Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

DETERMINAN, INVERS, DAN NILAI EIGEN MATRIKS SKEW-CIRCULANT DENGAN ENTRI BARISAN GEOMETRI Azhari, Mirza Farhan; Wulandari Mas'oed, Teduh; Guritman, Sugi; Jaharuddin; Siswandi
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 19 No. 2 (2023): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.19.2.129-140

Abstract

Matriks skew-circulant adalah matriks segi yang entri terakhir setiap baris berpindah ke posisi utama dan berganti tanda disertai pergeseran semua entri lainnya ke posisi berikutnya. Dalam artikel ini, entri dari matriks circulant berupa entri barisan bilangan geometri. Tujuannya adalah merumuskan suatu formulasi sederhana dari determinan, invers, dan nilai eigen dari suatu matriks skew circulant. Formulasi determinan ditentukan dengan menerapkan serangkaian operasi baris dasar dan kolom dasar sampai diperoleh matriks diagonal. Langkah untuk mencari invers dilakukan dengan mengadaptasi metode dalam mencari determinan dan ekuivalensi baris dan kolom pada matriks. Dalam mencari nilai eigen digunakan konsep akar kesatuan (roots of unity) dan subgrup siklik.
OPTIMASI PENJADWALAN BISKITA TRANS PAKUAN BOGOR DI KORIDOR-2 DENGAN INTEGER LINEAR PROGRAMMING Mayyani, Hidayatul; Syahrul; Supriyo, Prapto Tri; Aman, Amril; Siswandi; Septianto, Fendy; Julianto, Mochamad Tito
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 1 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.1.35-43

Abstract

Kota Bogor merupakan salah satu kota yang berada di provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk yang banyak. Sejalan dengan perubahan waktu, jumlah penduduk kota Bogor bertambah, sehingga menyebabkan mobilitas semakin meningkat dan juga menyebabkan kemacetan. Salah satu upaya Pemerintah Kota Bogor untuk mengatasi kemacetan adalah dengan melakukan pergantian angkutan kota menjadi bentuk angkutan massal perkotaan dengan konsep Bus Rapid Transit yang diberi nama BisKita Trans Pakuan Bogor. Dalam paper ini dibahas masalah optimasi penjadwalan BisKita Trans Pakuan Bogor pada Koridor 2 berdasar Integer Linear Programming yang diselesaikan menggunakan bantuan software MiniZinc. Model dibangun dengan memperhatikan partisi waktu, rute bus, banyaknya bus yang beroperasi, jam kerja pramudi (pengemudi), banyaknya pramudi serta lamanya perjalanan dalam tiap partisi waktu. Hasil luaran model berupa optimasi banyaknya rit bus dan biaya operasional minimum yang dikeluarkan oleh perusahaan. Banyaknya rit yang dihasilkan selanjutnya digunakan untuk menyusun jadwal keberangkatan bus.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL DI SMA NEGERI 2 NANGA TAYAP KABUPATEN KETAPANG: STUDI KASUS PADA KELAS XI IPS Siswandi; Syaifulloh, Muhammad
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 2 (2025): PUTERI HIJAU: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v10i2.56512

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) merupakan terobosan baru dalam pendidikan Indonesia yang menekankan kebebasan belajar dan pengembangan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi KMB pada pembelajaran sejarah lokal di SMA Negeri 2 Nanga Tayap Kabupaten Ketapang dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Studi kasus dilakukan pada kelas XI IPS dengan metode kualitatif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KMB pada pembelajaran sejarah lokal masih belum optimal. Faktor pendukungnya adalah antusiasme siswa dan dukungan kepala sekolah. Faktor penghambatnya adalah kurangnya pemahaman guru tentang KMB, keterbatasan sumber belajar, dan sarana prasarana yang belum memadai. Disarankan untuk memberikan pelatihan KMB kepada guru, mengembangkan sumber belajar lokal, dan meningkatkan sarana prasarana.Curriculum for Independent Learning (Kurikulum Merdeka Belajar or KMB) is a new breakthrough in Indonesian education that emphasizes freedom in learning and character development. This research aims to analyze the implementation of KMB in local history learning at SMA Negeri 2 Nanga Tayap, Ketapang Regency, and identify supporting and inhibiting factors. A case study was conducted in class XI IPS using a qualitative method, involving interviews, observations, and documentation.The research results indicate that the implementation of KMB in local history learning is not yet optimal. Supporting factors include student enthusiasm and school principal support. Inhibiting factors include teachers' lack of understanding about KMB, limited learning resources, and inadequate facilities. It is recommended to provide KMB training for teachers, develop local learning resources, and improve facilities.
Rationality of antibiotics prescription on pneumonia patients at the Indonesia Air Force Center Hospital (RSPAU) Dr. Suhardi Hardjolukito, Yogyakarta Burju Simanjuntak, Lamhot; Siswandi; Gugun Suhendra; Dewi Wulandari; Wulanria Nurfitrika; Weti Widayanti; Nurhasna Suhmita Sari; Ikhwan Dwi Wahyu Nugroho
Indonesian Journal of Pharmacology and Therapy Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada and Indonesian Pharmacologist Association or Ikatan Farmakologi Indonesia (IKAFARI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijpther.9867

Abstract

Irrational antibiotic prescriptions on pneumonia patients is common in hospitals. This study aimed to evaluate the rationality of antibiotics prescription on pneumonia patients at the Indonesia Air Force Center Hospital (RSPAU) Dr. Suhardi Hardjolukito, Yogyakarta. It was a cross-sectional study using prescriptions for inpatients and outpatients suspected of community acquired pneumonia (CAP) submitted to the Medical Record Installation. All prescribed drugs, including their dosage, duration, route of administration, and demographic information of patients were extracted. The rationality of antibiotic use was then evaluated using the Gyssens and PCNE methods by assessing the antibiotic use with standard treatments based on the Clinical Pathway of RSPAU Dr. Suhardi Hardjolukito, Yogyakarta and the Guideline for the Use of Antibiotics of the Ministry of Health, Republic of Indonesia number 28 in 2021. A total of 124 pneumonia patient prescriptions were evaluated. The rationality of antibiotic prescriptions based on the Gyssens and PCNE criteria were 65.7% and 65.26%, respectively. The irrational of antibiotics based on the Gyssens method consisted of incomplete antibiotic prescription (2.90%), antibiotics not indicated (2.23%), medications prescribed cost more than substitute medications (8.20%), and less duration of medications (19.40%). Furthermore, the irrationality of antibiotics based on the PCNE method consisted of untreated symptoms or indications (8.33%), treatment issues related to cost-effectiveness (1.39%), too short duration of medications (23.61%), and incorrect medication administration or dosage interval timing (1.39%). In conclusion, in general, the antibiotics prescription on pneumonia patients at the RSPAU Dr. Suhardi Hardjolukito was rational. However, this rationality can still be improved.
PENENTUAN PORTOFOLIO SAHAM DI INDONESIA DENGAN MEMAKSIMUMKAN SHARPE RATIO Retno Budiarti; Nur Agustiani; Muhammad Ariq Rizky; Siswandi
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 21 No. 2 (2025): MILANG Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/milang.21.2.179-189

Abstract

Investasi saham telah menjadi instrumen keuangan yang banyak dimanfaatkan untuk meraih keuntungan dalam jangka panjang. Namun, volatilitas harga saham yang fluktuatif dan volatil menuntut pentingnya manajemen risiko dalam penyusunan portofolio. Penelitian ini bertujuan menyusun portofolio optimal melalui maksimisasi Sharpe Ratio dengan memanfaatkan hasil clustering sebagai dasar seleksi saham. Data yang digunakan meliputi hasil clustering dari 700 saham  di Bursa Efek Indonesia (BEI), dikelompokan berdasarkan karakteristik return dan volatilitas. Selanjutnya, dipilih saham-saham dominan yaitu saham dengan return tertinggi dan volatilitas terendah, dari setiap cluster, lalu dianalisis kombinasi saham dengan korelasi rendah untuk membentuk portofolio. Alokasi bobot saham dalam portofolio ditentukan melalui proses optimisasi Sharpe Ratio. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa portofolio optimal cenderung memberikan porsi bobot lebih besar kepada saham-saham dengan return tinggi dan volatilitas rendah. Sebaliknya, portofolio yang terdiri dari saham dengan karakteristik return dan volatilitas serupa menunjukkan distribusi bobot yang lebih merata, namun menghasilkan nilai Sharpe Ratio yang lebih rendah dibandingkan portofolio yang mengombinasikan saham dengan karakteristik berbeda. Kata kunci: Clustering, investasi, portofolio saham, pengelolaan risiko, Sharpe Ratio
STRATEGI BRAND IMAGE KUALITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEPATU VENTELA PADA TOKO VENTELA MAKASSAR Siswandi; Mochtar Luthfi
Innovation For Quality Business Admin And Technology (INQUBATE) Vol. 1 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/bisnis.v1i2.37

Abstract

SISWANDI 20042014019. Strategi BrandImage Dan Kualitas Terhadap Keputusan PembelianProduk sepatu Ventela Pada Toko Ventela Makassar . Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Makassar Dibawah Bimbingan Mochtar Luthfi Dan Ernawati. Penelitian Ini bertujuan: 1).Untuk mengetahui strategi Brand Image terhadap keputusan pembelianproduk Ventela pada toko Ventela Makassar. 2).Untuk mengetahui kualitas terhadap keputusan pembelianproduk Ventela pada toko Ventela Makassar. 3). Untukmengetahui faktor –faktor yang memengaruhi keputusan pembelian produk Sepatu Ventela pada toko Ventela Makassar. Jenis Penelitian Ini adalah Deskriptif kualitatif, serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini yaitu data sekunder dan primer. Penelitian ini dilaksanakan di toko Ventela Makassar. Hasil penelitian ini menujukan bahwa. (1) Strategi Brand Image dan kualitas produk yangdilakukan oleh toko Ventela Makassar yaitu: a).Brand indentity identitas fisik yang berkaitan dengan merek atau produk tersebut, b). Brand personalitykarakter khas sebuah merek yang membentukkepribadian tertentu, c). Brand association hal-hal spesifik yang pantas atau selalu dikaitkan dengan suatu merek, d). Brand attitude & behavior sikap atau perilaku komunikasi dan interaksi merek dengan konsumen, (2) Pembelian pada Toko Ventela Makassar yaitu: a.) Pilihan brand (Merek), b). Pilihantempat, c). Kualitas produk, d). Waktu pembelian, e).Metode Pembayaran.  
Analisis Literasi Keuangan Syariah dan Dampak Inflasi Terhadap Daya Beli Mahasiswa Baru Ekonomi Syariah UIN Palangka Raya Siswandi; Tri Hidayanti; Muhammad Taufik Rahman
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v11i1.29515

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis literasi keuangan syariah dan dampak inflasi terhadap daya beli mahasiswa baru Program Studi Ekonomi Syariah UIN Palangka Raya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali pemahaman, pengalaman, dan adaptasi strategi mahasiswa dalam mengelola keuangan di tengah kenaikan harga kebutuhan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman konsep yang cukup baik mengenai literasi keuangan syariah, khususnya prinsip moderasi konsumsi, pengelolaan harta, dan penghindaran israf dan tabdzir. Namun penerapannya masih bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten dalam praktik harian. Inflasi terbukti menekan kemampuan pelajar memenuhi kebutuhan pokok, sehingga memaksa mereka menyesuaikan pola konsumsi melalui pengurangan belanja non-esensial, substitusi barang, dan penentuan prioritas kebutuhan. Daya beli mahasiswa secara umum mengalami penurunan, namun mahasiswa dengan literasi keuangan syariah yang lebih baik menunjukkan ketahanan finansial yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa literasi keuangan syariah berperan penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan inflasi