Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH JENIS KEMASAN DAN UMUR SIMPAN DEDAK PADI TERHADAP SUDUT TUMPUKAN DAN AKTIVITAS AIR Gabriell, Mohammad; Kalsum, Umi; Ali, Usman; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh jenis kemasan dan umur simpan dedak padi terhadap sudut tumpukan dan aktivitas air. Objek penelitian yang utama adalah dedak padi. Dedak ini disimpan mulai dari umur simpan 0 hari hingga umur simpan 21 hari. Jumlah total dedak padi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 2.400 gram, yang kemudian didistribusikan ke dalam 2 perlakuan (3 jenis kemasan dan 4 umur simpan) dengan 12 ulangan. Setiap unit ulangan terdiri dari 50 gram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Tersarang. Penelitian ini menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) sebagai metode analisis data. Apabila terdapat perbedaan signifikan dalam data, analisis lanjutan dilakukan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan pada penelitian ini adalah M0 = Belum mengalami penyimpanan, M1 = Penyimpanan berumur 1 minggu, M2 = Penyimpanan berumur 2 minggu, M3 = Penyimpanan berumur 3 minggu, K1  = Karung goni, K2  = Kresek hitam, K3  = Karung beras. Hasil penelitian menunjukkan Penggunaan jenis kemasan dan umur simpan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap sudut tumpukan akan tetapi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap aktivitas air. Kombinasi terbaik pada penelitian ini adalah kombinasi adalah  kemasan kresek hitam sampai umur simpan minggu pertama (K2M1)  dengan nilai aktivitas air 0,784. Kata Kunci : dedak padi, jenis kemasan, umur simpan, sudut tumpukan, aktivitas air
Evaluasi Morfometrik dan Conception Rate (CR) Kambing PE yang di Inseminasi dengan Semen Pejantan Boer Kentjonowaty, Inggit; Sholikah, Nisa'us; Humaidah, Nurul; Puspitarini, Oktavia Rahayu; Mardhotilah, Achmad Bagus Adhiluhung; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Jurnal Sains Peternakan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v11i1.7837

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini untuk melakukan seleksi kambing PE sebagai induk yang akan dikawinkan melalui inseminasi buatan dengan semen kambing Boer melalui evaluasi morfometrik di Sleman, Yogyakarta. Objek dalam penelitian ini adalah induk kambing PE sebanyak 24 ekor. Pada penelitian ini dilakukan analisa regresi dan korelasi untuk mencari hubungan antara panjang badan, lingkar dada, lingkar perut, dan tinggi badan kambing PE betina terhadap bobot badannya. Setelah itu, kambing PE diinseminasi dengan semen pejantan Boer untuk mendapatkan informasi Conception rate nya. Hasil penelitian ini menjukkan bahwa panjang badan, lingkar dada, lingkar perut dan tinggi badan kambing PE berkorelasi dengan bobot badannya. Hubungan antara panjang badan, lingkar dada, lingkar perut kambing PE dengan Bobot badannya sangat erat dengan nilai koefisien korelasi  R2 masing-masing 0,75; 0,75 dan 0,72 sedangkan hubungan antara tinggi badan dengan bobot badan tergolong erat yaitu dengan nilai koefisein korelasi R2 sebesar 0,50. Conseption rate hasil perkawinan kambing PE dengan pejantan Boer melalui inseminasi buatan pada peneltian ini sebesar 45,83%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat keeratan hubungan yang tinggi antara mofometrik dan bobot badan induk kambing PE dengan keberhasilan kebuntingan sebesar 45,83%.
PELATIHAN PEMBUATAN FLUSHING TORTILLA FEED WAFER LACTOBACILLUS SALIVARIUS PADA KELOMPOK TERNAK JEMBER GUNA PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI BERDAYA SAING NASIONAL Kalsum, Umi; Mahardhika, Brahmadhita Pratama; Wadjdi, Muhammad Farid; Darmayani, Dian Eka; Apriliawan, Hadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.19686

Abstract

Abstrak: Permasalahan mitra di pengabdian ini ialah management pemeliharaan ternak kambing dan domba terkendala pada pemberian pakannya. Kambing dan Domba biasanya diberikan pakan hijauan yang kualitas dan kesertediaanya fluktuatif serta konsentrat dengan harga yang sangat mahal. Pada musim penghujan jumlah hijauan sangatlah melimpah namun pada musim kemarau sangat susah untuk ditemui. Tujuan dilakukan program pengabdian ini untuk melatih para peternak membuat Flushing tortilla feed wafer Lactobacillus salivarius sebagai Upaya peningkatan wawasan dan keterampilan para peternak kambing dan domba sebanyak 24 peternak binaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Taruna Bhumi (P4S Taruna Bhumi) di Desa Tanggul Kulon, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Program pengabdian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Juni- Agustus 2023. Program workshop optimalisasi potensi prolific Kambing dan Domba Lokal menggunakan pakan flushing dilakukan pada bulan juni 2023, pelatihan pembuatan wafer pakan dilakukan pada bulan juli 2023 dan program implementasi flushing tortilla feed wafer Lactobacillus salivarius dilakukan dari bulan Juli- Agustus 2023. Artinya program ini berhasil dilakukan dan mengurangi permasalahan pada produksi, manajerial, dan pemasaran. Rekapitulasi hasil dan evaluasi pelatihan pembuatan flushing tortilla feed menunjukkan nilai rata-rata keaktifan peserta adalah sangat baik yaitu 81%. Untuk pemahaman materi secara umum menunjukkan nilai yang sangat baik yaitu 85% selain itu peserta juga dapat membuat flushing pakan tortilla feed dengan presentase 62%.Abstract: The problem of partners in this service is that management of goat and sheep livestock is hampered by feeding. Goats and sheep are usually given forage whose quality and availability fluctuates and concentrates at very expensive prices. In the rainy season, the amount of forage is very abundant, but in the dry season it is very difficult to find. The aim of this service program is to train farmers to make Flushing tortilla feed Lactobacillus salivarius wafers as an effort to increase the insight and skills of goat and sheep farmers assisted by the Taruna Bhumi Independent Agricultural and Rural Training Center (P4S Taruna Bhumi) in Tanggul Kulon Village, Jember Regency, Java East. This service program will be implemented for 3 months, namely from June-August 2023. The workshop program for optimizing the prolific potential of local Goats and Sheep using flushing feed will be carried out in June 2023, training for making feed wafers will be carried out in July 2023 and the implementation program for flushing tortilla feed wafer Lactobacillus salivarius will be carried out from July-August 2023 This means that this program was successful and reduced production, managerial and marketing problems. Recapitulation of the results and evaluation of the training in making flushing tortilla feed shows that the average value of participant activity is very good, namely 81%. For general understanding of the material, it showed a very good score, namely 85%. Apart from that, participants were also able to make flushing tortilla feed with a percentage of 62%.
EVALUASI PENGGUNAAN MINYAK LALAT TENTARA HITAM TERSUPLEMENTASI ANTIOKSIDAN SELENIUM DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA PRODUKSI BROILER Putra, Arjuna Adi Rahma; Kalsum, Umi; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian minyak lalat tentara hitam (Black Soldier Fly/BSF) dan selenium serta interaksinya terhadap performa produksi broiler. Objek Penelitian yaitu 60 ekor broiler jantan dipelihara selama 35 hari menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan tiga ulangan. Faktor perlakuan terdiri atas minyak lalat tentara hitam (0% dan 1,5%) dan selenium (0 ppm dan 0,3 ppm). Variabel yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan (PBB), bobot badan final, dan FCR. Data dianalisis menggunakan ANOVA. Apabila terdapat data yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa minyak lalat tentara hitam dan selenium secara nyata (P<0,05) meningkatkan bobot badan final dan Pertumbuhan Bobot Badan (PBB), serta terdapat interaksi antar perlakuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan dan Feed Convertion Ratio (FCR). Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi 1,5% minyak BSF dan 0,3 ppm selenium. Kata Kunci : Broiler, Minyak Lalat Tentara Hitam, Selenium EVALUATION OF THE USE OF BLACK SOLDIER FLY OIL SUPPLEMENTED WITH SELENIUM ANTIOXIDANT IN FEED ON BROILER PRODUCTION PERFORMANCE Abstract             This study aimed to examine the effects of Black Soldier Fly (BSF) oil and selenium supplementation, as well as their interaction, on broiler production performance. The research subjects were 60 male broilers reared for 35 days using a factorial Completely Randomized Design with three replications. The treatment factors consisted of BSF oil (0% and 1.5%) and selenium (0 ppm and 0.3 ppm). Observed variables included feed intake, body weight gain (BWG), final body weight, and feed conversion ratio (FCR). Data were analyzed using ANOVA, and significant differences were further tested using Duncan’s test. The results showed that BSF oil and selenium significantly (P<0.05) increased final body weight and body weight gain, and an interaction between treatments was observed; however, they did not affect feed intake or FCR. The best treatment was the combination of 1.5% BSF oil and 0.3 ppm selenium. Keywords: Broiler, Black Soldier Fly Oil, Selenium 
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MENGANDUNG MINYAK BLACK SOLDIER FLY (BSF) TERPROTEKSI METALOENZIM ZINK DAN SELENIUM TERHADAP ORGAN VISERAL AYAM PETELUR Pratama, Rio Hendra; Yulianti, Dyah Lestari; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakan berperan penting dalam performa produksi dan status fisiologis ayam petelur, termasuk perkembangan organ viseral yang berfungsi mendukung sistem imun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan mengandung minyak Black Soldier Fly (BSF) terproteksi metaloenzim zink dan selenium terhadap bobot organ viseral ayam petelur. Penelitian ini dilakukan selama 4 bulan yaitu Juli-Oktober 2025 di Teaching Farm Universitas Islam Malang menggunakan 27 ekor ayam petelur ISA Brown dan diberi pakan secara ad libitum selama 29 hari. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis minyak BSF (0%, 1,5%,dan 3%) dan jenis antioksidan (zink 80 ppm, selenium 0,3 ppm serta kombinasi zink dan selenium). Variabel yang diamati meliputi bobot timus, bursa fabricius, limpa, jantung, paru-paru,  dan empedu. Data ditabulasi dan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA), jika terdapat perbedaan dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian minyak BSF berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap peningkatan bobot organ limfoid yaitu, timus, bursa fabricius dan limpa serta berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot paru-paru namun tidak berpengaruh nyata terhadap bobot jantung dan empedu. Suplementasi zink dan selenium berpengaruh nyata terhadap bobot timus dan limpa. Tidak terdapat interaksi antara minyak BSF dan jenis antioksidan  terhadap seluruh parameter organ viseral. Disimpulkan bahwa minyak BSF tersuplementasi zink dan selenium dapat digunakan dan berpotensi mendukung kesehatan organ viseral serta sistem imun  ayam petelur.Kata Kunci : Minyak Black Soldier Fly terproteksi metaloenzim zink dan selenium, organ viseralTHE EFFECT OF FEEDING DIETS CONTAINING BLACK SOLDIER FLY (BSF) OIL PROTECTED WITH ZINC AND SELENIUM METALLOENZYMES ON THE VISCERAL ORGANS OF LAYING HENSAbstractDiet plays an important role in determining production performance and physiological status of laying hens, including the development of visceral organs that support the immune system. This study aimed to evaluate the effect of dietary supplementation with Black Soldier Fly (BSF) oil supplemented with zinc and selenium on visceral organ weights of laying hens as indicators of health and physiological function. The study was conducted for four months (July–October 2025) at the Teaching Farm of Universitas Islam Malang using 27 ISA Brown laying hens, which were fed ad libitum for 29 days. The experiment was arranged in a factorial completely randomized design (CRD) with two factors: BSF oil levels (0%, 1.5%, and 3%) and antioxidant types (zinc 80 ppm, selenium 0.3 ppm, and a combination of zinc and selenium). The observed variables included the weights of the thymus, bursa of Fabricius, spleen, heart, lungs, and gall bladder. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan’s multiple range test. The results showed that BSF oil supplementation had a highly significant effect (P<0.01) on the weights of lymphoid organs, namely the thymus, bursa of Fabricius, and spleen, and a significant effect (P<0.05) on lung weight, but had no significant effect on heart and gall bladder weights. Zinc and selenium supplementation significantly affected thymus and spleen weights. No interaction was observed between BSF oil and antioxidant type on all visceral organ parameters. It can be concluded that BSF oil supplemented with zinc and selenium is safe and has potential to support visceral organ health and immune system function in laying hens.Keywords: Black Soldier Fly oil supplemented with zinc and selenium metalloenzymes,viceral organs.
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK LEMURU DAN JUS DAUN AFRIKA TERHADAP NILAI HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT DARAH PUYUH JEPANG (COTURNIX COTURNIX JAPONICA) Mayzahra, Difa Cantika; Muwakhid, Badat; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan dalam mencari pengaruh kombinasi minyak lemuru pada pakan dan jus daun afrika pada air minum pada nilai hemoglobin dan hematokrit ternak puyuh. Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 faktor yaitu faktor pertama berupa pemberian minyak ikan lemuru pada pakan dengan perlakuan dosis 0% dan 3% sedangkan faktor kedua berupa pemberian jus daun afrika pada air minum dengan perlakuan dosis 0ml, 3ml, dan 6ml, terdapat tiga ulangan dalam tiap perlakuan dan terdapat lima ekor burung puyuh di tiap ulangan. Data nilai hemoglobin dan hematokrit diperoleh melalui pengambilan sampel darah menggunakan metode sahli dan dianalisis melalui Analisyst of Variance (ANOVA). Penelitian ini memberikan hasil bahwa perpaduan antara penggunaan minyak lemuru dan jus daun afrika berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap penurunan nilai hematokrit dengan nilai 49.1 ± 8.4a, namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai hemoglobin. Sedangkan penggunaan jus daun afrika dalam air minum nyata (P<0,05) meningkatkan  nilai hemoglobin dengan nilai optimal 18.7 ± 2.5a, namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai hematokrit. Parameter yang mengalami peningkatan adalah nilai hemoglobin melalui penggunaan jus daun afrika dalam air minum. Kata Kunci : Minyak lemuru, daun afrika, hemoglobin, hematokrit, burung puyuh
EVALUASI PENAMBAHAN MINYAK LEMURU DALAM PAKAN DAN ANTIOKSIDAN DAUN AFRIKA DALAM MINUM TERHADAP RESPON BOBOT RELATIF ORGAN PENCERNAAN PUYUH Prayoga, M; Kalsum, Umi; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan minyak ikan lemuru dalam pakan dan jus daun Afrika dalam air minum terhadap bobot relatif organ pencernaan puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial (RALF) yang terdiri atas dua faktor, yaitu tiga taraf minyak lemuru dalam pakan (0; 1,5; dan 3%) dan tiga taraf jus daun Afrika dalam air minum (0 ml, 3 ml, dan 6 ml). Percobaan ini menggunakan 81 ekor puyuh betina fase layer yang dipelihara secara intensif. Parameter yang di amati dalam riset ini meliputi bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, dan usus halus. Data dianalisis menggunakan analisis analysist of variance (ANOVA). Penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak lemuru dan jus daun Afrika berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot relatif organ pencernaan serta terdapat interaksi antara kedua perlakuan tersebut. Interaksi antara minyak lemuru dan jus daun Afrika menunjukkan respon terbaik pada dosis minyak lemuru 1,5% dalam pakan yang di kombinasikan dengan jus daun afrika dengan dosis 3 ml dalam air minum.Kata kunci: minyak lemuru, daun Afrika, puyuh, organ pencernaan. EVALUATION OF THE ADDITION OF LEMURU OIL IN FEED AND AFRICAN LEAF ANTIOXIDANTS IN DRINKING ON THE RELATIVE WEIGHT RESPONSE OF QUAIL DIGESTIVE ORGANSAbstractThis study aims to evaluate the effect of adding lemuru fish oil in feed and African leaf juice in drinking water on the relative weight of the digestive organs of quail (Coturnix coturnix japonica). The study used a factorial pattern Completely Randomized Design (RALF) consisting of two factors, namely three levels of lemuru oil in feed (0, 1.5, and 3%) and three levels of African leaf juice in drinking water (0 ml, 3 ml, and 6 ml). This experiment used 81 female quails in the layer phase that were intensively maintained. The parameters observed in this study included the relative weight of the proventriculus, ventriculus, and small intestine. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The study showed that the addition of lemuru oil and African leaf juice had a very significant effect (P <0.01) on the relative weight of the digestive organs, and there was an interaction between the two treatments. The interaction between lemuru oil and African leaf juice showed the best response at a dose of 1.5% lemuru oil in feed combined with African leaf juice at a dose of 3 ml in drinking water.Keywords: lemuru fish oil; African leaf; quail; digestive organs.
PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK LEMURU DAN TEPUNG KAYU MANIS DALAM PAKAN TERHADAP KUALITAS KUNING TELUR AYAM Fauzi, Robby Andi; Sholikah, Nisa'us; Mahardhika, Brahmadhita Pratama
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan minyak lemuru dan ekstrak kayu manis dalam pakan terhadap kualitas kuning telur ayam petelur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei–Agustus 2024 menggunakan 27 ekor ayam petelur yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor, yaitu tingkat penambahan minyak lemuru (0%, 1,5%, dan 3%) dan ekstrak kayu manis (0%, 2%, dan 4%), dengan sembilan perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi, panjang, dan warna kuning telur. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan penambahan minyak lemuru dan ekstrak kayu manis memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap parameter performa tinggi, panjang, dan warna kuning telur. Kombinasi perlakuan minyak lemuru dan ekstrak kayu manis mampu meningkatkan tinggi, panjang, serta intensitas warna kuning telur dibandingkan perlakuan kontrol. Minyak lemuru berperan sebagai sumber asam lemak tidak jenuh ganda yang mendukung deposisi lipid dan pigmen karotenoid, sedangkan ekstrak kayu manis berfungsi sebagai antioksidan alami yang melindungi lipid dan pigmen dari oksidasi. Kesimpulan penelitian adalah kombinasi minyak lemuru dan ekstrak kayu manis berpotensi digunakan sebagai aditif pakan untuk meningkatkan mutu internal telur ayam petelur.Kata Kunci : Minyak lemuru, kayu manis, kualitas kuning telur