Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial Perawat dengan Mekanisme Koping Keluarga Pasien di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Derang, Imelda; Saragih, Helinida; Br. Sinulingga, Chindy Kalista
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol. 12 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v12i2.10568

Abstract

Background: Nurses provide social support to the patient's family in the intensive care unit in the form of emotional and informational support through communication about developments in the condition of family members. Good social support will form coping mechanisms so that each individual was able to adapt to the situation they were experiencing and can help the process. Social support also makes a person feel cared for, respected, and loved. It was utilized to give care and healing for sick family members. Objective: The aim of this study was to investigate the relationship between nurses' social support and the coping mechanisms of the patient's family. Methods: A cross-sectional study was undertaken at Santa Elisabeth Hospital Medan. 36 samples were taken using an accidental sampling technique. The data was analyzed using Spearman rank.  Results: 29 respondents (80.6%) fulfilled social support from nurses, 7 respondents (19.4%) do not fulfill it, 27 respondents (75.0%) adaptive coping, 9 respondents (25.0%) maladaptive coping. The correlation between the social support of nurses and the coping mechanisms of families of intensive care unit patients is significant, as indicated by the Spearman rank test results with a p value = 0.000 (p <0.05). The correlation coefficient is 0.851**, indicating a very strong level of relationship strength between the nurse's social support variable and the coping mechanism. Conclusion: Further study can be conducted in inpatient rooms and other locations.
Gambaran Kejadian Hipertensi di Dusun III Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Tinggi Kecamatan Pancur Batu Tahun 2023 Ginting, Agustaria; Saragih, Helinida; Sinaga, Elvis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8428

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang ditandai dengan tekanan darah sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Hipertensi dapat disebabkan dari beberapa faktor yaitu faktor keturunan, umur, jenis kelamin, ras, konsumsi garam yang tinggi, pola makan, obesitas, stress atau ketegangan jiwa, merokok, minum alkohol dan kurang nya aktivitas seseorang.. Prevalensi hipertensi berada pada persentase 6.7%, di mana hasil survei awal di tempat penelitian ditemukan penderita hipertensi yang berobat ke puskesmas Gunung Tinggi sebanyak 288 orang. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi pada masyarakat dusun III wilayah kerja puskesmas Gunung Tinggi tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskrtiptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 232 orang dimana sampel sebanyak 79 orang, di mana sampel diambil dengan teknik random sampling. Data penelitian diambil secara langsung dengan teknik wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian hipertensi sebesar 79,3%, jenis kelamin laki-laki sebesar 77,7%, kelompok usia 41-50 tahun sebesar 59%, merokok sebesar 60,8%, wiraswasta sebesar 34,2%, dan obesitas I sebesar 36,3%. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat seperti mengurangi makan makanan yang beresiko yakni rendah garam, juga menghentikan kesenagan pribadi seperti merokok, minum minuman beralkohol, mengurangi makanan berlemak, serta dapat melakukan aktifitas fisik yang mendukung kesehatan jantung.  
Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu Hamil dalam Melakukan Perawatan Payudara Di Klinik Romana Tahun 2023 Saragih, Helinida; Pakpahan, Rotua E; Marbun, Ave Maria
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8789

Abstract

Perawatan payudara merupakan suatu bagian perawatan penting yang harus diperhatikan saat persiapan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Hal ini dikarenakan payudara merupakan organ tubuh penghasil ASI, oleh karena itu harus dilakukan perawatan payudara sedini mungkin pada ibu hamil. Pengetahuan tentang perawatan payudara merupakan hasil pengindraannya terhadap informasi-informasi yang berhubungan dengan perawatan payudara. Sikap tentang perawatan payudara merupakan reaksi atau respon seseorang terhadap tindakan perawatan payudara yang dilakukannya selama masa kehamilan. Tindakan perawatan payudara merupakan perlakuan yang dilakukan pada saat perawatan payudara sesuai dengan SOP (Standar Operasioal Prosedur). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Ibu Hamil dalam melakukan Perawatan Payudara di Klink Romana tahun 2023. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan metode pengambilan sampel Total Sampling sebanyak 39 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner perawatan payudara. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa dari 39 responden ibu hamil terdapat sebagian besar pengetahuan cukup dengan presentase 66,7% dan berpengetahuan baik dengan presentase 33,3%. Sikap Ibu hamil seluruhnya adalah positif yaitu 100%. Tindakan Ibu hamil dalam melakukan perawatan payudara mayoritas dilakukan dengan presentase 89,7 % dan yang tidak melakukan tindakan perawatan payudara sebesar 10,3%. Kesimpulan : Bahwa gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan dalam melakuakan perawatan payudara memiliki pengetahuan yang cukup, sikap yang positif dan tindakan perawatan payudara mayoritas dilakukan. Diharapkan bagi ibu hamil sebagai responden agar lebih mengetahui dan memiliki keinginan untuk melakukan tindakan perawatan payudara.
Efektivitas Edukasi Dash Berbasis Keluarga Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Kutalimbaru Ginting, Amnita Anda Yanti Br; Saragih, Helinida; Siringo-ringo, Magda; Ginting, Nasipta; Simorangkir, Lindawati; Ginting, Agustaria; Karo, Mestiana Br; Saragih, Ice Septriani
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.457

Abstract

Hypertension cases continue to increase worldwide and are the biggest cause of death. In Medan, North Sumatra, the number of hypertensive patients is 7,174 people, and the cause of death is the 4th cause of death. The study aimed to formulate the effectiveness of family-based Dash education on elderly blood pressure at the Kutalimbaru Health Center. This research is a Quasi-Experimental design with one group pretest and posttest design. The population is hypertensive clients at the Kutalimbaru Health Center with a sample of 31 respondents, taken through a purposive sampling technique with the criteria of elderly hypertensive 2-4 years, blood pressure > 140/90 mmHg, age 55 years to 65 years, living with family, receiving medication the same antihypertensive and willing to be a respondent. The instrument used was a sphygmomanometer, a 24-hour Recall observation sheet, and a booklet—analysis with a Wilcoxon sign rank test. Research shows the average systolic blood pressure before 155.16 mmHg after 147.74 mmHg. The average diastolic blood pressure before 85.81 mmHg after 82.26 mmHg. The results of statistical tests showed an effect of family-based education on the blood pressure of older people at the Kutalimbaru Health Center (p = 0.000). The conclusion of family-based education is effective in reducing blood pressure in older people. Suggestions for families are expected to control eating patterns routinely and for older people to have their blood pressure checked regularly at the public health center.
Implementasi Senam Asma Pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Saragih, Ice Septriani; Gaol, Hotmarina Lumban; Ginting, Amnita Anda Yanti; Sembiring, Friska; Saragih, Helinida; Simbolon, Maria Puji Astuti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13083

Abstract

ABSTRAK Asma termasuk kedalam penyakit kronis yang memiliki ciri khas serangan berulang sesak nafas dan mengi. Peningkatan   prevelensi   penyakit   asma   sering bertambahnya  usia. senam asma untuk membantu mengurangi gejala yang dialami oleh lansia. Senam asma dapat meningkatkan kemampuan penderita asma dalam melakukan kegiatan sehari-hari, yaitu meningkatkan kemampuan bernapas, meningkatkan efisiensi kerja otot-otot pernapasan, menambah aliran darah keparu sehingga aliran udara yang teroksigenasi lebih banyak.   Kegiatan  Pengabdian  Kepada  Masyarakat  (PKM)  dilaksanakan  pada  hari Jumat, 21 Januari 2022 yang mulai pukul 08.00-selesai bertempat  Lapangan  UPT pelayanan lanjut usia binjai.  Kegiatan ini di ikuti oleh 42 orang lansia. Hasil pelaksanaan senam asma pada lansia adalah adanya peningkatan pengetahuan dan kebugaran tubuh pada lansia, lansia mengikuti senama dengan antusias dan proaktif. Pelaksanaan senam asma pada lansia di Unit Pelayanan Sosial berjalan dengan lancar dan baik dan diharapkan pelaksanaan senam asma ini terus dilakukan secara kontinu supaya dapat meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup lansia. Kata Kunci: Senam Asma, Lansia ABSTRACT Asthma is a chronic disease characterized by repeated attacks of shortness of breath and wheezing. The increasing prevalence of asthma often increases with age. Asthma exercises to help reduce the symptoms experienced by the elderly. Asthma exercises can improve the ability of asthma sufferers to carry out daily activities, namely improving the ability to breathe, increasing the efficiency of the respiratory muscles, increasing blood flow to the lungs so that more oxygenated air flows. Community Service Activities (PKM) will be held on Friday, January 21 2022, starting at 08.00-finish at the UPT field for elderly services in Binjai. This activity was attended by 42 elderly people. The result of implementing asthma exercises for the elderly is an increase in knowledge and body fitness in the elderly, the elderly follow the exercise enthusiastically and proactively. The implementation of asthma exercises for the elderly in the Social Services Unit runs smoothly and well and it is hoped that the implementation of asthma exercises will continue to be carried out continuously so that it can improve the fitness and quality of life of the elderly  Keywords: Asthma Exercise, Elderly