Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agroteksos

DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI LAHAN KERING DI KAWASAN EKONOMI MASYARAKAT (KEM) KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Halil - Halil; Asri Hidayati; Syarif Husni; Sri Supartiningsih; Jamil Suherman
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i1.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani di Kawasan Ekonomi Masyarakat (KEM) Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara selama Pandemi COID-19. (2) menemukan factor-faktor dominan yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga petani di KEM Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara selama Pandemi COID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif quantitative, dan rumah tangga petani KEM di Kecamatan tersebut menjadi unit analisis. Daerah sampel ditentukan secara Perposive Sampling. Sedangkan 30 rumah tangga petani ditentukan secara Simple Random Sampling. Metode analisis Regresi logistik adalah metode analisis untuk menganalisis probabilitas faktor-faktor yang dianggap berpengaruh terhadap ketahanan pangan seperti pendapatan, jumlah anggota keluarga, Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani di KEM selama pandemic COID-19 adalah mayoritas rawan pangan yaitu sebesar 53,33%, yang tergolong rentan pangan 13,33%, kurang pangan 13,33%, dan tahan pangan 20,00% (2) Rata-rata pendapatan rumah tangga petani di KEM sebesar Rp 33.662.666 per tahun yang bersumber dari pendapatan usahatani sebesar 70,05% per tahun dan pendapatan non usahatani 29,95% per tahun. (3) Rata-rata pengeluaran rumah tangga petani di KEM sebesar Rp 2.009.319 per bulan yang 61,67% untuk pengeluaran pangan per bulan dan 38,33% untuk non pangan perbulan. Dengan rata-rata konsumsi energi sebesar 1801,78 kkal/kap/hari dan konsusmsi protein sebesar 80 gram/kap/hari. (4) Faktor dominan yang mempengaruhi tingkat ketahanan pangan yaitu pendapatan rumahtangga petani. Pendapatan berpeluang lebih besar mempengaruhi tingkat ketahanan pangan rumah tangga dibandingkan dengan jumlah anggota keluarga dan pendidikan.
PERAMALAN INDEKS HARGA KONSUMEN KELOMPOK MAKANAN DI KOTA MATARAM MENGGUNAKAN METODE ARIMA DAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING Agustina, Erna; Supartiningsih, Sri; Febrilia, Baiq Rika Ayu
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi Indeks Harga Konsumen (IHK) kelompok makanan di Kota Mataram periode Januari-Desember 2024 menggunakan metode ARIMA dan Double Exponential Smoothing , serta memilih metode survei terbaik berdasarkan nilai Mean Square Error (MSE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). . Metode penelitian ini menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa time series IHK kelompok makanan periode Januari 2020 – Desember 2023 di Kota Mataram yang diperoleh melalui website BPS NTB. Analisis IHK mencakup pola data kelompok makanan, penerapan masing-masing metode, serta tingkat akurasinya. Penelitian ini menunjukkan bahwa data IHK kelompok makanan yang dianalisis mengandung pola tren naik dan diperoleh Survei IHK kelompok makanan di Kota Mataram: (1) menggunakan model ARIMA (0,2,2) dengan nilai MSE sebesar 8,486 dan MAPE sebesar 2,25 %, (2) menggunakan metode DES satu parameter Brown dengan parameter α = 0,1 menghasilkan MSE sebesar 7,339 dan MAPE sebesar 2,06 %, dan metode DES dua parameter Holt dengan parameter α = 0,1 dan γ = 0,1 menghasilkan nilai MSE sebesar 6,939 dengan nilai MAPE 2,00 %. (3) Metode survei terbaik yaitu metode DES dua parameter Holt karena menghasilkan MSE dan MAPE terkecil dengan akurasi survei berkategori sangat baik (MAPE di bawah 10%).