organisasi merupakan proses yang panjang, sehingga memerlukan strategi yang efektif. Secara fungsional, budaya organisasi memiliki beberapa fungsi. Pertama, budaya memiliki peran pembeda. Ini berarti bahwa budaya kerja menciptakan perbedaan yang jelas antar organisasi. Kedua, budaya organisasi memberi anggota organisasi rasa identitas. Ketiga, budaya perusahaan mendorong tumbuhnya komitmen terhadap sesuatu yang melampaui kepentingan pribadi individu. Keempat, budaya organisasi meningkatkan stabilitas sistem sosial. Dalam pembangunan organisasi, budaya memiliki peran penting dalam proses pengadaan organisasi. Budaya pada organisasi di setiap usaha cenderung berbeda di mana mereka memiliki adat dan kebiasaan yang berbeda. Pembentukan budaya di dalam suatu organisasi dilihat dari perbedaan budaya antara karyawan dengan yang punya usahanya di mana sering terjadi berbagai permasalahan terhadap kinerja karyawan dan pembentukan citra perusahaan. Selain itu, citra yang memiliki usaha di zaman modern ini menjadi hal yang sangat penting untuk dikelola dengan baik oleh pendiri maupun pengurus wirausahanya. Karakter masyarakat atau publik yang dinamis dengan perubahan zaman yang semakin pesat menimbulkan tantangan baru bagi para pengurus yang bertanggung jawab terhadap citra organisasi maupun usaha. Pengurus dituntut agar mampu menciptakan, memelihara, dan meningkatkan citra positif organisasi atau usaha yang telah ada, serta memperbaiki citra jika terjadi masalah dalam lembaga. Kreativitas, inovasi dan adaptif sangat diperlukan agar citra organisasi tetap terjaga dengan perkembangan serta kemajuan teknologi komunikasi. Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini memberikan edukasi pentingnya mengenal budaya organisasi guna membangun citra usaha masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat di Kelurahan Pakulonanan Kota Tangerang Selatan setelah diberikan edukasi dan pemaparan materi lebih dapat memahami budaya organisasi dalam membangun citra usahanya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN MULTIPLE INTELLIGENCE SISWA SEKOLAH DASAR Dianti, Rini; Khoimatun; Ririn Andriani Kumala Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26549

Abstract

Dalam proses pembelajaran pengoptimalan penggunaan indra yang dimiliki siswa harus lebih diperhatikan, hal itu berkaitan dengan kecerdasan siswa yang berdampak pada cara siswa mengolah dan menyerap materi pelajaran, karena sebagian siswa tidak hanya memiliki satu jenis kecerdasan tetapi bisa beberapa kecerdasan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran SAVI terhadap pembelajaran IPA, serta untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dan peningkatan multiple intelligence siswa. Metode penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas dengan III siklus yang terdiri dari empat tahap meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas V tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan perolehan skor akhir observasi penerapan SAVI sebesar 127 dengan persentase 88,19% yang termasuk kategori sangat baik. Perolehan skor akhir motivasi belajar siswa sebesar 2169 dengan persentase 86,07% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Perolehan skor akhir multiple intelligence siswa sebesar 2178 dengan persentase 77,79% yang termasuk kategori tinggi, serta perolehan persentase ketuntasan belajar sebesar 89% atau 25 siswa yang mencapai KKM. Berdasarkan hasil dan analisis dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA menggunakan model pembelajaran SAVI ini terlaksana dengan baik dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan peningkatan multiple intelligence siswa kelas V UPTD SD Negeri 2 Majakerta serta dapat mencapai indikator keberhasilan yang ditargetkan.