Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Distribusi Spasial Keanekaragaman Tanaman Obat Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Desa Prabu Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Ardhana, Valian Yoga Pudya; Firmansyah, Dodiy; Maryam, Siti
SainsTech Innovation Journal Vol. 2 No. 2 (2019): SIJ Volume 2 Nomor 2 November 2019
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v2i2.2019.115

Abstract

Saat ini penggunaan bahan alam sebagai obat (biofarmaka) cenderung mengalami peningkatan dengan adanya isu back to nature dan krisis ekonomi yang mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat terhadap obat-obat modern yang relatif lebih mahal harganya. Kabupaten Lombok Tengah termasuk daerah yang beriklim sejuk dan dataran tinggi. Masih terdapat hutan-hutan yang sumber daya nya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk tumbuhan yang dapat dijadikan obat. Desa Prabu adalah salah satu desa di kabupaten Lombok Tengah yang memiliki hutan dan pantai. Topografi wilayah desa Prabu adalah lereng dimana daerah hijau lebih luas dari pemukiman. Dengan banyaknya tanaman di desa Prabu dan belum adanya data informasi tentang keanekaragaman tanaman di desa Prabu, maka diperlukan identifikasi terhadap tanaman khususnya tanaman obat beserta khasiatnya. Semakin bekembangnya kebutuhan informasi pada era moden ini, menudukung semakin bekembangnya Sisitem Infomasi Geografis (SIG). Dengan menggunakan SIG memungkinkan dilakukannya integrasi data spasial dari beberapa sumber yang bebeda. Maka dari itu, keanekaragaman tanaman obat di desa Prabu beserta khasiatnya dapat di integrasikan dengan sistem informasi geografis berupa distribusi spasial yang dapat dimanfaatkan oleh praktisi-praktisi kesehatan maupun masyarakat luas. Analisis yang dilakukan meliputi keanekaragaman spesies, khasiat, dan analisis distribusi spasial. Instrumen yang akan digunakan adalah lembar observasi, GPS, MapWindow GIS, peta lokasi, dan kamera.
Identifikasi Gugus Hidroksil dan Karbonil dalam Senyawa Organik Pada Tanaman Daun Nanas Firmansyah, Dodiy
SainsTech Innovation Journal Vol. 3 No. 1 (2020): SIJ Volume 3 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v3i1.2020.226

Abstract

Analisa menggunakan FTIR pada tumbuhan daun nanas betujuan untuk mengindentifikasi senyawa organic yang terkandung di dalamnya. Senyawa organik yang penting diidentifikasi dalam tanaman adalah tersebut adalah gugus karbonil dan gugus hidroksil. Identifikasi senyawa organik pada penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gugus hidroksil dan karbonil dalam tanaman daun nanas dan (2) mengetahui luas permukaan tumbuhan daun nanas sebelum dan sesudah di cuci menggunakan isopropil alkohol. Identifikasi senyawa organik pada penelitian ini dilakukan dengan 3 tahap yaitu: (1) penumbukakan daun nanasl yaitu penghalusan serat daun nanas, dan pengayakan menggunakan 100 mesh; (2) pencucian menggunakan isopropyl alkohol dari senyawa lain yang terkandung di dalam tanaman daun nanas; (3) analisis hasil identifikasi yang meliputi uji gugus fungsional menggunakan FTIR dan analisa luas permukaan menggunakan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat gugus hidroksil dan karbonil pada masing bilangan gelombang yaitu 3500 cm-1 dan 1700 cm-1.
Identification of Functional Group Compound in Nginang Process: Ethnochemistry-Based Teaching Module for High School Firmansyah, Dodiy; Siahaan, Jacksoon; Supriadi, Supriadi; Ariani, Sunniarti; Adiguna, Sya'ban Putra
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.8046

Abstract

The Nginang process is one of the Sasak tribe's cultures that can be integrated into sasambo ethnochemical learning. The basic ingredients of the betel chewing process consist of betel leaves, lime, and areca nuts. These ingredients contain organic compounds that are identified as including hydroxyl (-OH) and carbonyl (C=O) groups. This study seeks to identify the functional groups present in betel leaves, areca nuts and residues after the betel chewing process in the functional group area and fingerprint area. The identification of organic compounds in this study was conducted through three stages: (1) grinding the "betel chewing" material, namely the refining and sieving process using 100 mesh; (2) washing using ethyl acetate and (3) functional group analysis using Fourier Transform Infrared Spectroscopy. Based on the results of the Fourier Transform Infrared Spectroscopy analysis of betel leaves, areca nuts, and residue after chewing betel in the functional group area containing -OH groups respectively at wave numbers 3165.73 cm-1, 3280.67 cm-1 and 3406.03 cm-1, the C=O group shows peaks at wave numbers 1728.86, 1649.00, and 1728.08 cm-1, while in the fingerprint area the C-O group appears at wave numbers 1059.61, 1056.89, and 1056.80 cm-1.
Penentuan Kadar Logam Tembaga pada Perairan dan Sedimen di Limbah Pertambangan Tradisional Desa Perabu Kabupaten Lombok Tengah Firmansyah, Dodiy; Sustiyani, Elly
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i1.1627

Abstract

.  Prabu’s people in central Lombok regency make traditional mining for their livelihood. Coppers are one of the wastes from traditional mining, which is dumped into rivers can pollute the waters used by humans a source of clean water. Heavy metals in biota consumed by humans and transmit various diseases, This research to determination  copper compound  in waters and sediments. The are two puposes of this reseach: (1) to determine coppers in waters and sediments, and (2) to determine copper compound. There are three steps of this reseach: (1) conducting sampling, (2) pretreatment of sediment samples, (3) determining heavy metal levels with the fraction 1 stepwise extraction method (ELFE), and (4) analyzing  copper compound . The result showed that  copper compound increasing in locations B and C, contain 0.065 mg / L and 0.051 mg / L in water and contain 89 mg/kg, 85 mg/kg in sediment
Sosialisasi Media Pembelajaran ChemMag Bertema Etnokimia Lokal Lombok: Proses Pembuatan Tahu sebagai Bahan Bacaan Tambahan untuk Siswa SMA Idrus, Syarifa Wahidah Al; Rahmawati; Haris, Mukhtar; Firmansyah, Dodiy; Adiguna, Sya’ban Putra; Ariani, Sunniarti; Sari, Karmila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8055

Abstract

Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi yang membutuhkan media, sehingga media pembelajaran menjadi salah satu unsur penting dalam keberhasilan pelaksanaannya. Berdasarkan survei awal di sekolah didapatkan bahwa media pembelajaran yang digunakan kurang variatif dan monoton hanya buku paket dan LKS. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan media pembelajaran ChemMag bertema etnokimia lokal Lombok: proses pembuatan tahu sebagai bahan bacaan tambahan untuk siswa SMA. Responden dari kegiatan ini adalah guru kimia dan siswa SMAN 2 Mataram. Kegiatan ini terdiri dari tahap observasi awal, perencanaan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan menggunakan angket untuk menilai kepraktisan media ChemMag dan respon peserta terhadap media tersebut. Kepraktisan untuk semua komponen ChemMag dengan nilai 85%, yang menunjukkan bahwa ChemMag sangat praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Sebanyak 70% responden menyatakan media tersebut menarik dan 26% menganggap sangat menarik. Untuk kemudahan penggunaan ChemMag terdapat 72% responden mengatakan mudah dan 25% responden mengatakan sangat mudah digunakan. Ada 69% dan 27% responden yang mengatakan setuju dan sangat setuju dengan isi ChemMag. Aspek penilaian terakhir yaitu manfaat ChemMag dengan 88% responden mengatakan ChemMag bermanfaat bagi mereka. Respon peserta setelah kegiatan ini sangat positif. Responden berpendapat bahwa media ChemMag sangat relevan dengan pembelajaran kimia di masa sekarang yang menerapkan kurikulum merdeka dan responden antusias untuk mempelajari bahan bacaan ChemMag bertema etnokimia lokal Lombok.
Peningkatan Literasi Digital untuk Aktualisasi Diri Santriwati di Pondok Pesantren Gilang Primajati; Dodiy Firmansyah; Agus Sofian Eka Hidayat; Siti Soraya; Wirajaya Kusuma
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Juni)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v2i4.388

Abstract

The rapid development of digital technology has influenced educational patterns and styles in Islamic boarding schools. To increase learning efficiency and wider access to information, the digital world also provides new means for obtaining and communicating religious ideas and opinions. However, concerns arise regarding the potential negative impact of digital media which could erode Islamic boarding school culture and traditions such as the tradition of face-to-face learning (mumukaah), searching for references through Turast books/books (istimbat), and direct interaction between teachers (ustadz) and students. The use of cellphones, laptops and smart TVs as learning media presents its own challenges. Responding to this situation, the aim of the service is to collaborate to provide actualization of digital literacy for female students, the asatidaz board and supervisors at the Hikmatusysyarief Salut Narmada Islamic Boarding School. This activity is a manifestation of the university's active role in supporting digital literacy among Islamic boarding schools to prepare Indonesia's golden generation in 2045. The implementation method uses a visual integrative thinking method approach, which combines various methods such as visualization of integrative ideas, informative lectures, open discussions, and reflection. in-depth and problem-solving based on students' real experiences during the learning process in Islamic boarding schools. In conclusion, digital literacy for female students' self-actualization is very important. This can increase the self-confidence of female students to respond to the challenges of this modern era and avoid negative digital behavior.
Turmeric Extract Bioindicator in Identification of Borax Compounds in Meatballs Firmansyah, Dodiy; Pramajati, Gilang; Sumiatun, Sumiatun; Sarlita Kartiani, Baiq
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 9, No 2 (2024): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v9i2.7074

Abstract

Meatballs are food made from beef, chicken, fish and shrimp, which are popular with people, from children to adults. In managing meatballs, food additives (BTP) are often added which can make the meatballs chewier and last longer, thereby inhibiting the growth of microorganisms caused by the borax content. Borax is a substance that is often used as a preservative and improves the texture of foods such as meatballs, however the use of borax as a food preservative is prohibited in Indonesia because it can cause various diseases such as central nervous disorders and liver problems. This research is to determine whether or not there is Borax in Meatballs that are bought and sold around Praya City, Central Lombok Regency by using a sampling method from 5 meatball stalls, from samples that have been qualitatively tested, several samples have borax content which was tested using turmeric extract, showing that the color change in the meatball samples that had been dripped with turmeric extract contained 3 negative control meatball samples (-) A, C, D, and 2 positive controls (+) B and E, while the 2 positive (+) meatball samples were tested using borax FT-IR to detect OH groups (Hydroxyl) C=C bonds and C-H bonds are found in the Spectra. 
Sosialisasi Pengembangan Modul Ajar Kimia Berbasis Teknologi Augmanted Reality (AR) Pada Guru-Guru di Kabupaten Lombok Timur Firmansyah, Dodiy; Purwoko, Agus Abhi; Sofia, B. Fara Dwirani; Rahmawati; Listantia, Nora; Maulana, Erwin; Khaerani, Anisa Miladia
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/12tvxv53

Abstract

Capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka menuntut guru untuk berinovasi dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan karakteristik sekolah. Ketersedian media pembelajaran berbaisi teknologi yang kurang menjadi masalah pada jenjang SMA. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan guna menambah pengetahuan guru yang tergabung dalam MGMP Kimia tentang teknologi Augmanted Reality pada konsep ilmu kimia yang berkaitan dengan pengetahuan masyarakat sesuai karakteristik sekolah dalam modul ajar. Metode yang dilakukan mencakup empat tahapan yakni observasi awal, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan sosialisasi modul ajar terintegrasi AR meliputi kemenarikan modul ajar kimia berbasis teknologi Augmanted Reality, isi atau materi yang dibahas dalam modul ajar, kemudahan mengakses teknologi AR, serta manfaat bagi guru- guru sebagai media pembelajaran kimia SMA yang menarik. Hasil kegiatan ini menunjukkan 61% responden tertarik dengan penggunaan AR dalam pembelajaran, 71% responden setuju dengan isi modul berbaisi etnokimia sasambo dan diintegrasikan dengan teknologi Augmanted Reality, kemudahan dalam menjalanjakan aplikasi yakni 55%, serta 65% responden menyetujui manfaat teknologi AR sebagai media pembelajaran di sekolah. Kegiatan pengabdian ini mengubah paradigma siswa tentang materi kimia yang sulit menjadi lebih menyenangkan sehingga mudah dipahami.
Analisis Kemampuan Representasi Peserta Didik Pada Praktikum Kimia Materi Asam Basa Kelas Xi Sains SMAN 2 Mataram Fitriani, Nurul; Muntari, Muntari; Firmansyah, Dodiy
Chemistry Education Practice Vol. 8 No. 2 (2025): Edisi November
Publisher : FKIP University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cep.v8i2.10861

Abstract

This study aims to analyze the chemical representation abilities of students at the macroscopic, submicroscopic, and symbolic levels in acid-base material practicums in class XI Science of SMAN 2 Mataram. The type of research is descriptive quantitative. The study population was 288 students of class XI SMAN 2 Mataram. The research sample was selected using purposive sampling technique obtained by class XI Science 7 students totaling 36 students and class XI Science 8 students totaling 36 students. Data collection techniques used interview, observation, documentation, and test instruments. Data analysis used N-gain percentage. The results showed that students' initial chemical representation abilities were relatively low, with an average pretest of 34.50% (macroscopic), 31.00% (submicroscopic), and 35.00% (symbolic). After the lab-based learning, posttest results showed significant improvements at all levels of representation, namely 85.25% (macroscopic), 78.25% (submicroscopic), and 76.50% (symbolic). The average total improvement increased from 33.50% to 79.99%, and is considered good. These results indicate that the chemistry lab is effective in improving students' representational skills on acid-base material.